Selasa, 21 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam

by Pewarta Warga
05/07/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menempatkan prioritas tertinggi pada upaya pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten. Fokus ini merupakan langkah strategis yang mendahulukan keselamatan dan pencegahan penyebaran, sementara investigasi mendalam terhadap akar penyebab kebakaran baru akan dilaksanakan setelah api benar-benar berhasil dijinakkan.

Fokus Utama: Pemadaman dan Pencegahan Penyebaran Asap

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan KLHK, Irjen Rizal Irawan, dengan tegas menyatakan bahwa perhatian utama saat ini sepenuhnya diarahkan pada proses pemadaman api dan mengendalikan penyebaran asap. Ia menjelaskan, “Yang seperti saya bilang kemarin, kita sekarang fokusnya adalah pemadaman dan pencegahan penyebaran. Tidak mungkin juga kita olah TKP di sini untuk cari penyebab (kebakaran).” Keputusan ini diambil demi efisiensi penanganan darurat, di mana proses investigasi yang memerlukan kondisi aman dan stabil akan dilakukan setelah situasi terkendali.

Sebuah tim khusus dari KLHK telah disiapkan untuk melakukan penyelidikan komprehensif terhadap insiden kebakaran yang telah berlangsung selama enam hari ini. Tim ini akan bergerak setelah seluruh upaya pemadaman tuntas dilaksanakan. “Nanti upaya-upaya penegakan hukum kita lihat setelah prosesnya selesai. Baru kita akan turun lagi tim ke sini,” tambah Rizal, mengindikasikan komitmen KLHK untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akarnya.

Riwayat Sanksi dan Upaya Pengelolaan TPA Jatiwaringin

Dalam konteks pengelolaan, Rizal mengungkapkan bahwa TPA Jatiwaringin bukanlah kali pertama ini menjadi sorotan. Pada tahun 2025, TPA ini telah menerima sanksi administrasi dari KLHK akibat temuan tata kelola yang dianggap kurang optimal. Selain sanksi tersebut, KLHK juga telah memberikan instruksi kepada pemerintah daerah sebagai pengelola untuk segera mengimplementasikan sistem controlled landfill atau penimbunan sampah terkendali.

Upaya penerapan sistem ini, menurut penjelasan Rizal, telah dimulai sejak tahun lalu. Namun, kemajuannya belum sepenuhnya optimal. “Dari tahun lalu dengan sekarang, upaya yang dilakukan oleh pemkab itu sudah melakukan controlled landfill. Ternyata selama setahun dia baru bisa berhasil 5 atau 6 hektare. Memang kita bisa mengerti bahwa dari total lahan 33 hektare ini enggak mungkin satu tahun, pasti,” ujarnya. Menariknya, titik api yang memicu kebakaran hebat kali ini dilaporkan berada di luar zona penanganan yang telah menerapkan sistem controlled landfill. “Nah, yang terbakar ini di area yang di luar controlled landfill,” papar Rizal.

Evaluasi TPA Nasional dan Pemantauan Kualitas Udara yang Ketat

Kejadian di TPA Jatiwaringin menjadi bagian dari perhatian KLHK terhadap pengelolaan sampah nasional. Saat ini, KLHK tengah merancang agenda evaluasi besar terhadap 390 TPA di seluruh Indonesia, yang dijadwalkan dimulai pada awal Agustus 2026. Evaluasi ini krusial untuk mengukur tingkat kepatuhan setiap TPA terhadap regulasi yang berlaku. “Jadi semua, sekitar 390 TPA itu nanti akan dilakukan evaluasi. Mana yang taat dan tidak,” tegasnya.

Untuk memastikan pemantauan yang berkelanjutan dan akurat, KLHK memanfaatkan teknologi drone untuk memantau kondisi TPA secara berkala. “Jadi kami hanya bisa melakukan monitoring analisa melalui drone secara berkala,” katanya. Selain itu, dua unit mobile monitoring system telah dikerahkan ke lokasi TPA Jatiwaringin untuk memantau kualitas udara secara langsung. Alat ini mampu mendeteksi berbagai polutan udara, termasuk SO2 (sulfur dioxide), NO2 (nitrogen dioxide), serta partikel halus PM 1.0 dan PM 2.5.

Hasil pemantauan awal menunjukkan bahwa kualitas udara di sekitar TPA Jatiwaringin sempat mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan, yaitu 1.000, jauh melampaui baku mutu yang ditetapkan untuk kondisi baik (15,5) dan sedang (15,5-55,5). Namun, dilaporkan bahwa kualitas udara mulai menunjukkan tren penurunan drastis pada malam sebelum laporan ini dikeluarkan, menandakan adanya progres dalam upaya penanganan.

Dukungan Tim Manggala Agni dan Operasi Modifikasi Cuaca

Karakteristik kebakaran di TPA Jatiwaringin yang dilaporkan mirip dengan kebakaran lahan gambut, memerlukan pendekatan penanganan khusus. Untuk itu, Kementerian Kehutanan telah menurunkan bantuan dari 30 personel tim Manggala Agni yang berpengalaman dalam penanganan kebakaran lahan gambut, berasal dari wilayah Sulawesi dan Jawa Barat. Tim ini dilengkapi dengan peralatan khusus berkekuatan high pressure, yang memungkinkan mereka melakukan injeksi air hingga ke titik api di bawah permukaan.

“Karena TPA ini mungkin bukannya tidak efektif, tapi kurang efektif kalau diairi dari atas saja. Karena di bawahnya tetap kebakaran, sehingga kita butuh bantuan Manggala Agni untuk melakukan inject sampai ke titik di bawah,” jelas salah satu perwakilan tim. Dalam upaya mempercepat proses pemadaman di area seluas kurang lebih 15 hektare ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah mempersiapkan skema operasi modifikasi cuaca (TMC).

“Sehingga mungkin atau dimungkinkan untuk melakukan operasi TMC besok. Kita akan melakukan bersama BNPB dan BMKG,” ujar Diaz. Insiden kebakaran di TPA Jatiwaringin ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana lingkungan yang komprehensif di tingkat nasional.


Kontributor: MA. Untung

Penyunting: Budi S.


KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan 154 Warga dengan ISPA, Dinkes Tangerang Bentuk Posko Darurat

Bau Menyengat Pasca Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangsel: KLHK Siap Gugat Pencemar Limbah B3

Jakarta Dilanda Banjir 3 Hari: Kerugian, Dampak, dan Upaya Penanggulangan Pemprov DKI

Modifikasi Cuaca Kunci Sukses Evakuasi Korban Pesawat ATR di Pangkep

Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena

Tags: controlled landfillevaluasi TPAkebakaran TPAKLHKkualitas udaraManggala Agnimodifikasi cuacaPenanganan Kebakaranpengendalian lingkungansanksi administrasiTPA Jatiwaringin
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Perubahan Tarif Kewarganegaraan: WNA Jadi WNI Rp 75 Juta, Lepas WNI Rp 5 Juta, Apa Saja yang Baru?

21/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Pencarian 2 Korban Ledakan Perumahan Mewah Medan Dilanjutkan, 400 Personel Gabungan Dikerahkan

21/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris: Transisi Kepemimpinan dan Agenda Kebijakan Baru

21/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

19/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Konflik Iran-AS Membara: Serangan Balasan dan Ancaman, Puluhan Tewas di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

18/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Xi Jinping Serukan Kolaborasi Global AI: ‘Bukan Panggung Solo, Tapi Simfoni Kerjasama’

18/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Perusahaan Pelayaran Hindari Pengawalan AS di Selat Hormuz Akibat Serangan Iran, Apa Dampaknya?

18/07/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Proyek Migas Abadi Masela Mulai Dibangun: Prabowo Resmikan Groundbreaking Setelah 3 Dekade Penantian

17/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.