Senin, 17 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam

by Pewarta Warga
05/07/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menempatkan prioritas tertinggi pada upaya pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten. Fokus ini merupakan langkah strategis yang mendahulukan keselamatan dan pencegahan penyebaran, sementara investigasi mendalam terhadap akar penyebab kebakaran baru akan dilaksanakan setelah api benar-benar berhasil dijinakkan.

Fokus Utama: Pemadaman dan Pencegahan Penyebaran Asap

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan KLHK, Irjen Rizal Irawan, dengan tegas menyatakan bahwa perhatian utama saat ini sepenuhnya diarahkan pada proses pemadaman api dan mengendalikan penyebaran asap. Ia menjelaskan, “Yang seperti saya bilang kemarin, kita sekarang fokusnya adalah pemadaman dan pencegahan penyebaran. Tidak mungkin juga kita olah TKP di sini untuk cari penyebab (kebakaran).” Keputusan ini diambil demi efisiensi penanganan darurat, di mana proses investigasi yang memerlukan kondisi aman dan stabil akan dilakukan setelah situasi terkendali.

Sebuah tim khusus dari KLHK telah disiapkan untuk melakukan penyelidikan komprehensif terhadap insiden kebakaran yang telah berlangsung selama enam hari ini. Tim ini akan bergerak setelah seluruh upaya pemadaman tuntas dilaksanakan. “Nanti upaya-upaya penegakan hukum kita lihat setelah prosesnya selesai. Baru kita akan turun lagi tim ke sini,” tambah Rizal, mengindikasikan komitmen KLHK untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akarnya.

Riwayat Sanksi dan Upaya Pengelolaan TPA Jatiwaringin

Dalam konteks pengelolaan, Rizal mengungkapkan bahwa TPA Jatiwaringin bukanlah kali pertama ini menjadi sorotan. Pada tahun 2025, TPA ini telah menerima sanksi administrasi dari KLHK akibat temuan tata kelola yang dianggap kurang optimal. Selain sanksi tersebut, KLHK juga telah memberikan instruksi kepada pemerintah daerah sebagai pengelola untuk segera mengimplementasikan sistem controlled landfill atau penimbunan sampah terkendali.

Upaya penerapan sistem ini, menurut penjelasan Rizal, telah dimulai sejak tahun lalu. Namun, kemajuannya belum sepenuhnya optimal. “Dari tahun lalu dengan sekarang, upaya yang dilakukan oleh pemkab itu sudah melakukan controlled landfill. Ternyata selama setahun dia baru bisa berhasil 5 atau 6 hektare. Memang kita bisa mengerti bahwa dari total lahan 33 hektare ini enggak mungkin satu tahun, pasti,” ujarnya. Menariknya, titik api yang memicu kebakaran hebat kali ini dilaporkan berada di luar zona penanganan yang telah menerapkan sistem controlled landfill. “Nah, yang terbakar ini di area yang di luar controlled landfill,” papar Rizal.

Evaluasi TPA Nasional dan Pemantauan Kualitas Udara yang Ketat

Kejadian di TPA Jatiwaringin menjadi bagian dari perhatian KLHK terhadap pengelolaan sampah nasional. Saat ini, KLHK tengah merancang agenda evaluasi besar terhadap 390 TPA di seluruh Indonesia, yang dijadwalkan dimulai pada awal Agustus 2026. Evaluasi ini krusial untuk mengukur tingkat kepatuhan setiap TPA terhadap regulasi yang berlaku. “Jadi semua, sekitar 390 TPA itu nanti akan dilakukan evaluasi. Mana yang taat dan tidak,” tegasnya.

Untuk memastikan pemantauan yang berkelanjutan dan akurat, KLHK memanfaatkan teknologi drone untuk memantau kondisi TPA secara berkala. “Jadi kami hanya bisa melakukan monitoring analisa melalui drone secara berkala,” katanya. Selain itu, dua unit mobile monitoring system telah dikerahkan ke lokasi TPA Jatiwaringin untuk memantau kualitas udara secara langsung. Alat ini mampu mendeteksi berbagai polutan udara, termasuk SO2 (sulfur dioxide), NO2 (nitrogen dioxide), serta partikel halus PM 1.0 dan PM 2.5.

Hasil pemantauan awal menunjukkan bahwa kualitas udara di sekitar TPA Jatiwaringin sempat mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan, yaitu 1.000, jauh melampaui baku mutu yang ditetapkan untuk kondisi baik (15,5) dan sedang (15,5-55,5). Namun, dilaporkan bahwa kualitas udara mulai menunjukkan tren penurunan drastis pada malam sebelum laporan ini dikeluarkan, menandakan adanya progres dalam upaya penanganan.

Dukungan Tim Manggala Agni dan Operasi Modifikasi Cuaca

Karakteristik kebakaran di TPA Jatiwaringin yang dilaporkan mirip dengan kebakaran lahan gambut, memerlukan pendekatan penanganan khusus. Untuk itu, Kementerian Kehutanan telah menurunkan bantuan dari 30 personel tim Manggala Agni yang berpengalaman dalam penanganan kebakaran lahan gambut, berasal dari wilayah Sulawesi dan Jawa Barat. Tim ini dilengkapi dengan peralatan khusus berkekuatan high pressure, yang memungkinkan mereka melakukan injeksi air hingga ke titik api di bawah permukaan.

“Karena TPA ini mungkin bukannya tidak efektif, tapi kurang efektif kalau diairi dari atas saja. Karena di bawahnya tetap kebakaran, sehingga kita butuh bantuan Manggala Agni untuk melakukan inject sampai ke titik di bawah,” jelas salah satu perwakilan tim. Dalam upaya mempercepat proses pemadaman di area seluas kurang lebih 15 hektare ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah mempersiapkan skema operasi modifikasi cuaca (TMC).

“Sehingga mungkin atau dimungkinkan untuk melakukan operasi TMC besok. Kita akan melakukan bersama BNPB dan BMKG,” ujar Diaz. Insiden kebakaran di TPA Jatiwaringin ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana lingkungan yang komprehensif di tingkat nasional.


Kontributor: MA. Untung

Penyunting: Budi S.


KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

El Nino Mengganas: 107 Ribu Hektare Hutan Terbakar, Ribuan Armada Udara Dikerahkan

Makassar Bergerak Maju: Dari Open Dumping ke Controlled Landfill Mulai 2026 demi Lingkungan Lebih Baik

Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan 154 Warga dengan ISPA, Dinkes Tangerang Bentuk Posko Darurat

Bau Menyengat Pasca Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangsel: KLHK Siap Gugat Pencemar Limbah B3

Jakarta Dilanda Banjir 3 Hari: Kerugian, Dampak, dan Upaya Penanggulangan Pemprov DKI

Tags: controlled landfillevaluasi TPAkebakaran TPAKLHKkualitas udaraManggala Agnimodifikasi cuacaPenanganan Kebakaranpengendalian lingkungansanksi administrasiTPA Jatiwaringin
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

16/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Donald Trump Dipindahkan Diam-diam dari Air Force One di Turki Akibat Ancaman Rudal Kredibel

14/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an di The Sounds Project

14/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Perundungan Siswi Pramuka di Bogor: Kekecewaan Sekolah dan Penyelesaian Kekeluargaan

14/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Penggerebekan Kampung Bahari: Bos Narkoba MR Ditangkap Pasca Aksi Perlawanan Sengit

13/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Kontroversi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project: Penyelidikan Meluas, 2 Tersangka Ditetapkan

13/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Makam Sutrimo, Staf Eks Jampidsus, Diekshumasi Hari Ini untuk Investigasi Kematian

13/08/2026
KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam - Featured

Bansos Dihentikan di Sulsel untuk Penerima Terindikasi Judi Online: Program Perbaikan Data KPM Mendesak

12/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ini 2 Titik Masuk Ke Lokasi F8 Nanti Sore

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Koordinasi APIK Dinas PU Makassar & Dinas PU Provinsi Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.