Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

53 Tersangka Kerusuhan PBB Makassar: Mengungkap Akar Konflik dan Dampak Hukum-Ekonomi

Mengapa Kenaikan PBB Memicu Kerusuhan?

by Redaktur
28/10/2025
in Berita Terkini, Hukum & Keadilan, Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
demo kenaikan pbb di makassar 2 cr

BACA JUGA:

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Makassar, 104 Orang Ditangkap

Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

Mabes Polri Rotasi 15 Kapolres di Sulsel: Analisis Mendalam Penyegaran Organisasi dan Pembinaan Karier untuk Makassar

MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) secara resmi menetapkan 53 individu sebagai tersangka dalam insiden kerusuhan massal dan pembakaran yang menyertai demonstrasi menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.

Penetapan ini, yang diumumkan pada Selasa, 28 Oktober 2025, bukan hanya menandai langkah tegas aparat penegak hukum, tetapi juga membuka tabir kompleksitas permasalahan ekonomi dan sosial yang memicu eskalasi protes di salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia Timur ini.

Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah aparat kepolisian terluka dan gedung wakil rakyat mengalami kerusakan signifikan, memantik sorotan tajam terhadap dinamika hubungan pemerintah-rakyat dan efektivitas kebijakan publik.

Kronologi Insiden dan Tindakan Hukum Polda Sulsel

Kerusuhan bermula dari aksi demonstrasi yang menuntut pembatalan kenaikan PBB sebesar 20 persen, sebuah kebijakan yang dianggap memberatkan sebagian besar masyarakat Makassar. Awalnya berlangsung damai, namun suasana berubah mencekam ketika massa mulai membakar ban, melempari gedung DPRD dengan batu, hingga berujung pada tindakan pembakaran fasilitas publik. Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Rusdi Hartono, menegaskan bahwa penetapan 53 tersangka ini didasarkan pada bukti-bukti kuat, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi mata yang akurat di lokasi kejadian.

Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal krusial dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), meliputi penganiayaan (Pasal 351), perusakan (Pasal 406), dan pengeroyokan (Pasal 170). Sanksi hukum yang mengancam para pelaku tidak main-main, menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah tindakan anarkis terulang. Proses identifikasi dan penangkapan dilakukan melalui razia pasca-aksi dan koordinasi intensif dengan Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk memastikan seluruh prosedur hukum berjalan sesuai koridor.

Mengapa Kenaikan PBB Memicu Kerusuhan?

Kenaikan PBB sebesar 20 persen bukanlah sekadar angka, melainkan cerminan kebijakan fiskal yang berpotensi memiliki dampak berjenjang terhadap struktur ekonomi masyarakat. Bagi banyak warga Makassar, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi, kenaikan ini terasa sebagai beban tambahan yang signifikan. Data inflasi regional menunjukkan adanya tekanan pada biaya hidup, dan kenaikan PBB, yang merupakan pajak bersifat regresif, secara proporsional lebih memberatkan kelompok berpenghasilan rendah dan menengah.

Penelusuran WartaKita mendapati bahwa protes serupa juga terjadi di beberapa daerah lain sebagai respons terhadap isu kenaikan PBB atau retribusi daerah. Namun, di Makassar, eskalasi menjadi kerusuhan menggarisbawahi adanya ketegangan laten dan ketidakpuasan mendalam terhadap kebijakan pemerintah daerah. Isu transparansi dalam penentuan nilai jual objek pajak (NJOP) serta kurangnya sosialisasi dan dialog publik yang efektif sebelum kebijakan diterapkan seringkali menjadi pemicu utama gejolak sosial.

Kota Makassar menunjukkan bahwa sektor properti dan pembangunan infrastruktur kota berkembang pesat, namun tidak selalu diimbangi dengan peningkatan daya beli masyarakat. Kenaikan PBB yang tidak disertai penjelasan memadai mengenai alokasi dana dan manfaat langsung bagi warga dapat menimbulkan persepsi negatif, yaitu pajak hanya menjadi beban tanpa imbal balik yang jelas. Hal ini semakin diperparah dengan dugaan bahwa kenaikan tersebut tidak mempertimbangkan perbedaan kemampuan ekonomi antarwarga di berbagai wilayah di Makassar, dari pusat kota yang sibuk hingga pinggiran yang masih berkembang.

Tantangan Dialog Publik

53 Tersangka Kerusuhan PBB Makassar: Mengungkap Akar Konflik dan Dampak Hukum-Ekonomi - image 1

Dampak dari penetapan tersangka dan insiden kerusuhan ini berpotensi multifaset. Secara hukum, proses peradilan akan menjadi ujian bagi sistem hukum di Indonesia dalam menangani kasus-kasus demonstrasi yang berujung pada kekerasan. Secara sosial, insiden ini dapat meninggalkan trauma dan polarisasi antara masyarakat dengan aparat keamanan, serta antara warga dengan pemerintah. Jurnalisme investigatif menekankan pentingnya menjaga independensi dan objektivitas dalam meliput perkembangan kasus ini, memastikan keadilan ditegakkan bagi semua pihak.

Pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan besar untuk memulihkan kepercayaan publik dan membangun kanal komunikasi yang lebih efektif. Dialog pemerintah-warga yang disebut sebagai upaya “mencegah eskalasi” pasca-kejadian, harus benar-benar substansial, transparan, dan inklusif. Pendekatan berbasis data, misalnya dengan mempublikasikan analisis dampak ekonomi dari kenaikan PBB atau menyajikan alternatif kebijakan yang lebih berkeadilan, dapat menjadi langkah awal untuk meredakan ketegangan. Tanpa upaya ini, potensi konflik serupa akan selalu membayangi kebijakan publik yang tidak populer.

Keseimbangan Antara Keadilan dan Kebijakan Berpihak Rakyat

Penetapan 53 tersangka dalam kasus kerusuhan penolakan PBB di Makassar adalah cerminan dari kompleksitas hubungan antara hak warga untuk berekspresi dan kewajiban negara untuk menjaga ketertiban.

Insiden ini menegaskan kembali bahwa kebijakan ekonomi, sekecil apapun, dapat memicu gejolak besar jika tidak dikomunikasikan secara transparan, partisipatif, dan berkeadilan.

WartaKita menyoroti pentingnya pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada evaluasi mendalam terhadap akar penyebab kerusuhan: kebijakan PBB yang memberatkan dan kurangnya ruang dialog yang substansial.

Masa depan stabilitas sosial di Makassar akan sangat bergantung pada kemampuan semua pihak untuk menyeimbangkan penegakan keadilan dengan perumusan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Demokrasi IndonesiaEkonomi MakassarHukum PidanaJurnalisme InvestigatifKerusuhan MakassarKonflik SosialPajak Bumi dan BangunanPBB MakassarPolda SulselProtes Kenaikan Pajak
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
MA. Untung, an MP, is standing in a parliamentary chamber, gesturing towards a map on a screen, expressing concern about the proposed Kopdes for salary distribution. The background shows other legisla

Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban

17/10/2026
hijab-segi-empat-buttonscarves-1-cr

Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah dan Universitas: Alasan Sekularisme yang Kuat

17/10/2026
MA. Untung, adik dari mantan kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang minim cahaya, di sekitarnya terdapat layar komputer yang menampilkan data pasar saham. Dia fokus memeriksa dokumen dan mencatat ca

Adik Eks Kepala BNPB Beli Saham dengan Dana Bencana, KPK Terlibat Penyelidikan

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026
Sebuah rumah tradisional Jawa dengan dekorasi interior yang sederhana. Di sudut ruangan, sebuah wadah biru besar berisi uang tunai dalam jumlah besar diletakkan di atas meja kayu. Ruangan terlihat min

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Penyelidikan Korupsi Terus Dilakukan

17/10/2026
Sebuah terminal bandara yang ramai di sore hari, dengan pesawat Sriwijaya Air menjadi pusat perhatian di runways. Penumpang tampak memasuki pesawat dengan kantong-kantong mereka. Pesawat memiliki logo

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

17/10/2026
A depiction of a busy job fair in Makassar with Budi S., dressed in professional attire, among many other applicants. The scene is set in a modern convention center with natural light, and the atmosph

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Eddy Soeparno: Kepastian Investasi Kunci Transisi Energi Menuju Energi Bersih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.