Minggu, 26 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara?

by Redaktur
23/09/2025
in Berita Terkini, Daerah, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
kebakaran di jalan menara parepare cr

PAREPARE – Sebuah tragedi kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Menara, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, pada Selasa dini hari, 23 September 2025, bukan hanya menghanguskan lima rumah, tetapi juga merenggut nyawa dua anggota keluarga: seorang kakek dan cucunya. Peristiwa memilukan ini mencuatkan kembali pertanyaan mendasar tentang kerentanan infrastruktur keselamatan di permukiman padat perkotaan, serta mengapa sistem pencegahan dan respons darurat masih sering kali belum memadai.

Kematian Abdul Muin (70) dan cucunya, Muhammad Azril (9), yang terjebak dalam kobaran api setelah sang kakek dengan heroik kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan cucunya, menjadi simbol pilu akan risiko yang dihadapi masyarakat di tengah keterbatasan fasilitas dan minimnya kesadaran akan bahaya kebakaran. Artikel ini akan mengupas tuntas kronologi, menganalisis faktor-faktor risiko sistemik, serta menyoroti dampak dan urgensi langkah konkret bagi Pemerintah Kota Parepare.

Tragedi yang Mengguncang Parepare: Kronologi Memilukan di Jalan Menara

Api mulai berkobar sekitar pukul 01:58 WITA, melahap cepat rumah-rumah yang berdekatan di Jalan Menara. Kawasan tersebut, layaknya banyak permukiman tua di Parepare, didominasi oleh bangunan semi-permanen dengan material yang mudah terbakar, serta jarak antar-rumah yang sangat rapat. Kondisi ini menjadi “bahan bakar” bagi api untuk menyebar dengan kecepatan mengerikan.

Detik-detik mencekam terekam dalam kesaksian warga. Abdul Muin, yang semula berhasil menyelamatkan diri dari rumahnya, kembali masuk ke dalam kobaran api setelah menyadari cucunya, Muhammad Azril, masih terjebak. Niat luhur sang kakek untuk melindungi darah dagingnya sayangnya berujung tragis. Keduanya tidak berhasil keluar dan ditemukan meninggal dunia setelah delapan unit mobil pemadam kebakaran, yang tiba beberapa saat kemudian, berhasil menjinakkan api setelah berjuang selama beberapa jam.

Tim Pemadam Kebakaran Kota Parepare menghadapi tantangan besar. Selain kecepatan rambatan api, akses menuju lokasi yang sempit dan padat menyulitkan mobil pemadam untuk mendekat. Keterbatasan hidran air di area tersebut juga disinyalir memperlambat upaya pemadaman awal, memperparah kerusakan dan memperkecil peluang penyelamatan.

Mengapa Api Cepat Melalap Lima Rumah? Analisis Risiko Sistemik di Kawasan Padat

Peristiwa di Jalan Menara bukan sekadar insiden tunggal, melainkan cerminan dari masalah sistemik yang mengakar di banyak kota, termasuk Parepare. Ada beberapa faktor fundamental yang berkontribusi pada cepatnya penyebaran api dan tingginya korban jiwa:

Ancaman Urbanisasi dan Kesenjangan Infrastruktur Keselamatan

Pertumbuhan penduduk di Parepare, seperti kota-kota lain di Sulawesi Selatan, seringkali tidak diimbangi dengan perencanaan tata kota yang komprehensif, khususnya dalam hal keselamatan kebakaran. Kawasan padat seperti Jalan Menara, yang berkembang secara alami tanpa zonasi yang jelas, menjadi bom waktu. Data nasional menunjukkan, mayoritas kasus kebakaran dengan dampak besar sering terjadi di permukiman padat penduduk yang minim standar keselamatan. Bangunan yang terbuat dari kayu atau material ringan lain, ditambah instalasi listrik yang tidak standar, menciptakan lingkungan yang sangat rentan.

Dilema Akses dan Ketersediaan Hidran

Permukiman padat seringkali memiliki jalan-jalan sempit yang tidak memadai untuk dilalui kendaraan besar seperti mobil pemadam kebakaran. Ini berarti waktu respons menjadi lebih lama, dan ketika petugas tiba, mereka harus mengatasi hambatan fisik yang signifikan. Selain itu, ketersediaan hidran air yang berfungsi dan terawat di lokasi-lokasi rawan seringkali menjadi masalah krusial. Tanpa pasokan air yang memadai dan mudah diakses, upaya pemadaman akan terhambat parah, memberikan waktu bagi api untuk terus melahap bangunan.

Dampak Sosial dan Ekonomi: Jejak Luka di Jantung Kota Parepare

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Selain kehilangan nyawa yang tak ternilai, lima keluarga kini kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka. Dampak psikologis berupa trauma, kecemasan, dan kesedihan mendalam akan membayangi para korban dan saksi mata.

Bagi masyarakat Parepare, khususnya mereka yang tinggal di pesisir atau kawasan lama kota dengan kepadatan serupa, insiden ini menjadi pengingat pahit. Banyak keluarga di Parepare, terutama yang berprofesi sebagai nelayan atau pekerja informal, tinggal di rumah-rumah sederhana yang rentan. Kehilangan rumah berarti kehilangan mata pencarian dan stabilitas hidup, mendorong mereka ke jurang kemiskinan yang lebih dalam. Tanpa tempat berlindung dan modal usaha, pemulihan ekonomi bagi mereka akan menjadi perjuangan panjang yang membutuhkan dukungan serius dari pemerintah dan komunitas.

Menuntut Evaluasi Menyeluruh: Langkah Konkret untuk Mencegah Tragedi Berulang

Peristiwa heroik namun tragis yang menimpa Abdul Muin adalah pengingat yang menyakitkan: ketika sistem dan infrastruktur keselamatan publik tidak memadai, warga seringkali terpaksa mengambil risiko fatal untuk melindungi orang yang mereka cintai. Ini adalah kegagalan kolektif yang menuntut respons serius dari pihak berwenang.

Pemerintah Kota Parepare, bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur keselamatan kebakaran di wilayahnya. Ini mencakup:

  • Pemetaan Area Rawan: Mengidentifikasi dan memetakan secara detail area-area permukiman padat dan rawan kebakaran di seluruh kota.
  • Audit Infrastruktur: Pemeriksaan menyeluruh terhadap ketersediaan, fungsi, dan aksesibilitas hidran air, serta jalur evakuasi di setiap kelurahan.
  • Perbaikan Akses: Membangun akses darurat atau melebarkan jalan di area yang sangat padat untuk memungkinkan mobil pemadam kebakaran bergerak lebih cepat.
  • Regulasi Bangunan: Memperketat peraturan terkait standar bahan bangunan dan instalasi listrik di permukiman, serta memberikan insentif bagi warga untuk melakukan perbaikan.

Urgensi Edukasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat

Tidak kalah penting adalah pelaksanaan program edukasi publik secara masif mengenai pencegahan kebakaran dan prosedur evakuasi yang aman. Edukasi harus mencakup pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala, dan penentuan titik kumpul darurat. Pembentukan tim relawan pemadam kebakaran di tingkat RW/RT juga dapat menjadi langkah proaktif untuk respons cepat sebelum petugas pemadam tiba.

Tragedi di Jalan Menara Parepare adalah sebuah tamparan keras, menyoroti bahwa di balik hiruk-pikuk pembangunan kota, masih ada celah besar dalam jaring pengaman keselamatan publik. Kematian Abdul Muin dan Muhammad Azril harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Parepare untuk tidak hanya berduka, tetapi juga bertindak cepat dan komprehensif. Hanya dengan komitmen serius untuk meningkatkan infrastruktur, memperketat regulasi, dan memberdayakan masyarakat melalui edukasi, kita dapat memastikan bahwa pengorbanan heroik seperti yang terjadi di Jalan Menara tidak akan terulang kembali, dan setiap warga Parepare dapat merasa aman di rumah mereka sendiri.

BACA JUGA:

Kebakaran Kemayoran 2025: 500 Rumah Ludes, 1.797 Jiwa Mengungsi

Kebakaran di Jalan Gatot Subroto tadi Sore: Fakta, Dampak, & Pencegahan

Tags: Abdul MuinBPBD ParepareDamkar ParepareJalan Menarakebakaran Pareparekeselamatan kebakaranMuhammad Azrilpencegahan kebakaranpermukiman padattragedi kebakaran
Share7Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Anggaran Zoom Rp 5,7 Miliar: Efisiensi Cepat atau Investasi Kemandirian Digital?

26/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Indonesia Tuntut PBB Investigasi Kematian Praka Rico Pramudia, Soroti Kejahatan Perang

26/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Polemik Pembatasan Jabatan Ketua Umum Parpol: KPK Usulkan Dua Periode, Siapa Pemimpin Terlama?

26/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Kecaman Global: Organisasi Pelayaran Dunia Mendesak Pembebasan Kapal Komersial yang Ditangkap AS dan Iran

26/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Riau Deklarasi ‘Tangguh Bersih dari Narkoba’: Respons Tegas Pasca Kerusuhan Panipahan

26/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Sekjen PBB Berduka Atas Gugurnya Prajurit Perdamaian Indonesia di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

25/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Pangkep Terpilih sebagai Fokus Utama Keamanan Pangan Nasional 2026 oleh BPOM

25/04/2026
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Gaji ke-13 2026 Dipastikan Cair: Ini Rincian Besaran dan Jadwalnya

25/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Koperasi Desa Merah Putih: Ambisi Ekonomi Rakyat atau Beban Fiskal Baru?

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ancaman Baru AS: Serangan Terfokus di Selat Hormuz Jika Gencatan Senjata Gagal

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Indonesia Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Modernisasi Laboratorium Karantina, Target Sejajar Negara Maju 2027

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Sabtu Ini: Analisis Pergerakan dan Detail per Gram

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp 50-60 Miliar di 2026, Dana Dialihkan ke Sektor Prioritas

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Indonesia Diguncang Rangkaian Gempa M5+ dalam 48 Jam, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang Timur Laut: Kronologi, Evakuasi Massal, dan Peringatan Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Kebakaran Tragis di Parepare Ungkap Kerentanan Sistemik: Mengapa Kakek dan Cucu Tewas Terjebak di Jalan Menara? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.