Senin, 29 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

by Pewarta Warga
29/06/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Pembangunan Jembatan Barombong di Makassar, Sulawesi Selatan, kini membuka lembaran baru. Setelah terganjal verifikasi program Inpres Jalan Daerah (IJD) akibat keterbatasan anggaran, proyek vital ini berpotensi dilanjutkan melalui jalur diskresi Menteri Pekerjaan Umum (PU), memberikan harapan baru bagi konektivitas antara Makassar, Gowa, dan Takalar.

  • Jembatan Barombong gagal masuk program IJD karena usulan anggaran Pemerintah Kota Makassar yang mencapai lebih dari Rp300 miliar melampaui batas maksimal Rp100 miliar per pemerintah daerah dalam program tersebut.
  • Opsi pembangunan melalui diskresi Menteri PU kini terbuka, memungkinkan proyek dilanjutkan jika dinilai mendesak dan layak.
  • Kolaborasi multi-pihak, termasuk pemerintah daerah, provinsi, pusat, dan swasta, menjadi kunci percepatan pembangunan jembatan kembar ini.
  • Pemkot Makassar menargetkan persiapan pembebasan lahan seluas 3 hektare rampung pada Juni 2026, dengan alokasi Rp100 miliar dari APBD 2027.

Kronologi dan Keputusan Pembangunan Jembatan Barombong

Kabar baik datang dari Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PU Sulawesi Selatan, Indra Cahya Kusuma, mengenai nasib Jembatan Barombong. Proyek yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa dan Takalar ini, yang sebelumnya terhambat, kini memiliki peluang untuk direalisasikan.

Mengapa Jembatan Barombong Gagal Masuk Program IJD?

Indra Cahya Kusuma menjelaskan secara gamblang akar permasalahan Jembatan Barombong tidak terverifikasi dalam Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Batasan anggaran yang ketat menjadi tembok penghalang utama. Program IJD memiliki ketentuan investasi maksimal Rp100 miliar untuk satu pemerintah daerah, dengan setiap kegiatan proyek dibatasi hingga Rp50 miliar. Pemerintah Kota Makassar mengajukan usulan untuk membangun jembatan kembar sepanjang 300 meter, sebuah infrastruktur krusial untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi akibat keterbatasan jembatan eksisting. Namun, anggaran yang diusulkan Pemkot Makassar menembus angka lebih dari Rp300 miliar, jauh melampaui alokasi maksimal yang diperkenankan dalam program IJD.

“Pemerintah daerah hanya bisa mengusulkan maksimum secara total kegiatan Rp100 miliar, sehingga saat diinput di dalam aplikasi SiTIA (Sistem Informasi Terpadu Infrastruktur), sementara masih ter-pending (tertunda), karena memang tidak lolos sistem seperti ini,” terang Indra saat dikonfirmasi di Makassar, Jumat.

World Cup 2026

Opsi Pembangunan Melalui Diskresi Menteri PU

Meskipun Jembatan Barombong tidak lolos dalam seleksi IJD, pintu pembangunan belum sepenuhnya tertutup. Indra Cahya Kusuma menguraikan bahwa jalur alternatif yang memungkinkan adalah melalui mekanisme diskresi Menteri Pekerjaan Umum. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas untuk mempertimbangkan proyek-proyek strategis yang mungkin tidak sepenuhnya terakomodasi oleh program reguler.

“Opsi lainnya, tetap kita input di dalam usulan dari daerah. Nanti, usulan-usulan ini mungkin yang tidak tertampung dalam IJD, bisa masuk ke dalam misalnya diskresi Pak Menteri dan sebagainya,” jelasnya. Hal ini menyiratkan bahwa jika Jembatan Barombong dinilai memiliki urgensi dan kelayakan yang tinggi untuk dilanjutkan, persetujuan melalui diskresi Menteri PU akan menjadi jalan keluar yang krusial.

Kolaborasi Multi Pihak untuk Percepatan Pembangunan

Lebih jauh, Indra Cahya Kusuma menekankan bahwa pembangunan jembatan kembar ini tidak hanya bergantung pada satu skema pendanaan. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta pelibatan sektor swasta. Kolaborasi ini, menurut hemat saya sebagai seorang yang telah lama berkecimpung di dunia infrastruktur, adalah kunci untuk mengatasi kompleksitas pendanaan dan pelaksanaan proyek besar.

Rencana detail desain awal akan disiapkan oleh Pemerintah Kota Makassar, yang kemudian akan dikaji lebih lanjut oleh Pemerintah Provinsi. Pemkot Makassar juga berkomitmen penuh untuk membantu proses pembebasan lahan di sisi selatan. Sementara itu, untuk sisi utara, rencana melibatkan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) menunjukkan sinergi yang kuat antara publik dan privat.

“Jadi, ada kolaborasi antara berbagai pihak. Secara program bagus, ada kolaborasi antara swasta, pemerintah daerah atau pemkot, ada juga pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Namun kembali lagi, persetujuannya ke diskresi Pak Menteri kalau mau ditangani oleh Kementerian PU,” papar Indra.

Target dan Persiapan Pembebasan Lahan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, telah menunjukkan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung percepatan pembangunan Jembatan Barombong. Ia mengonfirmasi bahwa diskusi dengan Pemprov Sulsel terus berjalan intensif. Target utama saat ini adalah menyelesaikan tahap persiapan lahan pada Juni 2026.

Untuk memastikan proses pembebasan lahan berjalan lancar dan transparan, serta meminimalkan potensi masalah hukum di kemudian hari, tim apraisal profesional telah diturunkan. Tugas mereka adalah menentukan nilai ganti rugi secara objektif, sekaligus memverifikasi legalitas kepemilikan tanah. Keterlibatan aparat penegak hukum (APH) juga menjadi langkah preventif untuk menjamin proses berjalan aman dan sesuai koridor hukum.

Secara keseluruhan, lahan yang direncanakan untuk dibebaskan memiliki luas sekitar 3 hektare, membentang sepanjang 800 meter untuk proyek jembatan. Anggaran sebesar Rp100 miliar telah dialokasikan dari APBD 2027 untuk keperluan pembebasan lahan ini.

“Pada dasarnya Pemerintah Kota Makassar siap mendukung segala kebutuhan, baik data, aturan maupun administrasi yang diinginkan oleh pemerintah provinsi untuk kami siapkan,” tegas Munafri, menunjukkan komitmen penuh pemerintah kota dalam mewujudkan jembatan yang sangat dinantikan ini.


Kontributor: MA. Untung

World Cup 2026

Penyunting: Budi S.


Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

Mabes Polri Rotasi 15 Kapolres di Sulsel: Analisis Mendalam Penyegaran Organisasi dan Pembinaan Karier untuk Makassar

Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

Makassar Perkuat Kolaborasi Atasi Stunting Demi Generasi Berkualitas: Strategi Terpadu dan Dukungan BKKBN Sulsel

Tags: Diskresi MenteriGowaInfrastrukturInpres Jalan DaerahJembatan BarombongKementerian PUPRMakassarPembangunanSulawesi SelatanTakalar
Share4Tweet2Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

29/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

29/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

27/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Unhas Jalin Kolaborasi Perkuat Teknologi Kelautan Berkelanjutan Bersama Universitas Tiongkok

24/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

24/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Makassar Perkuat Kolaborasi Atasi Stunting Demi Generasi Berkualitas: Strategi Terpadu dan Dukungan BKKBN Sulsel

22/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Kolaborasi Strategis Unhas dan Pemkab Nunukan: Membangun SDM Unggul di Garda Terdepan Indonesia

22/06/2026
Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

Makassar Jadi Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026: Jembatan Diplomasi dan Peluang Bisnis Internasional

22/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres - Featured

    Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • GitHub Copilot Workspace: Bukan Sekadar AI Pair Programmer, Tapi Revolusi Kolaborasi Kode Otonom

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jepang Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Menanti Duel Akbar Melawan Brasil

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 25 Juni: Habibie Factor, Jejak Perang Korea, Buku Harian Anne Frank, dan Kepergian Michael Jackson

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.