Minggu, 30 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian

Meski tidak bisa diamati dari Indonesia, gerhana Matahari sebagian pada 29 Maret 2025 tetap membawa dampak global.

by Redaktur
27/03/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Astronomi, Internasional
Reading Time: 4 mins read
A A
gerhana-juni-2020

Gerhana matahari total 9 Maret 2016 di Poso, Indonesia (foto: Herwin Gunadi)

Gerhana Matahari Sebagian Akhir Ramadhan 2025: Fenomena Langit yang Tak Terlihat di Indonesia

Fenomena astronomi kembali terjadi di penghujung Ramadhan 2025. Setelah gerhana Bulan total atau Blood Moon pada 14 Maret, kini giliran gerhana Matahari sebagian yang akan menghiasi langit pada 29 Maret 2025.

Sayangnya, peristiwa langka ini tidak dapat diamati dari Indonesia karena terjadi saat malam hari di wilayah Nusantara.

Menurut Observatorium Bosscha, gerhana Matahari sebagian terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, tetapi tidak sepenuhnya menutupi cahaya Matahari. Akibatnya, hanya sebagian Matahari yang tampak tertutup saat diamati dari beberapa wilayah di Bumi.

Wilayah yang Berkesempatan Menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana Matahari sebagian akan dapat diamati dari beberapa wilayah, termasuk Eropa, Afrika, Amerika Utara, Asia Barat, sebagian kecil Amerika Selatan, serta Greenland dan Islandia. Sementara itu, masyarakat di Indonesia tidak bisa menyaksikan fenomena ini karena terjadi saat malam hari waktu setempat.

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), peristiwa ini terjadi dua pekan setelah gerhana Bulan total pada 14 Maret 2025. Fenomena ini seolah menjadi pasangan gerhana yang menutup bulan Ramadhan dengan spektakuler.

Jadwal Gerhana Matahari Sebagian 29 Maret 2025

Berdasarkan data dari NASA, berikut adalah rincian waktu terjadinya gerhana Matahari sebagian (dalam Universal Time/UT):

  • Gerhana dimulai: 08.50.35 UT
  • Puncak gerhana: 10.47.18 UT
  • Gerhana berakhir: 12.43.36 UT

Di berbagai belahan dunia, waktu pengamatan gerhana akan bervariasi:

  • Amerika Utara: Saat Matahari terbit di wilayah timur laut Amerika Serikat
  • Eropa Barat dan Afrika Barat Laut: Gerhana akan terjadi pada pagi hingga menjelang siang
  • Eropa Timur dan Asia Utara: Gerhana terjadi menjelang sore hingga malam hari

Dampak Gerhana Matahari Sebagian bagi Indonesia

Walaupun fenomena ini tidak bisa diamati di Indonesia, dampaknya tetap terasa secara global, terutama dalam hal pasang maksimum air laut. Gerhana Matahari dapat mempengaruhi gravitasi yang berkontribusi pada kenaikan pasang air laut, sehingga masyarakat yang tinggal di pesisir perlu waspada terhadap potensi banjir rob.

Menurut peneliti BRIN, risiko banjir rob akan semakin besar jika bersamaan dengan cuaca ekstrem, seperti badai atau hujan deras. Oleh karena itu, masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada selama periode ini.

Destinasi Terbaik untuk Mengamati Gerhana Matahari Sebagian

Jika Anda ingin menyaksikan gerhana Matahari sebagian pada 29 Maret 2025, beberapa kota berikut menjadi lokasi pengamatan terbaik:

  • Amerika Utara: New York, Washington DC, Boston, Buffalo, Montreal
  • Eropa: London, Paris, Berlin, Madrid, Wina, Oslo, Stockholm
  • Afrika Utara: Aljazair, Dakar
  • Greenland dan Islandia: Nuuk, Reykjavik

Fenomena Astronomi Selanjutnya di Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan fenomena gerhana, jangan khawatir! Gerhana Bulan total akan terjadi pada 7 September 2025, dan peristiwa ini dapat diamati langsung dari berbagai wilayah di Indonesia.

Fenomena alam seperti gerhana selalu menarik untuk diamati, baik dari sudut pandang ilmiah maupun budaya. Meskipun kali ini Indonesia tidak berkesempatan menyaksikan gerhana Matahari sebagian, peristiwa ini tetap menjadi pengingat akan keindahan dan keteraturan alam semesta.

Gerhana di Bulan Ramadan Sudah Puluhan Kali Terjadi
Faktanya pula, kemunculan dua gerhana saat Ramadan bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, dua fenomena langit ini pernah terjadi pada Ramadan 2003 silam. Melansir dari laman Nahdlatul Ulama atau NU Online, dua fenomena tersebut adalah Gerhana Bulan Total pada 9 November 2003 dan Gerhana Matahari pada 24 November 2003.

Kepala Observatorium Bosscha Lembang kala itu, Moeji Raharto, mengatakan dua gerhana saat Ramadan merupakan fenomena alam biasa. “Secara astronomi , sudah biasa terjadi,” ucap Moeji, dikutip dari laman NU Online.

Disebutkan Moeji lebih dari dua dekade lalu, fenomena alam gerhana bulan dan gerhana matahari yang datang bersamaan dengan bulan Ramadan sudah terjadi lebih dari 60 kali. Oleh karena itu, dia mengatakan masyarakat tidak perlu risau dengan isu mengenai kiamat.

Dengan demikian, disimpulkan bahwa dua gerhana di bulan Ramadan tidak memiliki pertanda apa pun karena hanya merupakan fenomena alam biasa. Adapun mengenai isu kemunculan Imam Mahdi dan hari kiamat, tugas manusia adalah mempersiapkan diri dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Eropa Gelap Gulita, Fenomena Langka

Hilal Tak Terlihat di Makassar Akibat Cuaca, Sidang Isbat Tunggu Laporan Pusat

Hujan Meteor Lyrid 2026: Malam Ini Puncaknya, Warga +62 Siap-siap Saksikan Langsung!

Komet Antarbintang Dekati Bumi: Momen Langka 19 Desember 2025

Musafir Kosmik di Langit 2025: Kisah Komet 3I/ATLAS, Antara Keajaiban Sains dan Kegilaan Media Sosial

Tags: Alam Semestaastronomifenomena langitgerhana matahariRamadhan 2025
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Nepal & China Peringatkan Risiko Banjir Bandang Susulan Himalaya Akibat Danau Longsor

30/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Kolaborasi Kemanusiaan Lintas Negara Perkuat Bantuan Korban Gempa NTT, Sinergi Unhas, Agam Rinjani, dan Mitra Brasil untuk Pemulihan Wilayah

29/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang

28/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

24/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Transformasi Dapur: Ubah Sampah Organik Jadi Emas Hijau Bernilai Tinggi, Kunci Lingkungan Lestari

23/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Lebih dari 4.000 Gempa Susulan Guncang NTT, Ribuan Rumah Rusak: Update Terbaru Dampak dan Bantuan

22/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman

21/08/2026
Langit Akhir Ramadhan 2025 Dihiasi Gerhana Matahari Sebagian - Featured

Kebakaran Hutan Pinus Malino Terkendali, BBKSDA Sulsel Ingatkan Kewaspadaan Warga: Ini Kronologi dan Imbauannya

20/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Prediksi Kemacetan Mudik 2026 Jalur Non-Tol Jabar: Rute Rawan dan Alternatif Lengkap

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Miliarder K-Pop: Intip Kekayaan Bersih Anggota BLACKPINK di Tahun 2026!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asus ROG Phone 10 Pro: Desain Cyberpunk Futuristik, Snapdragon 8 Gen 5, dan Layar 240Hz Siap Menggebrak Pasar Gamer!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.