Minggu, 12 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk?

by Pewarta Warga
25/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1771968122-659dd5d6057600d2

Kondisi memprihatinkan dialami oleh sejumlah guru PPPK paruh waktu yang menerima gaji sangat minim, bahkan ada yang hanya belasan ribu rupiah per bulan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keadilan dan apresiasi terhadap tenaga pendidik.

Fenomena Gaji Mengkhawatirkan Guru PPPK Paruh Waktu

Kabar mengenai gaji guru PPPK paruh waktu yang berada di bawah standar upah honorer menjadi sorotan publik belakangan ini. Di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Kabupaten Sumedang pada guru PPPK paruh waktu jebolan R4 atau mantan guru honorer dengan masa pengabdian maksimal dua tahun, gaji bersih yang diterima bahkan tidak mencukupi untuk dicairkan melalui ATM, yakni hanya Rp 15 ribu.

Fenomena serupa dilaporkan terjadi di berbagai daerah lain. Rendahnya besaran gaji ini menimbulkan pertanyaan besar mengingat beban kerja guru PPPK paruh waktu seringkali tidak berbeda jauh dengan PPPK penuh waktu maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sekretaris Jenderal Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia (PWI), Rini Antika, mengungkapkan rentang gaji yang diterima para guru ini bervariasi, mulai dari nol rupiah, Rp 55 ribu, Rp 160 ribu, Rp 250 ribu, hingga Rp 350 ribu. Besaran ini tentu sangat tidak sepadan dengan tanggung jawab profesional yang diemban.

Dampak Kebijakan dan Dorongan Perubahan

Rendahnya kesejahteraan guru PPPK paruh waktu ini juga diduga berkaitan dengan alokasi dana pendidikan. Beberapa pihak bahkan mendorong gugatan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai berpotensi mengurangi dana pendidikan yang seharusnya dapat dialokasikan lebih layak untuk gaji guru.

World Cup 2026

Rini Antika menilai sistem penggajian PPPK paruh waktu saat ini sangat tidak manusiawi. Potongan untuk BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan, dan lainnya semakin menipiskan pendapatan yang sudah minim, menyulitkan para guru untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Tanggapan Dirjen Nunuk Suryani dan Kebijakan Pemerintah

Menanggapi situasi ini, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyatakan keprihatinan mendalam. Namun, beliau menjelaskan bahwa Kemendikdasmen tidak dapat serta merta menegur pemerintah daerah (pemda). Hal ini disebabkan oleh status Kemendikdasmen yang merupakan instansi pembina dan belum adanya regulasi standar gaji yang jelas untuk PPPK paruh waktu.

“Karena tidak ada regulasinya itu, maka pemda yang berwenang menetapkan standar gaji PPPK Paruh Waktu,” terang Dirjen Nunuk.

Meski demikian, Dirjen Nunuk menegaskan bahwa pemerintah tidak lepas tangan. Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru. Sejak Oktober 2024, berbagai kebijakan telah diluncurkan, termasuk pemberian insentif bagi guru honorer yang terus meningkat dari tahun ke tahun, serta peningkatan tunjangan sertifikasi guru dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan.

Selain itu, program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terus digalakkan untuk meningkatkan kompetensi guru. Pada tahun 2025, tercatat 1,4 juta guru telah mengikuti program ini. Bagi guru yang belum bersertifikasi, diberikan insentif sebesar Rp 400 ribu per bulan mulai Januari 2026, yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

World Cup 2026

Pemerintah juga tengah menyiapkan perubahan tata kelola guru, di mana Kemendikdasmen dan pemda akan bekerja sama dalam mengurus masalah guru. Hal ini diharapkan dapat membawa perbaikan bagi kesejahteraan tenaga pendidik di masa depan.

Desakan Regulasi Pengangkatan PPPK Penuh Waktu

Di sisi lain, Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia terus mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan regulasi pengalihan status guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu. Masa kontrak paruh waktu yang hanya sampai September 2026 menjadi kekhawatiran utama. Jika tidak ada regulasi yang jelas, nasib para guru ini terancam terdepan, dan pemda dapat beralasan minimnya dana untuk memutus kontrak kerja.

Rini Antika menegaskan, pengalihan ke PPPK penuh waktu sangat mendesak untuk tahun ini guna mengatasi maraknya diskriminasi dan kesenjangan kesejahteraan yang jauh dari kata layak, terutama bagi mereka yang menerima gaji nol rupiah.


Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik untuk Elevasi Mutu Pendidikan Nasional

Gaji ke-13 ASN: Antara Kebutuhan Pendidikan dan Efisiensi Anggaran Pemerintah

Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen: Ribuan PPPK Aman, Kinerja Tetap Prioritas

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

Tags: Dirjen Nunuk Suryanigaji guru PPPK paruh waktuGuru HonorerKemendikdasmenKesejahteraan GuruPPPKstatus guru
Share6Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Fleksibilitas Kerja ASN: Menteri PANRB Imbau Dukungan Orang Tua di Hari Pertama Sekolah

12/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Remaja 15 Tahun di Sampang Jadi Korban Pemerkosaan 27 Orang, KPAI Mendesak Polisi Segera Tangkap Pelaku

12/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

11/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Prabowo Subianto Bertemu Thaksin Shinawatra di Jakarta, Bahas Dinamika Global

09/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

08/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

PM Singapura Kunjungi Jakarta: Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Protokol

05/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam

05/07/2026
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Di Bawah Honorer: Apa Kata Dirjen Nunuk? - Featured

Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan 154 Warga dengan ISPA, Dinkes Tangerang Bentuk Posko Darurat

03/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • AI Visual: APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Piala Dunia 2026 Berlanjut ke 16 Besar, Siapa Saja yang Lolos?

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kiper Paraguay Kritik Kylian Mbappé: Tuduhan Perilaku Tidak Sportif Usai Laga Prancis

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pesta Makin Cetar di Usia 30-an, 40-an, 50-an? Ini Rahasia Makeup Party Glowing & Nggak Ketinggalan Zaman ala Salwa! ✨

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.