Kamis, 2 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja

by A. Burhany
09/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Pukul 17.30.

Langit mulai mengganti jubah birunya dengan gradasi jingga, merah marun, hingga ungu kelabu yang dalam. Di jam-jam ini, jutaan orang sedang berdiri di puncak kegelisahan sekaligus puncak harapan—menatap ke arah barat, menunggu sebuah titik api raksasa tenggelam di balik cakrawala.

Saya selalu terpukau oleh fakta bahwa senja adalah salah satu pemandangan paling indah yang kita kenal, padahal secara teknis ia adalah sebuah kehilangan. Matahari sedang pergi. Dan kita justru berkerumun di tepi jendela, di atap gedung, di pinggir pantai—untuk menyaksikan kepergiannya.

Hari ini saya duduk dengan satu kesadaran sederhana: puasa adalah kursus singkat tentang seni melepaskan.

Sepanjang hari berlatih melepaskan keinginan fisik—dan itu sudah cukup berat. Tapi pelajaran yang paling halus justru terjadi di momen berbuka. Bukan saat kita minum, melainkan satu detik sebelumnya: saat kita melepaskan rasa lapar untuk memberi ruang bagi rasa kenyang. Saat kita melepaskan siang yang panjang untuk menyambut malam. Saat kita melepaskan proses untuk menerima hasilnya.

Melepaskan, ternyata, adalah bagian dari menerima. Keduanya tidak bisa dipisahkan.

Kita sering menderita bukan karena keadaan kita buruk, melainkan karena kita terlalu keras menggenggam sesuatu yang seharusnya sudah kita biarkan berlalu. Masa lalu yang menyakitkan. Jabatan yang seharusnya sudah diserahterimakan. Kemarahan yang sudah kedaluwarsa tapi masih kita simpan di laci paling dalam.

Kita takut melepaskan karena kita merasa akan menjadi kosong.

Padahal matahari mengajarkan logika yang paling sederhana: Anda tidak bisa melihat bintang-bintang jika Anda menolak membiarkan matahari terbenam. Hanya kegelapan malamlah yang menyingkap kemegahan galaksi. Cahaya siang berguna untuk bekerja—tapi ada hal-hal yang hanya bisa terlihat dalam gelap.

Melepaskan adalah bentuk iman yang paling jujur.

Ia adalah pengakuan bahwa kita tidak memiliki apa pun secara mutlak di dunia ini. Kita hanyalah pengelola sementara—dari pekerjaan, dari kenyamanan, dari orang-orang yang kita cintai, bahkan dari waktu yang sedang kita hirup detik ini.

Puasa melenturkan otot ikhlas kita. Ia membiasakan kita dengan ketiadaan yang terkendali—supaya ketika ketiadaan itu datang secara permanen dan tanpa permisi, jiwa kita sudah punya jangkar.

Di menit-menit menjelang berbuka ini, saat langit di luar jendela sedang berubah warna untuk terakhir kalinya hari ini, mari kita coba melepaskan sesuatu yang sudah terlalu lama kita genggam.

Dendam yang kita rawat sejak pagi. Ketakutan akan hari esok yang belum tentu kita temui. Keinginan untuk selalu tampak kuat di depan orang lain.

Biarkan matahari itu tenggelam dengan damai. Biarkan siang berlalu sebagai kenangan yang sudah selesai. Bersiaplah menyambut Magrib dengan tangan yang kosong—karena hanya tangan yang kosong yang punya ruang untuk menerima sesuatu yang baru.

Sebab hanya mereka yang berani melepaskan yang akan tahu betapa ringannya hidup setelah itu.

Selamat menjemput malam yang penuh bintang.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Tags: berbuka puasaelegi matahari terbenamesai Ramadanfilosofi senja ramadanhikmah berbuka puasalatihan ikhlasmakna niat puasamelepas masa lalu puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi ramadan hari ke 18seni melepaskansenjaspiritualitas puasa
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar - Arsip

    Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Sungai Rongkong Meluap, Merendam Dua Kecamatan Di Luwu Utara

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Trump Klaim Perubahan Rezim Iran, Kesepakatan Bisa Segera Tercapai di Tengah Ketegangan Regional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Sulawesi Selatan Berhasil Tembus 2 Juta Orang Vaksinasi Sehari

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Gempa M7,6 Guncang Sulut-Malut, Peringatan Dini Tsunami Berakhir, Tsunami Kecil Terdeteksi

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Reshuffle Jabatan dan Reformasi Pasar Modal Indonesia: Respons Atas Penilaian MSCI yang Mengguncang IHSG

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Jutaan Rakyat AS Protes Kebijakan Trump: Otoriterisme dan Perang di Iran Picu Gelombang Demonstrasi Ketiga

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.