Sabtu, 8 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng

by Redaktur
30/12/2025
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
AI Image: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa: Kisah Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng

MAKASSAR, WARTAKITA.ID – Siapa sangka, aroma rempah jintan dan ketumbar yang biasanya mengepul hangat dari balik warung-warung sederhana di Jalan Nusantara, Makassar, kini bisa tercium hingga ke jantung kota-kota metropolitan Eropa seperti Amsterdam dan London? Tahun 2025 menjadi saksi bisu sebuah revolusi rasa, sebuah babak baru dalam sejarah kuliner Sulawesi Selatan yang kini akrab disebut “Gastro-Diplomasi”. Ini bukan lagi sekadar mimpi para perantau yang merindukan kampung halaman, melainkan sebuah realitas yang mengubah lanskap kuliner global.

Dulu, membayangkan Coto Makassar, Konro, atau Pallubasa harus disantap di luar kota asalnya adalah sebuah tantangan. Keterbatasan daya tahan makanan berkuah kaya rempah ini menjadi penghalang utama. Namun, berkat inovasi teknologi pangan yang terus berkembang, keterbatasan itu kini tinggal kenangan. Teknologi retort packaging, sebuah metode pengemasan dengan sterilisasi suhu tinggi, telah memungkinkan hidangan-hidangan kebanggaan Makassar ini dikemas dalam kaleng. Hasilnya? Makanan yang tetap lezat, aman, dan memiliki ketahanan hingga 12 bulan tanpa memerlukan pengawet buatan.

“Permintaan dari diaspora Indonesia di Eropa naik fantastis, mencapai 300% tahun ini,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Kuliner Sulsel, dengan nada bangga yang tak bisa disembunyikan. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kerinduan mendalam akan cita rasa otentik tanah air. Bagi mereka yang jauh dari rumah, kaleng-kaleng berisi Coto Makassar ini bukan hanya makanan, melainkan sepotong nostalgia, sebuah jembatan yang menghubungkan mereka kembali dengan akar budayanya.

Revolusi ini tidak terjadi begitu saja. Di balik setiap kaleng Coto yang terbang melintasi benua, ada upaya keras dari para pelaku UMKM kuliner di Makassar. Mereka tidak lagi hanya bertarung di level lokal, memperebutkan pelanggan di antara sesama warung tenda. Kini, pandangan mereka telah meluas, menembus batas-batas geografis. Dukungan logistik menjadi kunci, dengan pembukaan rute kargo langsung dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke berbagai hub internasional. Ini memangkas waktu pengiriman, menjaga kesegaran produk, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Lebih dari sekadar ekspor produk, tahun 2025 juga diwarnai dengan masuknya warung-warung legendaris Makassar ke dalam radar panduan kuliner internasional. Bisik-bisik mengenai kedatangan tim penilai Michelin Guide ke Makassar pada bulan Oktober lalu sontak membuat heboh para pemilik warung. Sebuah pengakuan dari panduan kuliner paling bergengsi di dunia tentu akan membawa kuliner Makassar ke panggung global yang lebih tinggi. Ini adalah momentum emas bagi Makassar untuk unjuk gigi, menunjukkan kekayaan dan keunikan cita rasanya kepada dunia.

Namun, di tengah euforia dan kebanggaan ini, muncul pula sebuah kekhawatiran yang tak kalah penting: gentrifikasi rasa. Demi menjangkau lidah global yang beragam, beberapa otentisitas rasa mulai “disesuaikan”. Pertanyaannya, seberapa jauh penyesuaian ini boleh dilakukan tanpa mengorbankan identitas asli Coto Makassar? Apakah cita rasa yang telah diwariskan turun-temurun akan berubah demi memenuhi selera pasar internasional? Ini adalah dilema yang harus dihadapi oleh para pelaku industri dan juga penikmat kuliner.

Dampak lain yang tak terhindarkan adalah lonjakan harga. Harga semangkuk Coto di warung-warung tertentu telah melonjak drastis, menjadikannya kian tak terjangkau bagi sebagian besar warga lokal kelas menengah ke bawah. Kuliner Makassar memang sedang naik kelas, merambah pasar premium dan mendapatkan pengakuan global. Namun, tantangan terbesarnya adalah: mampukah ia tetap menjadi “makanan rakyat”? Mampukah Coto Makassar mempertahankan esensinya sebagai hidangan yang merakyat, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tanpa kehilangan sentuhan kemewahan yang kini melekat padanya?

Fenomena Gastro-Diplomasi ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia membawa kebanggaan nasional, mengangkat derajat UMKM, dan memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke kancah global. Di sisi lain, ia memunculkan pertanyaan mendalam tentang identitas, aksesibilitas, dan keberlanjutan. Bagaimana Makassar akan menyeimbangkan antara ambisi global dan akar lokalnya? Masa depan Coto Makassar, baik di kaleng maupun di mangkuk, akan menjadi cerminan bagaimana sebuah warisan kuliner beradaptasi dengan dunia yang terus berubah, tanpa kehilangan jiwa aslinya.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Deflasi 0,18 Persen di Sulsel Awal Juli 2026: Mengurai Penyebab dan Implikasinya

Mahasiswa D4 Rekayasa Elektromedik PoltekMu Makassar Tingkatkan Skill Troubleshooting USG di RS Sayang Rakyat

Rektor UIN Alauddin Makassar: Lahirkan ‘Sarjana Fighter’ Pemberani Menggenggam Masa Depan

Unismuh Makassar Perkuat Sektor Kesehatan: Resmi Buka Prodi Keperawatan S1 dan Profesi Ners

UMI Makassar Perkuat Riset Kesehatan dengan Program Magister Ilmu Biomedis

Share12Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Mahasiswa D4 Rekayasa Elektromedik PoltekMu Makassar Tingkatkan Skill Troubleshooting USG di RS Sayang Rakyat

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Rektor UIN Alauddin Makassar: Lahirkan ‘Sarjana Fighter’ Pemberani Menggenggam Masa Depan

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Unismuh Makassar Perkuat Sektor Kesehatan: Resmi Buka Prodi Keperawatan S1 dan Profesi Ners

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

UMI Makassar Perkuat Riset Kesehatan dengan Program Magister Ilmu Biomedis

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Luwu: Transparansi dan Integritas Jadi Kunci untuk Periode 2026-2031

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Waspada! OJK Sulselcatat 11.126 Laporan Keuangan Ilegal, Makassar Jadi Sorotan

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Wali Kota Makassar Siagakan Perumda Air Minum Hadapi Ancaman El Nino

07/08/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

03/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.