Senin, 1 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng

by Redaktur
30/12/2025
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

MAKASSAR, WARTAKITA.ID – Siapa sangka, aroma rempah jintan dan ketumbar yang biasanya mengepul hangat dari balik warung-warung sederhana di Jalan Nusantara, Makassar, kini bisa tercium hingga ke jantung kota-kota metropolitan Eropa seperti Amsterdam dan London? Tahun 2025 menjadi saksi bisu sebuah revolusi rasa, sebuah babak baru dalam sejarah kuliner Sulawesi Selatan yang kini akrab disebut “Gastro-Diplomasi”. Ini bukan lagi sekadar mimpi para perantau yang merindukan kampung halaman, melainkan sebuah realitas yang mengubah lanskap kuliner global.

Dulu, membayangkan Coto Makassar, Konro, atau Pallubasa harus disantap di luar kota asalnya adalah sebuah tantangan. Keterbatasan daya tahan makanan berkuah kaya rempah ini menjadi penghalang utama. Namun, berkat inovasi teknologi pangan yang terus berkembang, keterbatasan itu kini tinggal kenangan. Teknologi retort packaging, sebuah metode pengemasan dengan sterilisasi suhu tinggi, telah memungkinkan hidangan-hidangan kebanggaan Makassar ini dikemas dalam kaleng. Hasilnya? Makanan yang tetap lezat, aman, dan memiliki ketahanan hingga 12 bulan tanpa memerlukan pengawet buatan.

“Permintaan dari diaspora Indonesia di Eropa naik fantastis, mencapai 300% tahun ini,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Kuliner Sulsel, dengan nada bangga yang tak bisa disembunyikan. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kerinduan mendalam akan cita rasa otentik tanah air. Bagi mereka yang jauh dari rumah, kaleng-kaleng berisi Coto Makassar ini bukan hanya makanan, melainkan sepotong nostalgia, sebuah jembatan yang menghubungkan mereka kembali dengan akar budayanya.

Revolusi ini tidak terjadi begitu saja. Di balik setiap kaleng Coto yang terbang melintasi benua, ada upaya keras dari para pelaku UMKM kuliner di Makassar. Mereka tidak lagi hanya bertarung di level lokal, memperebutkan pelanggan di antara sesama warung tenda. Kini, pandangan mereka telah meluas, menembus batas-batas geografis. Dukungan logistik menjadi kunci, dengan pembukaan rute kargo langsung dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke berbagai hub internasional. Ini memangkas waktu pengiriman, menjaga kesegaran produk, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Lebih dari sekadar ekspor produk, tahun 2025 juga diwarnai dengan masuknya warung-warung legendaris Makassar ke dalam radar panduan kuliner internasional. Bisik-bisik mengenai kedatangan tim penilai Michelin Guide ke Makassar pada bulan Oktober lalu sontak membuat heboh para pemilik warung. Sebuah pengakuan dari panduan kuliner paling bergengsi di dunia tentu akan membawa kuliner Makassar ke panggung global yang lebih tinggi. Ini adalah momentum emas bagi Makassar untuk unjuk gigi, menunjukkan kekayaan dan keunikan cita rasanya kepada dunia.

Namun, di tengah euforia dan kebanggaan ini, muncul pula sebuah kekhawatiran yang tak kalah penting: gentrifikasi rasa. Demi menjangkau lidah global yang beragam, beberapa otentisitas rasa mulai “disesuaikan”. Pertanyaannya, seberapa jauh penyesuaian ini boleh dilakukan tanpa mengorbankan identitas asli Coto Makassar? Apakah cita rasa yang telah diwariskan turun-temurun akan berubah demi memenuhi selera pasar internasional? Ini adalah dilema yang harus dihadapi oleh para pelaku industri dan juga penikmat kuliner.

Dampak lain yang tak terhindarkan adalah lonjakan harga. Harga semangkuk Coto di warung-warung tertentu telah melonjak drastis, menjadikannya kian tak terjangkau bagi sebagian besar warga lokal kelas menengah ke bawah. Kuliner Makassar memang sedang naik kelas, merambah pasar premium dan mendapatkan pengakuan global. Namun, tantangan terbesarnya adalah: mampukah ia tetap menjadi “makanan rakyat”? Mampukah Coto Makassar mempertahankan esensinya sebagai hidangan yang merakyat, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tanpa kehilangan sentuhan kemewahan yang kini melekat padanya?

Fenomena Gastro-Diplomasi ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia membawa kebanggaan nasional, mengangkat derajat UMKM, dan memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke kancah global. Di sisi lain, ia memunculkan pertanyaan mendalam tentang identitas, aksesibilitas, dan keberlanjutan. Bagaimana Makassar akan menyeimbangkan antara ambisi global dan akar lokalnya? Masa depan Coto Makassar, baik di kaleng maupun di mangkuk, akan menjadi cerminan bagaimana sebuah warisan kuliner beradaptasi dengan dunia yang terus berubah, tanpa kehilangan jiwa aslinya.

BACA JUGA:

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

Warga Korea Selatan Pemilik Kontrakan 30 Pintu Tewas Dibunuh di Bekasi

Kiai Padepokan Padang Ati Ditangkap: Nasib Ratusan Santriwati Menjadi Sorotan

Misteri Glamping Temanggung Terkuak: Keracunan Makanan atau Gas CO Jadi Penyebab Utama?

Titin Terlacak: Korban Penipuan Rp 100 Juta Gagal Tes TNI & CPNS Tagih Janji Uang Kembali

Share11Tweet7Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Makassar Half Marathon 2026: Optimisme Menggeliatkan Ekonomi Lokal dan Merajut Gaya Hidup Sehat

29/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Iduladha 1447 H: Muhammadiyah Makassar Berkurban Ratusan Hewan, Daging Tiba di Wilayah Marginal

29/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Pemkab Wajo Cetak Sejarah: Opini WTP ke-15 Berturut-turut Bukti Keuangan Prima

29/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Pelindo Regional 4 Tebar Kebaikan Iduladha 2026: 35 Sapi Kurban untuk Pekerja Pelabuhan dan Masyarakat Makassar

28/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

28/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

28/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Idul Adha di Makassar: Walikota Saksikan Pemotongan Sapi Kurban Presiden Prabowo

27/05/2026
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Konsistensi Cemerlang Pemkot Makassar: Opini WTP Kelima Kali Bukti Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

26/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    646 shares
    Share 258 Tweet 162
  • Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Umuh Muchtar Ungkap Target Persib Bandung: Empat Kali Juara dan Harapan untuk Bojan Hodak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tim Film ‘Pesta Babi’ Hormati Sikap Mama Yasinta, Upayakan Dialog di Tengah Laporan Pelanggaran UU PDP

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Semangat Idul Adha Lintas Iman: Gereja Katedral Jakarta Sumbangkan Sapi Kurban ke Masjid Istiqlal

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Idul Adha di Makassar: Walikota Saksikan Pemotongan Sapi Kurban Presiden Prabowo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Kaleidoskop 2025: Dari Warung Tenda ke Meja Eropa, Coto Makassar Menjelajah Dunia dalam Kaleng - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.