Jumat, 21 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi Gadget

Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap

by Warteknet
03/12/2025
in Gadget, Sains & Teknologi
Reading Time: 6 mins read
A A
1764720623-bitcoin-jatuh-kapan-pemulihan-pasar-kripto-peran-market-maker-terungkap.jpg

Dunia kripto baru saja melewati badai. Bukan sekadar gerimis, tapi badai yang bikin dompet digital terasa dingin dan hati deg-degan. Bitcoin, si raja aset digital, tergelincir lebih dalam dari yang diperkirakan banyak orang, menyeret serta altcoin kesayangan seperti Ethereum ke dasar jurang. Krisis likuiditas ala Oktober 2025 itu bukan sekadar angka di layar; ia adalah gambaran nyata bagaimana pasar yang seringkali diagung-agungkan bisa goyah. Tapi, di tengah reruntuhan ini, ada pertanyaan yang lebih penting: kapan kita bisa melihat matahari terbit lagi? Dan, siapa sebenarnya yang memegang kendali saat badai datang?

Ketika Bitcoin Menangis, Altcoin Ikutan

Kita semua tahu, Bitcoin itu punya ‘pengaruh’. Ibarat kapten tim sepak bola, gerak-geriknya selalu diikuti oleh para pemain lain. Ketika Bitcoin merosot tajam, jangan harap altcoin seperti Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), atau Solana (SOL) bisa santai. Mereka cenderung ikut terseret. Mengapa? Sederhananya, sentimen pasar terhadap Bitcoin itu menular. Jika investor mulai panik melihat BTC ambruk, mereka akan buru-buru menarik dananya dari aset yang dianggap lebih berisiko, termasuk altcoin.

Krisis likuiditas Oktober 2025 itu menjadi bukti nyata. Ketika para pelaku pasar kesulitan menjual aset mereka tanpa membuat harganya anjlok lebih parah, efek domino pun tak terhindarkan. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi masalah kepercayaan. Prospek altcoin dalam jangka menengah? Tergantung banyak hal. Mereka memang punya potensi untuk tumbuh, tapi selama Bitcoin masih menjadi ‘batu loncatan’ utama, denyut nadinya akan selalu mengikuti sang raja. Bisakah mereka benar-benar lepas dari bayang-bayang Bitcoin? Jawabannya masih abu-abu, sangat abu-abu.

Sang Penjaga Gawang Pasar: Siapa Itu Market Maker?

Di tengah kekacauan, ada satu pemain kunci yang seringkali luput dari perhatian awam: market maker. Bukan cuma sekadar investor besar, mereka adalah tulang punggung likuiditas di pasar kripto. Anggap saja mereka ini seperti penjaga gawang yang siap menahan bola kapan pun dibutuhkan, atau sebaliknya, memberikan umpan cepat saat momentum tepat. Tugas utama mereka adalah menyediakan ‘stok’ aset yang siap dibeli atau dijual, memastikan selalu ada lawan tanding di setiap transaksi. Tanpa mereka, pasar akan terasa seperti pasar tradisional di hari libur; sepi dan tidak ada yang mau berjualan.

Peran market maker ini sebenarnya mirip dengan bank sentral di pasar keuangan konvensional. Mereka menjaga agar pasar tetap ‘hidup’, mencegah volatilitas yang terlalu ekstrem (walaupun kadang mereka juga bisa jadi sumbernya, oops). Dampak krisis likuiditas yang kita lihat? Itu terjadi ketika market maker kesulitan menjalankan fungsinya. Mereka mungkin kehabisan modal, atau terlalu berhati-hati akibat ketidakpastian. Studi kasus crash Oktober 2025 itu menunjukkan, ketika likuiditas mengering, efeknya bisa sangat dahsyat dan meluas ke seluruh ekosistem. Ibaratnya, saat penjaga gawang utama cedera, tim jadi kehilangan arah.

Menjinakkan Liarnya Kripto: Strategi Bertahan Hidup

Mari kita jujur. Kripto itu ibarat menunggangi banteng liar. Jauh lebih bergejolak dibanding saham apalagi emas. Harganya bisa naik ratusan persen dalam sebulan, lalu terjun bebas di bulan berikutnya. Jadi, bagaimana cara kita, para investor kecil, agar tidak ikut terciprat lumpur saat banteng itu mengamuk?

  • Manajemen Risiko Itu Wajib: Jangan pernah taruh semua telur dalam satu keranjang. Gunakan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tak sesuai harapan. Begitu juga dengan take profit, jangan serakah! Tentukan kapan harus keluar untuk mengamankan keuntungan.
  • Bermain dengan Kepala Dingin: Panik selling (menjual karena panik) dan FOMO (Fear Of Missing Out) adalah musuh terbesar Anda. Kripto menguji kesabaran. Pelajari kapan harus menunggu, bukan terburu-buru mengambil keputusan.
  • Analisis Itu Penting: Jangan cuma asal beli. Pelajari technical analysis (melihat grafik dan pola harga) dan fundamental analysis (melihat proyek di baliknya). Keduanya punya peran, jangan pilih salah satu saja.

Strategi dasar seperti buy and hold masih relevan, tapi membutuhkan kesabaran ekstra. Trading harian? Siapkan mental baja dan waktu ekstra. Tapi ingat, investasi kripto bukan untuk orang yang lemah jantung.

Prediksi: Kapan Kiamat Kripto Berakhir?

Setiap kali pasar terguncang hebat, pertanyaan yang sama selalu muncul: kapan pulihnya? Sejarah mencatat beberapa kali kejatuhan besar, seperti di tahun 2018 dan 2022. Analisis historis menunjukkan bahwa pasar cenderung membutuhkan waktu untuk bangkit. Beberapa analis, seperti Tom Lee, memperkirakan siklus pemulihan bisa memakan waktu sekitar 8 minggu setelah titik terendah.

Kejatuhan harga bitcoin 2 repiwcom

Namun, ini bukan sekadar menunggu. Ada faktor eksternal yang sangat berpengaruh. Kebijakan moneter global, seperti suku bunga bank sentral, bisa menjadi penentu arah. Adopsi institusional – ketika perusahaan besar mulai ‘main’ di kripto – bisa memberikan dorongan signifikan. Dan tentu saja, regulasi. Negara-negara besar mulai merancang aturan main, dan ini bisa menjadi pedang bermata dua: kepastian hukum yang menarik investor besar, atau pembatasan ketat yang menghambat inovasi.

Skenario optimis untuk 2026? Bisa jadi kita melihat Bitcoin kembali menembus level-level psikologis baru, didorong oleh adopsi dan inovasi teknologi blockchain. Namun, skenario pesimis juga tak bisa diabaikan. Jika regulasi semakin mencekik atau krisis ekonomi global memburuk, pasar kripto bisa saja tertahan lebih lama. Satu hal yang pasti, pasar kripto akan terus berubah. Yang bisa kita lakukan adalah beradaptasi, belajar, dan berinvestasi dengan bijak.

Vonis Repiw: Beli atau Skip?

Setelah menimbang semua data, Bitcoin dan pasar kripto secara umum sedang berada di persimpangan jalan. Kejatuhan ini memang menyakitkan, tapi juga menjadi momen untuk evaluasi. Bagi Anda yang sudah punya aset kripto, fokuslah pada manajemen risiko dan tetap tenang. Bagi Anda yang baru melirik, ini bisa jadi kesempatan emas untuk masuk di harga yang ‘lebih ramah’, asalkan Anda siap dengan volatilitasnya dan melakukan riset mendalam (jangan cuma ikut-ikutan).

Market maker memegang peran krusial dalam menstabilkan pasar, namun mereka juga tidak kebal terhadap gejolak besar. Pemulihan pasar akan bergantung pada kombinasi sentimen investor, kebijakan ekonomi global, adopsi institusional, dan perkembangan regulasi. Intinya, tidak ada jaminan instan. Tapi, bagi mereka yang punya pandangan jangka panjang dan pemahaman mendalam, peluang selalu ada di tengah badai. Jadi, worth it nggak? Tergantung seberapa kuat mental Anda dan seberapa dalam riset Anda. Jangan tanya ke saya, tanya ke diri Anda sendiri.

—
Artikel tech repiw.com untuk pembaca wartakita.id

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

UIN Alauddin Makassar: Pustipedia, Revolusi Digital Pengelolaan Data Kampus yang Terintegrasi

Apple Siapkan Revolusi ‘Ultra’: iPhone Lipat, MacBook Pro Layar Sentuh, dan AirPods Canggih?

Pemkab Agam Usulkan Rp2,75 Triliun untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Redmi Turbo 5 Max Terbaru: 1TB Storage & 16GB RAM, Solusi Tanpa Kompromi untuk Kebutuhan Digitalmu

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses: Kacamata Pintar Premium yang Ubah Cara Kita Dengarkan Dunia

Tags: bitcoindigitalgadgetJatuhKapanKriptoMakerMarketPasarPemulihanPeranrepiwteknologi informasiTerungkap
Share16Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Smartfren Perluas Jaringan Unlimited 5G ke Makassar: Pacu Ekonomi Digital Sulawesi Selatan

18/08/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Gemini: Sang Arsitek Kecerdasan Buatan yang Merevolusi Diagnosis Medis

29/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Philips Hue Sync Box 2: Revolusi Sinkronisasi Lampu, Tontonan Anda Jadi Pusat Perhatian

29/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Era Baru Rumah Pintar: Mengintegrasikan Google Home & Apple HomeKit dengan Protokol Matter

29/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Toyota Luncurkan New Hilux di Palopo

19/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

18/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Intel Core Ultra Gen 3: Perang Arsitektur x86 vs. ARM Makin Panas, Siapa Unggul?

01/07/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

01/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 394 Tweet 246
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.