Selasa, 16 Desember 2025
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi Gadget

Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap

by Warteknet
03/12/2025
in Gadget, Sains & Teknologi
Reading Time: 6 mins read
A A
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap

Dunia kripto baru saja melewati badai. Bukan sekadar gerimis, tapi badai yang bikin dompet digital terasa dingin dan hati deg-degan. Bitcoin, si raja aset digital, tergelincir lebih dalam dari yang diperkirakan banyak orang, menyeret serta altcoin kesayangan seperti Ethereum ke dasar jurang. Krisis likuiditas ala Oktober 2025 itu bukan sekadar angka di layar; ia adalah gambaran nyata bagaimana pasar yang seringkali diagung-agungkan bisa goyah. Tapi, di tengah reruntuhan ini, ada pertanyaan yang lebih penting: kapan kita bisa melihat matahari terbit lagi? Dan, siapa sebenarnya yang memegang kendali saat badai datang?

Ketika Bitcoin Menangis, Altcoin Ikutan

Kita semua tahu, Bitcoin itu punya ‘pengaruh’. Ibarat kapten tim sepak bola, gerak-geriknya selalu diikuti oleh para pemain lain. Ketika Bitcoin merosot tajam, jangan harap altcoin seperti Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), atau Solana (SOL) bisa santai. Mereka cenderung ikut terseret. Mengapa? Sederhananya, sentimen pasar terhadap Bitcoin itu menular. Jika investor mulai panik melihat BTC ambruk, mereka akan buru-buru menarik dananya dari aset yang dianggap lebih berisiko, termasuk altcoin.

Krisis likuiditas Oktober 2025 itu menjadi bukti nyata. Ketika para pelaku pasar kesulitan menjual aset mereka tanpa membuat harganya anjlok lebih parah, efek domino pun tak terhindarkan. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi masalah kepercayaan. Prospek altcoin dalam jangka menengah? Tergantung banyak hal. Mereka memang punya potensi untuk tumbuh, tapi selama Bitcoin masih menjadi ‘batu loncatan’ utama, denyut nadinya akan selalu mengikuti sang raja. Bisakah mereka benar-benar lepas dari bayang-bayang Bitcoin? Jawabannya masih abu-abu, sangat abu-abu.

Sang Penjaga Gawang Pasar: Siapa Itu Market Maker?

Di tengah kekacauan, ada satu pemain kunci yang seringkali luput dari perhatian awam: market maker. Bukan cuma sekadar investor besar, mereka adalah tulang punggung likuiditas di pasar kripto. Anggap saja mereka ini seperti penjaga gawang yang siap menahan bola kapan pun dibutuhkan, atau sebaliknya, memberikan umpan cepat saat momentum tepat. Tugas utama mereka adalah menyediakan ‘stok’ aset yang siap dibeli atau dijual, memastikan selalu ada lawan tanding di setiap transaksi. Tanpa mereka, pasar akan terasa seperti pasar tradisional di hari libur; sepi dan tidak ada yang mau berjualan.

Peran market maker ini sebenarnya mirip dengan bank sentral di pasar keuangan konvensional. Mereka menjaga agar pasar tetap ‘hidup’, mencegah volatilitas yang terlalu ekstrem (walaupun kadang mereka juga bisa jadi sumbernya, oops). Dampak krisis likuiditas yang kita lihat? Itu terjadi ketika market maker kesulitan menjalankan fungsinya. Mereka mungkin kehabisan modal, atau terlalu berhati-hati akibat ketidakpastian. Studi kasus crash Oktober 2025 itu menunjukkan, ketika likuiditas mengering, efeknya bisa sangat dahsyat dan meluas ke seluruh ekosistem. Ibaratnya, saat penjaga gawang utama cedera, tim jadi kehilangan arah.

Menjinakkan Liarnya Kripto: Strategi Bertahan Hidup

Mari kita jujur. Kripto itu ibarat menunggangi banteng liar. Jauh lebih bergejolak dibanding saham apalagi emas. Harganya bisa naik ratusan persen dalam sebulan, lalu terjun bebas di bulan berikutnya. Jadi, bagaimana cara kita, para investor kecil, agar tidak ikut terciprat lumpur saat banteng itu mengamuk?

  • Manajemen Risiko Itu Wajib: Jangan pernah taruh semua telur dalam satu keranjang. Gunakan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tak sesuai harapan. Begitu juga dengan take profit, jangan serakah! Tentukan kapan harus keluar untuk mengamankan keuntungan.
  • Bermain dengan Kepala Dingin: Panik selling (menjual karena panik) dan FOMO (Fear Of Missing Out) adalah musuh terbesar Anda. Kripto menguji kesabaran. Pelajari kapan harus menunggu, bukan terburu-buru mengambil keputusan.
  • Analisis Itu Penting: Jangan cuma asal beli. Pelajari technical analysis (melihat grafik dan pola harga) dan fundamental analysis (melihat proyek di baliknya). Keduanya punya peran, jangan pilih salah satu saja.

Strategi dasar seperti buy and hold masih relevan, tapi membutuhkan kesabaran ekstra. Trading harian? Siapkan mental baja dan waktu ekstra. Tapi ingat, investasi kripto bukan untuk orang yang lemah jantung.

Prediksi: Kapan Kiamat Kripto Berakhir?

Setiap kali pasar terguncang hebat, pertanyaan yang sama selalu muncul: kapan pulihnya? Sejarah mencatat beberapa kali kejatuhan besar, seperti di tahun 2018 dan 2022. Analisis historis menunjukkan bahwa pasar cenderung membutuhkan waktu untuk bangkit. Beberapa analis, seperti Tom Lee, memperkirakan siklus pemulihan bisa memakan waktu sekitar 8 minggu setelah titik terendah.

Namun, ini bukan sekadar menunggu. Ada faktor eksternal yang sangat berpengaruh. Kebijakan moneter global, seperti suku bunga bank sentral, bisa menjadi penentu arah. Adopsi institusional – ketika perusahaan besar mulai ‘main’ di kripto – bisa memberikan dorongan signifikan. Dan tentu saja, regulasi. Negara-negara besar mulai merancang aturan main, dan ini bisa menjadi pedang bermata dua: kepastian hukum yang menarik investor besar, atau pembatasan ketat yang menghambat inovasi.

Skenario optimis untuk 2026? Bisa jadi kita melihat Bitcoin kembali menembus level-level psikologis baru, didorong oleh adopsi dan inovasi teknologi blockchain. Namun, skenario pesimis juga tak bisa diabaikan. Jika regulasi semakin mencekik atau krisis ekonomi global memburuk, pasar kripto bisa saja tertahan lebih lama. Satu hal yang pasti, pasar kripto akan terus berubah. Yang bisa kita lakukan adalah beradaptasi, belajar, dan berinvestasi dengan bijak.

Vonis Repiw: Beli atau Skip?

Setelah menimbang semua data, Bitcoin dan pasar kripto secara umum sedang berada di persimpangan jalan. Kejatuhan ini memang menyakitkan, tapi juga menjadi momen untuk evaluasi. Bagi Anda yang sudah punya aset kripto, fokuslah pada manajemen risiko dan tetap tenang. Bagi Anda yang baru melirik, ini bisa jadi kesempatan emas untuk masuk di harga yang ‘lebih ramah’, asalkan Anda siap dengan volatilitasnya dan melakukan riset mendalam (jangan cuma ikut-ikutan).

Market maker memegang peran krusial dalam menstabilkan pasar, namun mereka juga tidak kebal terhadap gejolak besar. Pemulihan pasar akan bergantung pada kombinasi sentimen investor, kebijakan ekonomi global, adopsi institusional, dan perkembangan regulasi. Intinya, tidak ada jaminan instan. Tapi, bagi mereka yang punya pandangan jangka panjang dan pemahaman mendalam, peluang selalu ada di tengah badai. Jadi, worth it nggak? Tergantung seberapa kuat mental Anda dan seberapa dalam riset Anda. Jangan tanya ke saya, tanya ke diri Anda sendiri.

—
Artikel tech repiw.com untuk pembaca wartakita.id

BACA JUGA:

Fakta Lengkap Impostor yang Menghebohkan dengan Kebocoran Data 4,9 Juta Nasabah Bank 2025

Bitcoin Menguat! Analisis Lengkap Kenaikan dan Prospeknya

Anti Ribet! 6 Cara Mudah Transfer File dari Android ke Laptop

Bikin Heboh! Bank Sentral Ceko Borong Bitcoin $1 Juta untuk Uji Coba Cadangan Devisa

Harga Bitcoin Anjlok Lagi? Ini Penyebab Krisis Likuiditas Market Maker Kripto

Tags: bitcoindigitalgadgetJatuhKapanKriptoMakerMarketPasarPemulihanPeranrepiwteknologi informasiTerungkap
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Komputer Pribadi Juga Bisa Jadi Target Ransomware

Main Game Tanpa Beli Konsol: Era Baru Dimulai

15/12/2025
img 1765676831 864364e1fdea2ef9

Samsung Tak Tergoyahkan di Pasar HP Lipat, Vivo Mengejar!

14/12/2025
bjorka palsu tertangkap.jpg

Fakta Lengkap Impostor yang Menghebohkan dengan Kebocoran Data 4,9 Juta Nasabah Bank 2025

12/12/2025
anti ribet 6 cara mudah transfer file dari android ke.jpg

Anti Ribet! 6 Cara Mudah Transfer File dari Android ke Laptop

09/12/2025
bikin heboh bank sentral ceko borong bitcoin 1 juta untuk.jpg

Bikin Heboh! Bank Sentral Ceko Borong Bitcoin $1 Juta untuk Uji Coba Cadangan Devisa

07/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Harga Bitcoin Anjlok Lagi? Ini Penyebab Krisis Likuiditas Market Maker Kripto

Harga Bitcoin Anjlok Lagi? Ini Penyebab Krisis Likuiditas Market Maker Kripto

05/12/2025
Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • img 1765443169 47a1c7497e177018

    Pajak Donasi Bencana? Begini Fakta Terbaru Bansos Diaspora

    542 shares
    Share 217 Tweet 136
  • UPDATE Banjir Bandang dan Longsor Sumatra: 995 Tewas, 226 Hilang Saat Evakuasi Berlanjut

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3711 shares
    Share 1484 Tweet 928
  • Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Bantuan Banjir Aceh Menumpuk: Viral Warganet Ungkap Sebagian Birokrasi Lumpuhkan Donasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kembali Kokoh: Gedung DPRD Sulsel & Makassar Dibangun Ulang

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Bantuan Banjir Aceh: Donatur Batal, Siapa Dalangnya?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Dua Nyawa Melayang di Kalibata: Pengeroyokan Debt Collector oleh Oknum Polisi Terkuak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Unismuh Makassar Perluas Sayap ASEAN: Kolaborasi Strategis dengan Malaysia & Singapura

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.