Kamis, 1 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi Gadget

Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap

by Warteknet
03/12/2025
in Gadget, Sains & Teknologi
Reading Time: 6 mins read
A A
1764720623-bitcoin-jatuh-kapan-pemulihan-pasar-kripto-peran-market-maker-terungkap.jpg

BACA JUGA:

Dampak Kenaikan Suku Bunga BI Terhadap Sektor UMKM

PLN Sulbagsel: Optimalkan Pembangkit Pascacrisis, Pasokan Listrik Tetap Butuh Pengelolaan Hati-hati

UIN Alauddin Makassar: Pustipedia, Revolusi Digital Pengelolaan Data Kampus yang Terintegrasi

Apple Siapkan Revolusi ‘Ultra’: iPhone Lipat, MacBook Pro Layar Sentuh, dan AirPods Canggih?

Pemkab Agam Usulkan Rp2,75 Triliun untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Dunia kripto baru saja melewati badai. Bukan sekadar gerimis, tapi badai yang bikin dompet digital terasa dingin dan hati deg-degan. Bitcoin, si raja aset digital, tergelincir lebih dalam dari yang diperkirakan banyak orang, menyeret serta altcoin kesayangan seperti Ethereum ke dasar jurang. Krisis likuiditas ala Oktober 2025 itu bukan sekadar angka di layar; ia adalah gambaran nyata bagaimana pasar yang seringkali diagung-agungkan bisa goyah. Tapi, di tengah reruntuhan ini, ada pertanyaan yang lebih penting: kapan kita bisa melihat matahari terbit lagi? Dan, siapa sebenarnya yang memegang kendali saat badai datang?

Ketika Bitcoin Menangis, Altcoin Ikutan

Kita semua tahu, Bitcoin itu punya ‘pengaruh’. Ibarat kapten tim sepak bola, gerak-geriknya selalu diikuti oleh para pemain lain. Ketika Bitcoin merosot tajam, jangan harap altcoin seperti Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), atau Solana (SOL) bisa santai. Mereka cenderung ikut terseret. Mengapa? Sederhananya, sentimen pasar terhadap Bitcoin itu menular. Jika investor mulai panik melihat BTC ambruk, mereka akan buru-buru menarik dananya dari aset yang dianggap lebih berisiko, termasuk altcoin.

Krisis likuiditas Oktober 2025 itu menjadi bukti nyata. Ketika para pelaku pasar kesulitan menjual aset mereka tanpa membuat harganya anjlok lebih parah, efek domino pun tak terhindarkan. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi masalah kepercayaan. Prospek altcoin dalam jangka menengah? Tergantung banyak hal. Mereka memang punya potensi untuk tumbuh, tapi selama Bitcoin masih menjadi ‘batu loncatan’ utama, denyut nadinya akan selalu mengikuti sang raja. Bisakah mereka benar-benar lepas dari bayang-bayang Bitcoin? Jawabannya masih abu-abu, sangat abu-abu.

Sang Penjaga Gawang Pasar: Siapa Itu Market Maker?

Di tengah kekacauan, ada satu pemain kunci yang seringkali luput dari perhatian awam: market maker. Bukan cuma sekadar investor besar, mereka adalah tulang punggung likuiditas di pasar kripto. Anggap saja mereka ini seperti penjaga gawang yang siap menahan bola kapan pun dibutuhkan, atau sebaliknya, memberikan umpan cepat saat momentum tepat. Tugas utama mereka adalah menyediakan ‘stok’ aset yang siap dibeli atau dijual, memastikan selalu ada lawan tanding di setiap transaksi. Tanpa mereka, pasar akan terasa seperti pasar tradisional di hari libur; sepi dan tidak ada yang mau berjualan.

Peran market maker ini sebenarnya mirip dengan bank sentral di pasar keuangan konvensional. Mereka menjaga agar pasar tetap ‘hidup’, mencegah volatilitas yang terlalu ekstrem (walaupun kadang mereka juga bisa jadi sumbernya, oops). Dampak krisis likuiditas yang kita lihat? Itu terjadi ketika market maker kesulitan menjalankan fungsinya. Mereka mungkin kehabisan modal, atau terlalu berhati-hati akibat ketidakpastian. Studi kasus crash Oktober 2025 itu menunjukkan, ketika likuiditas mengering, efeknya bisa sangat dahsyat dan meluas ke seluruh ekosistem. Ibaratnya, saat penjaga gawang utama cedera, tim jadi kehilangan arah.

Menjinakkan Liarnya Kripto: Strategi Bertahan Hidup

Mari kita jujur. Kripto itu ibarat menunggangi banteng liar. Jauh lebih bergejolak dibanding saham apalagi emas. Harganya bisa naik ratusan persen dalam sebulan, lalu terjun bebas di bulan berikutnya. Jadi, bagaimana cara kita, para investor kecil, agar tidak ikut terciprat lumpur saat banteng itu mengamuk?

  • Manajemen Risiko Itu Wajib: Jangan pernah taruh semua telur dalam satu keranjang. Gunakan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tak sesuai harapan. Begitu juga dengan take profit, jangan serakah! Tentukan kapan harus keluar untuk mengamankan keuntungan.
  • Bermain dengan Kepala Dingin: Panik selling (menjual karena panik) dan FOMO (Fear Of Missing Out) adalah musuh terbesar Anda. Kripto menguji kesabaran. Pelajari kapan harus menunggu, bukan terburu-buru mengambil keputusan.
  • Analisis Itu Penting: Jangan cuma asal beli. Pelajari technical analysis (melihat grafik dan pola harga) dan fundamental analysis (melihat proyek di baliknya). Keduanya punya peran, jangan pilih salah satu saja.

Strategi dasar seperti buy and hold masih relevan, tapi membutuhkan kesabaran ekstra. Trading harian? Siapkan mental baja dan waktu ekstra. Tapi ingat, investasi kripto bukan untuk orang yang lemah jantung.

Prediksi: Kapan Kiamat Kripto Berakhir?

Setiap kali pasar terguncang hebat, pertanyaan yang sama selalu muncul: kapan pulihnya? Sejarah mencatat beberapa kali kejatuhan besar, seperti di tahun 2018 dan 2022. Analisis historis menunjukkan bahwa pasar cenderung membutuhkan waktu untuk bangkit. Beberapa analis, seperti Tom Lee, memperkirakan siklus pemulihan bisa memakan waktu sekitar 8 minggu setelah titik terendah.

Kejatuhan harga bitcoin 2 repiwcom

Namun, ini bukan sekadar menunggu. Ada faktor eksternal yang sangat berpengaruh. Kebijakan moneter global, seperti suku bunga bank sentral, bisa menjadi penentu arah. Adopsi institusional – ketika perusahaan besar mulai ‘main’ di kripto – bisa memberikan dorongan signifikan. Dan tentu saja, regulasi. Negara-negara besar mulai merancang aturan main, dan ini bisa menjadi pedang bermata dua: kepastian hukum yang menarik investor besar, atau pembatasan ketat yang menghambat inovasi.

Skenario optimis untuk 2026? Bisa jadi kita melihat Bitcoin kembali menembus level-level psikologis baru, didorong oleh adopsi dan inovasi teknologi blockchain. Namun, skenario pesimis juga tak bisa diabaikan. Jika regulasi semakin mencekik atau krisis ekonomi global memburuk, pasar kripto bisa saja tertahan lebih lama. Satu hal yang pasti, pasar kripto akan terus berubah. Yang bisa kita lakukan adalah beradaptasi, belajar, dan berinvestasi dengan bijak.

Vonis Repiw: Beli atau Skip?

Setelah menimbang semua data, Bitcoin dan pasar kripto secara umum sedang berada di persimpangan jalan. Kejatuhan ini memang menyakitkan, tapi juga menjadi momen untuk evaluasi. Bagi Anda yang sudah punya aset kripto, fokuslah pada manajemen risiko dan tetap tenang. Bagi Anda yang baru melirik, ini bisa jadi kesempatan emas untuk masuk di harga yang ‘lebih ramah’, asalkan Anda siap dengan volatilitasnya dan melakukan riset mendalam (jangan cuma ikut-ikutan).

Market maker memegang peran krusial dalam menstabilkan pasar, namun mereka juga tidak kebal terhadap gejolak besar. Pemulihan pasar akan bergantung pada kombinasi sentimen investor, kebijakan ekonomi global, adopsi institusional, dan perkembangan regulasi. Intinya, tidak ada jaminan instan. Tapi, bagi mereka yang punya pandangan jangka panjang dan pemahaman mendalam, peluang selalu ada di tengah badai. Jadi, worth it nggak? Tergantung seberapa kuat mental Anda dan seberapa dalam riset Anda. Jangan tanya ke saya, tanya ke diri Anda sendiri.

—
Artikel tech repiw.com untuk pembaca wartakita.id

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bitcoindigitalgadgetJatuhKapanKriptoMakerMarketPasarPemulihanPeranrepiwteknologi informasiTerungkap
Share16Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Ketika Agen AI Menginstal ‘Senjata’ Sendiri: Ancaman Tersembunyi di Balik Perintah Pengguna

28/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

AI ‘Terlepas’ dari Kandangnya: Model Laboratorium Meretas Bisnis Nyata di Luar Perkiraan Uji Coba

28/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Kecerdasan Buatan dan Paradoks Kendali: Manusia di Pusat Masa Depan AI

28/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

20/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

ITDC Hadirkan Glamping & Campervan untuk MotoGP Mandalika 2026: Pengalaman Unik Penonton

06/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Pilihan Terbaik Charger Gaetel 2026: Isi Daya Cepat dan Efisien untuk Semua Perangkat Anda

02/09/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Merdeka Run 2026: Imbauan Rute Alternatif dan Jalan yang Ditutup di Jakarta

30/08/2026
Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

29/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Bitcoin Jatuh: Kapan Pemulihan Pasar Kripto? Peran Market Maker Terungkap - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • #CekFakta Rumput Paragis untuk Menyembuhkan Kanker

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.