Samsung kembali memukau dengan peluncuran One UI 8.5 yang mulai bergulir secara bertahap, membawa gelombang inovasi yang berpusat pada kecerdasan buatan (AI), penyempurnaan antarmuka, dan dukungan perangkat yang lebih luas.
- Pembaruan One UI 8.5 telah resmi diluncurkan oleh Samsung, berfokus pada penguatan fitur AI, desain baru, dan dukungan perangkat yang diperluas.
- Pembaruan ini dibangun di atas Android 16, menjadikannya langkah signifikan sebelum One UI 9 diperkirakan hadir akhir 2026.
- Fitur unggulan meliputi peningkatan Galaxy AI, penyaringan panggilan otomatis Bixby, dan saran kontekstual melalui Now Nudge.
- Kemampuan pengeditan foto dan video ditingkatkan, termasuk penghapus audio lintas aplikasi dan pengeditan teks berbasis gambar.
- Keamanan dan privasi diperkuat dengan peringatan izin data agresif dan fitur perlindungan pencurian.
- Konektivitas diperluas dengan transfer file ke Apple melalui Quick Share dan dukungan Bluetooth Auracast.
- Perangkat seri Galaxy S, Z Fold/Flip, dan Tab S akan menerima pembaruan ini, diikuti oleh seri menengah pada Juni 2026.
Samsung One UI 8.5: Evolusi Cerdas untuk Ekosistem Galaxy
Samsung secara resmi telah memulai distribusi pembaruan One UI 8.5 secara global, sebuah langkah strategis yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan pengalaman pengguna yang superior. Pembaruan ini, yang mulai bergulir pada Mei 2026, tidak hanya berfokus pada peningkatan fungsionalitas tetapi juga pada penguatan fondasi kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi dalam ekosistem Galaxy. Dengan menargetkan lini Galaxy yang dirilis tiga hingga empat tahun terakhir, Samsung memastikan bahwa jutaan penggunanya dapat merasakan teknologi terkini.
Peluncuran perdana dimulai di Korea Selatan untuk seri Galaxy S25 dan perangkat lipat terbaru pada 6 Mei 2026. Selanjutnya, gelombang global menyusul pada 11 Mei 2026, mencakup wilayah penting seperti Eropa, India, Amerika Utara, Amerika Latin, Asia Tenggara, Hong Kong, dan Taiwan. Ini menandakan distribusi yang terencana dan komprehensif.
Fondasi AI yang Semakin Kuat dengan One UI 8.5
One UI 8.5 dibangun di atas sistem operasi Android 16, sebuah bukti kemajuan teknologi yang diusung Samsung. Versi ini diposisikan sebagai penyempurnaan besar setelah One UI 8.0, yang dinilai oleh sebagian pengguna memiliki perubahan visual yang minim. Samsung kali ini secara agresif menyoroti sektor Galaxy AI, membawa serangkaian fitur cerdas yang dirancang untuk menyederhanakan tugas sehari-hari dan meningkatkan produktivitas.
Salah satu peningkatan signifikan adalah perluasan fitur penyaringan panggilan otomatis yang kini lebih cerdas melalui Bixby, asisten AI andalan Samsung. Bixby kini mampu menjalankan perintah lintas aplikasi, memberikan pengalaman yang lebih mulus. Selain itu, fitur Now Nudge hadir untuk memberikan saran kontekstual berdasarkan isi layar saat pengguna mengetik, sebuah inovasi yang dapat menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi.
Inovasi Kreatif dan Produktivitas di Ujung Jari
Kemampuan multimedia pengguna akan ditingkatkan secara drastis. Fitur penghapus audio kini dapat diaplikasikan pada berbagai platform pihak ketiga seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Netflix, memberikan kontrol lebih besar atas konten yang dikonsumsi atau dibagikan. Pengeditan foto juga mengalami revolusi dengan kemampuan mengedit lewat perintah teks sederhana. Pengguna dapat dengan mudah menghapus objek yang tidak diinginkan atau bahkan mengganti warna gambar hanya dengan instruksi tertulis.
Di ranah kamera, One UI 8.5 menghadirkan pemindaian dokumen otomatis yang menghasilkan file PDF secara langsung, sebuah fitur yang sangat berguna untuk keperluan profesional maupun personal. Kemampuan merekam video secara bersamaan menggunakan kamera depan dan belakang membuka peluang baru untuk konten kreatif. Bagi para videografer, preview warna real-time untuk video format log akan memastikan hasil akhir yang lebih presisi dan profesional.
Antarmuka yang Lebih Personal dan Aman
Samsung tidak hanya fokus pada fungsionalitas, tetapi juga pada estetika dan pengalaman pengguna. One UI 8.5 memperkenalkan tampilan antarmuka baru dengan efek transparan yang diperbarui, memberikan nuansa modern dan segar. Panel cepat kini sepenuhnya dapat diatur ulang, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan akses ke fungsi yang paling sering digunakan. Layar kunci juga mendapatkan personalisasi yang lebih mendalam, sementara fitur perekaman layar sebagian menawarkan fleksibilitas tambahan.
Aspek keamanan dan privasi menjadi prioritas utama. Pembaruan ini menyertakan peringatan privasi yang proaktif, memberi tahu pengguna jika ada aplikasi yang dinilai terlalu agresif dalam mengambil izin data. Fitur tampilan privasi baru dirancang untuk menyamarkan layar dari pandangan samping, menjaga kerahasiaan informasi di tempat umum. Perlindungan pencurian juga ditingkatkan dengan kemampuan mengunci perangkat secara otomatis setelah beberapa kali percobaan login yang gagal.
Konektivitas yang Lebih Luas dan Mulus
Dalam upaya menciptakan ekosistem yang lebih terintegrasi, Samsung terus memperluas kapabilitas konektivitas. One UI 8.5 memfasilitasi transfer file ke perangkat Apple melalui Quick Share, sebuah fitur yang sangat dinantikan oleh pengguna yang sering bertukar data antar platform berbeda. Fitur berbagi perangkat keluarga juga diperkenalkan, memudahkan anggota keluarga untuk terhubung dan berbagi konten. Dukungan Bluetooth Auracast yang lebih sederhana juga akan meningkatkan pengalaman berbagi audio.
Daftar Perangkat yang Mendapat Pembaruan
Perangkat yang dipastikan akan menerima pembaruan One UI 8.5 meliputi lini flagship Samsung: seri Galaxy S26, S25, S24, S23, dan S22. Untuk lini perangkat lipat, Galaxy Z Fold dan Flip generasi terbaru juga termasuk dalam daftar penerima awal. Tablet Galaxy Tab S11 dan S10 juga akan segera merasakan kecanggihan pembaruan ini.
Sementara itu, seri menengah seperti Galaxy A, M, dan F diperkirakan baru akan menerima pembaruan pada bulan Juni 2026. Penting untuk dicatat bahwa perangkat yang lebih lama, seperti Galaxy S21 non-FE, Galaxy Note 20, serta seri A yang dirilis sebelum tahun 2023, tidak termasuk dalam daftar prioritas pembaruan ini.
Proses distribusi global biasanya memakan waktu empat hingga delapan pekan. Oleh karena itu, pengguna di Indonesia dapat mulai mengantisipasi notifikasi pembaruan secara bertahap mulai pertengahan Mei hingga Juni 2026, tergantung pada model perangkat spesifik dan operator seluler yang digunakan.























