Senin, 10 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Begini Cara India Menurunkan Lonjakan Kasus Covid-19 Delapan Kali Lipat Dalam Sebulan

by Pewarta Warga
25/06/2021
in Arsip 2021, Kesehatan
Reading Time: 6 mins read
A A
covid-19-india

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyampaikan, penambahan kasus positif Covid-19 pada pekan ini mengalami kenaikan tajam, yakni 42 persen. Kenaikan kasus positif ini telah terjadi selama lima pekan berturut-turut dan dikontribusikan oleh provinsi di Pulau Jawa dengan penambahan kasus mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Satgas mencatat lima provinsi di Pulau Jawa yang berkontribusi terhadap kenaikan kasus positif Covid-19. Yakni DKI Jakarta yang naik sebesar 13.022 kasus, Jawa Barat naik 6.449 kasus, Jawa Timur menambahkan 1.756 kasus, DIY menambahkan 1.322 kasus, dan Jawa Tengah naik 1.012 kasus.

Sejalan dengan kenaikan kasus positif, kenaikan kasus kematian di provinsi ini juga menjadi yang tertinggi di pekan ini. “Hanya DIY yang angka kematiannya tidak meningkat tajam sehingga tidak masuk ke dalam lima besar,” kata Wiku.

Dari laporan Satgas, lima provinsi yang mencatatkan kenaikan kematian tertinggi yakni DKI Jakarta naik 200 kasus, Jawa Tengah naik 96 kasus, Jawa Timur naik 79 kasus, Jawa Barat naik 73 kasus, dan Lampung naik 72 kasus. Wiku mengatakan, meskipun Provinsi Lampung tak mengalami kenaikan kasus yang tajam, namun kenaikan kasus kematiannya masuk ke dalam lima besar tertinggi.

Apa yang terjadi Indonesia saat ini menyerupai India pada Mei tahun ini juga. Kenaikan kasus di India meroket hingga 40 kali lipat, yaitu dari 9.121 orang pada 15 Februari 2021 menjadi 414.188 kasus per hari pada 6 Mei 2021. Penambahan kasus 6 Mei tersebut merupakan yang tertinggi dalam sejarah pandemi India.

Saat ini laju penambahan kasus Covid-19 di India sudah mereda. Pakar kesehatan dari Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengemukakan penurunan kasus Covid-19 di India berlangsung sangat cepat dalam kurun satu bulan terakhir.

“Waktu kasus di India meningkat tajam, maka sudah banyak bahasan yang dilakukan. Tapi kita perlu tahu juga bahwa India juga berhasil dengan amat cepat menurunkan kasusnya,” kata Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara periode 2018-2020 itu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (24/6).

India diakuinya melakukan berbagai upaya maksimal sehingga angka kasus baru terus turun dengan tajam. “Pada Selasa (22/6), laporan menunjukkan 50.848 kasus baru dalam seharinya, jadi turun delapan kali lipat dalam waktu sebulan saja,” katanya.

Tjandra menyampaikan sejumlah upaya India untuk mengendalikan peningkatan kasus yang tinggi berdasarkan kaidah umum.

Pertama, ketika kasus meningkat tajam di India, beberapa daerah atau negara bagian melakukan berbagai tingkat pembatasan sosial.

“Ada yang dengan amat memperketat 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), ada yang membatasi kegiatan dengan pemberlakuan jam malam, dan ada juga yang lockdown sebagian atau parsial dan ada juga yang total penuh sampai beberapa waktu,” katanya.

Kebijakan itu, katanya, kemudian dianalisis dengan menghubungkan pola pergerakan penduduk pada saat pembatasan kegiatan. Bahkan sampai lockdown dengan penurunan jumlah kasus dari hari ke hari, dalam bentuk movement restriction and mobility change.

“Tentu pembatasan kegiatan sosial tidaklah berkepanjangan. New Delhi misalnya, mulai menerapkan lockdown total pada 17 April 2021 dan ketika kasus mulai terkendali, maka pada 31 Mei 2021 mulai dilakukan pelonggaran dalam bentuk unlocking process secara bertahap,” katanya.

Hal kedua yang dilakukan di India, meningkatkan jumlah tes secara amat bermakna.

Pada Februari 2021 sebelum ada peningkatan kasus, jumlah tes yang dilakukan per hari berkisar antara 700 ribu hingga 800 ribu.

“Begitu ada peningkatan kasus, jumlah tes dinaikkan secara amat besar-besaran dan mencapai lebih dari dua juta tes seharinya pada Mei 2021,” katanya.

Tjandra mengatakan kegiatan testing punya tiga manfaat yang amat penting. Pertama, mereka yang positif dapat ditangani dari aspek kesehatannya. Kedua, mereka dapat diisolasi atau dikarantina mandiri atau dirawat sesuai kebutuhan. Ketiga, dapat diputus rantai penularan dari yang positif ke masyarakat sekitarnya.

“Tentu saja sesudah tes, harus diikuti dengan kegiatan telusur yang masif pula,” katanya.

BACA JUGA:

Aduh, Duduk Terlalu Lama Bikin Nggak Awet Muda?! Ini Dia Rahasia Glowing Awet Muda Ala Salwa!

Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim Memburuk Pascaoperasi, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Rp2,1 Triliun

Waspada Konsumsi Ikan Sapu-Sapu: 6,9 Ton Ditangkap Serentak di Jakarta

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo

Hal ketiga yang juga amat ditingkatkan di India adalah vaksinasi. Begitu kasus meningkat, India juga melakukan vaksinasi secara besar-besaran dan jumlahnya meningkat amat tajam hampir 15 kali lipat dalam empat bulan.

Dalam sehari, kata Tjandra, vaksinasi dapat mencapai tiga juta orang. “Tentu saja selain ketiga upaya besar ini, pelayanan kesehatan juga amat diperkuat di India pada bulan-bulan yang kasusnya amat tinggi,” katanya.

Selain tiga hal itu, kata Tjandra, bagi masyarakat perlu terus memperketat protokol kesehatan 3M dan juga 5M. “Kalau toh amat terpaksa keluar rumah, maka lakukanlah tiga hal. Ke satu, tetaplah patuh untuk menjaga jarak, WHO menyebutnya sebagai farther away from others safer than close together,” katanya.

Jika terpaksa harus berkumpul, kata Tjandra, memang akan jauh lebih baik kalau dilakukan di udara terbuka. “Kalau betul-betul terpaksa harus di dalam ruangan, maka anjurannya adalah jendela dibuka agar ada ventilasi terbuka dengan udara luar atau diterapkan desain ruangan dengan menerapkan teknologi sirkulasi udara dengan tepat,” katanya. Anjuran berikutnya adalah mengurangi lamanya waktu kalau harus berada di luar rumah untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Salah satu upaya menghindari lebih banyak kasus Covid-19 adalah melalui vaksinasi. Kementerian Kesehatan memaparkan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat melindungi individu hingga 95 persen dari keparahan penyakit.

“Sekitar 95 persen vaksin melindungi keparahan penyakit dan 99 persen melindungi dari kematian, vaksin merupakan pencegahan dan setiap vaksin dibuat untuk penyakit yang dicegah atau mengurangi risikonya terhadap penyakit berat hingga yang menyebabkan kematian,” kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, di Padang, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu pada webinar dengan tema Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri dan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 digelar oleh PT Semen Padang. Menurut dia, vaksin sudah teruji bahkan dunia, bisa membebaskan diri dari cacar lewat vaksinasi.

“Dengan kekebalan kelompok, maka kelompok masyarakat yang bukan sasaran vaksin seperti bayi dan ibu baru melahirkan dan mereka yang memiliki kontraindikasi akan terlindungi,” kata dia.

Ia memaparkan, di Indonesia ada dua tahap vaksinasi Covid-19. Untuk tahap pertama dari Januari hingga Juni, diawali petugas kesehatan dengan target 1,3 juta orang yang tersebar di 34 provinsi, lansia dengan target 21,5 juta orang dan petugas publik 17,4 juta orang. “Sedangkan tahapan kedua mulai Juli sampai Desember 2021, dilakukan kepada 141,2 juta orang dengan sasaran masyarakat rentan berisiko penularan tinggi dan masyarakat lainnya melalui pendekatan klaster,” ujarnya.

Ia menyampaikan vaksinasi, penting dilakukan karena setiap orang yang mendapatkan vaksinasi akan membentuk sistem imun adaptif berupa sel memori dan antibodi sebelum terinfeksi virus sebenarnya, karena sistem adaptif ini sudah siap sedia untuk bekerja lebih cepat. Sehingga virus dengan cepat pula dinetralisasi.

Terkait pandemi, Siti menyampaikan, pemerintah telah berupaya melakukan berbagai strategi untuk mengakhiri dimulai dari mempercepat keluarnya hasil swab kurang dari 24 jam sejak spesimen diterima melalui strategi meningkatkan akses, kapasitas, dan efisiensi laboratorium PCR. Kemudian melakukan surveilans genomik untuk memantau adanya strain SARS-COV2 baru, serta mendorong penggunaan rapid Diagnostic Antigen dalam tes Covid-19.

Lalu melacak seluruh orang yang kontak erat, suspek dan kasus konfirmasi 15-30 kontak erat per kasus konfirmasi dalam waktu kurang dari 72 jam. “Kami melacaknya melalui strategi tracing dari pintu ke pintu dengan cara menggerakkan hingga 81.000 tracers untuk melacak kontak erat dan juga melakukan pemantauan karantina selama 14 hari,” katanya.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: COVID-19IndiaKesehatan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Begini Cara India Menurunkan Lonjakan Kasus Covid-19 Delapan Kali Lipat Dalam Sebulan - Featured

Kolaborasi Perguruan Tinggi Makassar dan Sekitarnya: Unhas, Unsri, Undip Berantas HIV pada Remaja Lewat KITA SEBAYA

09/08/2026
Begini Cara India Menurunkan Lonjakan Kasus Covid-19 Delapan Kali Lipat Dalam Sebulan - Featured

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pemberantasan TBC di Sulawesi Barat: Pendekatan Pentahelix dan Peran Vital Kepolisian

09/08/2026
img-1779956441-de91edce2192bc9f

Waspada Lonjakan Kolesterol, Asam Urat, dan Darah Pasca Idul Adha: Panduan Nutrisi dan Gaya Hidup

28/05/2026
img-1777645755-f4639f50194ff8b3

Mantan Finalis Puteri Indonesia Terjerat Kasus Dugaan Praktik Dokter Kecantikan Ilegal, Pasien Alami Cacat Permanen

02/05/2026
img-1776554855-61b06b9bfec5bab2

Bahagia Itu Sederhana: 7 Kebiasaan yang Harus Anda Hentikan Demi Kedamaian Batin

19/04/2026
img-1776486673-aaef25c028addae8

Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

18/04/2026
img-1775969506-3fbe3009f9bebce6

Fakta Virus Campak: Penularan Cepat, dan Komplikasi Serius pada Anak

12/04/2026
img-1775788187-fed888550e2605cf

Sembilan Makanan Alami Ampuh Jaga Kesehatan Jantung & Turunkan Kolesterol

10/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    423 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Akan Terangi Kota dengan Energi dari Sampah: Proyek PSEL Rp 3 Triliun di TPA Tamangapa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hujan, Nasi Goreng, dan Proposal: Hari Pertama Konser BLACKPINK di GBK yang Literally Nggak Terlupakan

    340 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Tips Merawat Kulit Sekitar Mata, Mencegah Kerutan dan Mata Panda

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.