Selasa, 13 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Banjir Bandang dan Rob Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia Selain Sumatera Akhir 2025

Cuaca Ekstrem Picu Kerusakan dan Evakuasi

by Redaktur
21/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
Banjir Bandang dan Rob Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia Selain Sumatera Akhir 2025 - Utama

Wartakita.id, JAKARTA – Akhir tahun 2025 diwarnai serangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, tidak terkecuali di luar Pulau Sumatera. Banjir dan banjir bandang yang terjadi menyebabkan genangan air luas, tanah longsor, kerusakan infrastruktur vital, hingga memaksa ribuan warga melakukan evakuasi.

Fenomena cuaca ekstrem ini menggarisbawahi kerentanan Indonesia terhadap perubahan iklim dan mendesak upaya mitigasi serta adaptasi yang lebih komprehensif.

Di Jawa Tengah, objek wisata Guci di Tegal menjadi salah satu lokasi yang terdampak parah. Banjir bandang yang menerjang pada 20 Desember 2025 menghancurkan ikon wisata Pancuran 13 serta merusak jaringan pipa air panas.

Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Pemalang, yang berada di lereng Gunung Slamet, wilayah yang memang dikenal rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Tak hanya di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah juga menghadapi ancaman banjir. Kabupaten Barito Timur dilaporkan terendam banjir pada 14 Desember 2025, memaksa lima desa di tiga kecamatan terdampak mengungsi. Di Jawa Barat, Kabupaten Subang dilanda banjir rob pada 4 Desember, menggenangi wilayah pesisir.

Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga tidak luput dari musibah ini, dengan laporan banjir di Luwu Timur dan wilayah lain di NTT.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ratusan hingga ribuan warga terdampak dari berbagai kejadian banjir dan longsor tersebut. Meskipun di beberapa lokasi dilaporkan nihil korban jiwa, skala kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi diperkirakan cukup signifikan.

Pemulihan pascabencana dilaporkan sedang berlangsung per 21 Desember, namun prediksi curah hujan tinggi diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir tahun.

Pemicu Cuaca Ekstrem dan Faktor Perburukan

Penyebab utama dari serangkaian banjir ini adalah fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan yang jauh melebihi rata-rata. Para ahli mengaitkan peningkatan intensitas hujan ini dengan dampak perubahan iklim global. Namun, faktor-faktor lokal turut memperburuk situasi. Deforestasi, masifnya pembangunan perkotaan yang tidak memperhatikan sistem drainase, serta aktivitas pembalakan hutan menjadi kontributor penting terhadap meningkatnya risiko longsor dan banjir, terutama di wilayah pegunungan seperti lereng Gunung Slamet.

BNPB sendiri telah mencatat bahwa bencana hidrometeorologi menjadi faktor dominan sepanjang tahun 2025, dengan total korban meninggal mencapai 1.269 jiwa secara nasional. Selain itu, buruknya sistem drainase di wilayah pesisir seperti Subang dan minimnya upaya mitigasi di daerah-daerah yang secara geografis rawan bencana turut menjadi faktor penentu tingginya dampak yang ditimbulkan.

Kronologi dan Respons Bencana

Hujan intensif yang mengguyur sejak siang hari menjadi pemicu utama lonjakan debit sungai. Di Guci, Tegal, misalnya, Sungai Gung meluap dengan cepat, membawa material lumpur dan merusak berbagai fasilitas dalam hitungan jam. Di Subang, banjir rob terjadi akibat kombinasi pasang air laut yang tinggi dan curah hujan yang terus menerus.

Menghadapi situasi darurat ini, berbagai pihak bergerak cepat. BNPB, bersama dengan personel TNI/Polri dan tim relawan dari berbagai organisasi, termasuk Global Ehsan Relief, dikerahkan untuk melakukan evakuasi warga, mendistribusikan bantuan logistik, dan melakukan pembersihan pascabencana. Pemerintah pusat, di bawah koordinasi Presiden Prabowo, memantau dan mengarahkan upaya penanganan darurat di berbagai wilayah. Media massa, seperti Tempo.co dan TribunX, berperan penting dalam menginformasikan perkembangan situasi kepada publik.

Untuk wilayah yang terdampak banjir, upaya evakuasi menjadi prioritas utama. Di beberapa daerah, distribusi bantuan logistik bahkan harus dilakukan menggunakan kapal akibat terputusnya akses darat. Di Guci, area wisata ditutup sementara untuk memastikan keselamatan pengunjung dan memudahkan tim penanganan bencana bekerja. Upaya pembersihan menggunakan alat berat juga terus dilakukan.

Masa Depan dan Peningkatan Kesiapsiagaan

Peristiwa banjir yang meluas di luar Sumatera ini menjadi pengingat keras akan kerentanan Indonesia terhadap bencana hidrometeorologi. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, berbagai langkah pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan perlu segera diimplementasikan. Program reboisasi di wilayah hulu dan peningkatan kualitas infrastruktur drainase di perkotaan dan pesisir menjadi krusial.

Pemerintah diharapkan dapat lebih proaktif dalam mengintegrasikan mitigasi bencana ke dalam setiap kebijakan pembangunan, serta memperkuat sistem peringatan dini yang dikelola oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Edukasi masyarakat mengenai risiko bencana dan cara mitigasi mandiri juga perlu ditingkatkan. Fenomena akhir tahun 2025 ini harus menjadi momentum untuk reformasi lingkungan yang lebih serius dan peningkatan kesiapsiagaan nasional menghadapi ancaman perubahan iklim.

BACA JUGA:

Kebakaran Hebat Somba Opu Makassar: 5 Rumah Hangus, Api Diduga Berasal dari Proyek Rehabilitasi Rumah Kayu

Makassar Berstatus Awas Cuaca Ekstrem: BMKG & Pemkot Ingatkan Ancaman Banjir dan Angin Kencang Hingga 20 Januari

Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial

Jakarta Terendam: Banjir Meluas Akibat Hujan Ekstrem, Transjakarta Terganggu

Hadapi AI: Jurusan Kuliah yang Tak Tergoyahkan dan Prospek Karirnya di Indonesia

Tags: Banjirbanjir bandangbencana hidrometeorologiBNPBCuaca EkstremIndonesiaJawa BaratJawa TengahKalimantan TengahMitigasi BencanaNTTperubahan iklimSubangSulawesi SelatanTegal
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil - Utama

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil

13/01/2026
Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini - Utama

Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

13/01/2026
Banjir Jakarta Berangsur Surut: 28 RT dan 6 Ruas Jalan Masih Tergenang, Upaya Penanganan Terus Digencarkan - Utama

Banjir Jakarta Berangsur Surut: 28 RT dan 6 Ruas Jalan Masih Tergenang, Upaya Penanganan Terus Digencarkan

13/01/2026
Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru - Utama

Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru

13/01/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Utama

Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis

13/01/2026
Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial - Utama

Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial

12/01/2026
Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik - Utama

Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik

12/01/2026
Jakarta Terendam: Banjir Meluas Akibat Hujan Ekstrem, Transjakarta Terganggu - Utama

Jakarta Terendam: Banjir Meluas Akibat Hujan Ekstrem, Transjakarta Terganggu

12/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah - Utama

    Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Banjir Bandang dan Longsor Terjang Halmahera Barat Maluku Utara, 2 Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Sistem Pertahanan Rusia Gagal Total di Venezuela, Kata Menhan AS

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3827 shares
    Share 1531 Tweet 957
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gugatan Lahan GOR Sudiang Makassar: Proyek Stadion Rp 674 M Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Vonis Bebas Driver Ojol Setelah 6 Bulan Dipenjara: Keadilan yang Tertunda dan Tuntutan Ganti Rugi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu? - Utama
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026 - Utama
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar - Utama
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan! - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming - Utama
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah! - Utama
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan - Utama
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat) - Utama
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau - Utama
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus - Utama
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.