Kamis, 5 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program

by Pewarta Warga
22/07/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program - Featured

BACA JUGA:

PKB: Putusan MA-MK Soal Ijazah Gibran Perkuat Urgensi Langkah Politik DPR

Mahasiswa Indonesia Gelar Aksi, Suarakan 5 Tuntutan Kritis

Timnas Indo U-20 Latihan di Turki Hadapi Musuh Berat

Robot Berbasis AI Guncang Pelayanan Kesehatan Indonesia

Analisis The Economist: Mengapa Investor Mulai Menjauhi Indonesia?

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan rencana pemotongan anggaran signifikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas program yang krusial bagi gizi masyarakat.

  • Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026 diusulkan mengalami efisiensi dari Rp 268 triliun menjadi sekitar Rp 229 triliun.
  • Efisiensi anggaran ini merupakan langkah awal sebelum penyesuaian lebih lanjut berdasarkan hasil perbaikan tata kelola program.
  • Presiden Prabowo menginstruksikan BGN untuk mempertajam tata kelola program MBG dalam tenggat waktu satu bulan.
  • Fokus program dialihkan dari kuantitas penerima manfaat menjadi peningkatan kualitas dan ketepatan sasaran.
  • Temuan ketidakefisienan seperti tumpang tindih data penerima manfaat menjadi dasar pembenahan.

Evaluasi Anggaran dan Perbaikan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, memaparkan bahwa untuk tahun anggaran 2026, terjadi efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran yang semula dialokasikan sebesar Rp 268 triliun kini diproyeksikan menjadi sekitar Rp 229 triliun. Agustina menekankan bahwa angka ini masih bersifat tentatif dan akan terus disesuaikan seiring dengan progres perbaikan tata kelola yang sedang gencar dilakukan oleh BGN.

“Untuk tahun 2026, saat ini sudah ada efisiensi anggaran dari Rp 268 triliun menjadi sekitar Rp 229 triliun. Namun angka tersebut masih sebelum dilakukan penyesuaian kembali terhadap berbagai perubahan tata kelola yang sedang kami lakukan,” ujar Agustina dalam sebuah jumpa pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/7/2026).

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan bahwa BGN tengah melakukan peninjauan mendalam terhadap seluruh komponen yang memengaruhi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program MBG. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat yang optimal dan terukur.

Proses penyesuaian anggaran ini sangat bergantung pada hasil kajian ilmiah serta data yang kuat. Jika evaluasi menunjukkan adanya kebutuhan untuk perubahan lebih lanjut, maka angka anggaran akan disesuaikan secara otomatis demi akuntabilitas.

Instruksi Presiden dan Pergeseran Fokus Program

Langkah strategis perbaikan tata kelola program MBG ini tidak lepas dari arahan langsung Presiden Prabowo. BGN telah menerima instruksi spesifik untuk segera menuntaskan pembenahan ini dalam kurun waktu satu bulan. Perbaikan ini diharapkan dapat menghasilkan program yang lebih efisien dan tepat sasaran.

“Kami diberi waktu lagi oleh Bapak Presiden untuk mempertajam lagi tata kelolanya, diberi waktu sebulan. Jadi nanti dengan hasil penyisiran lagi dari 62,7 (juta penerima manfaat), itu saya yakin sebenarnya nanti akan otomatis mengikuti,” jelas Agustina, mengindikasikan bahwa penyisiran data penerima manfaat akan menjadi kunci efisiensi.

Agustina menegaskan bahwa pengurangan anggaran ini bukanlah sekadar upaya penghematan semata, melainkan konsekuensi logis dari upaya pembenahan data guna memastikan program ini benar-benar menjangkau pihak yang membutuhkan secara presisi.

Temuan Inefisiensi dan Penajaman Kualitas Program

Dalam proses evaluasi internal, BGN menemukan adanya sejumlah sekolah yang dilayani oleh lebih dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Fenomena ini dinilai sebagai sumber ketidakefisienan anggaran, karena berpotensi menimbulkan tumpang tindih data penerima manfaat dan pemborosan sumber daya.

“Kalau ketemu nanti yang begitu, otomatis penerima manfaatnya juga berarti ada yang kemungkinan kemarin terbuang uang, karena sebenarnya harusnya nggak segitu. Karena dapodik sebenarnya memang nggak segitu jumlahnya,” ungkap Agustina, merujuk pada ketidaksesuaian data pokok pendidikan (Dapodik) dengan realitas distribusi layanan.

Menindaklanjuti temuan krusial ini, Presiden Prabowo memberikan arahan agar BGN mengalihkan fokus utama. Alih-alih mengejar target kuantitas jumlah penerima manfaat, penekanan kini diberikan sepenuhnya pada peningkatan kualitas program. Ini berarti memastikan setiap manfaat yang disalurkan benar-benar berkualitas dan tepat sasaran bagi anak-anak Indonesia.

“Beliau tidak lagi menargetkan angka tertentu, tapi perbaiki kualitas. Benar-benar memang yang tepat sasaran,” pungkas Agustina, menegaskan komitmen BGN untuk menyajikan program gizi yang lebih efektif dan berdampak nyata.

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Anggaran PemerintahAPBNBadan Gizi NasionalIndonesiaKualitas GiziMakan Bergizi GratisPrabowoTata Kelola Program
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Foto representatif Investigasi Korupsi Alat Berat senilai 243 miliar rupiah di Sulawesi Selatan.

Kejati Sulsel Selidiki Dugaan Mafia Alsintan Rp243,6 Miliar

04/11/2026
Foto jurnalistik menampilkan palu sidang dan timbangan keadilan di ruang pengadilan dengan latar dokumen bersegel serta garis polisi kuning.

KPK Panggil Kepala BPKPAD Klaten Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif

04/11/2026
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program - Featured

Waketum Golkar: Hak Menyatakan Pendapat DPR Paling Relevan untuk Gibran

04/11/2026
Foto makro kartu pembayaran digital diletakkan pada buku catatan kayu terbuka bersama dokumen syarat dan ketentuan resmi dengan cap stempel jelas, diterangi sinar matahari sore yang hangat melalui tir

Hak Konsumen dalam Perdagangan Digital: Perlindungan di Era E-commerce

04/11/2026
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program - Featured

Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

04/11/2026
presiden-prabowo-subianto

Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

04/11/2026
Palu sidang dan timbangan keadilan di atas meja kayu kosong dengan pencahayaan dramatis biru-merah sebagai simbol investigasi hukum.

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Cukai PT Djarum Sejak 2010

03/11/2026
Tabel konferensi kayu mahoni resmi dengan deretan mikrofon siaran radio-televisei di atasnya, tumpukan dokumen pemerintah bertanda merah segel, serta bendera Merah Putih kecil yang blur sebagai latar

Town Hall Meeting Kemenkumham Maluku Evaluasi Kinerja dan Layanan Publik

03/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.