Selasa, 20 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Terungkap: 54 Juta Warga Miskin Tak Dapat BPJS PBI, 15 Juta Orang Mampu Justru Tercover

by Pewarta Warga
09/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770624359-94c26e9a223e7288

Sebuah kenyataan pahit terkuak dari data penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) BPJS Kesehatan untuk tahun 2025. Ratusan juta warga miskin justru luput dari jaminan kesehatan esensial, sementara kelompok berkecukupan menikmati hak yang seharusnya untuk mereka.

  • 54 Juta Jiwa Terlewat: Angka mengejutkan ini menunjukkan bahwa lebih dari 54 juta penduduk dari kelompok Desil 1-5, yang seyogianya berhak menerima bantuan, belum terdaftar sebagai peserta BPJS PBI.
  • 15 Juta Orang Mampu Terdaftar: Ironisnya, sekitar 15 juta individu dari kelompok Desil 6-10 (menengah atas hingga kaya) dan non-desil justru tercatat sebagai penerima BPJS PBI.
  • Akar Masalah Data Desil: Ketidakakuratan data desil yang dimiliki Kementerian Sosial menjadi penyebab utama ketidakadilan ini, akibat keterbatasan verifikasi dan validasi.
  • Upaya Perbaikan Berlangsung: Kemensos tengah berupaya melakukan pengalihan data bertahap untuk menekan angka kesalahan inklusi dan eksklusi.

Ketidakadilan dalam Distribusi BPJS PBI: Fakta Mengejutkan dari Data Kesejahteraan Sosial

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, baru-baru ini membeberkan data yang sangat mengkhawatirkan mengenai ketidakadilan dalam distribusi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Data yang diungkap dalam rapat konsultasi di Gedung DPR, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026, menunjukkan adanya disparitas tajam dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Berdasarkan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ditemukan adanya jurang pemisah yang signifikan. Sebanyak 54 juta lebih jiwa dari kelompok Desil 1 hingga 5, yang merupakan kelompok paling rentan dan berpenghasilan rendah, justru belum menerima hak jaminan kesehatan BPJS PBI. Di sisi lain, sekitar 15 juta lebih masyarakat dari kelompok Desil 6 hingga 10, yang dikategorikan sebagai kelompok menengah atas hingga kaya, masih tercatat sebagai penerima program yang sama.

“Desil 1 sampai 5 yang belum menerima PBI cukup besar, yaitu sebesar 54 juta jiwa lebih, sementara desil 6 sampai 10 dan non-desil, mencapai 15 juta lebih,” ujar Gus Ipul.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya cacat sistemik dalam pendataan dan penyaluran BPJS PBI, di mana kelompok yang seharusnya menjadi prioritas justru terpinggirkan, sementara kelompok yang mampu secara finansial justru mendapatkan kuota.

Akar Masalah: Ketidaksempurnaan Data Desil dan Keterbatasan Verifikasi

Gus Ipul secara gamblang menyimpulkan bahwa akar permasalahan dari ketidakadilan ini terletak pada ketidakakuratan data desil yang dimiliki oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Ia mengakui bahwa pada tahun 2025, Kemensos hanya mampu melakukan pengecekan terhadap lebih dari 12 juta Kartu Keluarga (KK). Padahal, idealnya, proses verifikasi dan validasi data harus mencakup lebih dari 35 juta KK untuk memastikan ketepatan sasaran.

“Kita masih perlu melakukan kroscek lebih luas lagi. Karena di tahun 2025 itu, kami hanya mampu mengkroscek hanya 12 juta KK lebih, padahal seharusnya lebih dari 35 juta KK,” jelas Gus Ipul.

Untuk mengatasi hambatan ini, Kemensos telah berupaya menjalin kerja sama intensif dengan pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses verifikasi dan validasi data kepesertaan BPJS PBI. Namun, Gus Ipul menekankan bahwa upaya tersebut masih belum sepenuhnya memadai dan diperlukan langkah-langkah strategis yang lebih nyata serta berkelanjutan untuk meningkatkan akurasi data dari tahun ke tahun.

Upaya Perbaikan: Menekan Error dalam Sistem Jaminan Kesehatan

Menindaklanjuti temuan krusial ini, Kemensos telah menginisiasi sebuah program pengalihan data secara bertahap yang telah berjalan sejak Mei 2025 hingga Januari 2026. Langkah ini diharapkan dapat secara signifikan menurunkan tingkat inclusion error dan exclusion error dalam sistem BPJS PBI.

  • Exclusion Error: Fenomena ini terjadi ketika seseorang yang seharusnya berhak menerima BPJS PBI, karena kriteria kemiskinan atau kerentanan ekonominya, justru tidak mendapatkan hak tersebut.
  • Inclusion Error: Sebaliknya, fenomena ini merujuk pada kondisi di mana seseorang yang sebenarnya tidak berhak menerima BPJS PBI (karena status ekonominya mampu) justru terdaftar dan mendapatkan manfaatnya.

Gus Ipul menambahkan bahwa upaya perbaikan ini menunjukkan hasil positif. “Jadi alhamdulillah sebenarnya kalau kita berpedoman pada desil, error-nya semakin kecil. Masih ada yang di atas desil 5 dan desil belum di-ranking karena hasil reaktivasi termasuk 6.000 penderita penyakit katastropik dan bayi baru lahir yang seharusnya di-cover oleh PBI JK,” pungkasnya, seraya menggarisbawahi bahwa penyesuaian masih terus dilakukan untuk mencakup kelompok rentan yang krusial.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

Sinjai Pastikan Kesejahteraan Lansia dan Disabilitas: Bantuan Atensi Sosial untuk 71 Warga

Program Makan Bergizi Gratis Segera Hadir: Dukungan Penuh untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kemensos Reaktivasi Otomatis BPJS Kesehatan 106 Ribu Pasien Penyakit Katastropik

Tragedi Jutaan Penerima BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak: Akar Masalah Pemutakhiran Data

Tags: BPJS PBIData DesilGus IpulJaminan KesehatanKemensosKetidakadilan Kesehatanwarga miskin
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

A grand entrance of the DPR building in Jakarta, with a sleek glass facade and ornate door, reflecting sunlight. The interior is bright with large windows, and the background shows greenery of the sur

Wakil Ketua Komisi IX DPR Dukung Fatwa Haram Vape

19/10/2026
The image depicts the KPK headquarters with its glass facade and emblem, surrounded by busy KPK staff and investigators, and the Jakarta skyline with the Merdeka Palace in the background, symbolizing

KPK Ungkap Dua OTT dalam Sepekan: Korupsi Dana Bencana dan Suap Bupati Klaten

19/10/2026
A dramatic courtroom scene where six individuals, including the owner of a kindergarten, are being sentenced for a mass lead poisoning incident that affected 247 children in Tianshui, China. The image captures the gravity of the situation with strong lighting and a sharp focus on the faces of the defendants and the judge, set against a backdrop of a modern courtroom.

6 Orang Divonis Penjara Akibat Keracunan Timbal Massal di TK

19/10/2026
The image shows the grand Supreme Court building in Indonesia, symbolizing the authority and solemnity of the legal system. The urgent need for reform in the military judiciary is highlighted through

MK Tetapkan Tenggat Waktu 2 Tahun untuk Reformasi Peradilan Militer

19/10/2026
The image shows the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection with its modern glass facade, surrounded by greenery. Inside, the atrium is bright and open, but the overcast sky and the build

Pemerintah Dituding Abaikan HAM dalam Penanganan KDRT

19/10/2026
Gedung Mahkamah Agung Indonesia dengan dominasi arsitektur megah, dinding marmer, dan domba utama yang megah. Suasana ruang berlapis marmer dengan atap tinggi dan jendela besar yang memungkinkan cahay

Kebijakan Penghentian Perkara Pidana Akibat Cacat Prosedur dalam BAP

19/10/2026
A grand entrance of the Istana Negara, the official residence of the President of Indonesia, with intricate carvings, a large central dome, and a warm, golden light highlighting the stonework and surr

Hanta Yuda: Pernyataan Jokowi soal Operasi Politik Tidak Luar Biasa

19/10/2026
The scene depicts the grand entrance of the Constitutional Court, with intricate domes and towering columns, symbolizing the importance of the constitutional review of budget policies. The statues of

MBG dan KDMP: Uji Konstitusionalitas Kebijakan Anggaran Masuk Babak Baru

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.