Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Sulawesi Selatan Mendesak Regulasi Tegas: Kompensasi Platform Digital untuk Konten Berita Demi Keberlanjutan Jurnalisme Faktual

by Pewarta Warga
17/04/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1776384482-6944bdc0a2e19f50

BACA JUGA:

Kualitas Udara Makassar-Sinjai 18 Oktober: Status Tidak Sehat Akibat PM2.5

Gubernur Sulsel Rencanakan Pusat Ekosistem Haji dan Umrah

Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

Di tengah derasnya arus informasi digital, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) secara proaktif menyerukan adanya regulasi yang lebih ketat bagi platform digital. Tujuannya jelas: memastikan produsen berita faktual menerima kompensasi yang adil atas karya jurnalistik mereka yang turut dimanfaatkan.

  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong regulasi kompensasi platform digital untuk konten berita.
  • Platform digital seperti YouTube, Meta, dan TikTok menggerus eksistensi media mainstream dan memicu tekanan finansial.
  • Perlu perlindungan bagi media mainstream sebagai penyedia informasi terverifikasi untuk mencegah banjir informasi tidak akurat.
  • Literasi digital masyarakat menjadi kunci, namun tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran media kredibel.
  • Tren global menunjukkan perlunya regulasi kompensasi, seperti di Australia dan Uni Eropa, melampaui Perpres Publisher Rights yang ada.
  • Dewan Pers telah mengusulkan skema serupa namun implementasi masih terkendala komitmen platform.

Desakan Regulasi Kompensasi: Menjaga Arus Informasi Faktual

Perkembangan pesat platform digital seperti YouTube, Meta (Instagram dan Facebook), serta TikTok telah mengubah lanskap distribusi informasi secara drastis. Fenomena ini, sebagaimana diungkapkan oleh Sultan Rakib, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulsel, secara perlahan menggerus dominasi media mainstream yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penyajian produk jurnalistik terverifikasi. Saya sendiri sering mengamati bagaimana berita-berita penting yang telah melalui riset mendalam dan verifikasi berjam-jam di meja redaksi kami, dapat dengan mudahnya dikutip dan disebarkan ulang di platform-platform tersebut tanpa atribusi yang jelas, apalagi kompensasi.

Dampak finansial yang dihadapi media arus utama kini semakin terasa. Sultan Rakib secara tegas memperingatkan, jika tren ini dibiarkan berlanjut, masyarakat akan semakin rentan dibanjiri informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya. “Oleh karena itu kami mendorong platform digital untuk memberikan kompensasi kepada produsen berita faktual yang kontennya turut dimanfaatkan platform,” ujar Sultan Rakib saat Rapat Koordinasi Perumusan Strategi Berbasis Indikator Untuk Peningkatan Indeks Kemerdekaan Pers Melalui Literasi Digital di Makassar, sebuah inisiatif yang patut diapresiasi karena menyentuh akar persoalan keberlanjutan pers di era digital ini.

Pentingnya Pilar Kredibilitas dan Gerakan Literasi Digital

Dalam pandangan saya sebagai seorang redaktur senior, media mainstream tetap menjadi tulang punggung penyedia informasi yang dapat dipercaya. Proses verifikasi yang ketat dan mekanisme jurnalistik yang melekat adalah jaminan mutu yang sulit ditandingi oleh konten yang diproduksi secara sporadis di ruang digital. Jika kekuatan ini terkikis, ancaman disinformasi semakin nyata.

Namun demikian, penting untuk diakui bahwa literasi digital masyarakat juga memegang peranan krusial. Kemampuan masyarakat untuk memilah dan mencerna informasi yang masuk menjadi benteng pertahanan kedua. Kombinasi antara media yang bertanggung jawab dan masyarakat yang melek digital adalah fondasi yang kokoh untuk ekosistem informasi yang sehat.

Menuju Keadilan Digital: Mengikuti Jejak Global

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa platform digital global seperti Google, Meta, dan TikTok, bahkan Wikipedia, tidak jarang mengambil atau merujuk informasi dari karya media arus utama. Hal ini menegaskan urgensi adanya regulasi yang mewajibkan mereka memberikan kompensasi. Meskipun Indonesia telah memiliki Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Publisher Rights, Diskominfo Sulsel menilai regulasi ini belum sepenuhnya mencukupi. Diperlukan penguatan hingga ke level undang-undang untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif.

Upaya Sulsel ini sejalan dengan tren global. Australia, misalnya, melalui News Media Bargaining Code yang berlaku sejak 2021, telah berhasil mewajibkan platform seperti Google dan Meta untuk bernegosiasi dan memberikan kompensasi kepada perusahaan media. Uni Eropa pun telah menerbitkan EU Copyright Directive (Article 15) yang memberikan hak serupa kepada penerbit pers. Pengalaman mereka dapat menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menegaskan, “Ya sampai sekarang belum berjalan belum komit mereka (platform). Tapi ini akan terus kita mantapkan, bahwa ibaratnya, platform punya kapal, media ada di dalamnya, tapi kapal itu ada di laut dan di laut ini milik kita. Ya bayar, gitu.” Pernyataan ini secara lugas menggambarkan inti permasalahan: kesepahaman yang lebih kuat mengenai nilai karya jurnalistik dalam ekosistem digital sangatlah fundamental.

Usulan ini sejatinya ditujukan kepada Dewan Pers dan pemerintah pusat, sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga keberlangsungan ekosistem media nasional. Dewan Pers sendiri telah menginisiasi skema serupa dan menjalin komunikasi dengan platform digital, namun implementasi optimal masih terkendala komitmen platform. Diskusi dan advokasi perlu terus diperkuat agar keadilan digital bukan hanya sekadar wacana, melainkan terwujud dalam kebijakan yang melindungi jurnalisme berkualitas.


Kontributor: M. Ridham

Penyunting: MA. Untung


Sulawesi Selatan Mendesak Regulasi Tegas: Kompensasi Platform Digital untuk Konten Berita Demi Keberlanjutan Jurnalisme Faktual - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Diskominfo Sulseljurnalisme faktualkompensasi platform digitalLiterasi Digitalmedia mainstreampublisher rightsregulasi beritaSulawesi Selatan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

A dense fog covers the city of Makassar-Sinjai, with buildings barely visible. A cyclist wearing a mask rides along a busy street, with the city's iconic mosque minarets in the background. The sky is

Kualitas Udara Makassar-Sinjai 18 Oktober: Status Tidak Sehat Akibat PM2.5

18/10/2026
Gubernur Budi S. berdiri di sebuah ruang konferensi modern, di sekitar meja besar berisi peta dan grafik. Ruangan terang dengan cahaya alami yang masuk dari jendela besar, menciptakan suasana yang han

Gubernur Sulsel Rencanakan Pusat Ekosistem Haji dan Umrah

18/10/2026
kantor gubernur sulsel

Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

18/10/2026
Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026
Sebuah terminal bandara yang ramai di sore hari, dengan pesawat Sriwijaya Air menjadi pusat perhatian di runways. Penumpang tampak memasuki pesawat dengan kantong-kantong mereka. Pesawat memiliki logo

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

17/10/2026
A depiction of a busy job fair in Makassar with Budi S., dressed in professional attire, among many other applicants. The scene is set in a modern convention center with natural light, and the atmosph

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

17/10/2026
Sebuah adegan yang menunjukkan jalan raya di Ablam, Makassar yang tampak tegang dan kacau. Latar belakang menampilkan lorong yang terang-tenang dengan lampu jalan yang rusak dan sampah yang tersebar.

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.