Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Siklon 96S dan Dampaknya: Banjir di berbagai Wilayah Hari Ini, Sabtu, 27 Desember 2025

by Warteknet
27/12/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 7 mins read
A A
img-1766841596-ca8f3891f75fe94b

Wartakita.id – Bibit siklon tropis 96S memicu hujan lebat yang berujung banjir di berbagai penjuru negeri. Data mencatat, ribuan jiwa terdampak langsung.

Kekuatan Bibit Siklon 96S

Bermula dari deteksi bibit siklon tropis 96S yang terbentuk di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 25 Desember. Puncaknya pada 27 Desember, fenomena ini menghadirkan curah hujan ekstrem yang tak kunjung reda, disertai angin kencang. Akibatnya, banjir bandang dan genangan air menerjang sejumlah wilayah, bahkan memicu potensi longsor di daerah perbukitan.

Kondisi diperparah oleh kehadiran siklon tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu. Meskipun bergerak menjauh, siklon ini turut berkontribusi dalam memperburuk pola cuaca di tanah air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan angka korban jiwa mencapai 1.137 orang secara nasional sepanjang Desember akibat banjir dan longsor. Angka ini belum termasuk 163 orang yang dilaporkan hilang dan 457 ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Sebagian besar pengungsi berasal dari bencana yang terjadi sebelumnya di Sumatera, yang dampaknya masih berlanjut hingga kini. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), meskipun hingga malam hari belum ada laporan banjir signifikan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat yang bisa menyebabkan banjir di beberapa kabupaten.

Detail Kejadian

Hujan Tak Henti Sejak Pagi

Hujan deras yang berlangsung intens sejak pagi hingga malam hari pada Sabtu, 27 Desember 2025. Puncak dampak dari bibit siklon 96S diprediksi akan berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Desember. Banjir bandang di Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaporkan terjadi pada pagi hari, sementara potensi banjir di wilayah lain terus berlanjut hingga malam. BMKG memperkirakan cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga akhir bulan.

Lokasi Terdampak: Dari Kalimantan Hingga Sumatera

Kalimantan Selatan menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak langsung oleh siklon 96S. Beberapa desa di Kabupaten Balangan, seperti Desa Juuh, Sungsum, Gunung Batu, Maranting, Tebing Tinggi, dan Halong, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai atap rumah.

Potensi banjir juga meluas ke berbagai provinsi lain, termasuk:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Aceh
  • Kalimantan Tengah
  • Sumatera Selatan

Di Sumatera, banjir dan longsor susulan akibat siklon sebelumnya masih memberikan pukulan telak. Aceh mencatat korban jiwa terbanyak (504 orang), disusul Sumatera Utara (371 orang) dan Sumatera Barat (262 orang).

Khusus untuk Sulawesi Selatan, berdasarkan pemantauan hingga malam 27 Desember, belum ada laporan banjir aktual. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat berpotensi banjir di kabupaten seperti Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, dan Makassar. Warga di daerah rawan genangan seperti Bantaeng dan Palopo diimbau untuk tetap waspada terhadap pola cuaca serupa.

Warga Terdampak

Pengungsi tersebar di Sumatera dan Kalimantan Selatan, kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Mayoritas korban jiwa dan hilang adalah warga sipil yang tak berdaya menghadapi amukan alam.

Instansi pemerintah seperti BMKG, BNPB, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi bekerja keras memantau situasi dan mengoordinasikan upaya penanganan. Gubernur Sulsel sendiri telah bergerak cepat mengirimkan bantuan darurat ke daerah yang terdampak bencana sebelumnya. Para nelayan dan petani di wilayah pesisir selatan juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi dan potensi banjir.

Faktor Pemicu dan Pendukung

Penyebab utama banjir dahsyat ini adalah kehadiran bibit siklon tropis 96S yang secara konsisten memicu curah hujan tinggi dan gelombang laut yang kuat. Ditambah lagi dengan adanya siklon tropis Grant yang turut meningkatkan kecepatan angin hingga mencapai 30 knot.

Namun, fenomena alam ini tidak berdiri sendiri. Beberapa faktor pendukung turut memperparah kondisi:

  • Suhu Laut yang Hangat: Kondisi laut yang hangat memberikan energi tambahan bagi siklon untuk tumbuh dan berkembang.
  • Konvergensi Angin: Bertemunya massa udara dari berbagai arah menciptakan area tekanan rendah yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
  • Pendangkalan Sungai: Sungai yang dangkal tidak mampu menampung volume air hujan yang besar, sehingga mudah meluap.
  • Sistem Drainase Tersumbat: Tumpukan sampah dan sedimentasi di saluran air menghambat aliran sungai, memperparah genangan.

Di Sulawesi Selatan, curah hujan tinggi yang sudah terjadi sejak akhir November juga menjadi faktor risiko yang signifikan, meskipun banjir aktual baru menjadi perhatian pasca peringatan dini BMKG di tanggal 27 Desember.

Bagaimana Penanganan Dilakukan? Evakuasi dan Bantuan Darurat

Hujan lebat yang mengguyur sejak pagi hari langsung memicu meluapnya sungai-sungai, berujung pada banjir bandang di Kalsel pada pagi harinya. BMKG terus memantau perkembangan cuaca melalui citra satelit dan secara proaktif mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

Upaya penanganan darurat meliputi:

  • Evakuasi Warga: Prioritas utama adalah menyelamatkan warga dari zona bahaya, terutama yang rumahnya terendam banjir atau berada di area rawan longsor.
  • Penyaluran Bantuan Logistik: Pemerintah daerah bekerja sama dengan BNPB dan berbagai pihak lainnya untuk menyalurkan bantuan pangan, air bersih, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya kepada para pengungsi.
  • Penyediaan Tempat Pengungsian: Fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, atau tenda darurat disiapkan untuk menampung warga yang kehilangan rumah.

Berdasarkan validasi dari sumber BMKG dan BNPB, potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari area rawan bencana, dan selalu mematuhi instruksi dari otoritas lokal.

Tetap Waspada Menjelang Akhir Tahun

Banjir yang melanda berbagai daerah pada 27 Desember 2025 menjadi pengingat keras akan kekuatan alam yang patut kita waspadai. Perpaduan antara fenomena siklon tropis, kondisi geografis, dan faktor lingkungan menciptakan situasi yang rentan terhadap bencana.

BACA JUGA:

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng: Strategi Cepat Atasi Kebakaran Hutan

Sebagai warga negara yang peduli, mari kita tingkatkan kesadaran akan risiko bencana di sekitar kita. Pantau informasi cuaca dari sumber terpercaya seperti BMKG, siapkan diri dengan perlengkapan darurat, dan yang terpenting, jalin solidaritas dengan sesama untuk saling membantu meringankan beban mereka yang terdampak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa penyebab utama banjir pada 27 Desember 2025?

Penyebab utamanya adalah bibit siklon tropis 96S yang terbentuk di Samudra Hindia selatan NTB, memicu hujan lebat dan angin kencang. Siklon tropis Grant di selatan Bengkulu juga turut memperburuk kondisi.

2. Daerah mana saja yang paling terdampak?

Beberapa daerah yang terdampak parah antara lain Kalimantan Selatan (Kabupaten Balangan), serta potensi banjir di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, Aceh, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. Sumatera juga masih terdampak banjir dan longsor susulan.

3. Berapa jumlah korban jiwa dan pengungsi akibat banjir?

BNPB melaporkan total korban jiwa mencapai 1.137 orang secara nasional sepanjang Desember 2025, dengan 163 hilang dan 457 ribu mengungsi, terutama dari peristiwa di Sumatera dan Kalsel.

4. Kapan cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berakhir?

BMKG memprediksi kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga sekitar tanggal 30 Desember 2025.

5. Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dari banjir?

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG, menyiapkan diri dengan perlengkapan darurat, menjauhi area rawan bencana seperti bantaran sungai dan lereng bukit, serta mematuhi instruksi dari petugas terkait.

6. Bagaimana peran BMKG dan BNPB dalam penanganan bencana ini?

BMKG bertugas memantau cuaca, mendeteksi fenomena siklon, dan mengeluarkan peringatan dini. BNPB bersama BPBD provinsi berperan dalam koordinasi penanganan darurat, evakuasi, dan penyaluran bantuan logistik kepada korban.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: 27 desember 2025Banjirbencana alambmkgBNPBcurah hujan tinggigempa bumiIndonesiasiklon tropis 96stanah longsor
Share11Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, berdiri di ruang kerja formal dengan latar belakang kehadiran personel keamanan. Ruangan hanya didekorasi dengan beberapa foto resmi di dinding. Keduanya berdiri dengan posi

Bupati Klaten & Pejabat BPK Ditangkap dalam OTT KPK, Dugaan Suap Proyek & Audit BPK Terungkap

16/10/2026
14 people are being escorted by law enforcement officers in a formal office setting. The background shows a modern office with desks and a conference room door. The scene conveys tension and importanc

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

16/10/2026
14 orang terduga korupsi dana siap pakai untuk bencana di BNPB ditempatkan di ruang konferensi, dihiasi dengan peta negara yang menunjukkan area rawan bencana, sementara petugas KPK melakukan operasi.

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

16/10/2026
Lima orang, termasuk adik kepala BNPB, ditangkap oleh agen KPK di ruang kerja BNPB. Atmosfer tegang dengan perasaan kecepatan. Agen-agen berpakaian formal membawa para tersangka, yang berpakaian santa

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

16/10/2026
Antrean panjang kendaraan di SPBU di Bali dengan warga bermalam di trotoar, lampu malam menyinari antrian yang mengular, menunjukkan kelangkaan BBM meskipun stok klaim aman

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

16/10/2026
A group of ride-sharing drivers discussing new regulations, with various vehicles parked in the background, emphasizing the impact of the Perpres Nomor 27 Tahun 2026 on the transport industry.

Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, diseret oleh petugas KPK saat operasi tindak lanjut. Dia berdiri di ruangan yang minim cahaya dengan latar belakang dokumen resmi dan emblema KPK. Wajahnya menunjukkan rasa

KPK OTT Bupati Klaten dalam Kasus Dugaan Suap dan Manipulasi Audit BPK

16/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Siklon 96S dan Dampaknya: Banjir di berbagai Wilayah Hari Ini, Sabtu, 27 Desember 2025 - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Eddy Soeparno: Kepastian Investasi Kunci Transisi Energi Menuju Energi Bersih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.