Selasa, 13 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Siklon 96S dan Dampaknya: Banjir di berbagai Wilayah Hari Ini, Sabtu, 27 Desember 2025

by Warteknet
27/12/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 7 mins read
A A
Siklon 96S dan Dampaknya: Banjir di berbagai Wilayah Hari Ini, Sabtu, 27 Desember 2025 - Utama

Wartakita.id – Bibit siklon tropis 96S memicu hujan lebat yang berujung banjir di berbagai penjuru negeri. Data mencatat, ribuan jiwa terdampak langsung.

Kekuatan Bibit Siklon 96S

Bermula dari deteksi bibit siklon tropis 96S yang terbentuk di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 25 Desember. Puncaknya pada 27 Desember, fenomena ini menghadirkan curah hujan ekstrem yang tak kunjung reda, disertai angin kencang. Akibatnya, banjir bandang dan genangan air menerjang sejumlah wilayah, bahkan memicu potensi longsor di daerah perbukitan.

Kondisi diperparah oleh kehadiran siklon tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu. Meskipun bergerak menjauh, siklon ini turut berkontribusi dalam memperburuk pola cuaca di tanah air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan angka korban jiwa mencapai 1.137 orang secara nasional sepanjang Desember akibat banjir dan longsor. Angka ini belum termasuk 163 orang yang dilaporkan hilang dan 457 ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Sebagian besar pengungsi berasal dari bencana yang terjadi sebelumnya di Sumatera, yang dampaknya masih berlanjut hingga kini. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), meskipun hingga malam hari belum ada laporan banjir signifikan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat yang bisa menyebabkan banjir di beberapa kabupaten.

Detail Kejadian

Hujan Tak Henti Sejak Pagi

Hujan deras yang berlangsung intens sejak pagi hingga malam hari pada Sabtu, 27 Desember 2025. Puncak dampak dari bibit siklon 96S diprediksi akan berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Desember. Banjir bandang di Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaporkan terjadi pada pagi hari, sementara potensi banjir di wilayah lain terus berlanjut hingga malam. BMKG memperkirakan cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga akhir bulan.

Lokasi Terdampak: Dari Kalimantan Hingga Sumatera

Kalimantan Selatan menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak langsung oleh siklon 96S. Beberapa desa di Kabupaten Balangan, seperti Desa Juuh, Sungsum, Gunung Batu, Maranting, Tebing Tinggi, dan Halong, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai atap rumah.

Potensi banjir juga meluas ke berbagai provinsi lain, termasuk:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Aceh
  • Kalimantan Tengah
  • Sumatera Selatan

Di Sumatera, banjir dan longsor susulan akibat siklon sebelumnya masih memberikan pukulan telak. Aceh mencatat korban jiwa terbanyak (504 orang), disusul Sumatera Utara (371 orang) dan Sumatera Barat (262 orang).

Khusus untuk Sulawesi Selatan, berdasarkan pemantauan hingga malam 27 Desember, belum ada laporan banjir aktual. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat berpotensi banjir di kabupaten seperti Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, dan Makassar. Warga di daerah rawan genangan seperti Bantaeng dan Palopo diimbau untuk tetap waspada terhadap pola cuaca serupa.

Warga Terdampak

Pengungsi tersebar di Sumatera dan Kalimantan Selatan, kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Mayoritas korban jiwa dan hilang adalah warga sipil yang tak berdaya menghadapi amukan alam.

Instansi pemerintah seperti BMKG, BNPB, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi bekerja keras memantau situasi dan mengoordinasikan upaya penanganan. Gubernur Sulsel sendiri telah bergerak cepat mengirimkan bantuan darurat ke daerah yang terdampak bencana sebelumnya. Para nelayan dan petani di wilayah pesisir selatan juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi dan potensi banjir.

Faktor Pemicu dan Pendukung

Penyebab utama banjir dahsyat ini adalah kehadiran bibit siklon tropis 96S yang secara konsisten memicu curah hujan tinggi dan gelombang laut yang kuat. Ditambah lagi dengan adanya siklon tropis Grant yang turut meningkatkan kecepatan angin hingga mencapai 30 knot.

Namun, fenomena alam ini tidak berdiri sendiri. Beberapa faktor pendukung turut memperparah kondisi:

  • Suhu Laut yang Hangat: Kondisi laut yang hangat memberikan energi tambahan bagi siklon untuk tumbuh dan berkembang.
  • Konvergensi Angin: Bertemunya massa udara dari berbagai arah menciptakan area tekanan rendah yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
  • Pendangkalan Sungai: Sungai yang dangkal tidak mampu menampung volume air hujan yang besar, sehingga mudah meluap.
  • Sistem Drainase Tersumbat: Tumpukan sampah dan sedimentasi di saluran air menghambat aliran sungai, memperparah genangan.

Di Sulawesi Selatan, curah hujan tinggi yang sudah terjadi sejak akhir November juga menjadi faktor risiko yang signifikan, meskipun banjir aktual baru menjadi perhatian pasca peringatan dini BMKG di tanggal 27 Desember.

Bagaimana Penanganan Dilakukan? Evakuasi dan Bantuan Darurat

Hujan lebat yang mengguyur sejak pagi hari langsung memicu meluapnya sungai-sungai, berujung pada banjir bandang di Kalsel pada pagi harinya. BMKG terus memantau perkembangan cuaca melalui citra satelit dan secara proaktif mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

Upaya penanganan darurat meliputi:

  • Evakuasi Warga: Prioritas utama adalah menyelamatkan warga dari zona bahaya, terutama yang rumahnya terendam banjir atau berada di area rawan longsor.
  • Penyaluran Bantuan Logistik: Pemerintah daerah bekerja sama dengan BNPB dan berbagai pihak lainnya untuk menyalurkan bantuan pangan, air bersih, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya kepada para pengungsi.
  • Penyediaan Tempat Pengungsian: Fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, atau tenda darurat disiapkan untuk menampung warga yang kehilangan rumah.

Berdasarkan validasi dari sumber BMKG dan BNPB, potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari area rawan bencana, dan selalu mematuhi instruksi dari otoritas lokal.

Tetap Waspada Menjelang Akhir Tahun

Banjir yang melanda berbagai daerah pada 27 Desember 2025 menjadi pengingat keras akan kekuatan alam yang patut kita waspadai. Perpaduan antara fenomena siklon tropis, kondisi geografis, dan faktor lingkungan menciptakan situasi yang rentan terhadap bencana.

BACA JUGA:

Makassar Berstatus Awas Cuaca Ekstrem: BMKG & Pemkot Ingatkan Ancaman Banjir dan Angin Kencang Hingga 20 Januari

Jakarta Terendam: Banjir Meluas Akibat Hujan Ekstrem, Transjakarta Terganggu

Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

Hadapi AI: Jurusan Kuliah yang Tak Tergoyahkan dan Prospek Karirnya di Indonesia

Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional

Sebagai warga negara yang peduli, mari kita tingkatkan kesadaran akan risiko bencana di sekitar kita. Pantau informasi cuaca dari sumber terpercaya seperti BMKG, siapkan diri dengan perlengkapan darurat, dan yang terpenting, jalin solidaritas dengan sesama untuk saling membantu meringankan beban mereka yang terdampak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa penyebab utama banjir pada 27 Desember 2025?

Penyebab utamanya adalah bibit siklon tropis 96S yang terbentuk di Samudra Hindia selatan NTB, memicu hujan lebat dan angin kencang. Siklon tropis Grant di selatan Bengkulu juga turut memperburuk kondisi.

2. Daerah mana saja yang paling terdampak?

Beberapa daerah yang terdampak parah antara lain Kalimantan Selatan (Kabupaten Balangan), serta potensi banjir di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, Aceh, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. Sumatera juga masih terdampak banjir dan longsor susulan.

3. Berapa jumlah korban jiwa dan pengungsi akibat banjir?

BNPB melaporkan total korban jiwa mencapai 1.137 orang secara nasional sepanjang Desember 2025, dengan 163 hilang dan 457 ribu mengungsi, terutama dari peristiwa di Sumatera dan Kalsel.

4. Kapan cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berakhir?

BMKG memprediksi kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga sekitar tanggal 30 Desember 2025.

5. Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dari banjir?

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG, menyiapkan diri dengan perlengkapan darurat, menjauhi area rawan bencana seperti bantaran sungai dan lereng bukit, serta mematuhi instruksi dari petugas terkait.

6. Bagaimana peran BMKG dan BNPB dalam penanganan bencana ini?

BMKG bertugas memantau cuaca, mendeteksi fenomena siklon, dan mengeluarkan peringatan dini. BNPB bersama BPBD provinsi berperan dalam koordinasi penanganan darurat, evakuasi, dan penyaluran bantuan logistik kepada korban.

Tags: 27 desember 2025Banjirbencana alambmkgBNPBcurah hujan tinggigempa bumiIndonesiasiklon tropis 96stanah longsor
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil - Utama

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil

13/01/2026
Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini - Utama

Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

13/01/2026
Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru - Utama

Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru

13/01/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Utama

Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis

13/01/2026
Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial - Utama

Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial

12/01/2026
Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik - Utama

Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik

12/01/2026
Ancaman Trump: Greenland di Persimpangan Jalan, UE Siapkan Sanksi, Dunia Bereaksi - Utama

Ancaman Trump: Greenland di Persimpangan Jalan, UE Siapkan Sanksi, Dunia Bereaksi

12/01/2026
Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional - Utama

Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional

12/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah - Utama

    Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Banjir Bandang dan Longsor Terjang Halmahera Barat Maluku Utara, 2 Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Sistem Pertahanan Rusia Gagal Total di Venezuela, Kata Menhan AS

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3827 shares
    Share 1531 Tweet 957
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gugatan Lahan GOR Sudiang Makassar: Proyek Stadion Rp 674 M Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Vonis Bebas Driver Ojol Setelah 6 Bulan Dipenjara: Keadilan yang Tertunda dan Tuntutan Ganti Rugi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia - Utama
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties - Utama
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan! - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda? - Utama
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern - Utama
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah - Utama
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah! - Utama
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026 - Utama
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan - Utama
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.