Amerika Serikat berkesempatan mengukir sejarah di Piala Dunia 2026 saat berhadapan dengan Belgia dalam laga krusial babak 16 besar pada 7 Juli 2026. Kemenangan akan membuka jalan mereka ke perempat final, sebuah pencapaian langka.
Perjalanan Impresif ‘The Stars and Stripes’
Timnas Amerika Serikat telah menampilkan performa yang mengesankan di turnamen yang mereka selenggarakan bersama Kanada dan Meksiko. Di bawah arahan Mauricio Pochettino, ‘The Stars and Stripes’ sukses memuncaki Grup D dengan total enam poin. Tiket ke babak 16 besar berhasil diamankan setelah mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 di babak 32 besar.
Potensi Duel Melawan Spanyol
Jika berhasil melewati hadangan Belgia, Amerika Serikat berpotensi akan bertemu dengan Spanyol di babak perempat final. Spanyol sendiri baru saja menunjukkan performa kuat dengan menyingkirkan Portugal dari turnamen.
Tantangan Berat: Superioritas Belgia
Namun, jalan AS menuju perempat final dipastikan tidak akan mudah. Belgia, dengan rekam jejak panjang di turnamen besar, memiliki catatan pertemuan yang sangat superior melawan Amerika Serikat. Secara statistik, Belgia mendominasi duel kedua tim. Dari tujuh pertemuan terakhir, Belgia berhasil meraih enam kemenangan. Satu-satunya kemenangan AS tercatat pada Piala Dunia 1930.
Rekor Pertemuan yang Menekan
Pertemuan terakhir pada Maret 2026 kembali dimenangkan oleh Belgia dengan skor telak 5-2, memperpanjang rentetan enam kemenangan beruntun mereka atas AS. Belgia juga pernah menyingkirkan AS di babak 16 besar Piala Dunia 2014 melalui perpanjangan waktu dengan skor akhir 2-1.
Kontras Tren Performa di Piala Dunia 2026
Meskipun rekor pertemuan berpihak pada Belgia, performa kedua tim di Piala Dunia 2026 saat ini menunjukkan tren yang berbeda. Amerika Serikat tampil konsisten dengan meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan sejauh ini, selalu mencetak minimal dua gol di setiap laga. Kemenangan mereka diraih atas Paraguay, Australia, dan Bosnia-Herzegovina.
Belgia Belum Meyakinkan
Sebaliknya, Belgia belum sepenuhnya menunjukkan performa yang meyakinkan. Tim asuhan Rudi Garcia sempat ditahan imbang oleh Mesir dan Iran di fase grup sebelum akhirnya menang atas Selandia Baru. Di babak 32 besar, Belgia nyaris tersingkir setelah sempat tertinggal 0-2 dari Senegal hingga menit-menit akhir pertandingan.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























