Selasa, 18 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi

Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan

46% Perempuan Khawatir Akan Otomasi PekerjaanTeknologi Kecerdasan Buatan yang makin menjadi bagian dari kehidupan pekerjaan dan sehari-hari

by Redaktur
23/05/2024
in Sains & Teknologi
Reading Time: 4 mins read
A A
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif_4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran 46 Perempuan Akan Otomasi Pekerjaan

Penggunaan awal AI Generatif yang terlihat berfokus pada fungsi-fungsi yang secara historis didominasi oleh perempuan, seperti pemasaran dan layanan pelanggan, mengakibatkan banyak perempuan yang khawatir akan pekerjaannya saat ini. Studi IBM Institute for Business Value (IBV) Women in Leadership pada tahun 2023 menemukan bahwa hampir 46% perempuan khawatir otomasi yang didorong oleh AI akan menggantikan mereka dalam pekerjaan, dibandingkan dengan hanya 37% pria yang memiliki kekhawatiran serupa.

Padahal, jika bisa memanfaatkan AI generatif dengan baik, perempuan bisa menempati posisi strategis dalam menentukan penggunaan teknologi yang relatif baru diadopsi beberapa tahun ke belakang. Dengan menjadi agen perubahan dan mengadopsi keterampilan penggunaan AI generatif dengan cepat, perempuan tidak hanya dapat memajukan karir mereka, tetapi juga bisa mengurangi mitos gender dan bias sistemik dalam dunia kerja.

Catherine Lian, General Manager & Technology Leader di IBM ASEAN, menekankan pentingnya momentum ini untuk dimanfaatkan secara optimal. “Perempuan dapat menjadi kekuatan pendorong fungsi bisnis yang mengadopsi AI generatif. Banyak perempuan yang tidak melihat AI generatif sebagai alat yang bekerja untuk mereka. Padahal, saat AI generatif merubah alur kerja dan menuntut transformasi di seluruh organisasi, perempuan memiliki kesempatan untuk mendapatkan posisi yang setara dengan laki-laki dalam karirnya.”

Berikut empat alasan utama kenapa menciptakan lingkungan yang suportif, inklusif, dan edukatif untuk perempuan menjadi semakin penting:

1. Mengurangi bias gender dalam AI generatif

AI generatif dirancang untuk dapat memahami input atau prompt berdasarkan data yang sebelumnya telah digunakan untuk melatihnya. Data tersebut sering kali memiliki berbagai macam bias. Keterlibatan perempuan secara aktif pada AI Generatif sejak awal dapat mengurangi adanya bias dan ketidaksetaraan yang terjadi secara sistemik karena mereka bisa menyoroti hasil yang bermasalah dari awal. Penelitian Female Leadership in the Age of AI dari IBM menemukan bahwa di Eropa, 73% pemimpin bisnis percaya bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan di sektor mereka berperan penting untuk mengurangi bias gender dalam AI—tetapi saat ini hanya 32% yang memiliki perempuan yang bertanggung jawab mengambil keputusan mengenai strategi AI.

2. Meningkatkan peran strategis perempuan di berbagai pekerjaan

Akan semakin sedikit perempuan yang menjadi pemimpin di masa depan jika perempuan tidak memanfaatkan AI generatif untuk mendapatkan keunggulan kompetitif saat ini. Penelitian IBV menunjukkan bahwa jumlah pemimpin perempuan semakin menyusut. Hanya 14% VP senior, 16% VP atau direktur, dan 19% posisi manajer senior dipegang oleh perempuan, di mana persentase tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2019. Trend penurunan ini tidak baik untuk kesetaraan gender dan juga bagi bisnis. Ditambah lagi, penelitian juga menunjukkan bahwa organisasi-organisasi yang secara formal memprioritaskan penempatan perempuan dalam posisi kepemimpinan mengalami pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi dan memiliki tingkat retensi karyawan yang lebih tinggi.

3. Memberikan kekuatan super dalam pekerjaannya

Menurut studi ini, fungsi kerja pada 77% pekerja entry-level akan mengalami perubahan. Perempuan yang memiliki visi mengenai AI, memahami bagaimana AI selaras dengan tujuan strategis, dan mengkomunikasikan bagaimana AI harus digunakan untuk memberikan hasil yang berarti akan mendapatkan keunggulan yang tidak ada duanya.

Seiring dengan berkembangnya teknologi transformatif ini, perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pelopor penggunaan AI generatif secara produktif dan bertanggung jawab. Hal ini diharapkan dapat mendorong organisasi tempat mereka bekerja agar memperhatikan penerapan tersebut. Menggabungkan analisis yang tajam dan komunikasi yang baik dapat memberi perempuan kekuatan super di era AI generatif.

4. Menciptakan pekerja produktif

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, ada sekitar 51,81% perempuan yang aktif secara ekonomi. Angka ini menanjak menjadi 52,52% pada tahun 2023. Oleh karena itu, peningkatan pemanfaatan AI Generatif oleh perempuan menjadi sangat penting mengingat keterlibatan mereka dalam angkatan kerja Indonesia yang terus meningkat

Dengan menguasai lanskap AI yang terus berkembang, perempuan dapat menciptakan cara-cara baru dalam memberikan nilai bisnis dan memajukan karir mereka. Seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang mampu menghadapi tantangan ini, mereka dapat terus berinovasi secara bertanggung jawab dan mendefinisikan kembali peran kepemimpinan di masa depan.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Xi Jinping Serukan Kolaborasi Global AI: ‘Bukan Panggung Solo, Tapi Simfoni Kerjasama’

Claude 4.5: Sang Arsitek Kode Masa Depan – Mengapa Ia Mengubah Permainan Coding

GitHub Copilot Workspace: Bukan Sekadar AI Pair Programmer, Tapi Revolusi Kolaborasi Kode Otonom

Google Tensor G7: Rahasia Dapur Chipset Google Memantik Revolusi AI On-Device

Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

Tags: AIIBMkecerdasan buatanperempuan dan AI
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Gemini: Sang Arsitek Kecerdasan Buatan yang Merevolusi Diagnosis Medis

29/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Philips Hue Sync Box 2: Revolusi Sinkronisasi Lampu, Tontonan Anda Jadi Pusat Perhatian

29/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Era Baru Rumah Pintar: Mengintegrasikan Google Home & Apple HomeKit dengan Protokol Matter

29/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Toyota Luncurkan New Hilux di Palopo

19/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

18/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Intel Core Ultra Gen 3: Perang Arsitektur x86 vs. ARM Makin Panas, Siapa Unggul?

01/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

01/07/2026
Perempuan Harus Menguasai AI Generatif: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran Perempuan - Featured

Claude 4.5: Sang Arsitek Kode Masa Depan – Mengapa Ia Mengubah Permainan Coding

01/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Koordinasi APIK Dinas PU Makassar & Dinas PU Provinsi Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bea Cukai Berbenah: Djaka Budi Utama Ungkap Upaya Perbaikan Pasca Ancaman Pembekuan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Sutrimo, Pegawai Kepercayaan Jampidsus Febrie Adriansyah, Tewas di Klinik Kecantikan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.