Sabtu, 1 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari

by Pewarta Warga
22/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1769073169-cd71f97857406427

Jabodetabek kembali diguyur hujan lebat pada Kamis pagi (22/1/2026), memicu kewaspadaan publik terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG telah merilis peringatan dini, menjelaskan akar permasalahan di balik intensitas hujan yang meningkat tajam ini.

  • Cuaca ekstrem di Jabodetabek disebabkan oleh kombinasi sirkulasi siklonik dan penguatan Monsun Dingin Asia.
  • Fenomena seperti Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon 97S turut berkontribusi pada peningkatan awan hujan.
  • Peningkatan seruakan dingin dari Benua Asia mempercepat masuknya Monsun Asia ke wilayah Indonesia.
  • BMKG mengeluarkan peringatan siaga dan awas untuk berbagai wilayah di Jabodetabek terkait potensi hujan lebat hingga ekstrem dan angin kencang.

Analisis Mendalam Penyebab Cuaca Ekstrem Jabodetabek

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan analisis mendalam mengenai penyebab cuaca ekstrem yang tengah melanda Jabodetabek dan wilayah Indonesia lainnya. Menurut laporan ‘Prospek Cuaca Mingguan’ yang dirilis pada 19 Januari 2026, fenomena ini dipicu oleh interaksi kompleks dari beberapa faktor utama di tingkat regional.

Faktor Utama Pemicu Hujan Lebat

Dua faktor krusial yang menjadi sorotan BMKG adalah:

  • Sirkulasi Siklonik: Pola angin yang berputar ini secara signifikan mendukung pembentukan dan perkembangan awan hujan di atmosfer.
  • Penguatan Monsun Dingin Asia: Arus udara dingin yang berasal dari Benua Asia mengalami penguatan, kemudian bergerak masuk dan memengaruhi sistem cuaca di wilayah Indonesia.

Fenomena Cuaca Spesifik yang Berkontribusi

BMKG merinci beberapa fenomena meteorologis spesifik yang turut memperparah kondisi cuaca:

  • Siklon Tropis Nokaen: Keberadaan siklon ini di Laut Filipina diprediksi akan menguat, memberikan dampak pada pola angin di wilayah utara Indonesia bagian Timur.
  • Bibit Siklon 97S: Pergerakan bibit siklon yang persisten ini memengaruhi pola angin secara luas, termasuk menciptakan daerah konfluensi dan konvergensi yang membentang dari Pulau Timor hingga Laut Arafuru. Kondisi ini sangat kondusif untuk pertumbuhan awan hujan.
  • Peningkatan Seruakan Dingin (Cold Surge): Indikasi adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan antara Benua Asia yang memiliki tekanan tinggi dan wilayah Indonesia. Peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan akibat fenomena ini turut mempercepat intrusi Monsun Asia melintasi ekuator melalui Selat Karimata.

Interaksi fenomena-fenomena tersebut memberikan dampak nyata berupa peningkatan intensitas kejadian cuaca ekstrem, khususnya di wilayah selatan Indonesia, yang mencakup Sumatera Bagian Selatan dan Pulau Jawa, termasuk Jabodetabek.

Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Jabodetabek

Menindaklanjuti analisis tersebut, BMKG telah mengeluarkan serangkaian peringatan dini yang dirinci untuk wilayah Jabodetabek. Peringatan yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi BMKG pada Rabu (21/1) ini menggarisbawahi perlunya kewaspadaan tinggi:

Tingkat Siaga dan Awas Hujan Lebat

  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Dikeluarkan untuk wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
  • Awas Hujan Sangat Lebat-Ekstrem: Dikeluarkan untuk wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.

Peringatan Angin Kencang

Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk angin kencang di beberapa area, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, serta wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Peringatan ini diperbarui secara berkala, menegaskan bahwa potensi cuaca buruk masih berlanjut dan memerlukan perhatian serius dari masyarakat.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Hujan Es dan Petir Gemparkan Stadion Azteca, Laga Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Terancam Ditunda

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

Piala Dunia 2026: Prancis Unggul, Senegal Gemilang; BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Timnas Kriket Indonesia Raih Kemenangan Signifikan

Ringkasan Berita Viral Hari Ini, 23 Juni 2026: Piala Dunia, IHSG, Monsun Australia, dan Tarif Global AS

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

Tags: bmkgCuaca EkstremHujan Lebatjabodetabekmonsun asiaPrakiraan CuacaSiklon Tropis
Share17Tweet11Send

ARTIKEL TERKAIT

Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

06/07/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

29/06/2026
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari - Featured

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

26/06/2026
palu-2026

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
img-1780903855-dff0f1274153ee93

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
img-1780819308-bb5714bba56c37ce

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
img-1780199595-12c953bfc18e5bd5

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    217 shares
    Share 87 Tweet 54
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI, Pengemudi Anggota Polri Terancam Denda Rp 1 Juta

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.