Rabu, 10 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng

Peringatan bagi Petualang yang Terjebak FOMO

by Redaktur
18/08/2025
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
gunung bawakaraeng

gunung bawakaraeng

GOWA – Tragedi mengejutkan menghiasi perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di alam terbuka. Seorang pendaki muda asal Kabupaten Bone, Irfan (24), dinyatakan meninggal dunia usai mengikuti upacara bendera di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Korban dilaporkan tewas akibat hipotermia berat, kondisi medis serius akibat suhu tubuh yang terlalu rendah akibat paparan dingin ekstrem di ketinggian.

Menurut keterangan Abdul Gofur dari Tim SAR Gabungan Siaga Merah Putih, Irfan ditemukan dalam keadaan lemah, kedinginan parah, dan tidak responsif pada Minggu pagi (17/8/2025), tak lama setelah upacara kemerdekaan di Pos 10, dekat puncak gunung.

Meski langsung mendapat pertolongan dan dievakuasi dengan tandu oleh tim gabungan, kondisinya tak kunjung membaik. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Dokpol Polda Sulsel saat dalam perjalanan evakuasi dari Pos 8 menuju kaki gunung melalui jalur Bulu Balea.

Irfan bersama 16 rekannya memulai pendakian sejak Selasa (12/8/2025) dari jalur Bulubaria. Mereka berhasil mencapai puncak pada Sabtu (16/8/2025), satu hari sebelum upacara digelar. Namun, cuaca dingin yang ekstrem di ketinggian—yang bisa mencapai 0–5 derajat Celsius, terlebih di malam dan pagi hari—menjadi ancaman serius bagi pendaki yang tidak siap secara fisik maupun peralatan.

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - image 1
Evakuasi jasad pendaki yang meninggal dunia usai upacara HUT RI 17/08/2025 di Gunung Bawakaraeng oleh tim SAR gabungan (Foto: BASARNAS Makassar)

Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mencatat bahwa dari total 4.172 pendaki yang tercatat hingga pukul 17.00 WITA, sebanyak 32 orang mengalami gangguan kesehatan. Mayoritas mengalami hipotermia, disertai keluhan asam lambung naik dan kelelahan ekstrem. Beberapa di antaranya juga sempat terpisah dari kelompoknya, memperparah risiko keselamatan.

Alam Tidak Mengenal FOMO: Pentingnya Persiapan Fisik dan Mental

Tragedi ini menjadi alarm keras bagi komunitas pendaki dan masyarakat umum yang tergoda untuk ikut serta dalam kegiatan di alam bebas hanya karena fear of missing out (FOMO). Fenomena FOMO—rasa takut ketinggalan momen—semakin marak di era media sosial, mendorong banyak orang naik gunung tanpa persiapan memadai, hanya untuk mendapatkan foto di puncak atau ikut serta dalam acara simbolis seperti upacara bendera.

Padahal, lingkungan pegunungan seperti Gunung Bawakaraeng yang berada di ketinggian lebih dari 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl), menuntut adaptasi tubuh yang serius. Suhu dingin, oksigen yang tipis, medan terjal, dan perubahan cuaca yang cepat bisa menjadi ancaman nyawa jika tidak diantisipasi.

Pendaki harus memahami bahwa mendaki bukan sekadar gaya hidup atau konten media sosial, melainkan petualangan yang menuntut kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, dan logistik. Berikut hal-hal krusial yang harus dipersiapkan:

1. Latihan Fisik Secara Berkala
Pendakian membutuhkan daya tahan jantung, paru-paru, dan otot. Latihan seperti jogging, hiking ringan, dan latihan kekuatan harus dilakukan minimal 4–6 minggu sebelum pendakian.

2. Pemahaman Medis dan Kondisi Tubuh
Hipotermia bisa menyerang siapa saja, terutama yang tidak membawa pakaian hangat, jaket anti-angin, sleeping bag, atau alas tenda yang cukup. Pendaki harus tahu gejala awal: gemetar hebat, bicara pelo, kebingungan, dan gerakan lambat.

3. Persiapan Mental dan Psikologis
Banyak pendaki gagal karena mental tidak siap menghadapi kelelahan, rasa takut, atau tekanan kelompok. Kesiapan mental termasuk kemampuan mengambil keputusan rasional, termasuk turn back jika kondisi tubuh memburuk.

4. Peralatan yang Memadai
Jaket gunung, headlamp, alas kaki anti-slip, makanan bergizi, dan air cukup adalah kebutuhan dasar. Jangan pernah mengandalkan “nanti pinjam teman” atau “pasti ada yang bawa”.

5. Pemahaman Etika dan Tanggung Jawab Lingkungan
Pendaki juga harus sadar akan jejak ekologis yang ditinggalkan. Membawa sampah turun, tidak merusak vegetasi, dan tidak membuat api sembarangan adalah bentuk penghormatan terhadap alam.

Menyambut Kemerdekaan, Bukan Menantang Maut

Upacara di puncak gunung memang punya makna simbolik yang kuat: semangat persatuan, cinta tanah air, dan keberanian menggapai ketinggian. Namun, semangat itu harus diimbangi dengan kearifan dan tanggung jawab. Kemerdekaan yang kita rayakan bukan hanya milik mereka yang sampai di puncak, tetapi juga bagi mereka yang cukup bijak untuk tahu batas diri.

Tragedi Irfan harus menjadi pelajaran: alam tidak pernah memaafkan keteledoran. Ia tidak peduli apakah Anda ingin viral, ikut tren, atau sekadar ingin merasakan “ada di sana”. Ia hanya merespons kesiapan, kesadaran, dan rasa hormat, dengan persiapan matang, rasa syukur, dan perlindungan terhadap diri sendiri serta lingkungan alam yang kita cintai.

BACA JUGA:

Strategi Penyelamatan Rupiah dan Tiga Pos Kritis APBN 2026

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

Tags: Gunung BawakaraengHormati AlamSiap Sebelum NaikTidak Ada Pendakian Yang Terlambat Tapi Ada Yang Terlalu Terburu-buruwartakita
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Transformasi TPA Antang Makassar: Menuju Sistem Sanitary Landfill Modern yang Berkelanjutan

09/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Kloter 9 Haji Makassar Pulang Utuh, PPIH Ungkap Kunci Pelayanan Prima

09/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Bebas Denda 100% & Diskon Pokok 50% Pajak Kendaraan di Sulsel: Peluang Emas Wajib Pajak Manfaatkan Hingga 30 Juni 2026

06/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Gubernur Sulsel Pimpin Penanaman 1.000 Mangrove di Selayar: Investasi Hijau untuk Hari Lingkungan Hidup Dunia 2026

06/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Kloter 6 Haji Bone Pulang Utuh 393 Jamaah, Pesan ‘Jaga Kemabruran’ Menggema

06/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, secara pribadi menyambut kepulangan Kelompok Terbang 5 Debarkasi Makassar

06/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Kloter 4 Jemaah Haji Wajo dan Makassar Tiba di Tanah Air, Satu Orang Masih Dirawat di Arab Saudi

04/06/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

BPBD Makassar Bergerak Cepat: Kanal Bara-baraya Timur Dibersihkan Tuntas Berkat Instruksi Wali Kota

04/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

    Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bebas Denda 100% & Diskon Pokok 50% Pajak Kendaraan di Sulsel: Peluang Emas Wajib Pajak Manfaatkan Hingga 30 Juni 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel Pimpin Penanaman 1.000 Mangrove di Selayar: Investasi Hijau untuk Hari Lingkungan Hidup Dunia 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Skandal OJK dan Ancaman Monopoli Negara di Bursa Efek: Analisis Mendalam Demutualisasi BEI

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • CFD Rasuna Said Diharapkan Rutin, Gubernur Ajak Cinta Laura Kampanyekan Pilah Sampah di Jakarta

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Restorative Justice: Memperbaiki Hubungan, Bukan Sekadar Menghukum

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • 4.200 Pengurus Bank Sampah Seluruh Indonesia Ikut E-Learning

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Indonesia vs Mozambik: Debut Bersejarah di GBK, Menyongsong Sejarah Baru

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta: Mohammad Prapanca Sebut Titik Balik Prestasi Macan Kemayoran

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.