Selasa, 21 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng

Peringatan bagi Petualang yang Terjebak FOMO

by Redaktur
18/08/2025
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
gunung bawakaraeng

gunung bawakaraeng

GOWA – Tragedi mengejutkan menghiasi perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di alam terbuka. Seorang pendaki muda asal Kabupaten Bone, Irfan (24), dinyatakan meninggal dunia usai mengikuti upacara bendera di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Korban dilaporkan tewas akibat hipotermia berat, kondisi medis serius akibat suhu tubuh yang terlalu rendah akibat paparan dingin ekstrem di ketinggian.

Menurut keterangan Abdul Gofur dari Tim SAR Gabungan Siaga Merah Putih, Irfan ditemukan dalam keadaan lemah, kedinginan parah, dan tidak responsif pada Minggu pagi (17/8/2025), tak lama setelah upacara kemerdekaan di Pos 10, dekat puncak gunung.

Meski langsung mendapat pertolongan dan dievakuasi dengan tandu oleh tim gabungan, kondisinya tak kunjung membaik. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Dokpol Polda Sulsel saat dalam perjalanan evakuasi dari Pos 8 menuju kaki gunung melalui jalur Bulu Balea.

Irfan bersama 16 rekannya memulai pendakian sejak Selasa (12/8/2025) dari jalur Bulubaria. Mereka berhasil mencapai puncak pada Sabtu (16/8/2025), satu hari sebelum upacara digelar. Namun, cuaca dingin yang ekstrem di ketinggian—yang bisa mencapai 0–5 derajat Celsius, terlebih di malam dan pagi hari—menjadi ancaman serius bagi pendaki yang tidak siap secara fisik maupun peralatan.

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - image 1
Evakuasi jasad pendaki yang meninggal dunia usai upacara HUT RI 17/08/2025 di Gunung Bawakaraeng oleh tim SAR gabungan (Foto: BASARNAS Makassar)

Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mencatat bahwa dari total 4.172 pendaki yang tercatat hingga pukul 17.00 WITA, sebanyak 32 orang mengalami gangguan kesehatan. Mayoritas mengalami hipotermia, disertai keluhan asam lambung naik dan kelelahan ekstrem. Beberapa di antaranya juga sempat terpisah dari kelompoknya, memperparah risiko keselamatan.

Alam Tidak Mengenal FOMO: Pentingnya Persiapan Fisik dan Mental

Tragedi ini menjadi alarm keras bagi komunitas pendaki dan masyarakat umum yang tergoda untuk ikut serta dalam kegiatan di alam bebas hanya karena fear of missing out (FOMO). Fenomena FOMO—rasa takut ketinggalan momen—semakin marak di era media sosial, mendorong banyak orang naik gunung tanpa persiapan memadai, hanya untuk mendapatkan foto di puncak atau ikut serta dalam acara simbolis seperti upacara bendera.

Padahal, lingkungan pegunungan seperti Gunung Bawakaraeng yang berada di ketinggian lebih dari 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl), menuntut adaptasi tubuh yang serius. Suhu dingin, oksigen yang tipis, medan terjal, dan perubahan cuaca yang cepat bisa menjadi ancaman nyawa jika tidak diantisipasi.

Pendaki harus memahami bahwa mendaki bukan sekadar gaya hidup atau konten media sosial, melainkan petualangan yang menuntut kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, dan logistik. Berikut hal-hal krusial yang harus dipersiapkan:

1. Latihan Fisik Secara Berkala
Pendakian membutuhkan daya tahan jantung, paru-paru, dan otot. Latihan seperti jogging, hiking ringan, dan latihan kekuatan harus dilakukan minimal 4–6 minggu sebelum pendakian.

2. Pemahaman Medis dan Kondisi Tubuh
Hipotermia bisa menyerang siapa saja, terutama yang tidak membawa pakaian hangat, jaket anti-angin, sleeping bag, atau alas tenda yang cukup. Pendaki harus tahu gejala awal: gemetar hebat, bicara pelo, kebingungan, dan gerakan lambat.

3. Persiapan Mental dan Psikologis
Banyak pendaki gagal karena mental tidak siap menghadapi kelelahan, rasa takut, atau tekanan kelompok. Kesiapan mental termasuk kemampuan mengambil keputusan rasional, termasuk turn back jika kondisi tubuh memburuk.

4. Peralatan yang Memadai
Jaket gunung, headlamp, alas kaki anti-slip, makanan bergizi, dan air cukup adalah kebutuhan dasar. Jangan pernah mengandalkan “nanti pinjam teman” atau “pasti ada yang bawa”.

5. Pemahaman Etika dan Tanggung Jawab Lingkungan
Pendaki juga harus sadar akan jejak ekologis yang ditinggalkan. Membawa sampah turun, tidak merusak vegetasi, dan tidak membuat api sembarangan adalah bentuk penghormatan terhadap alam.

Menyambut Kemerdekaan, Bukan Menantang Maut

Upacara di puncak gunung memang punya makna simbolik yang kuat: semangat persatuan, cinta tanah air, dan keberanian menggapai ketinggian. Namun, semangat itu harus diimbangi dengan kearifan dan tanggung jawab. Kemerdekaan yang kita rayakan bukan hanya milik mereka yang sampai di puncak, tetapi juga bagi mereka yang cukup bijak untuk tahu batas diri.

Tragedi Irfan harus menjadi pelajaran: alam tidak pernah memaafkan keteledoran. Ia tidak peduli apakah Anda ingin viral, ikut tren, atau sekadar ingin merasakan “ada di sana”. Ia hanya merespons kesiapan, kesadaran, dan rasa hormat, dengan persiapan matang, rasa syukur, dan perlindungan terhadap diri sendiri serta lingkungan alam yang kita cintai.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

Strategi Penyelamatan Rupiah dan Tiga Pos Kritis APBN 2026

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Tags: Gunung BawakaraengHormati AlamSiap Sebelum NaikTidak Ada Pendakian Yang Terlambat Tapi Ada Yang Terlalu Terburu-buruwartakita
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

KRI Marlin-877 Selamatkan Dua Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selayar, Pencarian Tiga Lainnya Berlanjut

20/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperluas: 25 Jiwa Masih Hilang di Perairan Selayar, Upaya Gabungan Dikerahkan

19/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Lima Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Perairan Selayar, Operasi SAR Berlanjut

18/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Diskominfo Makassar dan Densus 88 Bersinergi Perkuat Literasi Digital Demi Lindungi Anak dari Ancaman Siber

14/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Keluarga Bupati Gowa Tegaskan Tanggung Jawab Jabatan Bersifat Personal, Tolak Beban Kolektif

13/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Dispensasi Kerja ASN Sulbar di Hari Pertama Sekolah: Dukungan Keluarga untuk SDM Unggul

13/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Sulawesi Selatan Siap Gemilang Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46: Wastra Lokal Mendunia dari Makassar

09/07/2026
Pendaki Meninggal Usai Upacara HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng - Featured

Kodam XIV/Hasanuddin Padukan Bakti Sosial dan Nobar Piala Dunia 2026 di Makassar: Semarak Kebersamaan dan Pemberdayaan

09/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.