Minggu, 23 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan.

by Redaktur
24/09/2018
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
redaksiana-2

Membandingkan pendukung pasangan calon presiden dan partai politik dengan pendukung klub bola, bukan perbandingan sebangun dan setara. Tetap kami bandingkan dengan membatasi pada kesamaan sebab dan akibat umum berdasarkan pengalaman dan pengetahuan empiris lainnya.

Telaah khusus dari sudut hukum, psikologi massa, dan manajemen konflik bukan kompetensi redaktur, biarlah para ahli yang mengulasnya.

Kami menulis opini ini karena pada hari deklarasi kampanye damai kemarin (Minggu 23/9) ada dua kejadian yang dilakukan oleh pendukung klub politik dan klub bola. Pendukung klub politik mengorbankan aturan main, pendukung klub bola mengorbankan nyawa.

Tidak ada manusia yang tidak menginginkan kedamaian. Harapan dan kerinduan manusia pada perdamaian bahkan dititipkan dalam bentuk doa pada mereka yang telah meninggal dunia, semoga beristirahat dalam damai. Bukan pada yang masih hidup, mari hidup damai.

Menurut catatan seorang pendukung klub bola:

“Perseteruan antar suporter Persija dan Persib sudah berlangsung lama, tepatnya sejak tahun 2000 yaitu bertepatan dengan Liga Indonesia 6. Di putaran 1 sekitar 6 buah bis suporter Persib datang ke Lebak Bulus dan masuk ke Tribun Timur. Dan terdiri dari banyak unit suporter seperti Balad Persib, Jurig, Stone Lovers, ABCD, Viking dll. Saat itu yang terbesar masih Balad Persib. Meski sempat nyaris terjadi gesekan dengan the Jakmania, tapi Alhamdulilah tidak terjadi bentrokan yang lebih luas. Justru kita suporter Persib bergerak ke arah the Jakmania tuk berjabat tangan. Gw inget banget yel-yel kita waktu itu : “ABCD … Anak Bandung Cinta Damai”. Selesai pertandingan suporter Persib juga didampingi the Jakmania menuju bus. Dan The Jakmania mengikuti dengan menyanyikan lagu Halo Halo Bandung.”

Konflik antar pendukung klub bola sampai bulan September tahun 2016 tercatat sudah 54 orang pendukung klub bola meninggal dunia dan mati sia-sia.

Berapa korban nyawa antar pendukung klub politik di Indonesia? Bila dalam konteks politik sebagai alat merebut kekuasaan, amat banyak, mencapai jutaan jika dirunut sejak zaman Sriwijaya, revolusi kemerdekaan, masa orde lama, orde baru, orde reformasi, hingga hari ini. Bedanya, korban yang jatuh punya peluang mendapat gelar pahlawan dari pemerintah karena kehilangan nyawa dalam perjuangan mengubah nasib orang banyak. Sebagian lagi dicap pengkhianat karena perbedaan ideologi dan tujuan perjuangan.

Beberapa hal yang menggelitik kesadaran kami sebagai manusia, korban di GBLA kemarin (23/9) Haringga dan kejadian 2012 di GBK dengan korban Rangga, keduanya dilakukan dengan berdarah dingin tanpa kemanusiaan, penuh kebencian.

Di GBLA anak-anak di bawah umur ikut mengeroyok Haringga, di GBK ponsel Blackberry Rangga dirampas dan status BBM nya diganti menjadi “Ini Jakarta bukan Bandung”.

Semoga dengan mengambil pelajaran dari korban-korban yang jatuh, menjadi doa untuk para korban bahwa kematian mereka tidak sepenuhnya sia-sia.

Belum Paham Matematika

Kata Enstein, “Saya bisa menghitung pembelokan cahaya, tapi jangan minta saya menghitung besarnya kebencian dalam hati manusia.”

Masih butuh penelitian lebih lanjut, tapi fakta bahwa anak Indonesia gagap Matematika urutan kedua dari bawah di dunia, mestinya berhubungan dengan sikap beringas, biadab, tanpa akal sehat.

Kebenaran matematis bisa mencegah kekerasan karena kalkulasi membiasakan manusia berpikir logis.

Misalnya, sebandingkah membunuh supporter tim lawan atas nama dendam atau fanatisme. Sebaliknya, logiskah mengabaikan seruan pihak keamanan jangan datang menonton langsung, tapi seorang diri tetap menonton ke kandang lawan.

Dengan matematika, seseorang akan memahami betul kegunaan dan tujuan sebuah operasi atau persamaan matematika, teorema Phytagoras gunanya untuk mencari apa, jelas dan terang.

Imbasnya pada kehidupan sehari-hari, orang menjadi terbiasa mempertanyakan setiap aksi dan operasinya, fungsi, manfaat, dan tujuan menjadi pendukung klub bola apa, yang pasti bukan untuk menghajar suporter tim lawan.

BACA JUGA:

Bagaimana Norwegia ‘Menampar’ FIFA dengan Diplomasi Keberanian di Panggung Global

AS Tebar Ranjau Darat Anti-Tank di Selatan Iran: Eskalasi Baru Perang Tak Terlihat?

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Pendukung klub politik dengan matematika juga bisa menghitung sebandingkah manfaat finansial menjadi pendukung klub politik dengan akibat yang ditimbulkan jika menebar kebencian. Atau untuk yang bergerak sukarela tanpa dukungan finansial tapi untuk ideologi, bahkan mungkin ‘kesenangan’, bisa mengkalkulasi akibat yang akan timbul dari setiap aksinya, pada diri sendiri dan orang banyak.

Minim Teladan Mengelola Perbedaan dan Menerima Kekalahan

Kebanyakan contoh dan teladan bagaimana meruncingkan perbedaan untuk mengambil keuntungan atau untuk kesenangan, mulai dari skala negarawan, agamawan, politisi, pesohor, simpatisan pendukung paslon dan parpol.

Teladan bahwa perbedaan adalah sesuatu yang lumrah, bukan alasan berkonflik, berbeda pilihan dalam sebuah kompetisi sesuatu yang biasa, yang juara boleh merayakan kemenangan dan yang kalah silahkan mengambil pelajaran untuk kompetisi berikutnya.

Teladan dari pucuk pimpinan klub politik dan klub bola dalam mengelola perbedaan akan menghilangkan prasangka sosial di level pendukung dan mencairkan kebekuan komunikasi.

Netralitas Wasit dan Penegak Aturan

Tanpa ini, semua upaya di atas terancam sia-sia.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: IndonesianaKemanusiaan
Share4Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Yth. Pendukung Klub Politik dan Klub Bola: Berdamai Bukan Pilihan, Tapi Keharusan. - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.