Kabupaten Maros akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada 10-18 April 2026, sebuah gelaran akbar yang tidak hanya memperebutkan total hadiah Rp2 miliar, tetapi juga menjadi momentum strategis penguatan syiar Islam dan pembentukan karakter generasi penerus.
- MTQ ke-34 Sulsel 2026 akan diselenggarakan di Kabupaten Maros pada 10-18 April 2026.
- Total hadiah yang ditawarkan mencapai Rp2 miliar, bersumber dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan panitia pelaksana.
- Acara ini bertujuan sebagai sarana apresiasi prestasi, pembinaan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
- Ratusan peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba.
- Persiapan matang mencakup akomodasi, sarana, dan prasarana pendukung, serta penghargaan tambahan bagi peserta terbaik.
- Harapannya, MTQ ini melahirkan qari/qariah unggul, memperkuat syiar Islam, membangun karakter religius generasi muda, dan mempererat silaturahim.
Maros Siap Gelar MTQ ke-34 dengan Anggaran Hadiah Fantastis Rp2 Miliar
Kabupaten Maros dipersiapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 10 hingga 18 April 2026. Gelaran keagamaan yang sangat dinanti ini tidak hanya menjanjikan persaingan yang ketat, tetapi juga menawarkan total hadiah yang sangat menggiurkan, mencapai Rp2 miliar. Anggaran fantastis ini merupakan wujud nyata apresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan panitia pelaksana terhadap para kafilah berprestasi.
Muetazim Mansyur, selaku Ketua Panitia MTQ ke-34 Sulsel, menjelaskan bahwa besaran hadiah ini dirancang khusus untuk memotivasi seluruh peserta agar dapat menampilkan performa terbaik mereka. “Kami berharap jumlah hadiah ini mampu menjadi pendorong semangat bagi setiap peserta untuk mengerahkan seluruh kemampuan dan potensi yang dimiliki dalam setiap cabang perlombaan,” ujar Muetazim.
Lebih dari Sekadar Kompetisi: Memperkuat Fondasi Keagamaan dan Karakter Generasi Muda
MTQ ke-34 di Maros ini digagas bukan semata-mata sebagai ajang kompetisi, melainkan sebuah platform strategis untuk pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Sulawesi Selatan. Wakil Bupati Maros ini menekankan betapa krusialnya peran MTQ dalam menjaga, menumbuhkan, serta melestarikan semangat religiusitas di kalangan generasi muda, yang merupakan estafet pembangunan bangsa.
Ratusan Peserta dan Ragam Cabang Lomba untuk Menjaring Talenta Al Quran
Pelaksanaan MTQ tingkat provinsi ini diprediksi akan diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan duta-duta terbaik dari seluruh 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Berbagai cabang lomba yang akan dipertandingkan meliputi cabang tilawah (pembacaan Al Quran), tahfiz (menghafal Al Quran), tafsir (interpretasi makna Al Quran), serta cabang yang mengedepankan seni dan karya tulis ilmiah yang bertemakan Al Quran. Keragaman cabang lomba ini memastikan bahwa talenta-talenta Al Quran dari berbagai aspek akan terwadahi dan terasah.
Persiapan Matang dan Penghargaan Tambahan: Apresiasi untuk Prestasi Terbaik
Panitia telah berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke-34 ini berjalan dengan lancar dan sukses. Kesiapan mencakup penyediaan akomodasi yang nyaman bagi seluruh peserta dan para dewan hakim yang bertugas, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung lainnya yang memadai. Sebagai bentuk apresiasi yang lebih mendalam, selain hadiah utama, panitia juga telah menyiapkan penghargaan tambahan bagi para peserta yang dinilai menunjukkan prestasi luar biasa dan menjadi yang terbaik di masing-masing cabang lomba.
Harapan Besar untuk Masa Depan Syiar Islam dan Kebersamaan di Sulawesi Selatan
Pemerintah daerah, melalui pernyataan Muetazim, menyampaikan optimisme dan harapan yang besar terhadap gelaran MTQ ini. Diharapkan, ajang ini tidak hanya sukses melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama harum Sulawesi Selatan di kancah nasional, tetapi juga mampu secara signifikan memperkuat syiar Islam di seluruh penjuru provinsi. Lebih dari itu, MTQ Sulsel 2026 ini diharapkan menjadi momentum yang kuat untuk membangun karakter generasi muda yang taat beragama dan berakhlak mulia. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahim antar daerah dan menumbuhkan semangat kebersamaan yang kokoh di tengah masyarakat Sulawesi Selatan yang majemuk.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: Budi Saktia























