Rabu, 20 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020?

by Hei Gun
17/02/2020
in Arsip 2020, Internasional, Nasional
Reading Time: 8 mins read
A A
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Arsip

JAKARTA – Sejak tahun lalu, emas telah menjadi aset primadona bagi investor di tengah banyak ketidakpastian. Setelah berhasil membukukan kinerja tahunan terbaiknya pada 2019, mampukah rekor tersebut terus berlanjut hingga tahun ini?

Sebagai informasi, emas mencatatkan kenaikan tahunan sekitar 18 persen pada 2019, menjadi kinerja terbaiknya sejak 2010. Ketegangan hubungan dagang antara AS dan China yang berlarut-larut pada tahun lalu menjadi faktor utama penguatan emas karena sentimen itu telah melukai minat investor terhadap aset berisiko.

Pun, gelombang pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral yang hampir terjadi di seluruh dunia, termasuk The Fed, telah mendukung emas hingga mendorong aset safe haven itu menyentuh level tertingginya di level US$1.566 per troy ounce pada tahun lalu.

Mengutip riset konsultan Metal Focus, permintaan global untuk emas pada 2019 naik ke level tertingginya dalam empat tahun. Dunia diprediksi telah mengonsumsi 4.370 ton emas pada tahun lalu, menjadi yang terbesar sejak 2015 dan naik sedikit dari konsumsi 2018 sebesar 4.364.

Sepanjang tahun berjalan 2020, sejumlah sentimen tampak masih berpihak terhadap emas. Diawali dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga yang terbaru sentimen penyebaran virus corona telah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi perlambatan ekonomi global.

Hal tersebut pun membuat emas menjadi satu-satunya komoditas yang berhasil membukukan kinerja tahun berjalan di zona hijau, yaitu naik sebesar 4,22 persen year to date (ytd).

Logam kuning tersebut juga berhasil membuat rekor baru pada tahun ini dengan menyentuh level US$1.613 per troy ounce, posisi tertinggi emas sejak enam tahun terakhir.

Mengutip riset terbaru World Gold Council, emas telah menjadi aset yang paling relevan di tengah kondisi pasar yang bergejolak saat ini.

Emas saat ini bukan hanya dipandang sebagai tempat lindung nilai oleh investor, tetapi tingkat return dari investasi emas sudah mulai diincar oleh para investor.

“Dalam dua dekade terakhir, return emas telah mengalahkan return aset investasi lain seperti US Stocks, dolar AS, dan obligasi AS,” tulis World Gold Council dalam risetnya bertajuk The Relevance of Gold as A Strategic Asset 2020, dikutip Minggu (16/2/2020).

Selain itu, banyak manajemen investasi yang mulai mendiversifikasi asetnya, menambahkan porsi emas sebagai instrumen pendulang keuntungannya.

Kini, emas pun tidak hanya mendapatkan keuntungan ketika pasar dalam tekanan saja. Logam mulia itu juga telah memberikan korelasi positif di saat saham dan aset berisiko lainnya tengah bergerak menguat.

Hal tersebut dikarenakan sifat emas sebagai barang mewah sehingga ketika investor semakin kaya dari imbal hasil yang didapatkan dari aset berisiko, permintaan emas pun tetap akan naik atas pembelian emas fisik mulai dari perhiasaan hingga emas batangan.

Sementara itu, menurut WGC setidaknya terdapat dua tantangan utama investor pada tahun ini, yaitu tingkat bunga yang rendah dan ketidakpastian ekonomi.

Rendahnya tingkat bunga acuan suatu negara sesungguhnya bisa mendorong investor untuk mengumpulkan aset berisiko, tetapi ketidakpastian di pasar keuangan seperti tensi geopolitik, serta hubungan dagang AS dan China masih menjadi penekan pertumbuhan ekonomi global.

Oleh karena itu, dengan relevansi dan sentimen yang beredar, WGC menilai prospek emas masih bullish pada tahun ini dengan didukung banyak katalis positif, yang mungkin kembali menjadi tahun terbaik bagi emas.

“Kami berharap bahwa banyak dinamika global yang diunggulkan selama beberapa tahun terakhir akan tetap mendukung emas pada 2020,” tulis World Gold Council.

WABAH CORONA
Mengutip riset Monex Investindo Futures, kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus corona yang belum tampak akan segera mereda masih akan menjadi penggerak pasar pada beberapa perdagangan ke depan sehingga semakin mendukung penguatan emas.

BACA JUGA:

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Trump di Beijing: Misi ‘Deals’ dengan Raksasa Teknologi dan Keuangan AS

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

Selama para ilmuwan belum menemukan vaksin atas virus tersebut, pasar masih akan dibayangi kekhawatiran terhadap penyebaran yang lebih luas terhadap virus itu dan emas tetap menjadi jawara investasi.

Apalagi, jumlah korban jiwa telah mencapai lebih dari 1.000 orang, melebihi korban jiwa dari epidemi SARS pada 2002-2003 lalu. Sekitar 25 negara selain China pun telah mengkonfirmasi terjangkit virus tersebut.

Analis PT Monex Investindo Futures Andian mengatakan bahwa kekhawatiran pasar terhadap wabah virus corona diyakini masih akan menghambat perekonomian global. Hal itu memicu minat aset safe haven sehingga harga emas berpeluang naik meguji level resistan US$1.582 per troy ounce hingga US$1.586 per troy ounce.

“Sebaliknya, jika melemah emas akan menguji support US$1.562 per troy ounce hingga US $1.565 per troy ounce,” ujar Andia dalam publikasi risetnya, Minggu (16/2/2020).

Sementara itu, mengutip riset Valbury Asia Futures, harga emas terus menguji untuk naik ke level tertingginya. Pada pekan lalu pun, emas berhasil mengalami kenaikan mingguan terbesar dalam enam pekan terakhir yaitu naik 0,9 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan pekan lalu, Jumat (14/2/2020), emas di pasar spot berada di level US$1.584,06 menguat 0,51 persen, sedangkan emas berjangka kontrak April 2020 di bursa Comex ditutup menguat 0,48 persen di level US$1.586,4 per troy ounce.

“Harga masih mencatatkan kenaikan karena investor bertaruh pada emas untuk melakukan hedge terhadap dampak ekonomi dari wabah virus corona. Saat ini level resistan emas di US$1.586,70 per troy ounce, sedangkan level support di US$1.575,45 per troy ounce,” tulis Valbury Asia Futures dalam publikasi risetnya, Minggu (16/2/2020).

Rata-rata Harga Emas Per tahun (US$/ per troy ounce)

 

2017

2018

2019

Emas

1.258

1.269

1.392

 

Rata-rata Harga Emas 3 Bulan Terakhir

 

November 2019

Desember 2019

Januari 2020

Emas 

1.471

1.479

1.561

Sumber: World Bank, 2020

sumber artikel: bisnis.com

Tags: EkonomiEmaswartakita
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Iran Tegaskan Tak Akan Serang Tetangga, Kecuali Diprovokasi, Namun Pengaruh Politik Terbatas

08/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

    Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Telemedicine: Masa Depan Layanan Kesehatan di Era Digital

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Dani Olmo: Pahlawan Spanyol yang Menggagalkan Gol Inggris di Menit 90

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.