Jumat, 24 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020?

by Hei Gun
17/02/2020
in Arsip 2020, Internasional, Nasional
Reading Time: 8 mins read
A A
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Arsip

JAKARTA – Sejak tahun lalu, emas telah menjadi aset primadona bagi investor di tengah banyak ketidakpastian. Setelah berhasil membukukan kinerja tahunan terbaiknya pada 2019, mampukah rekor tersebut terus berlanjut hingga tahun ini?

Sebagai informasi, emas mencatatkan kenaikan tahunan sekitar 18 persen pada 2019, menjadi kinerja terbaiknya sejak 2010. Ketegangan hubungan dagang antara AS dan China yang berlarut-larut pada tahun lalu menjadi faktor utama penguatan emas karena sentimen itu telah melukai minat investor terhadap aset berisiko.

Pun, gelombang pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral yang hampir terjadi di seluruh dunia, termasuk The Fed, telah mendukung emas hingga mendorong aset safe haven itu menyentuh level tertingginya di level US$1.566 per troy ounce pada tahun lalu.

Mengutip riset konsultan Metal Focus, permintaan global untuk emas pada 2019 naik ke level tertingginya dalam empat tahun. Dunia diprediksi telah mengonsumsi 4.370 ton emas pada tahun lalu, menjadi yang terbesar sejak 2015 dan naik sedikit dari konsumsi 2018 sebesar 4.364.

Sepanjang tahun berjalan 2020, sejumlah sentimen tampak masih berpihak terhadap emas. Diawali dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga yang terbaru sentimen penyebaran virus corona telah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi perlambatan ekonomi global.

Hal tersebut pun membuat emas menjadi satu-satunya komoditas yang berhasil membukukan kinerja tahun berjalan di zona hijau, yaitu naik sebesar 4,22 persen year to date (ytd).

Logam kuning tersebut juga berhasil membuat rekor baru pada tahun ini dengan menyentuh level US$1.613 per troy ounce, posisi tertinggi emas sejak enam tahun terakhir.

Mengutip riset terbaru World Gold Council, emas telah menjadi aset yang paling relevan di tengah kondisi pasar yang bergejolak saat ini.

Emas saat ini bukan hanya dipandang sebagai tempat lindung nilai oleh investor, tetapi tingkat return dari investasi emas sudah mulai diincar oleh para investor.

“Dalam dua dekade terakhir, return emas telah mengalahkan return aset investasi lain seperti US Stocks, dolar AS, dan obligasi AS,” tulis World Gold Council dalam risetnya bertajuk The Relevance of Gold as A Strategic Asset 2020, dikutip Minggu (16/2/2020).

Selain itu, banyak manajemen investasi yang mulai mendiversifikasi asetnya, menambahkan porsi emas sebagai instrumen pendulang keuntungannya.

Kini, emas pun tidak hanya mendapatkan keuntungan ketika pasar dalam tekanan saja. Logam mulia itu juga telah memberikan korelasi positif di saat saham dan aset berisiko lainnya tengah bergerak menguat.

Hal tersebut dikarenakan sifat emas sebagai barang mewah sehingga ketika investor semakin kaya dari imbal hasil yang didapatkan dari aset berisiko, permintaan emas pun tetap akan naik atas pembelian emas fisik mulai dari perhiasaan hingga emas batangan.

Sementara itu, menurut WGC setidaknya terdapat dua tantangan utama investor pada tahun ini, yaitu tingkat bunga yang rendah dan ketidakpastian ekonomi.

Rendahnya tingkat bunga acuan suatu negara sesungguhnya bisa mendorong investor untuk mengumpulkan aset berisiko, tetapi ketidakpastian di pasar keuangan seperti tensi geopolitik, serta hubungan dagang AS dan China masih menjadi penekan pertumbuhan ekonomi global.

Oleh karena itu, dengan relevansi dan sentimen yang beredar, WGC menilai prospek emas masih bullish pada tahun ini dengan didukung banyak katalis positif, yang mungkin kembali menjadi tahun terbaik bagi emas.

“Kami berharap bahwa banyak dinamika global yang diunggulkan selama beberapa tahun terakhir akan tetap mendukung emas pada 2020,” tulis World Gold Council.

WABAH CORONA
Mengutip riset Monex Investindo Futures, kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus corona yang belum tampak akan segera mereda masih akan menjadi penggerak pasar pada beberapa perdagangan ke depan sehingga semakin mendukung penguatan emas.

BACA JUGA:

Koperasi Desa Merah Putih: Ambisi Ekonomi Rakyat atau Beban Fiskal Baru?

Prabowo dan Lee Jae Myung Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan di Tengah Gejolak Global

Fakta di Balik Isu Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi 1 April 2026: Cek Kejelasannya

Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan Investasi Strategis dengan Amerika Serikat: Dari Pendidikan hingga Pariwisata

Emas Konsolidasi Rp 75 Juta, Pasar Tegang Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Selama para ilmuwan belum menemukan vaksin atas virus tersebut, pasar masih akan dibayangi kekhawatiran terhadap penyebaran yang lebih luas terhadap virus itu dan emas tetap menjadi jawara investasi.

Apalagi, jumlah korban jiwa telah mencapai lebih dari 1.000 orang, melebihi korban jiwa dari epidemi SARS pada 2002-2003 lalu. Sekitar 25 negara selain China pun telah mengkonfirmasi terjangkit virus tersebut.

Analis PT Monex Investindo Futures Andian mengatakan bahwa kekhawatiran pasar terhadap wabah virus corona diyakini masih akan menghambat perekonomian global. Hal itu memicu minat aset safe haven sehingga harga emas berpeluang naik meguji level resistan US$1.582 per troy ounce hingga US$1.586 per troy ounce.

“Sebaliknya, jika melemah emas akan menguji support US$1.562 per troy ounce hingga US $1.565 per troy ounce,” ujar Andia dalam publikasi risetnya, Minggu (16/2/2020).

Sementara itu, mengutip riset Valbury Asia Futures, harga emas terus menguji untuk naik ke level tertingginya. Pada pekan lalu pun, emas berhasil mengalami kenaikan mingguan terbesar dalam enam pekan terakhir yaitu naik 0,9 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan pekan lalu, Jumat (14/2/2020), emas di pasar spot berada di level US$1.584,06 menguat 0,51 persen, sedangkan emas berjangka kontrak April 2020 di bursa Comex ditutup menguat 0,48 persen di level US$1.586,4 per troy ounce.

“Harga masih mencatatkan kenaikan karena investor bertaruh pada emas untuk melakukan hedge terhadap dampak ekonomi dari wabah virus corona. Saat ini level resistan emas di US$1.586,70 per troy ounce, sedangkan level support di US$1.575,45 per troy ounce,” tulis Valbury Asia Futures dalam publikasi risetnya, Minggu (16/2/2020).

Rata-rata Harga Emas Per tahun (US$/ per troy ounce)

 

2017

2018

2019

Emas

1.258

1.269

1.392

 

Rata-rata Harga Emas 3 Bulan Terakhir

 

November 2019

Desember 2019

Januari 2020

Emas 

1.471

1.479

1.561

Sumber: World Bank, 2020

sumber artikel: bisnis.com

Tags: EkonomiEmaswartakita
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Iran Tegaskan Tak Akan Serang Tetangga, Kecuali Diprovokasi, Namun Pengaruh Politik Terbatas

08/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Intelijen Ungkap Rencana Operasi Lintas Batas Milisi Kurdi Iran di Irak Utara, Diduga Diberi Sinyal oleh AS

05/03/2026
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
  • Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Bayern Munchen vs Atletico Madrid 4 Mei 2016

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Koperasi Desa Merah Putih: Ambisi Ekonomi Rakyat atau Beban Fiskal Baru?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Indonesia Diguncang Rangkaian Gempa M5+ dalam 48 Jam, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang Timur Laut: Kronologi, Evakuasi Massal, dan Peringatan Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pete-pete Laut Makassar: Konektivitas Baru untuk Pulau, Beroperasi Mei-Juni 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Taro Waterpark CitraLand Tallasa City: Sensasi Petualangan Air Terbaru untuk Keluarga Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Mampukah Emas Pertahankan Kilaunya pada 2020? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.