Jumat, 2 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh

by A. Burhany
05/06/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Astronomi
Reading Time: 3 mins read
A A
1749080213_Longsor-Gunung-Kuda-Luka-Lama-yang-Tak-Pernah-Sembuh.jpg

Tragedi longsor di Gunung Kuda, Cirebon, yang menewaskan 21 orang bukan cuma soal bencana alam. Ini soal kelalaian berulang yang tak kunjung dibenahi. Warga sekitar menyebut longsor bukan hal baru. Bahkan sebelum kejadian akhir Mei lalu, sudah sering terjadi. Tapi tambang tetap jalan, seolah nyawa manusia bisa ditukar dengan batu.

Peringatan yang Diabaikan, Nyawa Jadi Taruhan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat lewat Dinas ESDM sempat mengeluarkan perintah penghentian sementara tambang pasca-longsor Februari 2025. Tapi seperti kata Kepala Dinas, Bambang Tirtoyuliono, “tidak diindahkan.” Instruksi tinggal instruksi, tak ada langkah tegas menutup kegiatan tambang yang jelas-jelas membahayakan.

Begitu ada korban jiwa, barulah izin PT Aka Azhariyah Group dan tiga perusahaan lain dicabut. Dua orang dijadikan tersangka. Tapi apakah ini cukup? Atau hanya respons reaktif yang biasa kita lihat tiap kali tragedi datang?

Masyarakat Tak Patuh, Risiko Terus Mengintai

Warga di sekitar tambang, seperti Suhendar dari Desa Cikalahang, mengakui bahwa tambang di Gunung Kuda sudah beroperasi lebih dari 20 tahun. Longsor? Sudah sering, katanya. Tapi anehnya, belum pernah ada penolakan besar dari masyarakat.

Alasannya bisa dimengerti: tambang menyerap tenaga kerja lokal, dari sopir truk sampai petugas kebersihan. Namun ini juga menunjukkan ada ketidakpatuhan warga dalam mendukung keselamatan lingkungan mereka sendiri. Debu tambang dibiarkan selama tidak terlalu mengganggu. Longsor dianggap biasa selama tak ada korban. Ini jadi tanda bahwa kesadaran akan risiko masih rendah, bahkan ketika bahaya sudah di depan mata.

Keselamatan Kerja yang Diabaikan

Taryana, sopir truk dari Indramayu, adalah satu dari sedikit yang selamat. Ia terjebak di dalam truk selama 30 menit setelah longsor menimbunnya. Untungnya, ponselnya masih berfungsi dan ia bisa meminta tolong.

Kejadian ini membuka mata bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tambang masih lemah. Jika K3 benar-benar dijalankan dengan serius—dari peringatan dini, prosedur evakuasi, hingga pelatihan keselamatan—kemungkinan besar jumlah korban bisa ditekan.

Tapi faktanya, sejak 2024 perusahaan tambang ini bahkan tak punya dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), padahal dokumen ini adalah dasar legal dan teknis untuk menjamin aspek lingkungan dan keselamatan kerja.

Pemerintah Daerah yang Berkelit dan Tanggung Jawab yang Tumpang Tindih

Manajer advokasi Walhi Jawa Barat, Siti Hannah, menyoroti lemahnya kemauan politik pemerintah daerah. Mereka kerap berdalih tak punya wewenang karena izin dikeluarkan pemerintah pusat. Tapi bagaimana dengan pengawasan? Bukankah daerah tetap bisa menghentikan kegiatan tambang yang nyata-nyata membahayakan warganya?

Faktanya, banyak pemerintah daerah bergantung pada pendapatan dari sektor tambang. Inilah yang membuat langkah tegas jadi tarik-ulur. Akhirnya, keselamatan warga jadi nomor sekian.

Longsor yang Terus Berulang, Tapi Tak Pernah Jadi Pelajaran

Gunung Kuda bukan baru sekali longsor. Catatan Walhi menunjukkan longsor sudah terjadi sejak 2015. Badan Geologi bahkan menetapkan kawasan itu masuk zona rawan gerakan tanah tinggi. Lereng curam, struktur tanah lepas, dan curah hujan tinggi memperparah risiko.

Kita bisa menyalahkan alam, tapi bencana seperti ini sebenarnya bisa dicegah. Dengan syarat: pemerintah serius bertindak, perusahaan menaati aturan, dan masyarakat tidak menutup mata hanya karena tambang memberi penghasilan.

Saatnya Mengakhiri Siklus Kelalaian

BACA JUGA:

Gempa Magnitudo di Atas 3,0 di Indonesia: Laporan 24 Jam Terakhir (Hingga 19 September 2026)

Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Pacitan, Getaran Terasa Hingga Malang dan Sekitarnya

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Luwu Utara: Analisis BMKG dan Dampak Dirasakan

Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang

Transformasi Dapur: Ubah Sampah Organik Jadi Emas Hijau Bernilai Tinggi, Kunci Lingkungan Lestari

Tragedi di Gunung Kuda menunjukkan bahwa bencana bukan cuma soal alam. Ini soal ketidakpatuhan, lemahnya pengawasan, dan abainya semua pihak terhadap keselamatan. Kita tak bisa terus-menerus membiarkan luka lama ini menganga tanpa upaya sungguh-sungguh untuk menyembuhkannya.

Karena nyawa manusia seharusnya tak pernah jadi harga yang layak dibayar hanya demi batu dan pasir.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: alamAlam SemestaBanjirGempa!lingkungan hiduplongsor
Share7Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi

01/10/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Sulawesi Selatan Siap Hadapi Udara Panas Ekstrem: Ini Prediksi BMKG 24-26 September 2026

26/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

1.200 Ton Sampah Menggunung di Gowa: Krisis BBM dan Akses TPA Lumpuhkan Pengelolaan Limbah

23/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Warga Sangatta Diserang Buaya 4,4 Meter: Polisi Keluarkan Imbauan Keras

21/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Harga Beras Premium Naik 15% Jelang Akhir Tahun 2026, Ini Penyebabnya

20/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Kekeringan Ekstrem Landa 8 Kabupaten di Sulsel, BPBD Tetapkan Status Siaga

20/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

20/09/2026
Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

20/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Longsor Gunung Kuda: Luka Lama yang Tak Pernah Sembuh - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • #CekFakta Rumput Paragis untuk Menyembuhkan Kanker

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Oops! Noda Cat Rambut Nempel di Baju? Salwa Punya Jurus Anti-Gagal Nih!

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.