Minggu, 15 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji

Apa dampaknya bagi Calon Jemaah Haji Sulawesi Selatan?

by Redaktur
31/10/2025
in Berita Terkini, Daerah, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
kuota haji sulsel 2026 cr

Kabar gembira datang bagi ribuan calon jemaah haji di Sulawesi Selatan. Setelah penantian panjang, kebijakan baru Kementerian Agama (Kemenag) dan Panitia Kerja (Panja) DPR RI resmi mengubah peta penyelenggaraan haji, khususnya bagi provinsi dengan daftar tunggu terlama. Sulawesi Selatan, yang dikenal dengan animo ibadah haji yang sangat tinggi, kini menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari reformasi sistem kuota ini. Peningkatan signifikan pada kuota haji 2026 dan penurunan drastis masa tunggu menjadi sorotan utama, menjanjikan realisasi impian suci yang lebih cepat bagi masyarakat Bumi Anging Mammiri.

Reformasi Kuota Haji, Bergeser dari Populasi ke Daftar Tunggu

Perubahan mendasar dalam penentuan kuota haji nasional telah diresmikan. Jika sebelumnya alokasi kuota didasarkan pada jumlah penduduk Muslim di suatu wilayah, kini sistem tersebut beralih fokus pada panjangnya daftar tunggu (waiting list) jemaah. Keputusan strategis ini, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, adalah hasil kesepakatan krusial antara Panja DPR dan Kemenag pada 31 Oktober 2025.

Pergeseran paradigma ini bukan sekadar perubahan angka, melainkan sebuah respons terhadap realitas antrean haji yang kian mengular di beberapa provinsi. Daerah-daerah dengan daftar tunggu yang ekstrem, seperti Sulawesi Selatan, secara otomatis mendapatkan alokasi kuota tambahan yang substansial. Ini adalah langkah progresif yang bertujuan untuk pemerataan dan keadilan bagi calon jemaah yang telah lama menanti. Meskipun demikian, kebijakan ini juga memiliki sisi lain, di mana sekitar 20 persen daerah lain yang memiliki daftar tunggu pendek justru mengalami penurunan kuota. Hal ini menunjukkan kompleksitas kebijakan dalam mengakomodasi berbagai dinamika regional.

Dampak bagi Calon Jemaah Haji Sulawesi Selatan

Bagi Sulawesi Selatan, dampak kebijakan ini sangat transformatif. Kuota haji untuk pemberangkatan tahun 2026 melonjak tajam menjadi 9.670 jemaah, dari yang sebelumnya hanya 7.272 jemaah. Ini berarti ada penambahan lebih dari 2.000 kursi yang akan membuka jalan bagi ribuan calon jemaah untuk berangkat lebih cepat. Angka ini menempatkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu dari empat provinsi dengan alokasi kuota haji terbanyak di Indonesia, sebuah indikator betapa tingginya animo masyarakat di sini terhadap ibadah haji.

Konsekuensi paling signifikan dari peningkatan kuota ini adalah penurunan masa tunggu yang drastis. Jika sebelumnya calon jemaah haji Sulsel harus menunggu hingga 50 tahun, kini rata-rata masa tunggu diperkirakan berkisar di angka 26 tahun. Penurunan hampir setengah dari masa tunggu sebelumnya ini membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, dari Makassar, Bone, Gowa, hingga Luwu. Ribuan keluarga yang telah mendaftarkan diri bertahun-tahun lamanya kini dapat mempersiapkan diri dengan estimasi waktu yang jauh lebih realistis, mengubah lanskap perencanaan ibadah haji di tingkat lokal.

Dinamika Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2025: Antara Penurunan dan Variasi Regional

Selain kabar baik mengenai kuota dan masa tunggu, Panja DPR dan Kemenag juga mengumumkan penurunan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2025. Rata-rata BPIH nasional turun menjadi Rp87 juta, dari Rp89 juta pada tahun sebelumnya. Penurunan ini tentu menjadi kabar positif, meringankan sedikit beban finansial bagi calon jemaah.

Namun, penting untuk dicatat bahwa biaya ini bersifat rata-rata dan dapat bervariasi antar embarkasi. Faktor-faktor seperti jarak geografis embarkasi ke Tanah Suci, akomodasi, dan fasilitas lainnya memainkan peran krusial dalam penentuan biaya akhir. Sebagai contoh, embarkasi seperti Aceh yang lebih dekat ke Mekkah, cenderung memiliki BPIH yang lebih rendah. Sementara itu, untuk calon jemaah dari Sulawesi Selatan yang diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar, meskipun ada penurunan rata-rata nasional, biaya spesifik yang harus ditanggung tetap perlu dikonfirmasi. Variasi ini mengharuskan calon jemaah untuk tetap cermat dalam menghitung dan mempersiapkan anggaran, tidak hanya terpaku pada angka rata-rata nasional.

Tantangan dan Harapan ke Depan bagi Penyelenggaraan Haji

Meskipun kebijakan baru ini membawa optimisme, implementasinya tentu tidak lepas dari tantangan. Peningkatan jumlah jemaah secara signifikan menuntut kesiapan operasional yang lebih matang dari Kemenag, baik di tingkat pusat maupun provinsi. Mulai dari proses manasik haji, koordinasi keberangkatan, hingga pelayanan di Tanah Suci, semua harus dipersiapkan dengan cermat untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah.

Tantangan lain adalah memastikan informasi mengenai perubahan kuota dan biaya ini tersampaikan secara merata dan jelas kepada seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil di Sulawesi Selatan. Peran Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kantor Kemenag di tingkat kabupaten/kota menjadi krusial dalam menyosialisasikan informasi ini, memberikan bimbingan, dan memitigasi kebingungan yang mungkin timbul. Harapannya, dengan perencanaan yang matang, kebijakan ini tidak hanya mempercepat keberangkatan, tetapi juga meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji secara keseluruhan.

Perubahan kebijakan alokasi kuota haji dari sistem berbasis populasi menjadi daftar tunggu adalah langkah revolusioner yang secara fundamental mengubah akses ibadah haji bagi jutaan Muslim Indonesia. Bagi Sulawesi Selatan, provinsi dengan daftar tunggu haji yang sangat panjang, kebijakan ini adalah anugerah. Peningkatan kuota menjadi 9.670 jemaah dan penurunan masa tunggu menjadi sekitar 26 tahun bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari harapan yang terwujud bagi ribuan calon jemaah haji yang mendambakan panggilan ke Tanah Suci.

Meski dinamika biaya haji tetap memerlukan perhatian, optimisme jelas membayangi. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menanggapi aspirasi masyarakat dan mempercepat penyelenggasan ibadah haji yang lebih adil dan merata. Tantangan operasional dan sosialisasi memang menanti, namun semangat untuk mewujudkan impian suci ini telah mendapatkan momentum baru.

BACA JUGA:

Nelayan Hilang di Makassar: Operasi SAR Resmi Ditutup Setelah Tujuh Hari Tanpa Hasil

Gowa Galakkan Program ASRI: Wujudkan Lingkungan Bersih, Nyaman, dan Bebas Banjir Sambut Ramadan

Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas, Transparansi dan Visi Wakaf Jadi Kunci Penting

102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

Polri Sulsel Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo: Bakti Sosial Bersih-Bersih Pantai Losari dan Istana Balla Lompoa

Tags: BPIH 2025hajiHaji 2026Haji SulselIqbal IsmailJemaah HajiKemenagkuota hajiMasa Tunggu HajiPanja DPRSulawesi Selatan
Share10Tweet7Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Tawuran Maut di Makasar: 16 Remaja Diamankan, 4 Diduga Pelaku Utama

15/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Di Balik Kematian Alex Pretti: Telepon Genggam, Senjata Terkuat Melawan Narasi Pemerintah Trump

15/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Nelayan Hilang di Makassar: Operasi SAR Resmi Ditutup Setelah Tujuh Hari Tanpa Hasil

15/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Tragedi di Kanal Nuri Makassar: Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Terseret Arus

15/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

14/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

14/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Pemprov Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Bantaeng: Bantuan Pangan, Alsintan, dan Sarana Keagamaan Disalurkan

14/02/2026
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Gowa Galakkan Program ASRI: Wujudkan Lingkungan Bersih, Nyaman, dan Bebas Banjir Sambut Ramadan

14/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    481 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tragedi Chinatown: Bocah 6 Tahun WNI Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Singapura

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Beda Smoothing Sutra dengan Smoothing Biasa, Rebonding, dan Straightening

    1330 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Kuota Haji di Sulsel Melonjak, Antrean Menciut, dan Dinamika Biaya Haji - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.