Senin, 12 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR

by Pewarta Warga
04/09/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR - Featured

BACA JUGA:

DPR Kaji Ulang Defisit APBN: Jika Bukan 3 Persen, Lalu Apa?

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

Komisi III DPR Berbagi Strategi Keamanan dengan Kapolri Suyudi

DPR Mendesak KemenPUPR & BMKG: Perlu Mitigasi El Nino untuk Cegah Krisis Air Bersih

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

Polemik mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kembali mencuat di tingkat parlemen. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Bapak Ferry Juliantono, harus menjawab pertanyaan tajam dari anggota Komisi VI DPR RI terkait laporan bahwa beberapa Koperasi Merah Putih telah dibebani kewajiban cicilan, meskipun modal usaha belum cair dan kegiatan operasional belum berjalan.

Sorotan DPR: Cicilan Tanpa Operasional dan Modal

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat, Zulfikar Hamonangan, melayangkan kritik keras dalam rapat kerja yang beragenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Koperasi Tahun Anggaran 2027. Zulfikar menyoroti praktik yang terjadi di berbagai Koperasi Merah Putih, termasuk di wilayah Tangerang Raya. Menurutnya, dari sekitar 350 koperasi yang telah terbentuk atau dalam tahap awal berjalan, hampir separuhnya dilaporkan belum menerima modal usaha yang memadai.

“Sehingga hari ini, hampir 50 persen dari Koperasi Merah Putih yang ada belum mendapatkan permodalan usaha kepada mereka,” ujar Zulfikar dalam forum tersebut, Selasa (1/9/2026).

Kondisi ini diperparah dengan adanya laporan bahwa sejumlah koperasi tersebut sudah mulai membayar cicilan melalui Dana Desa, padahal operasional mereka belum aktif. Zulfikar menyamakan situasi ini dengan seseorang yang membeli kendaraan secara kredit sebelum mobilnya benar-benar diterima. Kendala ini disebut-sebut terjadi karena beberapa koperasi belum melalui survei ulang atau belum terdaftar dalam pendataan daring yang menjadi syarat untuk memperoleh dukungan permodalan.

“Sementara operasional mereka belum berjalan, sudah nyicil. Ibarat orang sudah ambil mobil kredit, mobilnya belum datang, tapi sudah harus dibayarkan,” kata Zulfikar, menggambarkan frustrasinya.

Zulfikar menekankan urgensi penyelesaian masalah ini agar koperasi dapat segera beroperasi secara normal, menghasilkan pendapatan, dan mampu memenuhi kewajiban finansialnya.

Diversifikasi Peran Koperasi: Dari Ritel ke Agregator Produk Desa

Lebih lanjut, Zulfikar Hamonangan tidak hanya menyoroti persoalan permodalan. Ia juga mendesak pemerintah untuk lebih serius dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi, khususnya melalui program pelatihan yang menyasar generasi muda. Ia berharap ada alokasi kegiatan yang fokus pada pemahaman koperasi dan peran strategis pemuda di dalamnya.

“Tolonglah sisihkan kegiatan dengan pemuda yang terkait masalah koperasi, pemahaman tentang koperasi, serta peran pemuda di koperasi tersebut,” pinta Zulfikar.

Selain itu, DPR meminta Koperasi Merah Putih tidak hanya terpaku pada peran sebagai pengecer barang dari perusahaan besar atau badan usaha milik negara (BUMN) pangan. Zulfikar mengusulkan agar Koperasi Merah Putih bertransformasi menjadi agregator produk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang berasal dari desa. Produk-produk tersebut kemudian dapat disalurkan kepada Perum Bulog.

“Harusnya Koperasi Merah Putih-lah yang membeli produk hasil pertanian dan peternakan yang ada di tiap desa. Lalu setelah dibeli oleh Koperasi Merah Putih, dijual ke Bulog,” jelasnya.

Zulfikar berargumen bahwa pola bisnis yang hanya menjual kembali pasokan sembako dari Bulog akan menciptakan ketergantungan pada bisnis ritel semata, bukan membangun kemandirian ekonomi desa yang sesungguhnya.

“Padahal yang harus kita bangun adalah kemandirian koperasi,” tegasnya.

Respons Kementerian Koperasi: Evaluasi Internal dan Penundaan Cicilan

Menanggapi kritik dan masukan dari Komisi VI DPR RI, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyatakan bahwa persoalan KDKMP yang sudah dibebani cicilan sebelum modal efektif turun dan operasional berjalan akan menjadi catatan penting dalam evaluasi internal kementerian.

Kementerian menjelaskan bahwa skema pembiayaan KDKMP dirancang melalui model kemitraan antara usaha dan perbankan. Pihak kementerian menegaskan bahwa alokasi murni Dana Desa seharusnya tidak diarahkan untuk membiayai modal usaha Koperasi Merah Putih, mengingat Dana Desa memiliki peruntukan utama untuk kegiatan wajib masyarakat.

Dalam upaya mencari solusi, Kementerian Koperasi tengah berkoordinasi dengan konsorsium pembiayaan serta bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Tujuannya adalah untuk menerapkan mekanisme grace period atau masa penundaan pembayaran cicilan bagi koperasi yang terdampak.

“Prinsipnya, kewajiban pengembalian atau cicilan baru bisa berjalan setelah gerai fisik resmi beroperasi penuh dan mulai menghasilkan arus kas (cash flow) komersial,” demikian pernyataan resmi kementerian.

Kementerian juga berkomitmen untuk mempercepat proses pencairan modal bagi gerai-gerai yang pembangunan fisiknya sudah siap, demi memastikan kegiatan usaha dapat segera dimulai dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian desa.


Kontributor: MA. Untung

Penyunting: H. Gunadi


Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Dana DesaDPRFerry JuliantonoKomisi VIKoperasi Merah PutihMenteri Koperasimodal usahaoperasional koperasiRKA 2027Zulfikar Hamonangan
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Pasar motor bekas di WTC Mangga Dua yang ramai, dengan berbagai jenis motor bekas tersusun rapi dalam barisan. Adegan ini menampilkan suasana yang hidup di pasar, dengan penjual dan pelanggan berinter

Bisnis Moge Bekas di WTC Mangga Dua: Legalitas dan Komunitas Menentukan Sukses

11/10/2026
Presiden RI (H. Gunadi) dan Presiden Mesir berbincang di sebuah ruang konferensi formal, duduk di meja konferensi besar dengan dokumen dan peta di depan mereka. Latar belakang menampilkan proyeksi lay

Presiden RI dan Mesir Jajaki Dana Investasi Bersama dan EPA untuk Ekonomi Kedua Negara

11/10/2026
H. Gunadi, seorang tokoh politik dan ekonomi terpercaya, duduk di meja kerjanya dengan fokus pada dokumen-dokumen penting. Di latar belakang, terlihat berbagai laporan keuangan, layar komputer menampi

DPR Kaji Ulang Defisit APBN: Jika Bukan 3 Persen, Lalu Apa?

11/10/2026
H. Gunadi, dalam pakaian formal, berdiri di depan galeri investasi yang modern dengan berbagai grafik dan alat finansial. Dia menampilkan presentasi di tablet sambil berbicara kepada sekelompok mahasi

Galeri Investasi UYM Perluas Edukasi Pasar Modal di Kalangan Mahasiswa

11/10/2026
Sejumlah investor terpilih berkumpul di sebuah resort mewah di Bali, dengan latar belakang pantai yang indah dan arsitektur tradisional Bali. Mereka sedang berdiskusi serius, dengan laptop dan dokumen

Investor Kakap Reuni di Bali, Target Investasi Rp 536 Triliun – Wartakita.id

10/10/2026
H. Gunadi, seorang tokoh penting dalam industri alat kesehatan Indonesia, berdiri di depan laboratorium modern dengan peralatan teknologi terkini. Dia membawa tablet yang menampilkan diagram teknologi

Henkel Tawarkan Teknologi Perakitan untuk Industri Alat Kesehatan di Indonesia

10/10/2026
Dalam foto jurnalistik ini, terlihat sebuah gedung pemerintahan modern dengan jendela besar yang terang terangkat oleh cahaya alami. Di dalam gedung tersebut, sekelompok anak-anak muda duduk fokus di

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

09/10/2026
Menteri Keuangan H. Gunadi berdiri di depan layar digital yang menampilkan data keuangan dan grafik ekonomi yang berkembang, dengan latar belakang kantor modern dan pemandangan kota yang sibuk. Dia te

APBN dan Danantara: Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.