Kamis, 13 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas

by Pewarta Warga
08/01/2019
in Arsip 2019, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
1 ikan

Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati ikan dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

Mengintip Pelaksanaan Pembelajaran MIKIR di MIN Balikpapan.

Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan MIKIR atau Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi telah dikenalkan oleh program PINTAR Tanoto Foundation. Program yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag ini mencoba memasukkan unsur-unsur soft skill yang amat penting dimiliki murid agar bisa menghadapi era industry 4.0 yaitu kemampuan berpikir kritis, berkreasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan tampil percaya diri. Nah bagaimanakah pelaksanaannya di kelas? Akan tergambar sedikit dalam pembelajaran yang dilakukan ibu Wiwik Kustinaningsih, Guru kelas IV MIN 1 Balikpapan.

Balikpapan, Kalimantan Timur – Biasanya kalau mengajar tentang hewan dan fungsi-fungsi tubuhnya, ibu Wiwik Kustinaningsih cuma pakai buku paket, atau media-media gambar saja.

Namun setelah ikut pelatihan di Tanoto Foundation, ia memiliki ide yang baru. Ia ingin pembelajarannya untuk kelas 1V yang diasuhnya jadi benar-benar kontekstual dan sangat menyenangkan. Ia ingin anak-anak langsung mengobservasi objeknya.

“Untuk itu, saya berpesan pada siswa saya agar waktu pelajaran tentang hewan dan fungsi tubuhnya, mereka membawa secara berkelompok hewan yang mereka pilih,” ujarnya.

Ternyata 5 kelompok siswa membawa hewan yang berbeda-beda. Ada yang masih hidup dan ada yang sudah mati. Yang masih hidup seperti kucing, dan burung, dan yang mati seperti ikan bandeng, ikan tongkol dan udang.
Namun agar tumbuh literasi siswa sebelum siswa melakukan pengamatan langsung hewan yang dibawa, mereka diminta membaca terdahulu tentang topik pembelajaran hari itu. “Setelah membaca dan diskusi untuk mengerti garis besarnya, saya minta mereka mengamati secara berkolompok hewan yang mereka bawa dan menuliskan pada lembar kerja tugas hari itu yaitu menyebutkan bagian-bagian tubuh dan fungsinya,” ujarnya menerangkan.

Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati burung dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

Ternyata siswa sangat antusias mengerjakan tugas tersebut. “Sangat jauh bedanya kalau kita cuma belajar pakai buku paket.

Mereka menulis, berdiskusi dan berbagi ide. Mereka menjadi belajar untuk terlibat diskusi ilmiah yang kreatif, ” ujar bu Wiwik. Dika, salah seorang anggota kelompok hewan kucing menyatakan kesenangannya belajar dengan cara demikian “Belum pernah pembelajaran seperti ini. Kami membawa kucing, hewan yang begitu kami sukai, untuk kami teliti langsung. Kami sambil belajar bisa mengelus-elusnya agar tetap kucingnya senang bersama kami. Saya senang sekali belajar hari ini,” ujarnya

Untuk menumbuhkan soft skill kemampuan berkomunikasi dan percaya diri, Setelah selesai mengerjakan tugas, Bu Wiwik meminta perkelompok mempresentasikan hasilnya kepada kelompok lain. Siswa juga antusias memberikan feed back dan berdiskusi.

“Salah satu keuntungan membawa hewan ke kelas ini adalah siswa menemukan sendiri berbagai macam bagian-bagian tubuh hewan yang berbeda dengan fungsi-fungsi yang berbeda pula. Insang pada ikan, ekor berbulu pada kucing, bulu-bulu pada merpati dan lain-lain sehingga memperkaya pengetahuan mereka,” ujar bu Wiwik. Untuk menguatkan apa yang sudah ditemukan, sebagai kesimpulan bu Wiwik bersama-sama siswa menyebutkan kembali beberapa bagian tubuh dan fungsi-fungsinya secara bersama-sama.

Menurut bu Wiwik ternyata pembelajaran secara kontekstual tersebut sangat menarik. Anak-anak yang dulu beberapanya kurang antusias belajar, kelihatan benar-benar terlibat aktif dalam pembelajaran.

“Kami memiliki group whats app dengan orang tua siswa. Salah satu orang tua selama ini melihat anaknya sangat pemalu, dan kurang percaya diri. Ketika saya kirim foto-foto aktifitas kelompok yang memperlihatkan dia terlibat aktif dalam pembelajaran, dia sangat gembira melihat anaknya jadi pemberani dan terlibat,” ujarnya.

Menurut Khundori, Spesialis Pembelajaran Sekolah Dasar Tanoto Kaltim, Pembelajaran model MIKIR yang dilakukan oleh bu Wiwik perlahan bisa menumbuhkan beberapa soft skill yang amat dibutuhkan untuk mengahadi era Industry 4.0. “Untuk menjadi kreatif, maka dibutuhkan pikiran yang analitis seperti yang telah dicoba kembangkan ibu Wiwik dengan meminta siswa mengamati dan menemukan sendiri pengetahuan. Selain itu, karena era Industry 4.0 itu mesin banyak mengambil alih pekerjaan, salah satu hal yang masih tidak bisa dilakukan mesin adalah kemampuan bekerjasama untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif. Hal ini juga telah dilakukan olehnya,” ujarnya.

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - image 1
Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati burung dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

Khundori berharap, demi memastikan siswa memiliki soft skill demikian, pembelajaran model MIKIR seperti ini diadopsi oleh banyak pihak. “Saat terjadi bonus demografi pada tahun 2030 nanti, anak-anak yang ditumbuhkan kemampuan soft skill semacam itu, akan lebih siap menghadapai persaingan ekonomi. Mereka lebih analitis, kreatif, mampu bekerjasama, dan tampil percaya diri, “ujarnya menutup. (Ajiep)

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Milad ke-39 FSIKP UMI: Refleksi Perjalanan, Transformasi Keilmuan, dan Komitmen untuk Masa Depan Makassar yang Gemilang

Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan Investasi Strategis dengan Amerika Serikat: Dari Pendidikan hingga Pariwisata

Ramadhan Leadership Camp: Tingkatkan Kapasitas 100 Kepala Sekolah se-Sulsel

Makassar Bangun Jembatan dan Jalan Rp4 Miliar: Akhir Era Siswa Naik Sampan ke Sekolah di Romang Tangayya

OlympicAD VIII Makassar: 8.525 Siswa Muhammadiyah Unjuk Prestasi di Indonesia Timur

Tags: Balikpapanindustri 4.0Pendidikan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - Featured

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

28/06/2026
pesta-babi-2

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
img-1777232492-c0434ba7e4668f69

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
img-1773324706-e6b519d0a7426472

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
tanker-2

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
img-1771867006-5e1d6e4e13a49eff

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
img-1772547877-275d7818d8f65cc2

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    474 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Starlink: Internet Kencang di Orbit Rendah

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.