Rabu, 14 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas

by Pewarta Warga
08/01/2019
in Arsip 2019, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
1 ikan

Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati ikan dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

BACA JUGA:

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Ketika Gadget Menyita Perhatian Anak-anak, Apa yang Terjadi dengan Buku?

Pentingnya Literasi Kritis bagi Generasi Muda Membentengi Diri dari Disinformasi

Kini Ada Panduan Kesehatan Reproduksi Berbasis Braille Loh!

Respons Gibran soal Hasil Putusan Sidang Gugatan Ijazah di MK

Mengintip Pelaksanaan Pembelajaran MIKIR di MIN Balikpapan.

Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan MIKIR atau Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi telah dikenalkan oleh program PINTAR Tanoto Foundation. Program yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag ini mencoba memasukkan unsur-unsur soft skill yang amat penting dimiliki murid agar bisa menghadapi era industry 4.0 yaitu kemampuan berpikir kritis, berkreasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan tampil percaya diri. Nah bagaimanakah pelaksanaannya di kelas? Akan tergambar sedikit dalam pembelajaran yang dilakukan ibu Wiwik Kustinaningsih, Guru kelas IV MIN 1 Balikpapan.

Balikpapan, Kalimantan Timur – Biasanya kalau mengajar tentang hewan dan fungsi-fungsi tubuhnya, ibu Wiwik Kustinaningsih cuma pakai buku paket, atau media-media gambar saja.

Namun setelah ikut pelatihan di Tanoto Foundation, ia memiliki ide yang baru. Ia ingin pembelajarannya untuk kelas 1V yang diasuhnya jadi benar-benar kontekstual dan sangat menyenangkan. Ia ingin anak-anak langsung mengobservasi objeknya.

“Untuk itu, saya berpesan pada siswa saya agar waktu pelajaran tentang hewan dan fungsi tubuhnya, mereka membawa secara berkelompok hewan yang mereka pilih,” ujarnya.

Ternyata 5 kelompok siswa membawa hewan yang berbeda-beda. Ada yang masih hidup dan ada yang sudah mati. Yang masih hidup seperti kucing, dan burung, dan yang mati seperti ikan bandeng, ikan tongkol dan udang.
Namun agar tumbuh literasi siswa sebelum siswa melakukan pengamatan langsung hewan yang dibawa, mereka diminta membaca terdahulu tentang topik pembelajaran hari itu. “Setelah membaca dan diskusi untuk mengerti garis besarnya, saya minta mereka mengamati secara berkolompok hewan yang mereka bawa dan menuliskan pada lembar kerja tugas hari itu yaitu menyebutkan bagian-bagian tubuh dan fungsinya,” ujarnya menerangkan.

Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati burung dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

Ternyata siswa sangat antusias mengerjakan tugas tersebut. “Sangat jauh bedanya kalau kita cuma belajar pakai buku paket.

Mereka menulis, berdiskusi dan berbagi ide. Mereka menjadi belajar untuk terlibat diskusi ilmiah yang kreatif, ” ujar bu Wiwik. Dika, salah seorang anggota kelompok hewan kucing menyatakan kesenangannya belajar dengan cara demikian “Belum pernah pembelajaran seperti ini. Kami membawa kucing, hewan yang begitu kami sukai, untuk kami teliti langsung. Kami sambil belajar bisa mengelus-elusnya agar tetap kucingnya senang bersama kami. Saya senang sekali belajar hari ini,” ujarnya

Untuk menumbuhkan soft skill kemampuan berkomunikasi dan percaya diri, Setelah selesai mengerjakan tugas, Bu Wiwik meminta perkelompok mempresentasikan hasilnya kepada kelompok lain. Siswa juga antusias memberikan feed back dan berdiskusi.

“Salah satu keuntungan membawa hewan ke kelas ini adalah siswa menemukan sendiri berbagai macam bagian-bagian tubuh hewan yang berbeda dengan fungsi-fungsi yang berbeda pula. Insang pada ikan, ekor berbulu pada kucing, bulu-bulu pada merpati dan lain-lain sehingga memperkaya pengetahuan mereka,” ujar bu Wiwik. Untuk menguatkan apa yang sudah ditemukan, sebagai kesimpulan bu Wiwik bersama-sama siswa menyebutkan kembali beberapa bagian tubuh dan fungsi-fungsinya secara bersama-sama.

Menurut bu Wiwik ternyata pembelajaran secara kontekstual tersebut sangat menarik. Anak-anak yang dulu beberapanya kurang antusias belajar, kelihatan benar-benar terlibat aktif dalam pembelajaran.

“Kami memiliki group whats app dengan orang tua siswa. Salah satu orang tua selama ini melihat anaknya sangat pemalu, dan kurang percaya diri. Ketika saya kirim foto-foto aktifitas kelompok yang memperlihatkan dia terlibat aktif dalam pembelajaran, dia sangat gembira melihat anaknya jadi pemberani dan terlibat,” ujarnya.

Menurut Khundori, Spesialis Pembelajaran Sekolah Dasar Tanoto Kaltim, Pembelajaran model MIKIR yang dilakukan oleh bu Wiwik perlahan bisa menumbuhkan beberapa soft skill yang amat dibutuhkan untuk mengahadi era Industry 4.0. “Untuk menjadi kreatif, maka dibutuhkan pikiran yang analitis seperti yang telah dicoba kembangkan ibu Wiwik dengan meminta siswa mengamati dan menemukan sendiri pengetahuan. Selain itu, karena era Industry 4.0 itu mesin banyak mengambil alih pekerjaan, salah satu hal yang masih tidak bisa dilakukan mesin adalah kemampuan bekerjasama untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif. Hal ini juga telah dilakukan olehnya,” ujarnya.

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - image 1
Para siswa kelas IV MIN Balikpapan mengamati burung dan bertukar ide gagasan tentang bagian-bagian tubuh dan fungsinya. (foto: Ajiep)

Khundori berharap, demi memastikan siswa memiliki soft skill demikian, pembelajaran model MIKIR seperti ini diadopsi oleh banyak pihak. “Saat terjadi bonus demografi pada tahun 2030 nanti, anak-anak yang ditumbuhkan kemampuan soft skill semacam itu, akan lebih siap menghadapai persaingan ekonomi. Mereka lebih analitis, kreatif, mampu bekerjasama, dan tampil percaya diri, “ujarnya menutup. (Ajiep)

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Balikpapanindustri 4.0Pendidikan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Gibran Rakabuming Raka in a formal political setting, looking thoughtful, with a background of political documents and a large desk, symbolizing his role in national politics. The image captures the seriousness of the situation, with dramatic lighting and a sharp focus, highlighting the documents and his expression.

Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

07/10/2026
Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - Featured

Menteri Agus Andrianto Sebut Sidak Ombudsman Momentum Penertiban Lapas

27/09/2026
solar energy

Transisi Energi Indonesia 2026: Menarik Investasi Global untuk PLTS dan Dekarbonisasi Industri

27/09/2026
Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - Featured

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

28/06/2026
pesta-babi-2

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
img-1777232492-c0434ba7e4668f69

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
img-1773324706-e6b519d0a7426472

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.