Kamis, 15 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hukum & Keadilan

Kesaksian dari ‘Neraka Kripto’: Disekap, Disetrum, dan Dipaksa Menipu

Bagian 2 dari 3

by Redaktur
15/11/2025
in Hukum & Keadilan, Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
industri-penipuan-2_cr

WARTAKITA.ID (INVESTIGASI) – “Kami tidak kuat mental lagi. Kami terus-menerus melihat kekerasan demi kekerasan.”

Kesaksian ini diungkapkan oleh “Firman”, salah satu dari 110 WNI yang berhasil kabur dari kompleks scam Chrey Thum di Kamboja pada Oktober 2025.3 Artikel Detik.com yang meliput insiden serupa mengkonfirmasi tajuk yang mengerikan: “Disekap-Disetrum”.3

Laporan korban dan penyelidikan internasional melukiskan gambaran brutal tentang kehidupan di dalam “pabrik penipu” ini. Para pekerja dipaksa bekerja belasan jam sehari di bawah ancaman kekerasan fisik yang ekstrem: pemukulan, setrum listrik, kurungan di ruang gelap, hingga kelaparan [Kueri Artikel].

Kekerasan ini bukanlah tindakan acak, melainkan alat manajemen yang sistematis. Ini adalah “kebijakan SDM” dari para operator sindikat. Ancaman pemukulan dan penyiksaan digunakan untuk menegakkan kuota penipuan (target) dan menanamkan teror untuk mencegah pelarian [Kueri Artikel].

Kesaksian Firman menggambarkan momen pelarian mereka. Saat 110 WNI berdesakan menuju gerbang, petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Rekan Firman dipukuli dengan bogem mentah, sementara WNI lainnya ditodong pistol di kepala sebelum diseret kembali ke dalam gedung.3

Anatomi ‘Sha Zhu Pan’: Dipaksa Menjadi Penipu Asmara

Pekerjaan yang dipaksakan kepada para WNI ini adalah skema penipuan canggih yang dikenal sebagai “Sha Zhu Pan” atau “Pig Butchering” (menggemukkan babi sebelum disembelih) [Kueri Artikel].

Ini adalah kejahatan ganda yang sempurna. Ia tidak hanya merampok uang dari target penipuan, tetapi juga merampok kemanusiaan dari para pekerjanya. Para WNI ini, yang sebagian besar direkrut sebagai “admin” atau “customer service”, dipaksa menjadi manipulator psikologis tingkat tinggi.

Prosesnya berjalan dalam beberapa tahap:

  1. Kontak Awal: Pelaku (WNI) mengirim pesan acak ke jutaan orang, seringkali berpura-pura “salah kirim” [Kueri Artikel].

  2. Menggemukkan (Fattening): Ketika korban merespons, WNI dipaksa membangun hubungan emosional yang mendalam. Ini bisa sebagai teman, tetapi yang paling efektif adalah sebagai pasangan romantis.16 Firman bersaksi dia dipaksa menyamar sebagai “pengusaha muda Singapura” untuk memikat target perempuan, atau sebaliknya.3

  3. Investasi Palsu: Setelah kepercayaan terbangun, korban perlahan digiring untuk “berinvestasi” dalam skema bisnis atau cryptocurrency palsu.17 Mereka diarahkan ke platform atau aplikasi palsu yang dikontrol penuh oleh sindikat.18

  4. Menyembelih (Butchering): Untuk membangun kepercayaan, korban awalnya diizinkan menarik sedikit keuntungan. Setelah korban yakin dan menaruh seluruh tabungan hidup mereka, platform dikunci, dan sindikat menghilang dengan uang tersebut.17

Para WNI ini pada dasarnya adalah korban yang dipaksa menjadi pelaku. PBB menyebutkan bahwa dalam krisis ini, terdapat dua kelompok korban: mereka yang uangnya dicuri, dan mereka yang diperdagangkan dan dipaksa untuk melakukan pencurian itu.3

Laporan Khusus: Neraka Berlapis WNI Perempuan

Bagi pekerja perempuan, eksploitasi yang mereka alami jauh lebih brutal. Sebuah laporan investigasi BBC Indonesia pada Juli 2025 mengungkap kesaksian “Ita” (nama samaran), WNI yang terjebak di pusat judi daring di Kamboja.19

Ita ditipu oleh mantan kakak kelasnya dengan janji pekerjaan “keuangan” di Bali. Namun, dia diterbangkan ke Kamboja, paspornya ditahan, dan dia dipaksa bekerja sebagai “admin judi”. Pekerjaannya termasuk melayani pesan-pesan cabul dari para member.19

Ketika Ita gagal memenuhi target pada bulan berikutnya, hukuman dijatuhkan. Dia dikurung di gudang selama sebulan penuh dan hanya diberi makan dua hari sekali.

Di dalam kurungan itulah neraka berlapis terjadi. Ita bersaksi bahwa dia diikat di bangku, dan diperkosa secara bergiliran oleh atasannya—kadang berdua, bahkan bertiga. Para pelaku merekam aksi bejat tersebut. Ita diancam, jika dia melapor, video itu akan disebarkan.19

Kesaksian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual bukanlah insiden sampingan, melainkan mekanisme kontrol yang disengaja. Itu adalah “hukuman” atas kegagalan kerja dan sekaligus alat pemerasan untuk menjamin kesenyapan korban.

BACA JUGA:

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

Keracunan Massal Santri Sidoarjo: 512 Terjangkit Menu Bergizi Gratis, Investigasi Ketat Dilakukan

Ayah Tiri di Gowa Ditangkap Polisi karena Rudapaksa Anak Tiri 17 Tahun Berkali-kali

Makam Sutrimo, Staf Eks Jampidsus, Diekshumasi Hari Ini untuk Investigasi Kematian

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

Paradoks Korban: ‘Saya Mau Cari Kerja Lain’

Di tengah upaya evakuasi 110 WNI yang kabur pada Oktober 2025, muncul sebuah anomali yang tragis. Laporan Kompas.com menyebutkan bahwa “sejumlah WNI korban online scam Kamboja menolak pulang”.20

Menteri Luar Negeri Indonesia mengkonfirmasi informasi ini, menyatakan bahwa beberapa WNI tidak mau pulang “dengan harapan untuk bisa bekerja di tempat lain” di Kamboja.20

Penolakan ini bukanlah tanda bahwa mereka menikmati Kamboja. Sebaliknya, ini adalah cerminan dari paradoks psikologis dan keputusasaan ekonomi yang ekstrem.

Bagi banyak korban, pulang ke Indonesia berarti menghadapi tiga kenyataan pahit:

  1. Utang: Banyak korban, seperti Firman, berutang kepada agen perekrut untuk biaya keberangkatan.3 Pulang berarti kembali tanpa uang sepeser pun, namun utang tetap harus dibayar.

  2. Stigma: Mereka akan menghadapi rasa malu yang luar biasa di komunitas mereka, dicap sebagai “PMI gagal”, atau lebih buruk lagi, sebagai “penipu” atau “pelacur”.

  3. Kemiskinan: Alasan utama yang mendorong mereka pergi—kurangnya lapangan kerja layak di Indonesia—masih ada.

Dalam situasi ini, beberapa korban tampaknya memilih untuk mengambil risiko di “pasar kerja” Kamboja yang berbahaya, di mana setidaknya ada ilusi gaji Dolar, daripada menghadapi kepastian kemiskinan dan stigma di kampung halaman.

(Bersambung ke Bagian 3: Para Taipan di Balik Jerat)

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Investigasikekerasan seksualKesaksian WNIOnline ScamPenipuan KriptoPerbudakan KambojaPig ButcheringSha Zhu PanTPPO
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Komisioner KPU Terjaring OTT KPK, Inisial WS

KPK Gelar OTT di BNPB: 4 Fakta Terkini soal Penangkapan Pejabat Tinggi dan Dugaan Korupsi

14/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026
garis-polisi

Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

09/10/2026
A group of Kejati Kaltara officials in a meeting room, discussing a serious case of dugaan korupsi related to a bank digital investment. The officials are focused and engaged in the discussion, with a large map of Kalimantan Utara in the background.

Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

08/10/2026
MA. Untung, seorang pria berusia 40-an, duduk di meja kerja modern dengan pakaian santai namun profesional. Dia membaca dokumen hukum di tablet komputer. Di latar belakang, terdapat berbagai perangkat

Memahami Hak Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Perdagangan Digital

08/10/2026
Wisnu Putranto, a former prison officer, is shown leaving the Kalapas Cibinong facility with a somber expression, having been non-activated from his position and later dismissed from his status as a Public Servant (PNS/ASN). He is walking alone in a busy street with a heavy bag, under dramatic lighting that highlights his face.

Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Mantan Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat dari Status ASN, Belasan Pejabat Lain Kena Sanksi

05/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kesaksian dari ‘Neraka Kripto’: Disekap, Disetrum, dan Dipaksa Menipu - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.