Sabtu, 15 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hukum & Keadilan

Kesaksian dari ‘Neraka Kripto’: Disekap, Disetrum, dan Dipaksa Menipu

Bagian 2 dari 3

by Redaktur
15/11/2025
in Hukum & Keadilan, Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
industri-penipuan-2_cr

WARTAKITA.ID (INVESTIGASI) – “Kami tidak kuat mental lagi. Kami terus-menerus melihat kekerasan demi kekerasan.”

Kesaksian ini diungkapkan oleh “Firman”, salah satu dari 110 WNI yang berhasil kabur dari kompleks scam Chrey Thum di Kamboja pada Oktober 2025.3 Artikel Detik.com yang meliput insiden serupa mengkonfirmasi tajuk yang mengerikan: “Disekap-Disetrum”.3

Laporan korban dan penyelidikan internasional melukiskan gambaran brutal tentang kehidupan di dalam “pabrik penipu” ini. Para pekerja dipaksa bekerja belasan jam sehari di bawah ancaman kekerasan fisik yang ekstrem: pemukulan, setrum listrik, kurungan di ruang gelap, hingga kelaparan [Kueri Artikel].

Kekerasan ini bukanlah tindakan acak, melainkan alat manajemen yang sistematis. Ini adalah “kebijakan SDM” dari para operator sindikat. Ancaman pemukulan dan penyiksaan digunakan untuk menegakkan kuota penipuan (target) dan menanamkan teror untuk mencegah pelarian [Kueri Artikel].

Kesaksian Firman menggambarkan momen pelarian mereka. Saat 110 WNI berdesakan menuju gerbang, petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Rekan Firman dipukuli dengan bogem mentah, sementara WNI lainnya ditodong pistol di kepala sebelum diseret kembali ke dalam gedung.3

Anatomi ‘Sha Zhu Pan’: Dipaksa Menjadi Penipu Asmara

Pekerjaan yang dipaksakan kepada para WNI ini adalah skema penipuan canggih yang dikenal sebagai “Sha Zhu Pan” atau “Pig Butchering” (menggemukkan babi sebelum disembelih) [Kueri Artikel].

Ini adalah kejahatan ganda yang sempurna. Ia tidak hanya merampok uang dari target penipuan, tetapi juga merampok kemanusiaan dari para pekerjanya. Para WNI ini, yang sebagian besar direkrut sebagai “admin” atau “customer service”, dipaksa menjadi manipulator psikologis tingkat tinggi.

Prosesnya berjalan dalam beberapa tahap:

  1. Kontak Awal: Pelaku (WNI) mengirim pesan acak ke jutaan orang, seringkali berpura-pura “salah kirim” [Kueri Artikel].

  2. Menggemukkan (Fattening): Ketika korban merespons, WNI dipaksa membangun hubungan emosional yang mendalam. Ini bisa sebagai teman, tetapi yang paling efektif adalah sebagai pasangan romantis.16 Firman bersaksi dia dipaksa menyamar sebagai “pengusaha muda Singapura” untuk memikat target perempuan, atau sebaliknya.3

  3. Investasi Palsu: Setelah kepercayaan terbangun, korban perlahan digiring untuk “berinvestasi” dalam skema bisnis atau cryptocurrency palsu.17 Mereka diarahkan ke platform atau aplikasi palsu yang dikontrol penuh oleh sindikat.18

  4. Menyembelih (Butchering): Untuk membangun kepercayaan, korban awalnya diizinkan menarik sedikit keuntungan. Setelah korban yakin dan menaruh seluruh tabungan hidup mereka, platform dikunci, dan sindikat menghilang dengan uang tersebut.17

Para WNI ini pada dasarnya adalah korban yang dipaksa menjadi pelaku. PBB menyebutkan bahwa dalam krisis ini, terdapat dua kelompok korban: mereka yang uangnya dicuri, dan mereka yang diperdagangkan dan dipaksa untuk melakukan pencurian itu.3

Laporan Khusus: Neraka Berlapis WNI Perempuan

Bagi pekerja perempuan, eksploitasi yang mereka alami jauh lebih brutal. Sebuah laporan investigasi BBC Indonesia pada Juli 2025 mengungkap kesaksian “Ita” (nama samaran), WNI yang terjebak di pusat judi daring di Kamboja.19

Ita ditipu oleh mantan kakak kelasnya dengan janji pekerjaan “keuangan” di Bali. Namun, dia diterbangkan ke Kamboja, paspornya ditahan, dan dia dipaksa bekerja sebagai “admin judi”. Pekerjaannya termasuk melayani pesan-pesan cabul dari para member.19

Ketika Ita gagal memenuhi target pada bulan berikutnya, hukuman dijatuhkan. Dia dikurung di gudang selama sebulan penuh dan hanya diberi makan dua hari sekali.

Di dalam kurungan itulah neraka berlapis terjadi. Ita bersaksi bahwa dia diikat di bangku, dan diperkosa secara bergiliran oleh atasannya—kadang berdua, bahkan bertiga. Para pelaku merekam aksi bejat tersebut. Ita diancam, jika dia melapor, video itu akan disebarkan.19

Kesaksian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual bukanlah insiden sampingan, melainkan mekanisme kontrol yang disengaja. Itu adalah “hukuman” atas kegagalan kerja dan sekaligus alat pemerasan untuk menjamin kesenyapan korban.

BACA JUGA:

Makam Sutrimo, Staf Eks Jampidsus, Diekshumasi Hari Ini untuk Investigasi Kematian

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

Indonesia Tuntut PBB Investigasi Kematian Praka Rico Pramudia, Soroti Kejahatan Perang

Misteri Ilmuwan Kunci AS: FBI Ungkap Investigasi Mati-Matinya Puluhan Peneliti Nuklir dan Dirgantara

16 Mahasiswa FH UI Dibekukan Statusnya Akibat Dugaan Pelecehan Seksual via Grup Chat

Paradoks Korban: ‘Saya Mau Cari Kerja Lain’

Di tengah upaya evakuasi 110 WNI yang kabur pada Oktober 2025, muncul sebuah anomali yang tragis. Laporan Kompas.com menyebutkan bahwa “sejumlah WNI korban online scam Kamboja menolak pulang”.20

Menteri Luar Negeri Indonesia mengkonfirmasi informasi ini, menyatakan bahwa beberapa WNI tidak mau pulang “dengan harapan untuk bisa bekerja di tempat lain” di Kamboja.20

Penolakan ini bukanlah tanda bahwa mereka menikmati Kamboja. Sebaliknya, ini adalah cerminan dari paradoks psikologis dan keputusasaan ekonomi yang ekstrem.

Bagi banyak korban, pulang ke Indonesia berarti menghadapi tiga kenyataan pahit:

  1. Utang: Banyak korban, seperti Firman, berutang kepada agen perekrut untuk biaya keberangkatan.3 Pulang berarti kembali tanpa uang sepeser pun, namun utang tetap harus dibayar.

  2. Stigma: Mereka akan menghadapi rasa malu yang luar biasa di komunitas mereka, dicap sebagai “PMI gagal”, atau lebih buruk lagi, sebagai “penipu” atau “pelacur”.

  3. Kemiskinan: Alasan utama yang mendorong mereka pergi—kurangnya lapangan kerja layak di Indonesia—masih ada.

Dalam situasi ini, beberapa korban tampaknya memilih untuk mengambil risiko di “pasar kerja” Kamboja yang berbahaya, di mana setidaknya ada ilusi gaji Dolar, daripada menghadapi kepastian kemiskinan dan stigma di kampung halaman.

(Bersambung ke Bagian 3: Para Taipan di Balik Jerat)

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: Investigasikekerasan seksualKesaksian WNIOnline ScamPenipuan KriptoPerbudakan KambojaPig ButcheringSha Zhu PanTPPO
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Kesaksian dari ‘Neraka Kripto’: Disekap, Disetrum, dan Dipaksa Menipu - Featured

Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

11/07/2026
indomaret-dikabarkan-tutup-2-hari-ini-penyebab-yang-membuat-publik-heboh-20260601104905

Tutupnya Ribuan Gerai Indomaret: Karyawan Ungkap Konflik Upah Lembur dan Beban Barang Hilang

02/06/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
presiden iran

Iran Tegaskan Tak Akan Serang Tetangga, Kecuali Diprovokasi, Namun Pengaruh Politik Terbatas

08/03/2026
img-1772106090-537cd6ef98016a23

Intelijen Ungkap Rencana Operasi Lintas Batas Milisi Kurdi Iran di Irak Utara, Diduga Diberi Sinyal oleh AS

05/03/2026
img-1772550654-4d3dae864b0a5915

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

05/03/2026
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius.

Jerman Tegaskan Sikap Netral dalam Konflik Iran-Israel-AS, Fokus pada De-eskalasi

05/03/2026
pembunuhan sadis di bekasi

Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

03/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kaleidoskop 2025: Aura Farming Dance Raih Miliaran View

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Starlink: Internet Kencang di Orbit Rendah

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Indonesia 2026: Bayangan Kelam yang Mengancam Anak-anak Kita

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.