Senin, 6 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar

by Redaktur
28/07/2025
in Berita Terkini, Daerah, Ekonomi dan Bisnis, Makassar & Sulsel
Reading Time: 6 mins read
A A
harga-tomat-meroket-di-makassar_cr

MAKASSAR, Wartakita.id – Laju inflasi di Sulawesi Selatan kembali menunjukkan tren kenaikan signifikan pada Juli 2025, setelah dua bulan sebelumnya mengalami periode deflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang menunjukkan inflasi bulanan (month-to-month/m-t-m) sebesar 0,61%. Angka ini, meski tergolong moderat dalam skala makro, patut diwaspadai secara seksama mengingat kontribusi dominan dari satu komoditas pertanian yang krusial bagi rumah tangga: tomat. Lonjakan harga tomat yang mencolok ini bukan hanya mengindikasikan kerentanan pasokan pangan lokal, tetapi juga menjadi peringatan serius bagi stabilitas ekonomi rumah tangga dan pelaku usaha, khususnya di pusat perekonomian strategis seperti Kota Makassar.

Dinamika Angka Inflasi: Dari Deflasi ke Tekanan Harga

Secara rinci, BPS Sulawesi Selatan mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-o-y) pada Juli 2025 sebesar 3,05%, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/y-t-d) mencapai 2,46%. Angka inflasi bulanan 0,61% memang relatif wajar jika dibandingkan dengan rata-rata inflasi nasional pada periode yang sama. Namun, perannya sebagai pemicu inflasi setelah provinsi ini sempat mengalami deflasi berturut-turut pada Mei dan Juni 2025 menunjukkan adanya dinamika pasar yang perlu diperhatikan.

Komponen inti pendorong inflasi Juli ini secara eksplisit datang dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Dari seluruh komoditas yang masuk dalam kelompok tersebut, tomat secara spesifik memberikan andil inflasi yang mencolok, mencapai 0,37% dari total inflasi bulanan 0,61%. Fenomena ini secara gamblang menggarisbawahi betapa rapuhnya harga-harga komoditas pertanian terhadap gangguan tertentu, terutama yang berkaitan dengan siklus produksi dan distribusi.

Bagaimana Kenaikan Harga Tomat Mengguncang Dapur Rumah Tangga di Makassar?

Bagi masyarakat di Makassar dan sekitarnya, kenaikan harga tomat secara langsung terasa di dapur rumah tangga dan meja makan. Tomat, sebagai bahan pokok esensial dalam banyak masakan khas Sulawesi Selatan seperti Coto Makassar, Konro, Pallubasa, hingga sambal dan berbagai hidangan rumahan lainnya, adalah kebutuhan yang sulit digantikan. Lonjakan harga ini memaksa para ibu rumah tangga, pemilik warung makan, hingga pelaku usaha kuliner di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Terong, Pasar Pa’baeng-Baeng, atau Pasar Daya untuk menata ulang anggaran belanja mereka. Kenaikan 0,37% yang disumbangkan tomat mungkin terlihat kecil secara persentase makro, namun dalam konteks belanja harian, ini bisa berarti pengeluaran tambahan yang signifikan bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah, menggerus daya beli yang baru pulih pasca-defasi.

World Cup 2026

Pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Syamsuddin Djamal, MBA, menilai bahwa meskipun inflasi 0,61% masih berada dalam batas yang terkendali, pemerintah daerah perlu mewaspadai tren dan akar masalahnya. “Ketergantungan inflasi bulanan pada satu komoditas pertanian seperti tomat ini menunjukkan bahwa kita memiliki pekerjaan rumah besar dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga. Gangguan pasokan kecil saja, terutama pada komoditas vital, bisa menimbulkan efek domino yang cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya kepada Wartakita.id, menekankan pentingnya diversifikasi sumber pasokan dan mitigasi risiko.

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Rantai Pasok yang Rapuh: Akar Masalah Inflasi Pangan

Lonjakan harga tomat yang begitu signifikan hingga mampu mendorong inflasi provinsi kemungkinan besar bukan disebabkan oleh peningkatan permintaan yang mendadak, melainkan oleh gangguan serius dari sisi pasokan. Analisis BPS dan para ahli ekonomi mengarah pada kondisi cuaca ekstrem yang dilaporkan terjadi di berbagai wilayah penghasil komoditas pertanian di Sulawesi Selatan pada bulan yang sama.

Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - image 2

Dampak Fluktuasi Iklim Terhadap Produksi Tomat di Sentra Produksi

Curah hujan yang berlebihan di beberapa sentra produksi tomat seperti di dataran tinggi Gowa, Enrekang, atau Bantaeng dapat merusak tanaman tomat yang rentan terhadap kelembaban tinggi, serangan hama, dan penyakit. Kondisi ini menyebabkan gagal panen atau penurunan kualitas hasil panen secara drastis. Sebaliknya, kondisi kering berkepanjangan di area lain juga dapat menurunkan hasil panen secara signifikan karena kekurangan air. Fenomena ini menunjukkan bagaimana data inflasi yang abstrak sejatinya memiliki kaitan langsung dengan tantangan lingkungan, dinamika iklim, dan kondisi riil yang dihadapi para petani di daerah pedalaman. Gangguan ini, kemudian, merembet ke pasar-pasar utama seperti di Makassar melalui rantai distribusi yang belum sepenuhnya efisien dan rentan terhadap guncangan.

Rantai pasok yang panjang dan kurang efisien dari petani di dataran tinggi ke konsumen di perkotaan seringkali memperburuk keadaan. Minimnya fasilitas penyimpanan yang memadai, akses jalan yang rusak, serta peran tengkulak yang terlalu dominan dapat menyebabkan disparitas harga yang tinggi antara tingkat petani dan harga di konsumen akhir. Ketika pasokan terganggu oleh cuaca, inefisiensi ini akan semakin memperparah lonjakan harga di pasar-pasar kota.

Respons Kebijakan Komprehensif: Mencegah Gejolak Harga di Masa Depan

Koneksi yang erat antara cuaca ekstrem, fluktuasi pasokan pertanian, dan stabilitas harga ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah provinsi, khususnya dalam pengendalian inflasi, tidak dapat dipisahkan dari kebijakan iklim dan pertanian. Untuk mengendalikan inflasi dan menjamin ketahanan pangan yang berkelanjutan, intervensi pemerintah menjadi semakin mendesak dan harus bersifat komprehensif.

Integrasi Kebijakan Pertanian dan Iklim untuk Ketahanan Pangan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya perlu bekerja sama erat untuk mengimplementasikan langkah-langkah strategis. Ini termasuk investasi pada teknologi pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, pengembangan varietas tanaman yang lebih kuat dan adaptif, serta praktik pertanian berkelanjutan yang meminimalkan risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem. Di Makassar, misalnya, penguatan pasar induk dan pusat distribusi regional perlu menjadi prioritas untuk menstabilkan harga komoditas strategis.

World Cup 2026

Selain itu, perbaikan infrastruktur rantai pasok dari sentra produksi ke pusat distribusi di Makassar dan sekitarnya menjadi krusial. Perbaikan ini meliputi peningkatan jalan akses bagi petani, penyediaan fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) yang memadai di tingkat sentra produksi maupun distribusi, serta pengembangan sistem logistik yang lebih efisien untuk mengurangi tingkat susut (post-harvest loss) dan mempercepat distribusi. Investasi pada sistem informasi pasar juga penting agar petani memiliki akses data harga yang transparan dan dapat menghindari permainan harga.

Mekanisme Stabilisasi Harga dan Penguatan Peran Pemerintah

Implementasi mekanisme stabilisasi harga untuk komoditas kunci saat terjadi gejolak iklim juga perlu dipertimbangkan secara serius. Ini bisa berupa pembentukan cadangan pangan strategis di tingkat provinsi, penyaluran subsidi langsung kepada petani saat harga anjlok atau kepada konsumen saat harga melambung, hingga intervensi pasar melalui operasi pasar yang efektif jika diperlukan. Pemerintah harus aktif dalam memitigasi risiko volatilitas harga pangan, bukan hanya melalui kebijakan moneter, tetapi juga dengan kebijakan fiskal dan sektoral yang terkoordinasi. Menguatkan peran Bulog atau BUMD pangan lokal untuk menyerap hasil panen petani saat panen raya dan mendistribusikannya saat pasokan menipis juga dapat menjadi solusi efektif.

Menuju Stabilitas Harga di Bumi Anging Mammiri

Inflasi Juli 2025 di Sulawesi Selatan, yang didominasi oleh lonjakan harga tomat, adalah cermin kompleksitas ekonomi yang terhubung erat dengan faktor alam dan struktural. Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi nyata dari kerentanan pangan dan daya beli masyarakat di Bumi Anging Mammiri. Mengatasi tantangan ini membutuhkan pendekatan yang holistik, berkelanjutan, dan adaptif, yang memadukan kebijakan ekonomi, pertanian, dan mitigasi perubahan iklim secara sinergis.

Tanpa strategi komprehensif yang melibatkan semua pemangku kepentingan – dari petani, distributor, pemerintah daerah, hingga konsumen – gejolak harga serupa berpotensi terus membayangi, mengikis daya beli, dan pada akhirnya menghambat pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta stabilitas sosial di Sulawesi Selatan. Upaya menjaga inflasi tetap terkendali adalah investasi vital untuk kesejahteraan jangka panjang masyarakat.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Hujan Es dan Petir Gemparkan Stadion Azteca, Laga Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Terancam Ditunda

Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Luwu Kawal Pembangunan Irigasi Lengkong Pini dan Makawa

Piala Dunia 2026: Prancis Unggul, Senegal Gemilang; BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Timnas Kriket Indonesia Raih Kemenangan Signifikan

BRI Makassar Cetak Rekor Penyaluran KUR Rp16,8 Triliun: UMKM dan Pertanian Jadi Urat Nadi Ekonomi

Pangkep Terpilih sebagai Fokus Utama Keamanan Pangan Nasional 2026 oleh BPOM

Tags: BPS Sulawesi SelatanCuaca EkstremEkonomi MakassarHarga Tomat MakassarInflasi Sulselkebijakan pertanianketahanan panganWartakita.id
Share9Tweet6Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

PM Singapura Kunjungi Jakarta: Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Protokol

05/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam

05/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

Rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini Dimulai: Harapan Baru Produktivitas 828 Hektare Sawah di Luwu

05/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

Akselerasi Luwu-Toraja Utara: Pemprov Sulsel Groundbreaking Proyek Rp 239 Miliar demi Konektivitas dan Ekonomi Lokal

05/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Luwu Kawal Pembangunan Irigasi Lengkong Pini dan Makawa

05/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan 154 Warga dengan ISPA, Dinkes Tangerang Bentuk Posko Darurat

03/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

Skandal Korupsi Gizi Nasional: Oknum TNI Terlibat, Jakgung Ungkap Modus Baru Pengadaan Sepeda Motor dan *Food Tray*

03/07/2026
Inflasi Sulsel Juli 2025 Hantam 0,61%: Tomat Jadi Pemicu Utama, Ungkap Kerentanan Pangan Lokal di Makassar - Featured

DPR Sahkan Pendahuluan RAPBN & RKP 2027: Ini Target Ekonomi yang Disepakati

03/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Makeup dan Skincare Gen Z yang Wajib Kamu Tahu

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby ‘Hilang’ Saat OTT KPK, Diduga Terkait Jual Beli Jabatan Sekda

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.