Pangkep – Gempa baru saja mengguncang Kepulauan Pangkajene Sulawesi Selatan, cek selengkapnya akun X @infoBMKG. Badan Meteorologi dan Geofisika mencatat gempa bumi di Kepulauan Pangkajene Sulawesi Selatan tersebut dengan kekuatan 2.7 magnitudo.
Informasi gempa bumi sebagaimana dirilis Badan Meteorologi, Klimalogi, dan Geofisika (BMKG).
#Gempa Mag:2.7, 15-Jan-2025 05:12:58WIB, Lok:4.65LS, 119.37BT (26 km BaratLaut PANGKAJENEKEP-SULSEL), Kedlmn:10 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
#Gempa Mag:2.7, 15-Jan-2025 05:12:58WIB, Lok:4.65LS, 119.37BT (26 km BaratLaut PANGKAJENEKEP-SULSEL), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/Ms3QeK9wT6— BMKG (@infoBMKG) January 14, 2025
BMKG mengumumkan info gempa ini melalui platform media sosial X @infoBMKG dengan catatan bahwa data masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pengolahan lebih lanjut.
Meski gempa kali ini termasuk dalam kategori kekuatan sedang, masyarakat tetap diimbau untuk waspada, terutama terhadap gempa susulan atau potensi bahaya sekunder seperti longsor atau rekahan tanah.
Langkah-Langkah Keselamatan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa
BMKG juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. Berikut beberapa panduan keselamatan yang dapat diterapkan:
- Sebelum Gempa: Pastikan struktur rumah aman dari potensi longsor atau bahaya lain. Perabot berat sebaiknya diletakkan di bagian bawah untuk mencegah cedera akibat jatuh.
- Saat Gempa: Lindungi kepala dan badan dengan berlindung di bawah meja atau tempat aman lainnya. Hindari area dekat jendela atau benda tergantung. Jika berada di luar ruangan, jauhi bangunan, tiang listrik, dan pohon.
- Setelah Gempa: Periksa kondisi bangunan dan lingkungan sekitar untuk memastikan tidak ada bahaya kebakaran atau kebocoran gas. Tetap tenang dan pantau informasi resmi dari BMKG.
Masyarakat yang tinggal di pesisir juga diingatkan untuk menjauhi pantai sebagai antisipasi tsunami, sementara mereka yang tinggal di pegunungan diminta mewaspadai potensi longsor.
Tetap tenang dan siaga adalah kunci menghadapi situasi darurat seperti ini. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi BMKG atau kanal media sosial mereka.