Selasa, 21 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Gagap Paham

by Redaktur
09/01/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
rekaman raqib dan atid

rekaman raqib dan atid

Guru bahasa Indonesia semasa SMA sulit terlupakan, pak Rahmat Banjar. Arti namanya keren, kasih sayang yang berjejer rapi. Beliau disukai murid-muridnya, mungkin karena satu dari dua jam pelajaran dipakai bercanda dengan kami.

Kurikulum CBSA (cara belajar siswa aktif) mengharuskan kelas membaca sendiri bagian penjelasan sebelum masuk ke soal dan latihan. Awalnya pak Rahmat Banjar juga begitu, hingga suatu kali di deret pertama dari tiga deret kolom meja dan kursi, seorang kawan kedapatan asyik membaca stensilan Enny Arrow, diselipkan dalam buku cetak bahasa Indonesia, anak 90an biasanya tahu.

Sejak itu pembagian bangku di kelas kami menurut jenis kelamin, daerah stensilan ditandai sebagai daerah rawan untuk perempuan. Tidak mau tertipu dengan bacaan lain yang kami sisipkan ke dalam buku, sekelas tidak boleh lagi membaca sendiri. Satu persatu bergiliran ke depan membaca lembar demi lembar. Akhirnya tiba giliran Pudin. Pak Rahmat Banjar mengamati keringat sebesar jagung keluar dari dahi Pudin yang berdiri di depan kelas. Kecepatannya membaca satu kalimat sudah sehalaman untuk waktu yang sama bila kami yang membaca.

Makin gagap Pudin, makin usil pak Rahmat Banjar mengageti Pudin. Gagap lalu gagu, kemudian mengulang lagi membaca dari awal. Anehnya saat diminta mengaji Qur’an Pudin lancar tak terbendung.
Dua semester Pudin menderita dan cuma pak Banjar yang menyadari bahwa gagap Pudin berkurang drastis, keringat sebesar jagung tidak jatuh lagi dari dahinya. Asal tidak dikageti Pudin bisa membaca selancar kami. Bagi kami hiburan, bagi pak Banjar pendidikan privat. Pudin gagap membaca dan kami gagap pahami pendidikan ala pak Rahmat Banjar.

Kemarin baru menamatkan tafsir surah An-Najm Sayyid Quthb, Di Bawah Naungan Qur’an Jilid 11 (Gema Insani, 2004). Sayyid Quthb salah seorang pentolan Ikhwanul Muslimin di Mesir yang dihukum mati oleh presiden mesir Gamal Abdul Nasser atas tuduhan makar. Beliau pernah ditawari amnesti dengan syarat meminta maaf, Sayyid Quthb menolak. Mungkin karena tidak merasa melakukan apa yang dituduhkan, atau Sayyid Quthb mencapai apa yang diimpi-impikannya, ketika derita dan bahagia sama saja. Seperti hadits dalam shahîh Ibnu Hibbân yang beliau kutip dalam tafsir surah An-Najm, penjelasan Rasulullah ketika ditanya tentang suhuf nabi Musa, poin ke 3 dari 5 poin yang bunyinya: “(3) Aku heran kepada orang yang telah meyakini akan adanya qadar (ketentuan) Allah, tetapi mengapa mereka marah-marah (bila sesuatu menimpa dirinya). ”

Sedikit tergagap memahami, Sayyid Quthb meskipun pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat namun tetap konservatif dalam syariat, pernah menyatakan tidak setuju dengan gaya beragama kaum Sufi yang menyepi dan menepi dari kehidupan dunia. Saat menafsirkan surah An-Najm mencari penjelasan mengapa kafir Qurays mau sujud bersama-sama Rasulullah seperti di ayat terakhir surah An-Najm, beliau seolah berada di waktu dan tempat kejadian (hal 84), beliau mengalami ‘perjalanan’ yang lazim dialami oleh kaum sufi saat ‘diperjalankan’ bila telah tiba waktunya menemukan jawaban atas suatu pertanyaan. Pada beberapa majelis khusus, redaksi pernah mendengarkan hadits dan tafsir ayat dibacakan lengkap dengan gambaran suasana ketika hadits dan atau ayat itu turun, bukan hanya sebab turun, namun juga rasa dan suasana ketika itu, sehingga konteksnya lebih utuh dalam satu bingkai pemahaman.

Kejadian yang dialami Sayyid Quthb dan beberapa ahli tafsir lainnya bukanlah sesuatu yang ajaib, bukan atas kemauan yang bersangkutan seseorang ‘diperjalankan’. Tidak ada yang ajaib bila Tuhan menghendaki. Penjelasan yang hampir ilmiah tentang ‘perjalanan pikiran’ menembus dimensi ruang dan waktu kira-kira seperti artikel “Berpikir Jernih” sebelum ini. Bukan hanya milik ahli tafsir dan kaum sufi, para ilmuwan, pemikir, perupa, seniman dan komposer musik juga terbiasa berpikir multi ruang (dan waktu) dalam satu keadaan dengan peruntukan yang berbeda-beda.

Syukurlah pikiran dan perspektif ternyata tidak kaku meski awalnya gagap, bisa menyesuaikan begitu memiliki data baru. Beliau ternyata tidak sekaku gambaran kami selama ini, termasuk gambaran tentang gerakan Ikhwanul Muslimin yang ikut dibesarkan mendiang. Kagum, beliau mencantumkan di halaman 87 riwayat tentang keheranan kafir Qurays, mengapa Rasulullah tidak pernah mencela Tuhan kaum Yahudi dan Nasrani tapi mencela Lata, Uzza dan Manna (berhala kafir Qurays).

Lepas dari tafsir surah An-Najm yang mengagumkan. Ada pendapat mendiang Sayyid Quthb yang sampai hari ini belum terbukti, kerusakan tatanan masyarakat adalah akibat dari tidak diterapkannya nilai dan syari’at Islam dalam suatu sistem kemasyarakatan. Kami pahami sebagai semangat mendiang ingin ‘mengislamkan’ tatanan dan sistem. Tanpa mengurangi rasa hormat pada mendiang, sampai hari ini sistem dan tatanan tidak bisa diislamkan atau dikafirkan. Sesuai tujuan agama-agama diturunkan untuk umat manusia, untuk bani Adam bukan untuk sistem.

Orang-orang di dalam sebuah sistem bisa diislamkan. Diislamkan bukan berarti harus beragama Islam, tapi Islam dalam arti nilai-nilai. Dan dalam nilai-nilai Islam ada nilai-nilai ajaran agama sebelumnya. Dalam ajaran Islam terkandung suhuf (lembar) Ibrahim, Musa dan Isa yang inti ajarannya tentang Tauhid (akidah) dan memanusiakan diri sendiri dan orang lain (kebaikan dan akhlak).

Masalahnya, mengislamkan diri sendiri dan umat islam sendiri belum selesai. Akidah adalah urusan pribadi tiap-tiap manusia dengan Tuhan yang sudah ditentukan sejak sebelum manusia dilahirkan ke dunia melalui keluarga dan lingkungan yang bagaimana, daerah ini diluar jangkauan manusia yang satu atas manusia yang lain, bukan hak manusia menghakimi manusia yang satu atas manusia lain. Seseorang bisa saja mengaku dan terlihat ahli Tauhid tapi ternyata masih menuhankan agama, kejayaan, golongan, kepopuleran, ras, ciptaan, uang, status sosial, materi dan lain-lain.

Pasangan akidah, yaitu akhlak masih dalam jangkauan. Bila akhlak beres, akidah dengan sendirinya akan ikut beres. Meski mirip, bebeda dimensi kesadaran dalam akhlak dengan etika-moral. Akhlak lahir dari kesadaran menghamba pada Pencipta, sedangkan etika dan moralitas lahir dari kesadaran bahwa dirinya sama dengan mahluk lain sesama ciptaan.

Kegagapan adalah proses. Bukan cuma dalam artikulasi membaca, juga ada dalam proses memahami, yang gagap belum tentu tidak lebih paham dari yang lancar.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

Tags: gagap pahamTepekur
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    492 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.