Jumat, 22 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq

11 Bahasa daerah di Indonesia telah kehilangan penutur

by Pewarta Warga
29/08/2021
in Arsip 2021, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Arsip

Wartakita.id, MAKASSAR – Festival Aksara Lontaraq (Falaq) II tahun 2021, fokus pada upaya aktualisasi nilai-nilai budaya dan aksara lontaraq menjadi Peraturan Daerah Aksara Lontaraq. Hal tersebut dibahas dalam seminar yang digelar Jumat (27/08/2021), di Layanan Perpustakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 11 bahasa daerah di Indonesia punah berdasarkan catatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - image 1

Maluku menjadi daerah yang paling banyak kehilangan bahasa daerah yaitu sebanyak 9 bahasa. Dua bahasa lainnya berasal dari Papua Barat dan Papua. Adapun bahasa daerah yang punah yaitu Bahasa Tandia (Papua Barat), Bahasa Mawes (Papua), Bahasa Kajeli/ Kayeli (Maluku), Bahasa Piru (Maluku), Bahasa Moksela (Maluku), Bahasa Palumata (Maluku), Bahasa Ternateno (Maluku Utara), Bahasa Hukumina (Maluku), Bahasa Hoti (Maluku), Bahasa Serua (Maluku), dan Bahasa Nila (Maluku).

Seminar bertema Mewujudkan Ranperda Aksara Lontaraq sebagai Penguatan Warisan Literasi Sulawesi Selatan ini menghadirkan pembicara pakar filologi dan naskah La Galigo Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Nurhayati Rahman, M.S., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Hasan Sijaya, S.H., M.H., Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs. Muhammad Syarief Bando, M.M., Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan Plt Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina Sarongallo.

Seminar ini dipandu moderator Rusdin Tompo seorang pegiat literasi dan juga penulis buku di Sulawesi Selatan.

Hadir dalam acara ini antara lain Yudistira Sukatanya, Kurator Festival Aksara Lontaraq, Syahriar Tato, akademisi dari Unhas Dr. Supa Atha’na, Dr. Ery Iswari, akademisi dari Universitas Negeri Makassar, Prof. Kembong Daeng, juga beberapa budayawan dari berbagai latar belakang daerah yang secara khusus datang ke Makassar.

Di antaranya, pembaca sastra daerah Dr. Suradi Yasil membaca sastra Kalindaqda dari Mandar, Syaril Daeng Nassa membaca sastra Makassar Kelong, Yuddin dari Kabupaten Bone membaca sastra Bugis Massureq.

Panitia pelaksana, Upi Asmaradhana yang juga merupakan penggagas Festival Aksara Lontaraq mengungkapkan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk menjaga warisan artefak terbaik Sulawesi Selatan yaitu aksara lontaraq.

“Dalam sejarahnya tidak banyak bangsa di Dunia yang memiliki aksara dan aksara lontaraq menjadi tanggung jawab kita bersama semua sehingga kita harapkan festival yang kita lakukan setiap tahun ini akan menjadi bagian dari upaya penyelamatan warisan dan nilai-nilai luhur masyarakat Sulsel,” ungkapnya.

Ia manambahkan, ini merupakan seminar aksara lontaraq yang kedua, di mana pada 2020 lalu, juga dilakukan seminar internasional aksara lontaraq yang dihadiri 11 negara dan diikuti 1.865 perserta.

“Tahun ini fokus pada Perda semua aktivitas dan kegiatan kita serahkan kepada DPRD Sulsel dan Pak Gubernur untuk mengawal rekomendasi tahun lalu. Agar Perda aksara lontaraq itu bisa terwujud,” katanya.

“Kita bermimpi saat seseorang masuk ke Sulsel yang pertama dia baca di ucapan selamat datang itu adalah tulisan akasara lontaraq. Kita masuk di ruang perpustakaan, ruang pemerintah yang ada aksara lontaraq. Maka orang-orang akan bangga dengan kebudayaannya sendiri dan orang-orang mau hidup untuk warisan leluhurnya,” pungkasnya.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiaman, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi, Tautoto Tana Ranggina Sarongallo, mengatakan Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung penuh segala upaya pelestarian warisan budaya Sulawesi Selatan salah satunya aksara lontaraq.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat mendukung terlaksananya seminar ini, guna menghasilkan rumusan Ranperda Aksara Lontaraq. Sekali lagi Pemerintah Sulawesi Selatan sangat mendukung seminar yang digelar ini sebagai salah satu cara memelihara dan melestarikan aksara lontaraq sebagai warisan budaya masyarakat Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, mengatakan Festival Aksara Lontaraq merupakan sebuah kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Sebagai Ketua DPRD ia memberi apresiasi dan mengatakan Ranperda Aksara Lontaraq akan menjadi tugas bersama mewujudkannya.

“Ranpeda ini adalah hal yang bisa menjadi bagian tugas sejarah dalam menjaga warisan budaya leluhur. Kami siap mengawalnya,” kata Andi Ina yang tampil dengan busana adat daerah.

Andi Ina juga mengatakan, pihaknya akan membantu panitia agar Ranperda Aksara Lontaraq bisa menjadi agenda pembahasan pada 2022 mendatang. Sehingga pada festival berikutnya lontaraq sudah menjadi Perda di Sulsel.

BACA JUGA:

Waspada Idul Adha: Dinas Peternakan Sulsel Perketat Pengawasan Penyakit Hewan

Kloter 41 Haji Makassar: Empat Daerah Sulsel & Sisa Kuota Tiba di Asrama Sudiang

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Tertangkap di Tanjung Perak: Modus Lowongan Babysitter Terungkap

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Prof. Nurhayati Rahman yang berbicara soal sejarah aksara lontaraq menilai, sudah saatnya masyarakat Sulsel bersatu padu memajukan lontaraq. “Sudah saatnya kita menepis segala perbedaan-perbedaan untuk menjaga dan melestarikan Aksara Lontaraq,” ujar penulis I La Galigo ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya yang menjadi tuan rumah acara Falaq berharap lontaraq menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Sulawesi Selatan. Sudah saatnya lontaraq menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. “Kami sangat mendukung terciptanya Perda Aksara Lontaraq. Ia akan menjadi ciri khas dan kebanggan kita bersama,” kata Hasan Sijaya.

Sejumlah penanya dan penanggap juga banyak yang merespon posiitf Perda Lontaraq tersebut.

Di sela-sela seminar ini juga dilakukan penyerahan buku Prof. Kembong Daeng kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Moh. Hasan Sijaya.

Diketahui, seminar nasional ini merupakan salah satu dari kegiatan Falaq yang digelar sejak Rabu (25/8/2021) lalu. Selain seminar, juga digelar lomba mewarnai aksara lontaraq bagi anak-anak usia dini, pameran naskah kuno lontaraq, lomba lagu daerah, pementasan baca puisi empat etnik, dan pemilihan duta lontaraq 2021. (*)

Tags: Budayafestival aksara lontaraq 2021Sulawesi SelatanUNHASwartakita
Share7Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Pelindo Multi Terminal Kaji Penambahan Alat Modern untuk Dongkrak Kapasitas Bongkar Muat di Pelabuhan Makassar

21/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Waspada Idul Adha: Dinas Peternakan Sulsel Perketat Pengawasan Penyakit Hewan

21/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Kloter 41 Haji Makassar: Empat Daerah Sulsel & Sisa Kuota Tiba di Asrama Sudiang

20/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Garuda Indonesia Tambah Pesawat untuk Kloter Terakhir Haji Embarkasi Makassar

20/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Hilal Tak Terlihat di Makassar Akibat Cuaca, Sidang Isbat Tunggu Laporan Pusat

18/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Investasi Emas Tetap Primadona di Pegadaian Kanwil VI Makassar di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

18/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar

15/05/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Penataan PK5 Tamalanrea Indah: 25 Lapak Dibongkar Mandiri Demi Keteriban dan Kenyamanan Kota Makassar

12/05/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

    Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Lee Jae-myung: Tiongkok Salip Korea Selatan di Sektor Teknologi, Hubungan Ekonomi Perlu Disesuaikan

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.