Rabu, 17 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq

11 Bahasa daerah di Indonesia telah kehilangan penutur

by Pewarta Warga
29/08/2021
in Arsip 2021, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Arsip

Wartakita.id, MAKASSAR – Festival Aksara Lontaraq (Falaq) II tahun 2021, fokus pada upaya aktualisasi nilai-nilai budaya dan aksara lontaraq menjadi Peraturan Daerah Aksara Lontaraq. Hal tersebut dibahas dalam seminar yang digelar Jumat (27/08/2021), di Layanan Perpustakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 11 bahasa daerah di Indonesia punah berdasarkan catatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - image 1

Maluku menjadi daerah yang paling banyak kehilangan bahasa daerah yaitu sebanyak 9 bahasa. Dua bahasa lainnya berasal dari Papua Barat dan Papua. Adapun bahasa daerah yang punah yaitu Bahasa Tandia (Papua Barat), Bahasa Mawes (Papua), Bahasa Kajeli/ Kayeli (Maluku), Bahasa Piru (Maluku), Bahasa Moksela (Maluku), Bahasa Palumata (Maluku), Bahasa Ternateno (Maluku Utara), Bahasa Hukumina (Maluku), Bahasa Hoti (Maluku), Bahasa Serua (Maluku), dan Bahasa Nila (Maluku).

World Cup 2026

Seminar bertema Mewujudkan Ranperda Aksara Lontaraq sebagai Penguatan Warisan Literasi Sulawesi Selatan ini menghadirkan pembicara pakar filologi dan naskah La Galigo Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Nurhayati Rahman, M.S., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Hasan Sijaya, S.H., M.H., Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs. Muhammad Syarief Bando, M.M., Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan Plt Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina Sarongallo.

Seminar ini dipandu moderator Rusdin Tompo seorang pegiat literasi dan juga penulis buku di Sulawesi Selatan.

Hadir dalam acara ini antara lain Yudistira Sukatanya, Kurator Festival Aksara Lontaraq, Syahriar Tato, akademisi dari Unhas Dr. Supa Atha’na, Dr. Ery Iswari, akademisi dari Universitas Negeri Makassar, Prof. Kembong Daeng, juga beberapa budayawan dari berbagai latar belakang daerah yang secara khusus datang ke Makassar.

Di antaranya, pembaca sastra daerah Dr. Suradi Yasil membaca sastra Kalindaqda dari Mandar, Syaril Daeng Nassa membaca sastra Makassar Kelong, Yuddin dari Kabupaten Bone membaca sastra Bugis Massureq.

Panitia pelaksana, Upi Asmaradhana yang juga merupakan penggagas Festival Aksara Lontaraq mengungkapkan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk menjaga warisan artefak terbaik Sulawesi Selatan yaitu aksara lontaraq.

“Dalam sejarahnya tidak banyak bangsa di Dunia yang memiliki aksara dan aksara lontaraq menjadi tanggung jawab kita bersama semua sehingga kita harapkan festival yang kita lakukan setiap tahun ini akan menjadi bagian dari upaya penyelamatan warisan dan nilai-nilai luhur masyarakat Sulsel,” ungkapnya.

Ia manambahkan, ini merupakan seminar aksara lontaraq yang kedua, di mana pada 2020 lalu, juga dilakukan seminar internasional aksara lontaraq yang dihadiri 11 negara dan diikuti 1.865 perserta.

“Tahun ini fokus pada Perda semua aktivitas dan kegiatan kita serahkan kepada DPRD Sulsel dan Pak Gubernur untuk mengawal rekomendasi tahun lalu. Agar Perda aksara lontaraq itu bisa terwujud,” katanya.

“Kita bermimpi saat seseorang masuk ke Sulsel yang pertama dia baca di ucapan selamat datang itu adalah tulisan akasara lontaraq. Kita masuk di ruang perpustakaan, ruang pemerintah yang ada aksara lontaraq. Maka orang-orang akan bangga dengan kebudayaannya sendiri dan orang-orang mau hidup untuk warisan leluhurnya,” pungkasnya.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiaman, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi, Tautoto Tana Ranggina Sarongallo, mengatakan Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung penuh segala upaya pelestarian warisan budaya Sulawesi Selatan salah satunya aksara lontaraq.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat mendukung terlaksananya seminar ini, guna menghasilkan rumusan Ranperda Aksara Lontaraq. Sekali lagi Pemerintah Sulawesi Selatan sangat mendukung seminar yang digelar ini sebagai salah satu cara memelihara dan melestarikan aksara lontaraq sebagai warisan budaya masyarakat Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, mengatakan Festival Aksara Lontaraq merupakan sebuah kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Sebagai Ketua DPRD ia memberi apresiasi dan mengatakan Ranperda Aksara Lontaraq akan menjadi tugas bersama mewujudkannya.

“Ranpeda ini adalah hal yang bisa menjadi bagian tugas sejarah dalam menjaga warisan budaya leluhur. Kami siap mengawalnya,” kata Andi Ina yang tampil dengan busana adat daerah.

World Cup 2026

Andi Ina juga mengatakan, pihaknya akan membantu panitia agar Ranperda Aksara Lontaraq bisa menjadi agenda pembahasan pada 2022 mendatang. Sehingga pada festival berikutnya lontaraq sudah menjadi Perda di Sulsel.

BACA JUGA:

Kelurahan Gunung Sari Makassar Siap Gebrak Lomba Desa/Kelurahan Provinsi 2026: Strategi Juara dan Fondasi Kuat

Rehabilitasi Irigasi Bengo Rp118 Miliar: Dongkrak Produksi Pertanian Bone dan Kesejahteraan Petani

Sulawesi Selatan Diusulkan Jadi Pusat Khazanah Maritim Indonesia Timur, Peluang Emas Sejarah dan Literasi

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Bersinergi Tangani Banjir Luwu Utara, Perkuat Tanggap Darurat

Prof. Nurhayati Rahman yang berbicara soal sejarah aksara lontaraq menilai, sudah saatnya masyarakat Sulsel bersatu padu memajukan lontaraq. “Sudah saatnya kita menepis segala perbedaan-perbedaan untuk menjaga dan melestarikan Aksara Lontaraq,” ujar penulis I La Galigo ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya yang menjadi tuan rumah acara Falaq berharap lontaraq menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Sulawesi Selatan. Sudah saatnya lontaraq menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. “Kami sangat mendukung terciptanya Perda Aksara Lontaraq. Ia akan menjadi ciri khas dan kebanggan kita bersama,” kata Hasan Sijaya.

Sejumlah penanya dan penanggap juga banyak yang merespon posiitf Perda Lontaraq tersebut.

Di sela-sela seminar ini juga dilakukan penyerahan buku Prof. Kembong Daeng kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Moh. Hasan Sijaya.

Diketahui, seminar nasional ini merupakan salah satu dari kegiatan Falaq yang digelar sejak Rabu (25/8/2021) lalu. Selain seminar, juga digelar lomba mewarnai aksara lontaraq bagi anak-anak usia dini, pameran naskah kuno lontaraq, lomba lagu daerah, pementasan baca puisi empat etnik, dan pemilihan duta lontaraq 2021. (*)

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: Budayafestival aksara lontaraq 2021Sulawesi SelatanUNHASwartakita
Share7Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Tragedi Makassar: Motif Asmara dan Ekonomi Latar Belakang Suami Habisi Nyawa Istri

16/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Muhammadiyah Makassar: SatuMu Perkuat Basis Data Anggota Lewat Pelatihan Digitalisasi Mendalam

16/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Kelurahan Gunung Sari Makassar Siap Gebrak Lomba Desa/Kelurahan Provinsi 2026: Strategi Juara dan Fondasi Kuat

15/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

RSUP Wahidin Sudirohusodo Perketat Pengamanan Pasca-Insiden Penikaman Pasien di Makassar

15/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Rehabilitasi Irigasi Bengo Rp118 Miliar: Dongkrak Produksi Pertanian Bone dan Kesejahteraan Petani

14/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Sulawesi Selatan Diusulkan Jadi Pusat Khazanah Maritim Indonesia Timur, Peluang Emas Sejarah dan Literasi

14/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Pemkot Makassar Gelontorkan Rp2,1 Miliar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Kepulauan

13/06/2026
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Bersinergi Tangani Banjir Luwu Utara, Perkuat Tanggap Darurat

11/06/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pete-pete Laut: Menjangkau Pulau Makassar dengan Transportasi Laut Terjangkau dan Terjadwal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Festival Aksara Lontaraq II Memotivasi Sulawesi Selatan Punya Perda Lontaraq - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.