Jumat, 13 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

‘Extacy’ di Pesantren

by A. Burhany
05/03/2016
in Arsip 2015-2018, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
‘Extacy’ di Pesantren - Arsip

‘extacy’ di pesantren

Sekitar tahun 90-an ketika pengguna, dan pengedar Extacy di Indonesia mulai tertangkap dan terekspose media, bukan hanya BNN, dan BPOM yang harus perbaharui daftar obat dan zat aditif terlarang, kami pun harus memperbaharui kosa kata, dan mungkin pengalaman.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): ekstase/eks·ta·se/ /ékstase/ n keadaan di luar kesadaran diri (seperti keadaan orang yang sedang khusyuk bersemadi).

Berita terkini dari kepala BNN Komjen Buwas: temuan sebuah pesantren yang dari Kiai hingga santrinya menggunakan extacy untuk dzikir tidak begitu mengejutkan, bersesuaian dengan pemaknaan kata ekstase (asal kata extacy) menurut KBBI. Jangan lupakan ada kata ‘seperti’ di awal penjelasan arti kata ekstase di KBBI.

Masih di tahun yang sama  (90an) belum lama setelah berita ‘ratu extacy’ memenuhi halaman koran, siaran radio dan televisi, tanpa rencana, dijebak tepatnya, akhirnya merasakan bagaimana rasanya extase artifisial (atau seperti ekstase).

Seorang kawan diam-diam mencelupkan satu butir jenis ‘pink lady’ ke dalam cangkir kopiku. Bentuknya bagaimana, apakah warna pilnya memang pink, jangan tanya. Kawanku tergelak sambil menjelaskan efek ‘pink lady’ mestinya membuat ‘horny’ malah membuatku ngoceh sepanjang malam di warung kopi tepi Losari.

Pengalaman yang berguna untuk memahami mengapa extacy bisa ‘masuk’ di lingkungan pesantren dan digunakan untuk beribadah (dzikir), seperti kabar terbaru dari BNN.

Tegukan kopi pertama, belum terasa efeknya. Tegukan kedua seolah sakelar ON/OFF yang tadinya OFF kini ON, ada semacam aliran listrik yang mengalir deras dari tulang sumsum, ke batang leher terus ke batang otak. Mirip ‘dingg’ garpu tala yang diketok ke tengkorak kepala. Sampai di sini belum sadari bahwa ada sesuatu dalam cangkir kopiku. Efek ON nya mirip minum expresso double shot sekali teguk. Leher jadi ringan, mata terbelalak, dan lekuk lipat otak semua seolah teraliri darah dan terasa.

“Hati kangkung, mirip!” Ocehku.
“Apa hati kangkung?” Tanya kawanku keheranan.

Hati kangkung, istilah yang digunakan oleh seorang sepuh yang sering nongkrong sejak pagi di setiap hari jum’at di Masjid Al Markaz sejak pertama diresmikan (masih tahun 90an). Perawakannya kecil, janggutnya yang memutih melewati leher. Sudah lupa bagaimana prosesnya hingga bisa bertemu beliau dan dituturkan tentang ibadah yang khusyuk itu harus dengan hati. Hati yang begitu suci hingga di dalamnya bisa terbangun ‘Baitullah’ dan hati kangkung menjadi jalan tol menuju khusyuk. Ketika kutanyakan bagaimana dan apa itu hati kangkung, beliau terkekeh-kekeh tidak menjawab.

Esoknya kutunggui ibu pulang dari pasar, menunggui seikat sayur kangkung untuk kuamati. Secara fisik dari ujung daun sampai ujung akar, satu batang utuh sayur kangkung mirip jaringan saraf atau pembuluh darah di tubuh manusia yang menyatu di tulang belakang (backbone) menyebar ke seluruh tubuh.

“Ekstasi bisa membangunkan hati kangkung atau jejaring syaraf dan darah siap untuk digunakan menuju khusyuk, tapi hati yang dalam dada tidak mau jalan melewati jalan tol yang kini siap dilalui.”

“Nggak ngerti kamu ngomong apa, tapi ngoceh saja. Begini lebih baik.” Timpal kawanku sambil geleng-geleng ikuti dentuman musik tekno ketukan 4/4 mirip ketukan irama dzikir.

“Cara ini terbalik dan tidak sehat. Bila kendaraanmu siap, hati sanubari yang merindu, cinta yang tidak peduli ada jalan tol atau semak belukar, sungai, jurang, tebing, lumpur. Semua akan diterjangnya tanpa merusak dan terusak, menuju pulang.”

BACA JUGA:

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Ramadan dengan Skema Fleksibel

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

Jolly Roger di Bawah Merah Putih: Perlawanan Simbolik atau Salah Paham Kebangsaan?

Qurban dan Keberanian Melepaskan yang Kita Cintai

Tags: extacyIndonesianapesantren
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Kolaborasi Sulsel-Thailand: Jajaki Energi Terbarukan hingga Perikanan untuk Pembangunan Berkelanjutan

04/03/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Fakultas Keperawatan Unhas Perkuat Daya Saing Global Lewat Kolaborasi Internasional dengan Universitas Jepang

03/03/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

DPR Tegaskan Komitmen Perjuangkan Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK: Lampu Hijau untuk Ribuan Pendidik

01/03/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Unhas Perluas Jangkauan Pendidikan Internasional: Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Tiongkok Melalui Fuxin Education

19/02/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Inovatif dari Limbah Industri: Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan

12/02/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Kemendikdasmen Finalisasi Konsolidasi Nasional 2026: Strategi Penguatan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah

11/02/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Kemendikdikteks Luncurkan ‘Road to Nobel Prize’: Akselerasi Peneliti Muda Menuju Pengakuan Internasional

29/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • eksekusi makam kuno di toraja wartakita.id

    Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tips Hijab Anti Lepek dan Tetap Segar Seharian

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    534 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Mulai 2026, Komdigi Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gejolak Timur Tengah: Hizbullah Tegaskan ‘Tidak Netral’, Komandan Kataeb Hizbullah Tewas dalam Serangan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Lippo Group Hibahkan 30 Hektare Lahan di Cikarang untuk 140 Ribu Rumah Rakyat

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.