Rabu, 17 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

‘Extacy’ di Pesantren

by A. Burhany
05/03/2016
in Arsip 2015-2018, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
‘Extacy’ di Pesantren - Arsip

‘extacy’ di pesantren

Sekitar tahun 90-an ketika pengguna, dan pengedar Extacy di Indonesia mulai tertangkap dan terekspose media, bukan hanya BNN, dan BPOM yang harus perbaharui daftar obat dan zat aditif terlarang, kami pun harus memperbaharui kosa kata, dan mungkin pengalaman.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): ekstase/eks·ta·se/ /ékstase/ n keadaan di luar kesadaran diri (seperti keadaan orang yang sedang khusyuk bersemadi).

Berita terkini dari kepala BNN Komjen Buwas: temuan sebuah pesantren yang dari Kiai hingga santrinya menggunakan extacy untuk dzikir tidak begitu mengejutkan, bersesuaian dengan pemaknaan kata ekstase (asal kata extacy) menurut KBBI. Jangan lupakan ada kata ‘seperti’ di awal penjelasan arti kata ekstase di KBBI.

Masih di tahun yang sama  (90an) belum lama setelah berita ‘ratu extacy’ memenuhi halaman koran, siaran radio dan televisi, tanpa rencana, dijebak tepatnya, akhirnya merasakan bagaimana rasanya extase artifisial (atau seperti ekstase).

World Cup 2026

Seorang kawan diam-diam mencelupkan satu butir jenis ‘pink lady’ ke dalam cangkir kopiku. Bentuknya bagaimana, apakah warna pilnya memang pink, jangan tanya. Kawanku tergelak sambil menjelaskan efek ‘pink lady’ mestinya membuat ‘horny’ malah membuatku ngoceh sepanjang malam di warung kopi tepi Losari.

Pengalaman yang berguna untuk memahami mengapa extacy bisa ‘masuk’ di lingkungan pesantren dan digunakan untuk beribadah (dzikir), seperti kabar terbaru dari BNN.

Tegukan kopi pertama, belum terasa efeknya. Tegukan kedua seolah sakelar ON/OFF yang tadinya OFF kini ON, ada semacam aliran listrik yang mengalir deras dari tulang sumsum, ke batang leher terus ke batang otak. Mirip ‘dingg’ garpu tala yang diketok ke tengkorak kepala. Sampai di sini belum sadari bahwa ada sesuatu dalam cangkir kopiku. Efek ON nya mirip minum expresso double shot sekali teguk. Leher jadi ringan, mata terbelalak, dan lekuk lipat otak semua seolah teraliri darah dan terasa.

“Hati kangkung, mirip!” Ocehku.
“Apa hati kangkung?” Tanya kawanku keheranan.

Hati kangkung, istilah yang digunakan oleh seorang sepuh yang sering nongkrong sejak pagi di setiap hari jum’at di Masjid Al Markaz sejak pertama diresmikan (masih tahun 90an). Perawakannya kecil, janggutnya yang memutih melewati leher. Sudah lupa bagaimana prosesnya hingga bisa bertemu beliau dan dituturkan tentang ibadah yang khusyuk itu harus dengan hati. Hati yang begitu suci hingga di dalamnya bisa terbangun ‘Baitullah’ dan hati kangkung menjadi jalan tol menuju khusyuk. Ketika kutanyakan bagaimana dan apa itu hati kangkung, beliau terkekeh-kekeh tidak menjawab.

Esoknya kutunggui ibu pulang dari pasar, menunggui seikat sayur kangkung untuk kuamati. Secara fisik dari ujung daun sampai ujung akar, satu batang utuh sayur kangkung mirip jaringan saraf atau pembuluh darah di tubuh manusia yang menyatu di tulang belakang (backbone) menyebar ke seluruh tubuh.

World Cup 2026

“Ekstasi bisa membangunkan hati kangkung atau jejaring syaraf dan darah siap untuk digunakan menuju khusyuk, tapi hati yang dalam dada tidak mau jalan melewati jalan tol yang kini siap dilalui.”

“Nggak ngerti kamu ngomong apa, tapi ngoceh saja. Begini lebih baik.” Timpal kawanku sambil geleng-geleng ikuti dentuman musik tekno ketukan 4/4 mirip ketukan irama dzikir.

“Cara ini terbalik dan tidak sehat. Bila kendaraanmu siap, hati sanubari yang merindu, cinta yang tidak peduli ada jalan tol atau semak belukar, sungai, jurang, tebing, lumpur. Semua akan diterjangnya tanpa merusak dan terusak, menuju pulang.”

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Ramadan dengan Skema Fleksibel

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

Jolly Roger di Bawah Merah Putih: Perlawanan Simbolik atau Salah Paham Kebangsaan?

Qurban dan Keberanian Melepaskan yang Kita Cintai

Tags: extacyIndonesianapesantren
Share12Tweet8Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

‘Extacy’ di Pesantren - Featured

16 Juni: Tiga Momen Sejarah Paling Menggugah dari Luar Angkasa hingga Perjuangan Kemanusiaan

16/06/2026
Prasasti Kedukan Bukit, akta lahir Kedatuan Sriwijaya.

15 Juni: Dari Magna Carta hingga Kelahiran Sriwijaya, Jejak Sejarah yang Mengukir Peradaban Modern

15/06/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

FDK UIN Alauddin Makassar Perkuat Solidaritas dan Kedisiplinan Melalui Apel Pagi Rutin Akhir Bulan

26/05/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Novel ‘Olenka’ Budi Darma Segera Mendunia dalam Terjemahan Bahasa Inggris: Sebuah Jembatan Sastra Indonesia ke Kancah Global

01/05/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Kemendiktisaintek Ingatkan Kampus: Kesiapan SDM Kunci Utama Sebelum Bertransformasi Jadi PTNBH

28/04/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Kemendikbudristek Reformasi Prodi: Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

27/04/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Rektor Unhas Pastikan UKT Stabil Hingga 2026: Komitmen Pendidikan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

23/04/2026
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Panduan Lengkap Tata Cara Salat Idulfitri Beserta Bacaannya Sesuai Anjuran

20/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pete-pete Laut: Menjangkau Pulau Makassar dengan Transportasi Laut Terjangkau dan Terjadwal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
‘Extacy’ di Pesantren - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
‘Extacy’ di Pesantren - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.