Jumat, 6 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua

by Redaktur
26/11/2017
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 5 mins read
A A
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Arsip

Sumber ilustrasi: internet

BOGOR – Mengutip detik.com yang memuat berita tentang dua siswa SMP yang saling menantang duel maut menggunakan senjata tajam di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan salah seorang tewas. Sosiolog Musni Umar menduga kedua siswa ini berasal dari kalangan keluarga menengah ke bawah, di mana orang tuanya bersikap cuek.

“Saya menduga yang melakukan duel itu dari kalangan masyarakat bawah. Kenapa saya katakan itu? Biasanya kalangan menengah dan atas itu mereka pergi bawa kendaraan sopir mereka dan sebagainya. Orang tua lebih peduli,” kata Musni saat dihubungi, Sabtu (25/11/2017).

Musni mengatakan dirinya prihatin karena korban dan pelaku sama-sama menggunakan senjata tajam untuk duel. Ia menekankan, bahwa ini merupakan tanggung jawab penuh orang tua.

“Jadi saya kira tentu kita prihatin duel siswa ini kemudian ada yang meninggal, mereka itu menggunakan senjata tajam saling membunuh ini memprihatinkan. Ya tanggung jawab orang tua,” ujarnya.

Menurutnya tanggung jawab orang tua adalah utama. Setelah itu barulah menjadi tanggung jawab guru.

“Kalau kita bicara siswa tanggung jawab orang tua itu besar. Setelah orang tua baru guru. Ini kan sudah di luar sekolah, kalau di luar jam belajar otomatis orang tua, tapi orang tua kan mempercayakan pada guru. Tapi guru harus bina bukan satu orang, tapi banyak, nggak bisa ortu menggantungkan sepenuhnya pada guru,” ucapnya.

Polisi: Duel Maut Pelajar SMP di Bogor Karena Adu Ilmu Kebal
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, kematian ARS disebabkan karena luka sabetan celurit oleh lawannya saat duel satu lawan satu.

“Korban terluka di bagian pinggang belakang, pinggul, lengan kanan atas dan bawah,” sebut Dicky, Sabtu (25/11/2017).

Dia mengungkapkan, motif pertarungan tersebut untuk mengadu ilmu kekebalan dengan pelajar sekolah lain.

“Masing-masing 3 orang berkelahi satu lawan satu untuk ngadu ilmu. Karena korban tidak punya ilmu, akhirnya terkena sabetan celurit,” ungkap Dicky.

ARS meninggal saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Rumpin akibat luka sabetan celurit di bagian pinggang belakang, pinggul, lengan kanan atas dan bawah.

Polisi menangkap Pelajar SMP di Rumpin, Bogor yang mencelurit lawan duel hingga tewas. Korban tewas juga berstatus pelajar SMP.

“Pelaku sudah kita amankan. Tapi nanti akan kita kembalikan ke orang tua,” ujar Kapolsek Rumpin, Kompol Surdin Simangunsong, Sabtu (25/11/2017).

Polisi menyita sejumlah barang bukti yakni celurit dan baju yang digunakan korban. Pelaku akan dijerat dengan UU khusus.

Pelaku berduel dengan pelajar SMP lainnya di sebuah lapangan di Desa Gobang. Pelaku dan korban sudah saling mengenal.

Korban menurut Surdin sempat menyerang menggunakan celurit. Namun korban tidak terluka.

“Si korban ini ketakutan, terus lari, pelaku mengejar dan korban dicelurit bagian belakangnya,” sambungnya.

Korban mengalami luka sabetan di pinggang, pinggul, lengan atas dan bawah. Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

BACA JUGA:

Jukir Liar Tanah Abang Diamankan Polisi Setelah Viral Tarif Parkir Rp 100 Ribu

Warga 12 Negara Dilarang Masuk Amerika Serikat

Perkembangan Kasus pengemudi BMW yang tabrak Argo Ericko, mahasiswa Fakultas Hukum UGM

Kebakaran di Gudang Ganja Pattaya: Warga Sekitar Tertawa-tawa

Penjualan Kambing Kurban di Bantul Melonjak Berkat Strategi Pemasaran Inovatif

Kapolsek Rumpin Kompol Sudin Simangunsong mengatakan, pihaknya sudah mendatangi kediaman mendiang ARS di Kampung Nyuncung, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

“Rumah keluarga korban sudah kami datangi bersama guru, ketua RT/RW setempat untuk memberi penjelasan,” ujar Sudin di Bogor, Sabtu (25/11/2017).

KPAI: Semua Pihak Harus Berperan Walau di Luar Jam Sekolah.
“Semua pihak harus berperan. Orang tua perlu melakukan penguatan pengasuhan, agar anak tidak melakukan tindakan salah,” kata dia.

Menurut Susanto, tak hanya orang tua saja yang berperan menjaga anaknya. Sekolah maupun masyarakat juga bisa ikut serta mencegah potensi kejadian serupa.

“Masyarakat perlu mencegah jika ada potensi kejadian. Guru juga perlu memberikan perhatian agar tak ada korban, dan polisi penting melakukan kontrol titik-titik rawan terjadinya tawuran atau duel,” ucapnya.

Dia juga berpesan agar pelajar di Indonesia mengisi hari dengan kegiatan positif. Santoso mengimbau agar pelajar menjauhi hal negatif, terutama tawuran.

“Kami berpesan kepada pelajar Indonesia, isilah hari-harimu dengan hal yang positif, giat belajar dan berkarya. Jauhi hal-hal negatif apalagi tawuran dan duel. Perilaku demikian tak boleh ditiru,” imbuhnya.

Pengaruh Paparan Konten Kekerasan dan Persaingan Negatif
Meski konten hiburan yang bisa ditonton secara nasional kini lebih banyak berisi hal-hal yang positif, masih ada beberapa konten yang masih mempertontonkan persaingan dan kompetisi negatif, siapa yang paling kuat, paling jago, paling kaya, atau paling berani.

Tanpa kemampuan mencerna atau bimbingan melalui literasi, baik yang mereka temukan sendiri atau dari lingkungan pergaulan sehari-hari di sekitarnya, konten tersebut akan diterjemahkan naif oleh anak-anak dan utamanya remaja yang masih mencari identitas dan eksistensi dirinya.

Sudah saatnya semangat dalam konten di berbagai media berubah dari kompetisi yang harus mengalahkan orang lain untuk menjadi juara, menjadi harus menolong orang lain untuk disebut juara, mengalah dan memaafkan lebih butuh banyak keberanian ketimbang menyerang dan menaklukkan.

Berbagai cabang olah raga bisa menjadi penyaluran semangat persaingan, menjadi juara dengan mengalahkan tanpa harus ada yang terbunuh. Menjadi unggul dan menyelesaikan konflik dengan kekerasan hanya dilakukan oleh hewan rimba yang tidak diciptakan dengan kemampuan berdialog dan berkompromi, demi rantai makanan. Kekerasan dan penaklukan bukanlah cara manusia.

Minimnya Teladan
Mengubah cara berpikir anak-anak dan remaja dari persaingan negatif menjadi persaingan dalam kebaikan paling efektif melalui keteladanan, yang sayangnya masih minim mengisi konten berbagai media. Namun, bukan berarti kita yang tak berada di atas panggung tidak bisa membuat perubahan.

Jika hanya diberi tahu siswa akan lupa, jika diajarkan melalui contoh dan teladan siwa akan mengingat, dan kelak saat terlibat langsung dalam persaingan di masyarakat yang belum semuanya mau dan mampu menyelesaikan konflik melalui dialog, siswa akan belajar langsung.

Kita bisa mengambil salah satu dari tiga proses tersebut di atas, dengan memberi tahu, mengajarkan, dan melibatkan anak-anak dan remaja dalam persaingan positif.

Bukankah dunia menjadi tempat yang buruk untuk dihuni manusia, karena ketidak pedulian bukan karena banyaknya keburukan.

Tags: Viral
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

05/03/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

27/01/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

22/01/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Bagian Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Pangkep, Tim SAR Hadapi Kendala Cuaca dan Medan Sulit

18/01/2026
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Mengalir Sampai Kiamat: Jejak Wakaf Habib Bugak yang Memberi Jutaan Rupiah untuk Jemaah Aceh.

17/01/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Duel Maut Siswa SMP di Bogor, Kesalahan Kita Semua - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.