Senin, 21 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali

by Redaktur
06/10/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 6 mins read
A A
wartakita-id-meteor-portugal

Penampakan meteor di Portugal

Pada Minggu malam, 5 Oktober 2025, langit Jawa Barat dikejutkan oleh ledakan suara dahsyat yang menggema seperti petir raksasa. Bukan gempa bumi atau ledakan buatan manusia, melainkan dentuman sonik dari meteor yang melintas di atas Cirebon. Fenomena ini tak hanya dirasakan warga setempat, tapi juga terdeteksi oleh instrumen ilmiah hingga Pulau Bali. Sebagai pengamat astronomi berpengalaman, Wartakita.id mengurai peristiwa ini berdasarkan data resmi dari BMKG dan BRIN, menawarkan wawasan mendalam tentang keajaiban kosmik yang sering luput dari pandangan sehari-hari.

Ledakan Langit yang Mengguncang Malam

Sekitar pukul 18:35-18:39 WIB, meteor berukuran "cukup besar" meluncur dari arah barat daya, melewati wilayah Kuningan dan Cirebon timur, sebelum akhirnya jatuh ke perairan Laut Jawa. Saat memasuki lapisan atmosfer rendah, benda langit ini menciptakan gelombang kejut—atau sonic boom—yang menghasilkan dentuman keras setara ledakan. Cahaya terang seperti bola api menyinari langit senja, disertai getaran ringan yang terasa hingga belasan kilometer jauhnya.

bukan hanya pengamatan seismik milik BMKG saja yang mendeteksi dentuman sonik meteor di Cirebon, Stasiun Pengamatan Sonik Boom Publik di Bali pun mendeteksi adanya ledakan/dentuman tersebut.
cc: @widjokongko https://t.co/NpVbJFgLc9 pic.twitter.com/r8h2zYCjrh

— INFOMITIGASI (@infomitigasi) October 6, 2025

Warga di kecamatan Lemahabang dan Mundu, Cirebon, melaporkan suara "gludug" yang membuat kaca jendela bergetar. "Seperti ada truk besar yang menabrak rumah," ujar salah satu saksi mata, seperti yang dikutip Tribunnews. Fenomena serupa terdengar hingga Bogor di barat dan Brebes di timur, menunjukkan jangkauan gelombang kejut yang luas. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau kerusakan material signifikan, meski sempat beredar hoaks tentang kebakaran di Tol Ciperna yang langsung dibantah oleh TNI dan Jasa Marga.

Deteksi Ilmiah: Dari Seismik BMKG hingga Sensor Sonik Bali

Apa yang membuat peristiwa ini istimewa adalah bukti ilmiahnya. Stasiun Geofisika BMKG di Cirebon (kode stasiun ACJM) merekam getaran kecil pada pukul 18:39:12 WIB, dengan azimut 221°. "Ini bukan kegempaan, melainkan noise dari gelombang sonik," tegas Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG, dalam pernyataan resmi yang dikutip Detik.com. Kondisi cuaca saat itu cerah berawan, tanpa indikasi awan konvektif atau aktivitas vulkanik yang bisa menimbulkan kebingungan.

Tak berhenti di Jawa Barat, dentuman ini juga tertangkap oleh Stasiun Pengamatan Sonik Boom Publik di Bali—sebuah jaringan sensor independen yang memantau gelombang kejut atmosfer. Data waveform dari stasiun tersebut menunjukkan puncak tajam pada waktu yang sama, mengonfirmasi bahwa gelombang kejut menyebar hingga ratusan kilometer. BMKG kini sedang mengumpulkan data lebih lanjut, meski menegaskan bahwa analisis meteor lebih menjadi ranah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Daerah CirTim sekitarnya digegerkan dgn suara dentuman keras seperti gludug, yg disertai dgn bola api terbang .
Kira2 ini fenomena apa yaa guys?? Ada yg bilang meteor jatuh☄️ pic.twitter.com/ifiehTx6kN

— gabuttaja (@RejunLavota) October 5, 2025

Sebagai catatan, Wartakita.id telah melacak fenomena serupa sejak 2020, termasuk meteor Perseid yang terlihat di Indonesia. Pengalaman ini memperkuat pemahaman kami bahwa deteksi lintas wilayah seperti ini jarang terjadi, menjadikan peristiwa Cirebon sebagai studi kasus berharga bagi astronom amatir dan profesional.

Penjelasan Ahli: Sonic Boom dari Benda Langit

Prof. Thomas Djamaluddin, peneliti senior Pusat Riset Antariksa BRIN, memberikan klarifikasi tegas: "Ini adalah meteor yang memasuki atmosfer dengan kecepatan lebih dari 20.000 km/jam, menciptakan friksi panas dan gelombang kejut." Menurutnya, meteor semacam ini biasanya terbakar habis sebelum mencapai permukaan Bumi, tapi ukurannya yang besar berpotensi berbahaya jika jatuh di daratan padat penduduk. "Untungnya, lintasannya mengarah ke laut," tambahnya dalam wawancara dengan CNN Indonesia.

Dari perspektif astronomi, sonic boom meteor mirip dengan efek Concorde saat lepas landas—hanya saja, kecepatan meteor jauh melebihi kecepatan suara (Mach 1). BRIN memperkirakan meteor ini berasal dari hujan meteor harian, bukan peristiwa spesial seperti Leonid. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis komposisi meteoroid, mungkin melalui spektroskopi jika ada fragmen yang terpantau satelit.

Bukti Visual: Gambar dan Video yang Viral

Fenomena ini tak lepas dari rekaman warga yang kini viral di media sosial. Foto dari akun X @RejunLavota menangkap kilatan cahaya putih-oranye melengkung di langit malam, lengkap dengan efek getaran pada gorden rumah—bukti nyata dampak sonic boom. Sementara itu, @infomitasi membagikan waveform sensor Bali dan screenshot video bola api oranye-merah dengan jejak panjang, diambil dari sudut rendah seperti CCTV.

Video berdurasi 6 detek yang sama menampilkan streak cahaya dari kanan ke kiri, diikuti dentuman bass rendah. Audio "whoosh" pelan diikuti ledakan menegaskan urutan: cahaya meteor mendahului suara karena kecepatan cahaya lebih cepat daripada suara. Rekaman ini, timestamped 18:37 WIB, telah dibagikan ribuan kali, menjadi aset berharga untuk verifikasi ilmiah. Wartakita.id merekomendasikan verifikasi gambar/video melalui tools seperti Google Reverse Image Search untuk menghindari hoaks.

Makna Kosmik: Pelajaran dari Langit

Peristiwa Cirebon mengingatkan kita pada kebesaran alam semesta, seperti yang disebut dalam Al-Qur’an tentang "api langit" (Kompas.com). Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban, fenomena ini mengajak kita untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kosmik—dan siap sedia dengan pengetahuan ilmiah. BMKG dan BRIN menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk memantau ancaman ruang angkasa, termasuk asteroid potensial.

Bagi penggemar astronomi, ini saat yang tepat untuk bergabung dengan komunitas seperti Himpunan Astronomi Indonesia (HAI). Pantau situs BMKG atau aplikasi seperti SkyView untuk hujan meteor mendatang. Wartakita.id berkomitmen menyajikan informasi akurat, didukung pengalaman jurnalisme sains selama 10 tahun dan kolaborasi dengan pakar BRIN.

Sumber:

  • BMKG (stasiun Cirebon dan Kertajati).
  • BRIN (Pusat Riset Antariksa, Prof. Thomas Djamaluddin).
  • Kompas.com, Detik.com, Tribunnews, CNN Indonesia, Viva.co.id (5-6 Oktober 2025).
  • Analisis postingan X: @infomitigasi, @RejunLavota (ID: 1975090633804263546, 1974827575546667222).
Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Gempa Magnitudo di Atas 3,0 di Indonesia: Laporan 24 Jam Terakhir (Hingga 19 September 2026)

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

Tags: astronomiBalibmkgBRINcireboninfomitigasikuninganmeteor
Share14Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Harga Beras Premium Naik 15% Jelang Akhir Tahun 2026, Ini Penyebabnya

20/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

20/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

20/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Gempa Magnitudo di Atas 3,0 di Indonesia: Laporan 24 Jam Terakhir (Hingga 19 September 2026)

19/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

15/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

12/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

11/09/2026
Dentuman Sonik Meteor di Cirebon: Fenomena Langit yang Terdeteksi Hingga Bali - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

08/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelangkaan BBM Hantam Makassar: Harga Sembako Meroket Akibat Lonjakan Biaya Angkut

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipastikan Aman Meski Harga Energi Melonjak: Rincian Lengkap

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.