Kamis, 22 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang

by Pewarta Warga
15/03/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1773509844-769569e1c36d58bb

BACA JUGA:

Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan

32 Perusahaan Disanksi, Penegakan Pidana Sasar 125 Subjek Hukum di Karhutla 2026

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Morotai dan Loloda Maluku Utara

Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut Hingga 26 Oktober

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi mengejutkan mengenai musim kemarau tahun 2026. Diprediksi datang lebih awal dari biasanya, fenomena ini diperkirakan membawa kondisi yang lebih kering dan durasi yang lebih panjang, memunculkan potensi tantangan signifikan.

Prediksi Awal Musim Kemarau 2026

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mulai merasakan fase kemarau lebih cepat, dengan perkiraan awal pada April 2026. Fase ini diperkirakan akan memuncak pada bulan Agustus 2026 di sebagian besar wilayah.

Menurut rilis resmi BMKG pada awal Maret 2026, sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3% dari total 699 ZOM di Indonesia diprediksi memasuki musim kemarau pada bulan April. Wilayah terdampak awal meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau akan bertambah secara bertahap: sebanyak 184 ZOM (26,3%) pada Mei, dan 163 ZOM (23,3%) pada Juni. Secara keseluruhan, awal kemarau diprediksi lebih maju (lebih awal) di 46,5% wilayah Indonesia dibandingkan rata-rata klimatologi normal.

Faktor Pemicu Perubahan Pola Iklim

Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa perubahan pola ini dipengaruhi oleh berakhirnya fenomena La Niña lemah pada Februari 2026. Fenomena ini diikuti oleh transisi menuju kondisi ENSO netral, yang berarti tidak ada pengaruh kuat dari El Niño maupun La Niña.

Selain itu, Indian Ocean Dipole (IOD) juga diprediksi akan tetap dalam kondisi netral sepanjang tahun 2026. Kombinasi faktor-faktor ini berkontribusi pada pergeseran pola musim kemarau yang diprediksi akan datang lebih cepat.

Durasi Lebih Panjang dan Curah Hujan Lebih Rendah

Proyeksi BMKG menunjukkan bahwa musim kemarau 2026 tidak hanya datang lebih awal, tetapi juga akan berlangsung lebih panjang dari rata-rata normal. Sekitar 57,2% wilayah (400 ZOM) diprediksi akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang.

Puncak musim kemarau diperkirakan akan dominan terjadi pada bulan Agustus 2026, mencakup 61,4% wilayah (429 ZOM). Hal ini menandakan periode kekeringan yang lebih intens dan meluas.

Lebih mengkhawatirkan lagi, akumulasi curah hujan selama periode kemarau diprediksi akan berada di bawah normal, atau lebih kering dari biasanya, di 64,5% wilayah (451 ZOM). Kondisi curah hujan yang rendah ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, terutama di wilayah Nusa Tenggara yang secara geografis sudah rentan.

Selain itu, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga meningkat di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Jawa akibat kondisi yang lebih kering.

Suhu Udara: Di Atas Normal, Namun Bukan Gelombang Panas Ekstrem

Muncul kabar di media sosial mengenai prediksi “gelombang panas” ekstrem yang akan melanda Indonesia mulai April 2026. Namun, pakar cuaca memberikan klarifikasi bahwa fenomena ini lebih tepat disebut sebagai siklus tahunan puncak suhu bulanan yang memang lazim terjadi pada periode April–Mei dan Oktober–November di wilayah tropis.

Di wilayah tropis seperti Indonesia, suhu rata-rata tahunan relatif stabil, berkisar antara 26–33 °C. Lonjakan suhu hingga 32–34 °C memang dapat terjadi di beberapa kota, namun BMKG tidak mengklasifikasikannya sebagai *heatwave* ekstrem yang sering terjadi di wilayah subtropis seperti India, Australia, atau Amerika Serikat.

Meskipun demikian, tren pemanasan global yang terus berlanjut dapat memperkuat intensitas panas dan kekeringan. Prediksi suhu udara tahunan untuk 2026 secara rata-rata berada di kisaran 25–29 °C, dengan anomali bulanan tertinggi diprediksi terjadi pada bulan Juli.

Dampak Potensial dan Antisipasi yang Perlu Dilakukan

Musim kemarau yang diprediksi lebih panjang dan kering akan membawa sejumlah dampak potensial, antara lain:

  • Penurunan ketersediaan air bersih dan irigasi untuk sektor pertanian.
  • Ancaman terhadap produksi pangan, khususnya di daerah yang bergantung pada tadah hujan.
  • Peningkatan risiko kesehatan akibat udara yang panas dan debu kering.
  • Potensi meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau.

Rekomendasi BMKG untuk Mitigasi Dampak

Menyikapi prediksi ini, BMKG mengimbau pemerintah daerah, para petani, dan seluruh masyarakat untuk melakukan antisipasi dini. Langkah-langkah yang direkomendasikan meliputi:

  • Pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien dan bijak.
  • Penyesuaian pola tanam dengan mempertimbangkan varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan.
  • Peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan dan kebakaran lahan.
  • Pemantauan prakiraan cuaca secara rutin melalui aplikasi resmi Info BMKG atau situs web bmkg.go.id.

Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan perubahan iklim yang semakin nyata, diharapkan dampak negatif dari musim kemarau 2026 dapat diminimalisir. Tetap waspada dan pantau terus informasi resmi dari BMKG.


BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bmkgENSOIODkarhutlakekeringanmusim kemarau 2026perubahan iklimPrakiraan Cuaca
Share20Tweet13Send

ARTIKEL TERKAIT

The image shows the grand entrance of the Indonesian House of Representatives building in Jakarta, reflecting the importance of legislative action in addressing environmental issues. The lush green su

Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan

22/10/2026
Sebuah pemandangan stasiun Transjakarta di Bandung pada hari Oktober yang panas. Stasiun ini berada di bawah atap besar dengan beberapa bangku untuk penumpang beristirahat. Matahari terik berada di la

Cuaca Panas Oktober Menguji Ketahanan Pelari di Bandung

21/10/2026
Lanskap pantai Morotai dan Loloda di Maluku Utara dengan ombak tinggi mencapai 4 meter, menabrak pantai. Latar belakang menampilkan garis pantai dengan tebing berbatu dan pantai batu, langit berawan t

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Morotai dan Loloda Maluku Utara

21/10/2026
Ratusan warga Kalimantan Timur menanam benih pohon di lahan terdampak karhutla, menunjukkan gotong royong dalam upaya pencegahan perkebunan sawit dan pelestarian lingkungan.

Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

21/10/2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang - Featured

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut Hingga 26 Oktober

20/10/2026
BMKG's main building in Jakarta is shown with its modern, white exterior and prominent logo. The building is surrounded by greenery, and the sky is overcast with light clouds, suggesting potential rai

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah Jawa Timur Hari Ini

20/10/2026
A modern weather station in a green landscape, surrounded by trees and a small river, with overcast skies indicating potential rain. The station has large windows and a canopy, and is located in a spa

BMKG: 6 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Hari Ini

20/10/2026
BMKG headquarters in Jakarta with a large digital screen displaying weather data. The building has sleek glass facades and a prominent signboard at the entrance. The background shows a clear sky with

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Aceh Besok, Perhatikan Wilayah Ini

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.