Sabtu, 12 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak

Gangguan kesehatan mental anak diduga dipicu tingginya kadar timbal di dalam darah

by Pewarta Warga
06/02/2024
in Kesehatan
Reading Time: 5 mins read
A A
timbal-aki-bekas

Tata kelola daur-ulang aki bekas harus diperbaiki.

BACA JUGA:

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

10 Jenis Daun Herbal yang Membantu Burung Kenari Gacor Terus, Nomor 8 Sering Jadi Lalapan Makan

Menyelami Ketenangan: Seni Detoks Digital dan Mindfulness untuk Melawan Kelelahan Modern

Aduh, Duduk Terlalu Lama Bikin Nggak Awet Muda?! Ini Dia Rahasia Glowing Awet Muda Ala Salwa!

Psikologi Melajang di Usia Emas: Pilihan Sadar, Bukan Kegagalan

Paparan timbal berdampak buruk bagi kesehatan mengintai anak-anak. Kadar timbal pada darah yang berbahaya ditemukan pada sebagian anak. Paparab timbal ini juga bisa mengganggu tumbuh kembang anak, demikian yang kami kutip dari kompas.com

Demikian hasil kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi Indonesian Medical Education and Research Institute Universitas Indonesia (IMERI UI) bersama dengan Yayasan Pure Earth Indonesia.

Kajian itu menyebutkan, 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter. Bahkan, 4 persen memiliki kadar timbal darah yang harus mendapatkan terapi, yakni lebih dari 45 mikrogram per desiliter.

Ketua Kluster Pusat Penelitian Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI Dewi Yunia Fitriani menyampaikan hal itu, dalam konferensi pers ”Hasil Kajian Dampak Kesehatan Pajanan Timbal pada Anak dan Dewasa” di Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Dewi Yunia menyatakan, tingginya kadar timbal darah pada anak-anak yang menjadi subyek riset berkorelasi dengan pajanan di lingkungan sekitarnya berasal dari tanah dan debu. Selain itu ada hubungan signifikan kadar timbal darah pada ayah dan anak.

Paparan timbal bisa terjadi karena pekerjaan ayahnya tinggi paparan timbal. Beberapa rumah digunakan untuk mengumpulkan barang-barang mengandung timbal seperti kaleng bekas,” katanya.

Kampanye bahaya timbal di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021). Dewi menyampaikan, timbal bisa ditemukan di udara, tanah, dan air. Pada kajian yang dilakukan lebih banyak ditemukan kadar timbal pada tanah. Anak-anak pun menjadi lebih rentan terpapar timbal karena anak-anak sangat mudah memasukkan tangan ke dalam mulut.

Sementara, sebagian besar anak-anak yang diteliti banyak bermain dan beraktivitas di tanah. Sebagian rumah dari penduduk juga masih beralaskan tanah.

Adapun kajian dilakukan di lima wilayah, yakni Desa Kadu Jaya Tangerang, Desa Cinangka Bogor, Desa Cinangneng Bogor, Desa Pesarean Tegal, dan Desa Dupak Surabaya.

Dari wilayah yang dipilih tersebut terdapat desa remediasi (pemulihan kontaminasi) dari paparan aki bekas. Ada pula desa yang ditemukan banyak warga bekerja mengumpulkan barang bekas, terutama kaleng bekas serta ada yang di dekat jalan raya.

Sebanyak 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter.

Dokter spesialis anak yang juga peneliti di Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI Ari Prayogo menjelaskan, tidak ada konsentrasi timbal dalam darah yang aman.

Paparan timbal bisa berdampak buruk bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak. Timbal dapat menyebabkan penurunan kecerdasan, gangguan perilaku, dan masalah belajar.

Anak yang terpapar timbal bisa berisiko jangka panjang mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan ginjal, gangguan imunitas, serta gangguan sistem reproduksi.

Selain itu paparan timbal berisiko menyebabkan anemia. Timbal yang berada dalam tubuh dapat mengganggu pembentukan sel darah merah. Hal tersebut akhirnya bisa menyebabkan terjadinya anemia pada anak.

Dalam kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI dan Yayasan Pure Earth Indonesia juga mengungkapkan anak dengan kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter disertai kondisi anemia. Sebanyak 14 persen di antaranya ditemukan mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Petugas kesehatan mengambil sampel darah Ridho (12), anak penderita gangguan mental, di Desa Cinangka, Kabupaten Bogor, Kamis (20/9/2018). Gangguan mental yang dialami Ridho diduga salah satunya dipicu tingginya kadar timbal di lingkungan sekitarnya.

”Anak yang memiliki kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter dengan anemia akan berisiko empat kali lipat mengalami keterlambatan tumbuh kembang,” kata Ari.

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - image 1

Pencegahan

Staf pengajar Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Marinda Asiah Nuril Haya, menuturkan, risiko paparan timbal yang tinggi pada anak belum disertai kesadaran dan pemahaman baik di masyarakat.

Sebagian masyarakat tidak mengetahui apakah lingkungannya berisiko terhadap pajanan timbal. Kesadaran warga untuk meminimalkan pajanan timbal juga masih rendah.

Dari kajian di lapangan ditemukan banyak pekerja skala kecil yang berisiko terpapar langsung peralatan berbahan timbal tidak menggunakan alat pelindung diri.Para pekerja tersebut juga biasanya tidak langsung mengganti pakaian yang digunakan. Padahal, paparan timbal yang menempel di baju bisa berisiko terhirup atau bersinggungan dengan anak-anak di rumah.

Karena itu, Marinda menyampaikan, kesadaran masyarakat akan bahaya paparan dan pajanan timbal harus ditingkatkan.

Masyarakat harus diajak untuk lebih sadar menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat antara lain dengan mencuci tangan sebelum makan, dan menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah.

Selain itu, warga dianjurkan berganti pakaian selepas bekerja bagi orangtua yang akan bertemu dengan anak di rumah, serta selalu memastikan anak mendapatkan gizi seimbang.

Cetakan yang digunakan untuk menampung hasil peleburan aki bekas, berserakan di lokasi peleburan aki bekas ilegal di Kampung Janada Inpres, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Senin (20/8/2018).

Direktur Yayasan Pure Earth Indonesia Budi Susilorini mengatakan, tingginya kadar timbal yang ditemukan dari hasil kajian antara IMERI UI dan Yayasan Pure Earth menunjukkan penanganan timbal di masyarakat semakin mendesak.

Kontaminasi timbal di lingkungan serta dampak buruk bagi kesehatan mendorong semua pemangku kepentingan untuk melakukan penanganan dan pencegahan. ”Kami harap riset ini berlanjut jadi program surveilans nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil dari studi ”Rapid Market Screening (RMS)” Pure Earth pada lebih dari 5.000 sampel barang konsumsi dan produk makanan di 25 negara berpenghasilan rendah dan menengah menemukan tingkat prevalensi kandungan timbal yang melebihi baku mutu.

Kandungan tinggi tersebut ditemukan antara lain di peralatan makan berbahan logam (52 persen), peralatan makan keramik (45 persen), berbagai jenis cat (11 hingga 48 persen), mainan (13 persen ), dan kosmetik (12 persen).

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: gaya hidupKesehatankesehatan anaktimbal
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Keracunan Massal Santri Sidoarjo: 512 Terjangkit Menu Bergizi Gratis, Investigasi Ketat Dilakukan

03/09/2026
1753927830_Tips-Mengelola-Kesehatan-Mental-di-Tengah-Kesibukan.jpeg

Menyelami Ketenangan: Seni Detoks Digital dan Mindfulness untuk Melawan Kelelahan Modern

23/08/2026
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Kolaborasi Perguruan Tinggi Makassar dan Sekitarnya: Unhas, Unsri, Undip Berantas HIV pada Remaja Lewat KITA SEBAYA

09/08/2026
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pemberantasan TBC di Sulawesi Barat: Pendekatan Pentahelix dan Peran Vital Kepolisian

09/08/2026
img-1779956441-de91edce2192bc9f

Waspada Lonjakan Kolesterol, Asam Urat, dan Darah Pasca Idul Adha: Panduan Nutrisi dan Gaya Hidup

28/05/2026
img-1777645755-f4639f50194ff8b3

Mantan Finalis Puteri Indonesia Terjerat Kasus Dugaan Praktik Dokter Kecantikan Ilegal, Pasien Alami Cacat Permanen

02/05/2026
img-1776554855-61b06b9bfec5bab2

Bahagia Itu Sederhana: 7 Kebiasaan yang Harus Anda Hentikan Demi Kedamaian Batin

19/04/2026
img-1776486673-aaef25c028addae8

Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

18/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 386 Tweet 242
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.