Jumat, 23 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak

Gangguan kesehatan mental anak diduga dipicu tingginya kadar timbal di dalam darah

by Pewarta Warga
06/02/2024
in Kesehatan
Reading Time: 5 mins read
A A
timbal-aki-bekas

Tata kelola daur-ulang aki bekas harus diperbaiki.

BACA JUGA:

Aktivis Anti Korupsi Demo di Polda Sulsel, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dinkes Parepare

ISPU Muaro Jambi Capai 228, Tebo Catat 185

6 Orang Divonis Penjara Akibat Keracunan Timbal Massal di TK

BMKG Prakirakan Suhu 37 Derajat dan Hujan Lokal di Jateng

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan di Indonesia

Paparan timbal berdampak buruk bagi kesehatan mengintai anak-anak. Kadar timbal pada darah yang berbahaya ditemukan pada sebagian anak. Paparab timbal ini juga bisa mengganggu tumbuh kembang anak, demikian yang kami kutip dari kompas.com

Demikian hasil kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi Indonesian Medical Education and Research Institute Universitas Indonesia (IMERI UI) bersama dengan Yayasan Pure Earth Indonesia.

Kajian itu menyebutkan, 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter. Bahkan, 4 persen memiliki kadar timbal darah yang harus mendapatkan terapi, yakni lebih dari 45 mikrogram per desiliter.

Ketua Kluster Pusat Penelitian Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI Dewi Yunia Fitriani menyampaikan hal itu, dalam konferensi pers ”Hasil Kajian Dampak Kesehatan Pajanan Timbal pada Anak dan Dewasa” di Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Dewi Yunia menyatakan, tingginya kadar timbal darah pada anak-anak yang menjadi subyek riset berkorelasi dengan pajanan di lingkungan sekitarnya berasal dari tanah dan debu. Selain itu ada hubungan signifikan kadar timbal darah pada ayah dan anak.

Paparan timbal bisa terjadi karena pekerjaan ayahnya tinggi paparan timbal. Beberapa rumah digunakan untuk mengumpulkan barang-barang mengandung timbal seperti kaleng bekas,” katanya.

Kampanye bahaya timbal di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021). Dewi menyampaikan, timbal bisa ditemukan di udara, tanah, dan air. Pada kajian yang dilakukan lebih banyak ditemukan kadar timbal pada tanah. Anak-anak pun menjadi lebih rentan terpapar timbal karena anak-anak sangat mudah memasukkan tangan ke dalam mulut.

Sementara, sebagian besar anak-anak yang diteliti banyak bermain dan beraktivitas di tanah. Sebagian rumah dari penduduk juga masih beralaskan tanah.

Adapun kajian dilakukan di lima wilayah, yakni Desa Kadu Jaya Tangerang, Desa Cinangka Bogor, Desa Cinangneng Bogor, Desa Pesarean Tegal, dan Desa Dupak Surabaya.

Dari wilayah yang dipilih tersebut terdapat desa remediasi (pemulihan kontaminasi) dari paparan aki bekas. Ada pula desa yang ditemukan banyak warga bekerja mengumpulkan barang bekas, terutama kaleng bekas serta ada yang di dekat jalan raya.

Sebanyak 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter.

Dokter spesialis anak yang juga peneliti di Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI Ari Prayogo menjelaskan, tidak ada konsentrasi timbal dalam darah yang aman.

Paparan timbal bisa berdampak buruk bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak. Timbal dapat menyebabkan penurunan kecerdasan, gangguan perilaku, dan masalah belajar.

Anak yang terpapar timbal bisa berisiko jangka panjang mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan ginjal, gangguan imunitas, serta gangguan sistem reproduksi.

Selain itu paparan timbal berisiko menyebabkan anemia. Timbal yang berada dalam tubuh dapat mengganggu pembentukan sel darah merah. Hal tersebut akhirnya bisa menyebabkan terjadinya anemia pada anak.

Dalam kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI dan Yayasan Pure Earth Indonesia juga mengungkapkan anak dengan kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter disertai kondisi anemia. Sebanyak 14 persen di antaranya ditemukan mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Petugas kesehatan mengambil sampel darah Ridho (12), anak penderita gangguan mental, di Desa Cinangka, Kabupaten Bogor, Kamis (20/9/2018). Gangguan mental yang dialami Ridho diduga salah satunya dipicu tingginya kadar timbal di lingkungan sekitarnya.

”Anak yang memiliki kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter dengan anemia akan berisiko empat kali lipat mengalami keterlambatan tumbuh kembang,” kata Ari.

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - image 1

Pencegahan

Staf pengajar Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Marinda Asiah Nuril Haya, menuturkan, risiko paparan timbal yang tinggi pada anak belum disertai kesadaran dan pemahaman baik di masyarakat.

Sebagian masyarakat tidak mengetahui apakah lingkungannya berisiko terhadap pajanan timbal. Kesadaran warga untuk meminimalkan pajanan timbal juga masih rendah.

Dari kajian di lapangan ditemukan banyak pekerja skala kecil yang berisiko terpapar langsung peralatan berbahan timbal tidak menggunakan alat pelindung diri.Para pekerja tersebut juga biasanya tidak langsung mengganti pakaian yang digunakan. Padahal, paparan timbal yang menempel di baju bisa berisiko terhirup atau bersinggungan dengan anak-anak di rumah.

Karena itu, Marinda menyampaikan, kesadaran masyarakat akan bahaya paparan dan pajanan timbal harus ditingkatkan.

Masyarakat harus diajak untuk lebih sadar menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat antara lain dengan mencuci tangan sebelum makan, dan menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah.

Selain itu, warga dianjurkan berganti pakaian selepas bekerja bagi orangtua yang akan bertemu dengan anak di rumah, serta selalu memastikan anak mendapatkan gizi seimbang.

Cetakan yang digunakan untuk menampung hasil peleburan aki bekas, berserakan di lokasi peleburan aki bekas ilegal di Kampung Janada Inpres, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Senin (20/8/2018).

Direktur Yayasan Pure Earth Indonesia Budi Susilorini mengatakan, tingginya kadar timbal yang ditemukan dari hasil kajian antara IMERI UI dan Yayasan Pure Earth menunjukkan penanganan timbal di masyarakat semakin mendesak.

Kontaminasi timbal di lingkungan serta dampak buruk bagi kesehatan mendorong semua pemangku kepentingan untuk melakukan penanganan dan pencegahan. ”Kami harap riset ini berlanjut jadi program surveilans nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil dari studi ”Rapid Market Screening (RMS)” Pure Earth pada lebih dari 5.000 sampel barang konsumsi dan produk makanan di 25 negara berpenghasilan rendah dan menengah menemukan tingkat prevalensi kandungan timbal yang melebihi baku mutu.

Kandungan tinggi tersebut ditemukan antara lain di peralatan makan berbahan logam (52 persen), peralatan makan keramik (45 persen), berbagai jenis cat (11 hingga 48 persen), mainan (13 persen ), dan kosmetik (12 persen).

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: gaya hidupKesehatankesehatan anaktimbal
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang pekerja bernama RR. Nur duduk dengan tenang di kursi yang nyaman, di sekitarnya terdapat tanaman hijau dan cahaya alami. Ruangan terlihat luas dan terorganisir dengan baik, dengan jendela besa

Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mental dan Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

17/10/2026
A group of people sharing their feelings in a therapy session, highlighting the importance of mental health and support, with a therapist in the background and a poster emphasizing the unique pathways to mental well-being.

90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

10/10/2026
RR. Nur berdiri di ruang kerja yang terorganisir dengan baik, dengan jendela besar yang memungkinkan cahaya alami masuk. Dia mengambil momen untuk bernapas dalam-dalam, dengan satu tangan di meja dan

Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mental dan Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

09/10/2026
Seorang perawat berpakaian putih sedang memeriksa seorang warden yang duduk di kursi dengan catatan medis di depannya. Ruangan yang bersih dan terang, dengan peralatan medis dan catatan ditempatkan di

Prioritas Kesehatan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan

08/10/2026
Sejumlah mahasiswa UNNES dari program Kesmas membaca buletin diet DASH yang berwarna cerah dan desainnya rapi. Mereka duduk di kelas dengan papan tulis di latar belakang yang menampilkan petunjuk diet

Booklet Diet DASH Jadi Inovasi Edukasi Hipertensi Mahasiswa Kesmas UNNES

06/10/2026
A diverse group of office workers taking a break, emphasizing the importance of mental health and well-being in the workplace.

Cara Efektif Mengatasi Burnout dan Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

04/10/2026
Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

03/10/2026
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

JKN di Makassar: Ibu Rumah Tangga Muhrani Rasakan Langsung Keringanan Biaya Kesehatan

01/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Stafsus Gubernur Jakarta Bicara Mitigasi Asap Karhutla, PJJ dan Modifikasi Cuaca

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.