Kamis, 1 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena

by Pewarta Warga
19/01/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1768758284-7665230b5cd08733

Pada Minggu, 18 Januari 2026, Pulau Jawa diprediksi akan diselimuti hujan merata. Fenomena ini dipicu oleh adanya awan tebal yang terpantau di berbagai wilayah, mengindikasikan sistem konvektif yang aktif.

Poin Penting

  • Hujan diperkirakan turun merata di seluruh Pulau Jawa pada Minggu, 18 Januari 2026.
  • Penyebab utama adalah meluasnya awan tebal yang mengindikasikan sistem konvektif di atas pulau.
  • Konvergensi angin yang terbentuk akibat sistem konvektif dapat meningkatkan pembentukan awan hujan.
  • Fenomena ini merupakan hasil pertemuan antara ‘cold surge’ dari Benua Asia dan ‘southerly surge’ dari bibit siklon tropis 96S.
  • Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah diluncurkan di Jawa Tengah untuk mengurangi intensitas hujan dan memitigasi dampak banjir serta longsor.

Penyebab Awan Hujan Meluas di Pulau Jawa

Peneliti di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, menjelaskan bahwa awan tebal yang terpantau merata di atas Pulau Jawa menjadi indikasi utama hujan yang meluas. Pagi itu, terdeteksi tiga sistem konvektif: dua awan tebal meluas di utara Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta satu lagi di selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sistem-sistem konvektif ini, menurut Erma, menciptakan fenomena konvergensi atau daerah pertemuan angin yang meluas di Jawa, khususnya di bagian barat dan tengah. Konvergensi adalah salah satu faktor krusial yang dapat memicu dan meningkatkan pembentukan awan-awan hujan.

Pertemuan Dua Fenomena Iklim Kunci

Meluasnya awan hujan yang terjadi dan bertahan selama seminggu terakhir ini disebabkan oleh interaksi dua fenomena meteorologi penting: ‘cold surge’ dan ‘southerly surge’.

  • Cold Surge: Fenomena ini berasal dari benua Asia dan berperan memperkuat monsun barat. Udara dingin yang bergerak ke selatan ini membawa perubahan signifikan pada pola atmosfer.
  • Southerly Surge: Fenomena ini terkait dengan prakondisi badai tropis di Samudera Hindia. Saat ini, prakondisi tersebut telah berkembang menjadi bibit siklon tropis dengan kode 96S, yang secara tidak langsung memengaruhi pola cuaca di wilayah Jawa.

Kombinasi kedua fenomena inilah yang menciptakan kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan dan penguatan awan hujan secara luas di Pulau Jawa.

Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Bencana

Menghadapi dampak curah hujan yang tinggi, termasuk banjir dan tanah longsor yang melanda sedikitnya empat kabupaten di Jawa Tengah (Kudus, Pati, Jepara, dan Demak), Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah meluncurkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Sebanyak tiga armada pesawat dikerahkan, dua di antaranya dari BNPB dan satu dari Provinsi Jawa Tengah, untuk melaksanakan OMC.

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan bahwa tujuan OMC bukanlah untuk menghentikan hujan sepenuhnya, melainkan untuk mengurangi intensitas dan debit curah hujan. Diharapkan, hujan yang semula turun lebat hingga ekstrem dapat berubah menjadi sedang hingga lebat namun dengan durasi yang lebih singkat. Hal ini penting untuk mencegah penambahan parah kondisi banjir di wilayah yang terdampak, meskipun langit masih terlihat mendung.

Banjir yang terjadi di sejumlah daerah ini dilaporkan telah menimbulkan kerusakan infrastruktur signifikan, seperti jalan dan jembatan yang terendam bahkan putus. Laporan korban jiwa juga turut tercatat, dengan dampak bencana yang paling menonjol terjadi di Kabupaten Pati dan Jepara.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

BNPB Perkuat Pemadaman Darat Karhutla Kalimantan Tengah di Tengah Asap Tebal

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

PLN Berpacu dengan Waktu: Strategi Intensif Atasi Krisis Listrik Sulbagsel, Inovasi hingga Teknologi Modifikasi Cuaca

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Tags: awan hujan jawabanjir jawa tengahBNPBBRINcold surgefenomena ilmiahmodifikasi cuacasoutherly surge
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Sulawesi Selatan Siap Hadapi Udara Panas Ekstrem: Ini Prediksi BMKG 24-26 September 2026

26/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

1.200 Ton Sampah Menggunung di Gowa: Krisis BBM dan Akses TPA Lumpuhkan Pengelolaan Limbah

23/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Warga Sangatta Diserang Buaya 4,4 Meter: Polisi Keluarkan Imbauan Keras

21/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Harga Beras Premium Naik 15% Jelang Akhir Tahun 2026, Ini Penyebabnya

20/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Kekeringan Ekstrem Landa 8 Kabupaten di Sulsel, BPBD Tetapkan Status Siaga

20/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

20/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

20/09/2026
Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

Gempa Magnitudo di Atas 3,0 di Indonesia: Laporan 24 Jam Terakhir (Hingga 19 September 2026)

19/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Awan Hujan Landa Jawa: Kombinasi Cold Surge & Southerly Surge Picu Fenomena - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • #CekFakta Rumput Paragis untuk Menyembuhkan Kanker

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.