Wartakita.id, Makassar — Minggu, 18 Oktober 2026, menjadi hari penting bagi Andi Iwan Darmawan Aras, yang akrab disapa Appi, dalam perhelatan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Ia secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran pencalonannya di Kantor DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Makassar, sebuah langkah strategis yang didukung penuh oleh mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh provinsi.
Kembalinya Sang Petarung ke Kandang Partai
Pengembalian formulir pendaftaran oleh Andi Iwan Darmawan Aras, atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Appi, di Kantor DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan pada Minggu, 18 Oktober 2026, menegaskan keseriusannya untuk kembali memimpin partai berlambang mercy di tingkat provinsi. Langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah penegasan posisi dan ambisi politik yang kuat. Kehadiran Appi yang didampingi oleh perwakilan dari 24 DPC Partai Demokrat se-Sulawesi Selatan menjadi bukti nyata adanya konsolidasi internal yang solid di belakang namanya. Ini menunjukkan bahwa Appi bukan pendatang baru dalam dinamika politik Partai Demokrat Sulsel, melainkan figur yang telah memiliki rekam jejak dan basis dukungan yang kuat.
Dukungan dari 24 DPC ini merupakan modal politik yang sangat berharga. Dalam sistem pemilihan internal partai, suara DPC memiliki bobot yang signifikan dalam menentukan arah kepemimpinan. Dengan mengantongi dukungan mayoritas, Appi secara otomatis memposisikan dirinya sebagai kandidat terkuat dalam kontestasi ini. Pengembalian formulir ini sekaligus membuka babak baru dalam proses pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan untuk periode mendatang, di mana manuver politik dan konsolidasi dukungan akan terus mewarnai tahapan-tahapan selanjutnya.
Dukungan Mayoritas DPC: Kekuatan di Balik Pencalonan Appi
Fakta bahwa Appi didukung oleh 24 dari total DPC Partai Demokrat se-Sulawesi Selatan adalah indikator utama kekuatan politiknya. Dukungan ini mencerminkan kepercayaan yang diberikan oleh pengurus di tingkat akar rumput terhadap visi, misi, dan kepemimpinan Appi. Dalam konteks Partai Demokrat, yang memiliki struktur organisasi kuat hingga ke daerah, dukungan DPC menjadi penentu utama keberhasilan seorang kandidat. Ini bukan sekadar dukungan formalitas, melainkan representasi dari aspirasi dan harapan para kader di daerah yang menginginkan figur yang mampu membawa partai meraih kemenangan di masa depan.
Kekuatan dukungan ini juga dapat diartikan sebagai hasil dari kerja keras Appi dalam membangun komunikasi dan konsolidasi dengan para pengurus DPC selama ini. Pengalaman Appi sebelumnya sebagai mantan Bupati Barru tentu memberikan bekal dan pemahaman mendalam mengenai lanskap politik di Sulawesi Selatan, termasuk bagaimana membangun jaringan dan merangkul berbagai elemen partai. Dukungan masif ini menjadi modal awal yang sangat signifikan untuk menghadapi tahapan-tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan, termasuk agenda-agenda partai yang lebih besar.
Menyongsong Periode Kepemimpinan Baru Partai Demokrat Sulsel
Proses pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan merupakan bagian integral dari regenerasi kepemimpinan partai di tingkat provinsi. Setiap periode kepemimpinan baru diharapkan membawa energi segar, strategi yang lebih inovatif, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan dinamika politik yang terus berubah. Dalam konteks ini, pencalonan Appi yang didukung oleh mayoritas DPC menunjukkan adanya harapan besar dari internal partai untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan figur yang dinilai mampu membawa Partai Demokrat Sulsel ke arah yang lebih baik.
Tahapan pengembalian formulir pendaftaran ini adalah awal dari sebuah proses yang akan melibatkan berbagai agenda partai, termasuk verifikasi calon, debat visi-misi, hingga pemilihan akhir. Keberhasilan Appi dalam menggalang dukungan DPC sejak dini memberikan sinyal positif bagi para pendukungnya. Namun, perjalanan menuju kursi Ketua DPD masih panjang dan membutuhkan strategi matang untuk memastikan dukungan tersebut tetap solid hingga akhir. Konsolidasi internal dan komunikasi yang efektif dengan seluruh elemen partai akan menjadi kunci utama.
Intinya
- Andi Iwan Darmawan Aras (Appi) secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan pada Minggu, 18 Oktober 2026, di Makassar.
- Pencalonan Appi mendapatkan dukungan penuh dari 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Sulawesi Selatan, menjadikannya kandidat terkuat dalam kontestasi internal ini.
- Langkah ini menandai keseriusan Appi untuk kembali memimpin Partai Demokrat di tingkat provinsi, didukung oleh basis kekuatan politik yang solid di akar rumput partai.
Kerap Ditanyakan
T: Siapa saja yang berhak memilih Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan?
J: Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan biasanya melibatkan hak suara dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulawesi Selatan, serta perwakilan dari pengurus DPD itu sendiri, sesuai dengan mekanisme dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.
T: Apa saja tahapan selanjutnya setelah pengembalian formulir pendaftaran?
J: Setelah pengembalian formulir, biasanya akan dilanjutkan dengan tahapan verifikasi berkas calon, penetapan calon, kampanye atau penyampaian visi-misi, hingga pelaksanaan pemilihan ketua yang akan dilakukan oleh forum tertinggi partai di tingkat provinsi.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























