Wartakita.id, Makassar — Puluhan ribu masyarakat Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Oktober 2026, pagi, tumpah ruah di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar. Mereka antusias mengikuti Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan yang dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai bagian dari kemeriahan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.
Semangat Kebersamaan dalam Gerak dan Pangan Lokal
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, tampak bersemangat mengibarkan bendera start, menandai dimulainya gerak sehat yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Acara ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah perayaan kebangsaan yang merangkul semangat persatuan dan apresiasi terhadap kekayaan alam Sulsel. Jalan sehat yang menempuh jarak sekitar lima kilometer ini dirancang untuk membangkitkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup aktif dan sehat di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar aktivitas fisik, jalan sehat ini juga menjadi sarana edukasi yang efektif. Peserta diajak untuk lebih mengenal dan mencintai produk-produk pertanian lokal yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulsel. Dengan bergerak bersama, masyarakat tidak hanya menyehatkan badan, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi antarwarga dan antarwilayah di Sulsel, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kian erat.
Kirab Swasembada Pangan: Panggung Potensi Daerah
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah Kirab Swasembada Pangan. Sebanyak 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan turut serta, menampilkan kekayaan pangan khas dan hasil bumi unggulan masing-masing daerah. Pawai ini menjadi panggung visual yang memukau, di mana setiap perwakilan daerah berparade dengan menampilkan produk-produk andalan mereka, mulai dari beras, jagung, rempah-rempah, hingga buah-buahan tropis yang melimpah. Kehadiran maskot daerah semakin menambah semarak kirab, menjadikan setiap langkah peserta sebagai perayaan keberagaman agrikultur Sulsel.
Kegiatan ini secara strategis bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi pertanian dan pangan unggulan dari setiap penjuru Sulsel. Melalui kirab ini, masyarakat luas dapat melihat langsung betapa kayanya Sulsel dalam sektor pangan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri dan mendukung para petani serta pelaku usaha di sektor pertanian, sejalan dengan program swasembada pangan yang terus digalakkan pemerintah.
Edukasi dan Apresiasi untuk Masa Depan Pertanian Sulsel
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perwakilan 24 kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi aktif dalam memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-357 Sulsel. Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap hasil bumi daerah sendiri. Ini adalah investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat Sulsel.
Lebih jauh, acara ini menjadi momentum penting untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pertanian dan ketahanan pangan. Dengan melihat langsung keragaman hasil bumi dan semangat para pelaku usaha pertanian, diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi penerus untuk berkontribusi dalam sektor vital ini. Jalan sehat dan kirab ini bukan hanya perayaan masa lalu, tetapi juga penanaman benih untuk masa depan pertanian Sulsel yang lebih cerah dan berkelanjutan.
Intinya
- Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan digelar di Makassar pada Minggu, 18 Oktober 2026, sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.
- Acara ini diikuti puluhan ribu masyarakat, perwakilan 24 kabupaten/kota, serta jajaran Forkopimda Sulsel, yang bertujuan mempromosikan kesehatan dan potensi pangan lokal.
- Kirab Swasembada Pangan menampilkan kekayaan hasil bumi dan pangan khas dari setiap daerah, serta menjadi ajang edukasi dan apresiasi terhadap sektor pertanian Sulsel.
Kerap Ditanyakan
T: Apa tujuan utama diadakannya Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan?
J: Tujuan utamanya adalah untuk memeriahkan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan, mendorong masyarakat untuk aktif bergerak demi kesehatan, serta memperkenalkan dan mempromosikan potensi pertanian dan pangan unggulan dari setiap kabupaten/kota di Sulsel.
T: Siapa saja yang berpartisipasi dalam acara ini?
J: Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, jajaran Forkopimda Sulsel, perwakilan dari 24 kabupaten/kota, serta puluhan ribu masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























