Wartakita.id, Makassar — Seorang anak perempuan berusia enam tahun, Rizqia Rahmat, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Kanal Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu, 19 Oktober 2026. Peristiwa nahas ini memicu respons cepat dari tim SAR gabungan yang segera diterjunkan untuk melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.
Upaya Pencarian Intensif di Kanal Sinrijala
Tim SAR gabungan dari berbagai instansi, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas, telah dikerahkan sejak laporan kehilangan Rizqia Rahmat diterima. Fokus utama pencarian adalah di sepanjang Kanal Sinrijala, khususnya di area Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, yang menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Upaya pencarian dilakukan dengan metode yang beragam, mulai dari penyisiran permukaan kanal menggunakan perahu karet hingga penyelaman di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban. Penggunaan senter juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, terutama untuk memaksimalkan visibilitas di bawah permukaan air yang keruh.
Radius pencarian telah diperluas hingga mencapai sekitar 500 meter dari titik dugaan tenggelam untuk memastikan tidak ada area yang terlewat. Kondisi kanal yang memiliki arus cukup deras dan kedalaman yang bervariasi menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR. Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk memetakan area pencarian secara efektif, mengumpulkan informasi dari warga sekitar, dan memastikan keselamatan para personel yang bertugas di lapangan. Dukungan dari masyarakat setempat juga sangat diharapkan untuk memberikan informasi sekecil apapun yang dapat membantu mempercepat proses penemuan Rizqia.
Kronologi yang Masih Misterius
Hingga berita ini diturunkan, kronologi pasti mengenai bagaimana Rizqia Rahmat bisa hilang dan diduga tenggelam masih menjadi misteri. Keterangan dari para saksi mata di lokasi kejadian dilaporkan belum seragam, sehingga menyulitkan tim SAR dalam menentukan titik awal kejadian secara presisi. Beberapa saksi menyebutkan korban sedang bermain di dekat tepi kanal, sementara keterangan lainnya masih simpang siur. Ketidakseragaman informasi ini menjadi salah satu kendala utama dalam upaya pencarian, karena menentukan titik awal yang akurat sangat krusial untuk efektivitas operasi SAR.
Camat Panakkukang, Syahril, mengonfirmasi bahwa berbagai instansi telah terlibat dalam operasi pencarian ini. Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama saat bermain di area yang berpotensi membahayakan seperti dekat kanal atau sungai. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan anak di lingkungan perkotaan yang seringkali memiliki infrastruktur air yang belum sepenuhnya aman bagi anak-anak kecil. Pihak kepolisian juga turut membantu dalam mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari saksi untuk merekonstruksi kejadian.
Dampak dan Imbauan Keselamatan
Hilangnya Rizqia Rahmat di Kanal Sinrijala tidak hanya menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota dan masyarakat Makassar. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya penataan infrastruktur perkotaan, khususnya di area yang memiliki banyak saluran air, agar lebih aman bagi warga, terutama anak-anak. Pagar pengaman atau rambu peringatan di sepanjang tepi kanal bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Pemerintah daerah melalui Camat Panakkukang mengimbau seluruh warga, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak kita. Jangan biarkan mereka bermain di tempat yang berbahaya tanpa pengawasan orang dewasa,” ujar Camat Syahril. Imbauan ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan anak, mengingat banyak kanal dan sungai yang melintasi pemukiman warga di Makassar.
Intinya
- Rizqia Rahmat (6 tahun) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Kanal Sinrijala, Makassar, pada Minggu, 19 Oktober 2026.
- Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif menggunakan perahu karet, senter, dan penyelaman di radius 500 meter dari titik dugaan tenggelam.
- Kronologi kejadian masih belum jelas karena keterangan saksi yang belum seragam, menambah kompleksitas upaya pencarian.
- Pihak berwenang mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak demi mencegah insiden serupa.
Kerap Ditanyakan
T: Kapan Rizqia Rahmat dilaporkan hilang?
J: Rizqia Rahmat dilaporkan hilang pada Minggu, 19 Oktober 2026, saat bermain di sekitar Kanal Sinrijala, Kota Makassar.
T: Siapa saja yang terlibat dalam operasi pencarian?
J: Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai instansi, termasuk BPBD dan Basarnas, serta dibantu oleh aparat kewilayahan seperti Camat Panakkukang.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























