TikTok mengumumkan telah mencapai kesepakatan kepatuhan hukum di Amerika Serikat, sebuah langkah yang dirancang untuk menjawab kekhawatiran legislatif. Namun, detail yang minim justru memicu gelombang pertanyaan baru, baik dari publik maupun para pembuat kebijakan.
Detail Kesepakatan Baru TikTok dengan AS
Perusahaan media sosial populer ini mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa operasional TikTok di Amerika Serikat kini berada di bawah entitas terpisah, yaitu TikTok USDS Joint Venture LLC. Dalam struktur baru ini, perusahaan induknya, ByteDance, hanya akan memegang 19,9 persen saham dalam usaha patungan tersebut. Mayoritas kepemilikan dialihkan kepada Oracle, firma investasi Silver Lake, MGX, dan beberapa investor kecil lainnya, termasuk firma investasi keluarga Michael Dell.
Menurut pengumuman resmi, Oracle akan bertanggung jawab penuh atas penyimpanan data pengguna di Amerika Serikat. Joint venture baru ini juga diamanatkan untuk melakukan ‘pelatihan ulang, pengujian, dan pembaruan algoritma rekomendasi konten berdasarkan data pengguna AS’. Selain itu, entitas baru ini akan ‘memiliki otoritas pengambilan keputusan untuk kebijakan kepercayaan dan keselamatan serta moderasi konten’.
Ketidakpastian Hukum dan Keamanan Data Tetap Menjadi Sorotan
Meskipun ada pengumuman kesepakatan, detail yang diungkapkan masih sangat terbatas, meninggalkan banyak pertanyaan krusial yang belum terjawab sejak awal rencana ini bergulir. Salah satu kekhawatiran utama yang terus mengemuka adalah apakah perjanjian lisensi untuk algoritma dapat dirancang sedemikian rupa untuk secara efektif menghindari hubungan dengan ByteDance, yang merupakan inti larangan undang-undang sebelumnya.
Kebingungan juga melanda kalangan anggota Kongres yang sebelumnya mendukung undang-undang tersebut. John Moolenaar, Ketua Komite Seleksi Dewan Perwakilan Rakyat AS untuk Tiongkok, menyuarakan keraguannya, “Apakah kesepakatan ini memastikan Tiongkok tidak memiliki pengaruh atas algoritma? Bisakah para pihak yang terlibat meyakinkan warga Amerika bahwa data mereka aman?” Ia menekankan bahwa pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab dengan pengawasan ketat dari Komite Seleksi.
Ro Khanna, yang sebelumnya menentang undang-undang awal dan mengusulkan pencabutannya, mengakui bahwa kesepakatan ini “sekali lagi menimbulkan ketidakpastian di kalangan banyak kreator.” Ia berjanji untuk berdiskusi dengan para kreator yang bergantung pada platform tersebut untuk mencari solusi terbaik, sambil tetap memprioritaskan keamanan data dan keberlanjutan ekonomi kreator.
Senator Ed Markey, pendukung paket bantuan luar negeri yang mencakup undang-undang divestasi atau larangan TikTok, menyatakan kekecewaannya. “Kesepakatan TikTok ini menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban,” ujarnya, merujuk pada minimnya transparansi dalam proses negosiasi.
Peran Donald Trump dan Minimnya Transparansi
Donald Trump dilaporkan memainkan peran signifikan dalam negosiasi ini, termasuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Senator Markey mengkritik kurangnya rincian dari Gedung Putih, “hampir tidak memberikan rincian apa pun tentang kesepakatan ini, termasuk apakah algoritma TikTok benar-benar bebas dari pengaruh Tiongkok,” meskipun ada permintaan berulang untuk klarifikasi.
“Kurangnya transparansi ini sangat mencolok,” tambah Markey. “Kongres memiliki tanggung jawab untuk menyelidiki kesepakatan ini, menuntut transparansi, dan memastikan bahwa pengaturan apa pun benar-benar melindungi keamanan nasional sambil menjaga TikTok tetap beroperasi.”
Kekecewaan juga muncul dari kalangan Demokrat, yang melihat adanya potensi keuntungan bagi sekutu dekat Trump, seperti Larry Ellison dari Oracle. Frank Pallone mengutarakan keprihatinannya melalui X: “‘Kesepakatan’ ini membantu teman-teman kaya Trump menjadi lebih kaya dengan imbalan mengubah TikTok menjadi mesin propaganda untuk Gedung Putih.” Ia menekankan bahwa informasi yang minim tidak menyelesaikan kekhawatiran serius mengenai kepatuhan hukum dan ancaman keamanan nasional yang mungkin timbul dari kendali Beijing atas platform tersebut.























