Jumat, 4 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes?

by Pewarta Warga
12/04/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1775967959-cf81eff11e386b60

Kementerian Kesehatan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah Sulawesi Selatan akibat peningkatan kasus yang signifikan, membahayakan ratusan anak di provinsi ini.

Penetapan Status KLB Campak di Tujuh Wilayah Sulsel

Penyebaran penyakit campak yang meluas secara nasional mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil tindakan tegas. Sebagai respons, Kemenkes telah mengeluarkan edaran yang berujung pada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Daerah-daerah yang kini berstatus KLB meliputi Kota Makassar, Kabupaten Luwu, Wajo, Sinjai, Bulukumba, Jeneponto, dan Luwu Timur.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Yusri Yunus, penetapan status KLB ini merupakan langkah strategis meskipun kasusnya telah menyebar secara nasional. “Kemudian ditetapkanlah tujuh daerah KLB campak, meski sebenarnya status KLB ini ditetapkan kabupaten/kota masing-masing, tapi kasusnya telah menyebar secara nasional,” ujar Yusri di Makassar pada Minggu.

Kronologi dan Data Kasus: Lonjakan Infeksi Campak

Situasi terkini menunjukkan peningkatan kasus yang mengkhawatirkan. Hingga tanggal 8 April, Dinkes Sulsel mencatat sebanyak 169 anak terkonfirmasi positif campak setelah melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium. Angka ini menjadi bukti nyata urgensi penanganan lebih lanjut.

Tren Peningkatan Kasus

Yusri menjelaskan bahwa peningkatan kasus campak mulai terdeteksi sejak akhir tahun 2025 dan terus berlanjut secara konsisten pada awal tahun 2026, mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret. Tren ini menandakan adanya kerentanan dalam cakupan imunisasi atau faktor lain yang memicu penyebaran virus.

  • Pada Desember 2025, kasus campak pertama kali dilaporkan menyebar di tiga kabupaten dalam bentuk diagnosis suspek.
  • Setelah dilakukan uji klinik dan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut, kasus-kasus tersebut dinyatakan positif campak.
  • Sejak awal deteksi diagnosis suspek, Dinkes Sulsel telah berupaya melakukan upaya pencegahan.

Upaya Pencegahan dan Imbauan Mendesak dari Dinkes Sulsel

Menyikapi situasi KLB campak, Dinkes Sulsel telah bergerak cepat menindaklanjuti edaran Kemenkes terkait pemetaan penyebaran sejak akhir tahun 2025. Kesiapsiagaan dini menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman penyakit menular ini.

Kesiapsiagaan Dini dan Imunisasi Darurat

Sebagai bagian dari langkah antisipasi, pada Desember 2025, Dinkes Sulsel telah mengeluarkan edaran kesiapsiagaan dini mengenai kasus campak yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di provinsi tersebut. Edaran ini menekankan pentingnya menjaga stabilitas layanan kesehatan, mendorong pola hidup bersih, dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi campak darurat telah digalakkan. Program ini menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dengan tujuan utama untuk menghentikan penyebaran KLB campak.

Pentingnya Kekebalan Kelompok (Herd Immunity)

Yusri menyoroti temuan krusial bahwa sebagian besar anak yang terinfeksi campak belum pernah mendapatkan imunisasi. Hal ini menegaskan kembali pentingnya upaya untuk membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat. Tanpa kekebalan yang memadai, virus campak berpotensi menyebar luas dan menyerang siapa saja, baik yang sudah diimunisasi maupun yang belum.

“Tidak adanya kekebalan tubuh secara menyeluruh, sehingga yang terkena bisa yang sudah imunisasi dan yang belum kalau virus ini menyebar, artinya semua bisa kena,” ungkap M Yusri Yunus.

Dinkes Sulsel secara tegas mengimbau seluruh masyarakat, terutama di daerah yang terdampak langsung oleh KLB seperti Sinjai, untuk bersikap proaktif. Segera bawa anak-anak Anda untuk mendapatkan vaksin campak, baik bagi yang belum lengkap imunisasinya maupun yang sudah pernah divaksin sebelumnya. Langkah ini krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman campak dan memutus rantai penularan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Kebakaran Asrama TNI Mattoanging Makassar: 19 KK Terdampak, Api Diduga Berasal dari Dapur

PLN Ungkap Akar Masalah Pemadaman Listrik Bergilir di Sulselrabar: Bukan Akibat El Nino, Melainkan Pemeliharaan Kritis

PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

Starlink BBPOM Makassar: Dongkrak Daya Saing UMKM Lewat Akses Perizinan Digital

Jalan Paleteang-Malimpung-Kabere: Kualitas Membaik, Manfaat Nyata Dirasakan Warga Sulawesi Selatan

Tags: Anak TerinfeksiBulukumbaDinkes SulselImunisasi Campakjenepontokesehatan masyarakatKLB CampakLuwuLuwu TimurMakassarPencegahan PenyakitSinjaiSulawesi SelatanWajo
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Kebakaran Asrama TNI Mattoanging Makassar: 19 KK Terdampak, Api Diduga Berasal dari Dapur

03/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

PLN Ungkap Akar Masalah Pemadaman Listrik Bergilir di Sulselrabar: Bukan Akibat El Nino, Melainkan Pemeliharaan Kritis

03/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Kebakaran Hebat Landa Barak TNI di Makassar: 35 Rumah Hangus, Diduga Akibat Korsleting Listrik Pascamacetron Bergilir

02/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

02/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Starlink BBPOM Makassar: Dongkrak Daya Saing UMKM Lewat Akses Perizinan Digital

01/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Makassar Perkuat Keamanan Kota dengan 8.000 CCTV dan Sinergi Empat Pilar

01/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Jalan Paleteang-Malimpung-Kabere: Kualitas Membaik, Manfaat Nyata Dirasakan Warga Sulawesi Selatan

01/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

PLN Maros Lakukan Pemeliharaan Sistem: Jadwal dan Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

01/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Akun Media Sosial CEO Google Dibobol Hacker OurMine

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Prediksi Kemacetan Mudik 2026 Jalur Non-Tol Jabar: Rute Rawan dan Alternatif Lengkap

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Panduan Lengkap: Jenis Rambut dan Faktor Penentunya

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • PLN Maros Lakukan Pemeliharaan Sistem: Jadwal dan Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.