Kamis, 5 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes?

by Pewarta Warga
12/04/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1775967959-cf81eff11e386b60

Kementerian Kesehatan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah Sulawesi Selatan akibat peningkatan kasus yang signifikan, membahayakan ratusan anak di provinsi ini.

Penetapan Status KLB Campak di Tujuh Wilayah Sulsel

Penyebaran penyakit campak yang meluas secara nasional mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil tindakan tegas. Sebagai respons, Kemenkes telah mengeluarkan edaran yang berujung pada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Daerah-daerah yang kini berstatus KLB meliputi Kota Makassar, Kabupaten Luwu, Wajo, Sinjai, Bulukumba, Jeneponto, dan Luwu Timur.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Yusri Yunus, penetapan status KLB ini merupakan langkah strategis meskipun kasusnya telah menyebar secara nasional. “Kemudian ditetapkanlah tujuh daerah KLB campak, meski sebenarnya status KLB ini ditetapkan kabupaten/kota masing-masing, tapi kasusnya telah menyebar secara nasional,” ujar Yusri di Makassar pada Minggu.

Kronologi dan Data Kasus: Lonjakan Infeksi Campak

Situasi terkini menunjukkan peningkatan kasus yang mengkhawatirkan. Hingga tanggal 8 April, Dinkes Sulsel mencatat sebanyak 169 anak terkonfirmasi positif campak setelah melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium. Angka ini menjadi bukti nyata urgensi penanganan lebih lanjut.

Tren Peningkatan Kasus

Yusri menjelaskan bahwa peningkatan kasus campak mulai terdeteksi sejak akhir tahun 2025 dan terus berlanjut secara konsisten pada awal tahun 2026, mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret. Tren ini menandakan adanya kerentanan dalam cakupan imunisasi atau faktor lain yang memicu penyebaran virus.

  • Pada Desember 2025, kasus campak pertama kali dilaporkan menyebar di tiga kabupaten dalam bentuk diagnosis suspek.
  • Setelah dilakukan uji klinik dan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut, kasus-kasus tersebut dinyatakan positif campak.
  • Sejak awal deteksi diagnosis suspek, Dinkes Sulsel telah berupaya melakukan upaya pencegahan.

Upaya Pencegahan dan Imbauan Mendesak dari Dinkes Sulsel

Menyikapi situasi KLB campak, Dinkes Sulsel telah bergerak cepat menindaklanjuti edaran Kemenkes terkait pemetaan penyebaran sejak akhir tahun 2025. Kesiapsiagaan dini menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman penyakit menular ini.

Kesiapsiagaan Dini dan Imunisasi Darurat

Sebagai bagian dari langkah antisipasi, pada Desember 2025, Dinkes Sulsel telah mengeluarkan edaran kesiapsiagaan dini mengenai kasus campak yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di provinsi tersebut. Edaran ini menekankan pentingnya menjaga stabilitas layanan kesehatan, mendorong pola hidup bersih, dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi campak darurat telah digalakkan. Program ini menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dengan tujuan utama untuk menghentikan penyebaran KLB campak.

Pentingnya Kekebalan Kelompok (Herd Immunity)

Yusri menyoroti temuan krusial bahwa sebagian besar anak yang terinfeksi campak belum pernah mendapatkan imunisasi. Hal ini menegaskan kembali pentingnya upaya untuk membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat. Tanpa kekebalan yang memadai, virus campak berpotensi menyebar luas dan menyerang siapa saja, baik yang sudah diimunisasi maupun yang belum.

“Tidak adanya kekebalan tubuh secara menyeluruh, sehingga yang terkena bisa yang sudah imunisasi dan yang belum kalau virus ini menyebar, artinya semua bisa kena,” ungkap M Yusri Yunus.

Dinkes Sulsel secara tegas mengimbau seluruh masyarakat, terutama di daerah yang terdampak langsung oleh KLB seperti Sinjai, untuk bersikap proaktif. Segera bawa anak-anak Anda untuk mendapatkan vaksin campak, baik bagi yang belum lengkap imunisasinya maupun yang sudah pernah divaksin sebelumnya. Langkah ini krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman campak dan memutus rantai penularan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Kejati Sulsel Selidiki Dugaan Mafia Alsintan Rp243,6 Miliar

Pria Makassar Tipu 13 Wanita Lewat Medsos Berujung Perampokan

Disperkim Makassar Bedah 419 Rumah Warga sebagai Kado HUT ke-419 Kota

Pembaruan NJOP Makassar dan Syarat KPR Subsidi FLPP Rumah Murah Sulsel 2026

Polisi Bubarkan Tawuran Busur Panah di Makassar, Empat Orang Diamankan

Tags: Anak TerinfeksiBulukumbaDinkes SulselImunisasi Campakjenepontokesehatan masyarakatKLB CampakLuwuLuwu TimurMakassarPencegahan PenyakitSinjaiSulawesi SelatanWajo
Share7Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Garis polisi kuning melintang di jalan basah saat senja dengan lampu darurat biru-merah bercahaya di latar belakang kabur; suasana ketegangan tanpa menampilkan bangunan atau orang.

Pria Makassar Tipu 13 Wanita Lewat Medsos Berujung Perampokan

04/11/2026
Foto editorial menampilkan ratusan rumah kayu miniatur yang dipajang dalam pameran indoor dengan pencahayaan dramatis.

Disperkim Makassar Bedah 419 Rumah Warga sebagai Kado HUT ke-419 Kota

03/11/2026
Foto makro dokumen pajak resmi Indonesia dengan segel merah diletakkan di atas meja kayu jati gelap bersanding layar digital biru yang menampilkan grafik keuangan naik.

Pembaruan NJOP Makassar dan Syarat KPR Subsidi FLPP Rumah Murah Sulsel 2026

03/11/2026
Garis polisi kuning melintasi jalan aspal saat senja dengan cahaya biru-merah samar memantul pada permukaan basah; siluet peralatan perahu karet tradisional terlihat kabut atmosferis mendung hujan tro

Polisi Bubarkan Tawuran Busur Panah di Makassar, Empat Orang Diamankan

02/11/2026
Meja rapat kayu jati dengan dokumen bersegel resmi stempel merah tinta basah, deretan mikrofon stasiun radio TV di atasnya.

Tiga Kerabat Husniah Talenrang Masuk Bursa Wakil Bupati Gowa, Termasuk Mantan Suami dan Adik

02/11/2026
Tampilan dekat dari pola tenun tradisional berwarna-warni diletakkan di atas meja kayu sederhana dengan cahaya matahari sore yang hangat.

Umpungeng Matudang Tudangeng: Syukur yang Menyatukan Warga Desa

02/11/2026
"Gedung/Bangunan Fictitious" terdeteksi dalam prompt? TIDAK. Wajah Manusia/Telapak Tangan Terlihat? TIDAK.

Keindahan Geopark Maros-Pangkep: Warisan Dunia di Sulawesi Selatan

02/11/2026
"Foto close-up meja kerja kayu jati yang penuh dengan dokumen resmi bertanda cap merah, gambar rancangan pembangunan kota, dan deretan mikrofon pers di ruangan rapat.

Wali Kota Makassar Ajak Kader IPM Jadi Mitra Pembangunan Nyata

01/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.