Jumat, 25 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes?

by Pewarta Warga
12/04/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1775967959-cf81eff11e386b60

Kementerian Kesehatan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah Sulawesi Selatan akibat peningkatan kasus yang signifikan, membahayakan ratusan anak di provinsi ini.

Penetapan Status KLB Campak di Tujuh Wilayah Sulsel

Penyebaran penyakit campak yang meluas secara nasional mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil tindakan tegas. Sebagai respons, Kemenkes telah mengeluarkan edaran yang berujung pada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di tujuh wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Daerah-daerah yang kini berstatus KLB meliputi Kota Makassar, Kabupaten Luwu, Wajo, Sinjai, Bulukumba, Jeneponto, dan Luwu Timur.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Yusri Yunus, penetapan status KLB ini merupakan langkah strategis meskipun kasusnya telah menyebar secara nasional. “Kemudian ditetapkanlah tujuh daerah KLB campak, meski sebenarnya status KLB ini ditetapkan kabupaten/kota masing-masing, tapi kasusnya telah menyebar secara nasional,” ujar Yusri di Makassar pada Minggu.

Kronologi dan Data Kasus: Lonjakan Infeksi Campak

Situasi terkini menunjukkan peningkatan kasus yang mengkhawatirkan. Hingga tanggal 8 April, Dinkes Sulsel mencatat sebanyak 169 anak terkonfirmasi positif campak setelah melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium. Angka ini menjadi bukti nyata urgensi penanganan lebih lanjut.

Tren Peningkatan Kasus

Yusri menjelaskan bahwa peningkatan kasus campak mulai terdeteksi sejak akhir tahun 2025 dan terus berlanjut secara konsisten pada awal tahun 2026, mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret. Tren ini menandakan adanya kerentanan dalam cakupan imunisasi atau faktor lain yang memicu penyebaran virus.

  • Pada Desember 2025, kasus campak pertama kali dilaporkan menyebar di tiga kabupaten dalam bentuk diagnosis suspek.
  • Setelah dilakukan uji klinik dan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut, kasus-kasus tersebut dinyatakan positif campak.
  • Sejak awal deteksi diagnosis suspek, Dinkes Sulsel telah berupaya melakukan upaya pencegahan.

Upaya Pencegahan dan Imbauan Mendesak dari Dinkes Sulsel

Menyikapi situasi KLB campak, Dinkes Sulsel telah bergerak cepat menindaklanjuti edaran Kemenkes terkait pemetaan penyebaran sejak akhir tahun 2025. Kesiapsiagaan dini menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman penyakit menular ini.

Kesiapsiagaan Dini dan Imunisasi Darurat

Sebagai bagian dari langkah antisipasi, pada Desember 2025, Dinkes Sulsel telah mengeluarkan edaran kesiapsiagaan dini mengenai kasus campak yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di provinsi tersebut. Edaran ini menekankan pentingnya menjaga stabilitas layanan kesehatan, mendorong pola hidup bersih, dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi campak darurat telah digalakkan. Program ini menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dengan tujuan utama untuk menghentikan penyebaran KLB campak.

Pentingnya Kekebalan Kelompok (Herd Immunity)

Yusri menyoroti temuan krusial bahwa sebagian besar anak yang terinfeksi campak belum pernah mendapatkan imunisasi. Hal ini menegaskan kembali pentingnya upaya untuk membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat. Tanpa kekebalan yang memadai, virus campak berpotensi menyebar luas dan menyerang siapa saja, baik yang sudah diimunisasi maupun yang belum.

“Tidak adanya kekebalan tubuh secara menyeluruh, sehingga yang terkena bisa yang sudah imunisasi dan yang belum kalau virus ini menyebar, artinya semua bisa kena,” ungkap M Yusri Yunus.

Dinkes Sulsel secara tegas mengimbau seluruh masyarakat, terutama di daerah yang terdampak langsung oleh KLB seperti Sinjai, untuk bersikap proaktif. Segera bawa anak-anak Anda untuk mendapatkan vaksin campak, baik bagi yang belum lengkap imunisasinya maupun yang sudah pernah divaksin sebelumnya. Langkah ini krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman campak dan memutus rantai penularan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Kapal Perintis: Jembatan Kehidupan Warga Pulau Sabutung dan Potensi Konektivitas Indonesia Timur

Realisasi Belanja Negara Sulsel: Rp36,34 Triliun Hingga Agustus 2026, Capai 66,05%

Bupati Gowa Serahkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras untuk Warga Prasejahtera, Realisasi Juli-September 2026 Capai 76%

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulus, Warga Apresiasi Program Multiyears Pemprov Sulsel

1.200 Ton Sampah Menggunung di Gowa: Krisis BBM dan Akses TPA Lumpuhkan Pengelolaan Limbah

Tags: Anak TerinfeksiBulukumbaDinkes SulselImunisasi Campakjenepontokesehatan masyarakatKLB CampakLuwuLuwu TimurMakassarPencegahan PenyakitSinjaiSulawesi SelatanWajo
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Kapal Perintis: Jembatan Kehidupan Warga Pulau Sabutung dan Potensi Konektivitas Indonesia Timur

24/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Realisasi Belanja Negara Sulsel: Rp36,34 Triliun Hingga Agustus 2026, Capai 66,05%

23/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Bupati Gowa Serahkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras untuk Warga Prasejahtera, Realisasi Juli-September 2026 Capai 76%

23/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulus, Warga Apresiasi Program Multiyears Pemprov Sulsel

23/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Polsek Tallo Salurkan Ratusan Liter Air Bersih untuk Warga Sengka Batu di Tengah Krisis Air Akut

20/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Makassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri: Sukses Bedah Rumah 300 Unit & Dana Pendidikan Rp1,5 Miliar

20/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

Kabar Gembira Sulsel: Menteri PKP Naikkan Kuota Rumah Subsidi Jadi 25.000 Unit

19/09/2026
Sulawesi Selatan Tetapkan KLB Campak: Ratusan Anak Terinfeksi, Apa Langkah Dinkes? - Featured

El Nino Ancam Pasokan Listrik Sulselrabar: PLN Berjuang Keras Pulihkan Daya Hidro yang Anjlok Drastis

18/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jasad Kedua Ditemukan Terdampar di Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.