Sabtu, 26 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Olahraga Sepak Bola

Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat

by Pewarta Warga
06/07/2026
in Sepak Bola
Reading Time: 6 mins read
A A
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

BACA JUGA:

Garuda Perkasa: Indonesia Taklukkan Singapura 2-0, Tatap Laga Krusial Kontra Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

PSM Makassar Siap Tempur: Juku Eja Genjot Fisik, Taktik, dan Mentalitas Juara Hadapi Lanjutan Liga 1

Cristiano Ronaldo Bidik 1.000 Gol Karier dan Kejayaan Nations League Bersama Portugal

Achraf Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Pemerkosaan Setelah Banding Ditolak Pengadilan Tertinggi Prancis

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

Keputusan FIFA menangguhkan sanksi otomatis Folarin Balogun setelah kartu merah memicu badai kritik dari media Spanyol, mempertanyakan integritas dan konsistensi regulasi sepak bola internasional.

  • Keputusan FIFA menangguhkan sanksi kartu merah Folarin Balogun menuai kemarahan media Spanyol.
  • Surat kabar Spanyol menuduh FIFA ‘membeli’ dukungan Amerika Serikat dan adanya intervensi politik.
  • Presiden AS Donald Trump berterima kasih kepada FIFA, memperkuat dugaan pengaruh non-olahraga.
  • Thomas Tuchel mempertanyakan konsistensi dan mekanisme pengambilan keputusan FIFA terkait pencabutan sanksi.
  • Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang independensi FIFA dan keadilan dalam penerapan aturan.

Skandal Global: FIFA Dianggap ‘Membeli’ Dukungan Amerika Serikat, Spanyol Murka

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kembali menjadi sorotan tajam, kali ini akibat keputusan luar biasa yang menangguhkan sanksi otomatis terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan ini, yang memungkinkan Balogun bermain di babak 16 besar Piala Dunia meski menerima kartu merah dalam pertandingan sebelumnya, menuai kecaman keras dari berbagai pihak, terutama dari surat kabar ternama di Spanyol.

Balogun, yang menjadi bintang dengan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 Amerika Serikat atas Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar, harus keluar lapangan pada menit ke-64 setelah melakukan tekel keras. Secara regulasi, kartu merah langsung seharusnya berujung pada skorsing minimal satu pertandingan. Namun, FIFA, melalui pernyataan resminya, mengumumkan penangguhan hukuman tersebut selama satu tahun sebagai masa percobaan, merujuk pada Pasal 27 Peraturan Disiplin.

Keputusan ini tidak hanya mengejutkan, tetapi juga dianggap sebagai anomali di kancah sepak bola internasional, mengingat Komite Disiplin FIFA sangat jarang menangguhkan hukuman pengusiran otomatis, apalagi dalam turnamen sebesar Piala Dunia.

Reaksi Keras Media Spanyol: ‘Skandal Global’ dan Dugaan Intervensi Politik

Reaksi paling keras datang dari Spanyol. Surat kabar terkemuka seperti Marca langsung melabeli keputusan ini sebagai ‘Skandal Global’. Tajuk mereka, “Skandal global: FIFA membatalkan kartu merah yang diterima Balogun… dan Trump berterima kasih kepada mereka!”, secara gamblang menunjukkan kemarahan dan dugaan adanya intervensi di balik layar.

Mundo Deportivo tidak kalah pedasnya, menulis, “Skandal… FIFA mengizinkan Balogun bermain di babak 16 besar setelah diusir… dan Trump berterima kasih kepada mereka.” Pemberitaan ini menggarisbawahi kekhawatiran bahwa keputusan teknis sepak bola mulai dipengaruhi oleh faktor non-olahraga, bahkan politik. Fakta bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui platform “Truth Social” menyampaikan terima kasih kepada FIFA dan menyebut keputusan itu sebagai “penghapusan ketidakadilan yang sangat parah”, semakin memperkuat narasi adanya intervensi.

Surat kabar AS bahkan menyajikan judul yang lebih sarkastik, “Pochettino memanggil kembali Balogun… dan Trump berterima kasih kepada FIFA”. Meskipun nama Pochettino tidak secara langsung terkait dengan keputusan FIFA, penyebutan ini bisa diartikan sebagai sindiran terhadap campur tangan yang tidak semestinya.

Pertimbangan Geopolitik dan Potensi Dampak pada Timnas Spanyol

Analisis mendalam menunjukkan bahwa kemarahan media Spanyol memiliki akar yang kuat. Jika Amerika Serikat berhasil mengalahkan Belgia di babak 16 besar, mereka akan berhadapan dengan pemenang antara Spanyol dan Portugal di perempat final. Keberadaan Balogun, yang dianggap sebagai salah satu pemain kunci Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 dan telah mencetak 3 gol dalam 3 pertandingan (meskipun tidak bermain melawan Turki di fase grup terakhir), tentu akan memperbesar peluang Amerika Serikat untuk melaju lebih jauh, yang secara tidak langsung berpotensi mempersulit langkah timnas Spanyol.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai independensi FIFA dan potensi penyalahgunaan kekuasaan demi kepentingan negara tertentu. Keterlibatan Presiden AS, meskipun melalui pesan di media sosial, dianggap sebagai tekanan politik yang tidak lazim dalam ranah olahraga.

Thomas Tuchel Pertanyakan Konsistensi dan Mekanisme Keputusan FIFA

Di luar Spanyol, kekhawatiran serupa juga disuarakan oleh tokoh-tokoh sepak bola. Thomas Tuchel, pelatih tim nasional Inggris, secara terbuka mempertanyakan dasar dan mekanisme di balik pencabutan skorsing Folarin Balogun. FIFA mengkonfirmasi bahwa Balogun akan bermain melawan Belgia setelah penundaan hukuman skorsing satu pertandingan.

Federasi Sepak Bola Belgia pun menyatakan keterkejutan mereka, sementara ABC News melaporkan adanya kontak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino terkait hukuman Balogun.

Sindiran Tuchel dan Permintaan Konsistensi Regulasi

Tuchel, yang dikenal dengan analisis tajamnya, menggunakan nada sindiran yang halus namun lugas. Ia mengaitkan kasus Balogun dengan kasus pemain Inggris, Kwansa, yang juga menerima kartu merah. “Harry Kane mungkin bisa meminta bantuan Presiden Trump untuk membatalkan kartu merah yang diterima Kwanasa,” ujarnya, menyindir potensi intervensi.

Lebih serius, Tuchel mengemukakan keraguan tentang proses pengambilan keputusan. “Pertama-tama, dan agar jelas, saya pikir apa yang terjadi pada Balugun tidak pantas mendapat kartu merah. Namun, teknologi video (VAR) ikut campur, dan jelas bahwa tiga orang di ruang VAR bersama wasit meninjau tayangan ulang dan menilai itu layak mendapat kartu kuning, sehingga keputusan itu diambil.” Ia melanjutkan, “Siapa yang berwenang membatalkan keputusan ini? Kapan? Berdasarkan apa? Dan sampai sejauh mana hal ini bisa berlanjut? Bagi saya, ini hanya aneh. Kami hanya ingin ada konsistensi dalam pengambilan keputusan.”

Tuchel juga menyoroti inkonsistensi keputusan lain, seperti kartu kuning yang diterima Declan Rice di menit pertama pertandingan Inggris melawan Meksiko, yang menurutnya tidak layak. Ia bertanya-tanya apakah setiap kartu yang dianggap tidak pantas akan bisa diajukan banding dan dibatalkan.

“Ke mana arah masalah ini? Saya tidak tahu peraturan-peraturannya, dan saya bukan orang yang tepat untuk menjawab pertanyaan ini. Saya hanya akan menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi.” – Thomas Tuchel

Pandangan Tuchel mencerminkan frustrasi banyak pihak terhadap kurangnya transparansi dan konsistensi dalam penerapan peraturan sepak bola, terutama ketika keputusan-keputusan krusial tampak dipengaruhi oleh faktor di luar lapangan atau diperlakukan secara berbeda dari satu kasus ke kasus lain.

Pertanyaan Terbuka Mengenai Batasan Banding dan Keadilan

Pelatih asal Jerman itu terus mendesak pertanyaan mengenai batasan dan titik akhir dari mekanisme banding atau pembatalan keputusan. “Di mana hal ini dimulai dan di mana berakhir? Apakah kita bisa membatalkan keputusan-keputusan itu atau tidak? Apa yang sebenarnya terjadi?” tanyanya.

Ia menggarisbawahi dilema yang dihadapi dunia sepak bola: “Pertanyaan yang saya ajukan adalah: di mana kita menarik garis batasnya? Saya tidak punya jawaban untuk itu. Sampai di mana masalah ini akan berakhir? Apakah kita akan mengajukan banding atas setiap kartu kuning yang menurut kita tidak pantas? Atau setiap kartu merah yang menurut kita tidak benar? Dan siapa yang menentukan hal itu?”

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya menyangkut kasus Balogun, tetapi juga menyentuh akar permasalahan yang lebih dalam mengenai keadilan, konsistensi, dan independensi dalam pengambilan keputusan di dunia sepak bola profesional. Keputusan FIFA ini, serta reaksi yang ditimbulkannya, jelas akan terus menjadi bahan perdebatan dan analisis di masa mendatang.

Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Amerika SerikatASdonald trumpFIFAFolarin Balogunkartu merahMarcaMundo DeportivoPiala DuniaSepak BolaskandalskorsingThomas Tuchel
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

PSM Makassar Siap Tempur: Juku Eja Genjot Fisik, Taktik, dan Mentalitas Juara Hadapi Lanjutan Liga 1

25/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

Cristiano Ronaldo Bidik 1.000 Gol Karier dan Kejayaan Nations League Bersama Portugal

24/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

Jay Idzes Cetak Sejarah: Sassuolo Bungkam Juventus 3-2 dalam Laga Dramatis Liga Italia

14/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

PSSI Bidik Markus Ellertson: Harapan Baru Lini Serang Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027

06/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

PSIM Jogja Ditahan Imbang Persita di HUT ke-97: Van Gastel Soroti Passing Buruk, Debut Manis Purzycki

06/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

BRI Liga 1: Madura United vs Persijap Jepara, Analisis Mendalam, Prediksi, dan Perkiraan Pemain

06/09/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

Singapura Tersingkir dari Piala AFF 2026: Gavin Lee Akui ‘Kejamnya’ Sepak Bola Pasca Kekalahan Agregat dari Thailand

20/08/2026
Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat - Featured

India Mundur dari ASEAN Cup 2026: Duel Persahabatan dengan Brasil Jadi Alasan Utama

13/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Dua RS Regional Gowa dan Luwu Segera Hadir, Wujudkan Akses Kesehatan Merata di Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.