Viralnya tumpukan sampah di area publik Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Gowa, pada Minggu pagi, telah memicu respons cepat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gowa. Kepala Dinas yang baru menjabat, Muh Sahir, mengakui adanya kekurangan dalam penanganan kebersihan dan segera berkomitmen untuk melakukan pembenahan demi kenyamanan bersama.
- Tumpukan sampah di Lapangan Syekh Yusuf Gowa viral pada Minggu pagi.
- Kadispora Gowa, Muh Sahir, mengakui adanya kekurangan dalam penanganan kebersihan.
- Sampah berasal dari sisa aktivitas pengunjung dan pedagang UMKM hingga larut malam.
- Sebanyak 56 pegawai kebersihan dikerahkan, namun ada keterlambatan pembersihan.
- Kadispora memerintahkan petugas bekerja lebih awal, terutama di hari libur.
- Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan demi kenyamanan bersama.
Respons Cepat Kadispora Gowa atas Polemik Kebersihan
Kejadian sampah berserakan di Lapangan Syekh Yusuf Discovery Gowa tak ayal menjadi sorotan publik, mengusik citra kawasan publik yang seharusnya representatif. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Gowa, Muh Sahir, yang baru saja mengemban amanah sekitar sepekan, menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.
Muh Sahir menjelaskan bahwa tumpukan sampah tersebut merupakan konsekuensi dari tingginya aktivitas masyarakat di area tersebut, terutama pada malam Minggu. Kawasan alun-alun kota, termasuk Lapangan Syekh Yusuf, memang menjadi magnet bagi warga untuk berbagai kegiatan, ditambah lagi kehadiran para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan hingga larut malam.
“Kami mengakui ada kekurangan dalam penanganan khususnya mengenai kebersihan di bagian tertentu Lapangan Syekh Yusuf Discovery dan itu karena petugas kebersihan sedikit telat membersikannya,” ujar Muh Sahir kepada ANTARA, Senin. Ia menambahkan bahwa tingkat kesadaran dan tanggung jawab individu pengunjung yang bervariasi juga turut berkontribusi pada persoalan ini, di mana sebagian masyarakat masih membuang sampah sembarangan.
Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Peningkatan Kebersihan
Sebagai langkah awal jabatannya, Muh Sahir memprioritaskan evaluasi kinerja petugas kebersihan. Total 56 pegawai tenaga kebersihan telah dikerahkan untuk menjaga kebersihan di kawasan alun-alun kota, mencakup Lapangan Syekh Yusuf dan Stadion Kalegowa. Namun, ia tidak menampik adanya keterlambatan respons petugas kebersihan pada hari Minggu, yang memicu insiden viral tersebut.
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan memastikan kebersihan senantiasa terjaga, terutama di hari-hari dengan kunjungan masyarakat yang tinggi, Muh Sahir telah mengeluarkan instruksi tegas. Seluruh tenaga kebersihan diwajibkan untuk lebih disiplin dan memulai tugas lebih awal.
“Pada hari Minggu, petugas diwajibkan sudah berada di lokasi sejak pukul 06.00 WITA, sedangkan pada hari-hari lainnya dimulai pukul 06.30 WITA,” tegasnya. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga kebersihan kawasan alun-alun kota agar tetap optimal dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Peran Serta Masyarakat: Kunci Kebersihan Berkelanjutan
Selain berbenah dari sisi internal dan operasional, Kadispora Gowa juga menyadari pentingnya kolaborasi dengan masyarakat. Muh Sahir mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan Lapangan Syekh Yusuf dan fasilitas publik lainnya. Partisipasi aktif masyarakat, dimulai dari tindakan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, akan sangat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk dinikmati bersama.
Komitmen Kadispora Gowa ini menjadi angin segar, menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi keluhan publik dan memperbaiki kualitas pelayanan fasilitas publik. Dengan adanya evaluasi, peningkatan jam kerja petugas, dan ajakan partisipasi masyarakat, diharapkan Lapangan Syekh Yusuf Discovery dapat kembali menjadi destinasi yang membanggakan dan nyaman bagi warga Gowa maupun pendatang.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: M. Ridham























