Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 akan segera digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Acara ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah untuk mengevaluasi capaian tahun sebelumnya dan menyelaraskan langkah strategis menuju program prioritas nasional.
Presiden Prabowo Pimpin Rakornas: Evaluasi Kinerja dan Pengarahan Strategis
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan membuka secara resmi Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026. Kehadiran Presiden menandakan pentingnya forum ini sebagai ajang untuk mendengarkan langsung arahan, serta menyampaikan catatan evaluasi kinerja pemerintah selama tahun 2025. Lebih dari itu, Presiden akan memaparkan strategi kunci yang perlu diimplementasikan untuk meningkatkan kinerja pembangunan di tahun 2026.
Fokus Rakornas: Sinergi Pusat-Daerah untuk Implementasi Program Prioritas
Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Benni Irwan, Rakornas tahun ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya dengan tujuan utama mendukung percepatan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Tema Rakornas dirancang untuk mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat eksekusi program prioritas Presiden.
Tujuan Utama Rakornas 2026:
- Mempercepat implementasi program prioritas Presiden melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.
- Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi isu-isu strategis nasional.
- Menjembatani kesenjangan antara perumusan kebijakan dan pelaksanaan di lapangan untuk memastikan keberhasilan program prioritas.
Pembahasan Strategis dan Narasumber Berkualitas
Kemendagri akan menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, termasuk para menteri koordinator, menteri, pimpinan lembaga negara, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan KPK. Mereka akan bertindak sebagai narasumber yang membahas berbagai program strategis Presiden. Diskusi akan mencakup kebijakan krusial di sektor ekonomi, investasi, dan energi. Selain itu, program kerakyatan yang menjadi prioritas seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, upaya swasembada pangan, program Kampung Nelayan Merah Putih, dan program Makan Bergizi Gratis akan menjadi fokus pembahasan mendalam. Peran vital Kejaksaan, TNI, Polri, dan KPK dalam aspek pengamanan, penegakan hukum, dan pengawasan juga akan dielaborasi guna memastikan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Peran Kunci Kepala Daerah dalam Eksekusi Program
Benni Irwan menekankan bahwa kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memegang peranan krusial dalam pencapaian target program prioritas Presiden. Mereka adalah garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan di tingkat daerah. Oleh karena itu, Rakornas ini dirancang sebagai platform esensial untuk menyamakan persepsi, memperkuat ikatan koordinasi, dan menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, demi terwujudnya visi pembangunan nasional.
Detail Acara:
- Lokasi: Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
- Tanggal: Senin, 2 Februari 2026.
- Perkiraan Peserta: Sekitar 4.487 orang, meliputi pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda seluruh Indonesia.























