Jumat, 21 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Pencucian Benda Pusaka Kerajaan Gowa Ricuh

by Pewarta Warga
12/09/2016
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
pencucian-benda-pusaka-1_wartakita

Sejumlah keturunan dewan adat Bate Salapang dari Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi

Wartakita.id, GOWA – Upacara Adat Accera Kalompoang diwarnai kericuhan di Istana Balla Lompoa, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Aksi lempar batu dan petasan tersebut berlangsung sekitar satu jam. Massa simpatisan Andi Maddusila memaksa masuk ke area Balla Lompoa. Namun, mereka dihalangi ratusan polisi dan satu unit Barracuda.

Kedua kubu saling lempar terjadi antara pendukung Andi Maddusila dengan Satpol PP Gowa di pelataran Istana Balla Lompoa.

Bentrok terjadi saat polisi yang berjaga-jaga di depan Istana Balla Lompoa yang tengah menggelar acara Accera Kalompoang, nampak menyiramkan air dari water canon ke arah ban-ban bekas yang dibakar pengunjuk rasa dari Kerajaan Gowa di bawah pimpinan Raja ke-37 tersebut.

Para hadirin yang berada di pelataran Balla Lompoa sempat kocar kacir mencari tempat perlindungan.

Kericuhan itu tidak memengaruhi prosesi accera kalompoang. Pencucian benda pusaka tetap berlangsung hingga selesai.

Upacara ini merupakan upacara adat yang bertujuan untuk membersihkan benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa yang tersimpan di Museum Balla Lompoa.

Inti dari Upacara Adat Accera Kalompong adalah allangiri kalompoang, yaitu pembersihan dan  penimbangan salokoa atau mahkota yang dibuat pada abad ke-14. Selain mahkota, ada juga benda-benda kerajaan yang dibersihkan seperti tombak rotan berambut ekor kuda (panyanggaya barangan), parang  besi tua (lasippo), keris emas yang memakai permata (tatarapang), senjata  sakti sebagai atribut raja yang berkuasa (sudanga), gelang emas berkepala naga (ponto janga-jangaya), kalung kebesaran (kolara), anting-anting emas murni (bangkarak ta‘roe) dan kancing emas (kancing gaukang).

Pencucian benda-benda kerajaan tersebut menggunakan air suci. Ketika dicuci, upacara ini dipimping oleh seorang guru besar atau Anrong Gurua (Guru Besar). Sebelum penyucian dimulai, terlebih dahulu dibacakan surat al-Fatihah secara bersama-sama oleh para peserta upacara.

Setiap ritual yang terdapat dalam upacara ini memliki makna tersendiri. Misalnya saja penimbangan yang bermakna petunjuk bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang. Jika timbangan mahkota tersebut berkurang, maka itu menjadi pertanda akan terjadi (bala) bencana di negeri mereka. . Sebaliknya, jika timbangan mahkota tersebut bertambah, maka itu menjadi pertanda kemakmuran akan datang bagi masyarakat Gowa.

Upacara adat Accera Kalompoang digelar  sekali setahun, yakni setiap usai shalat Idul Adha pada tanggal 10 Zulhijjah di  Museum Balla Lompoa. Selain benda-benda pusaka tersebut, beberapa benda impor yang tersimpan  di Museum Balla Lompoa turut dibersihkan, seperti kalung dari Kerajaan Zulu,  parang panjang, penning emas murni dan medali emas.

Sejumlah keturunan dewan adat Bate Salapang dari Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Sejumlah keturunan dewan adat Bate Salapang dari Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Satuan Polisi Pamong Praja membalas lemparan batu massa yang menolak pencucian benda pusaka (accera kalompoang) kerajaan kerajaan Gowa di Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (12/9). Beberapa kelompok tidak setuju dengan pencucian benda pusaka kerajaan yang sebelumnya dilaksanakan oleh keluarga kerajaan kini di laksanakan oleh Lembaga Adat Daerah (LAD) yang di ketuai oleh Bupati Gowa Adnan P. Ichsan Yasin Limpo. Wartakita/SASHE
Satuan Polisi Pamong Praja membalas lemparan batu massa yang menolak pencucian benda pusaka (accera kalompoang)
kerajaan kerajaan Gowa di Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (12/9). Beberapa kelompok tidak setuju dengan pencucian benda pusaka kerajaan yang sebelumnya dilaksanakan oleh keluarga kerajaan kini di laksanakan oleh Lembaga Adat Daerah (LAD) yang di ketuai oleh Bupati Gowa Adnan P. Ichsan Yasin Limpo. Wartakita/SASHE
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Bentrokan massa yang menolak Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa melakukan pencucian benda pusaka di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9). Pencucian benda pusaka seperti badik, pedang, mahkota dan gelang emas milik kerajaan Gowa tersebut rutin dilakukan setahun sekali bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Wartakita/Herwin Gunadi
Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

Tags: Budayakabupaten Gowawartakita
Share13Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Pencucian Benda Pusaka Kerajaan Gowa Ricuh - Featured

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

28/06/2026
pesta-babi-2

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
img-1777232492-c0434ba7e4668f69

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
img-1773324706-e6b519d0a7426472

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
tanker-2

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
img-1771867006-5e1d6e4e13a49eff

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
img-1772547877-275d7818d8f65cc2

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 394 Tweet 246
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.