Kamis, 22 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Korban Pedofilia Grup Facebook “Official Candy’s Groups” Kemungkinan Bertambah

by Redaktur
15/03/2017
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
ilustrasi-pedofil-2

Ilustrasi (Foto: A. Burhany)

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pornografi melalui Facebook yang targetnya adalah anak-anak di bawah umur. Korban-korban dari empat tersangka pedofil yang berhasil ditangkap tersebut mencapai delapan orang dari umur 3 tahun hingga 12 tahun.

Kedelapan korban tersebut, merupakan korban dari rentang waktu 2016-2017. Sementara untuk korban-korban lainnya, polisi masih melakukan pengembangan.

Usai membekuk empat administrator grup Facebook “Official Candy’s Groups”, polisi kini berusaha mengidentifikasi anak-anak yang ada dalam konten-konten pornografi di grup tersebut. Diduga, ada ribuan anak yang menjadi korban.

“Kalau kami berhitung itu, otomatis begitu (ribuan). Tapi kan kami berdasarkan fakta. Nanti kita lihat gambar, kan sudah terangkat, sedang diidentifikasi,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat, Rabu (15/3/2017).

Empat tersangka yang diamankan yaitu WW, DS, DF, dan SHDW saling bekerjasama untuk membuat admin group “Official Candy’s Group”. Group tersebut tersambung dengan akun-akun Facebook lainnya dari Peru, Columbia, dan lainnya. Para pelaku ditangkap minggu lalu di beberapa lokasi berbeda yaitu di Malang, Tangerang, dan Depok.

“Member harus memposting video atau gambar porno yang anaknya belum pernah di-upload. jadi korbannya bertambah, tidak boleh yang sudah sama,” Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi M Iriawan menyampaikan bahwa admin “Official Candy’s Group”.

Ia mencontohkan, misalnya kalau hari ini mengupload video dengan korban A, maka besoknya harus kirim lagi namun dengan korban B, tidak boleh dengan korban yang sama. “Kalau tidak melaksanakan ini, akan dikeluarkan dari grup,” ujarnya. Gambar tersebut dikirim kepada para pedofil yang menjadi member dalam group tersebut.

Konten-konten yang ditemukan memperlihatkan bagian tubuh anak, termasuk saat pencabulan dilakukan. Tak jarang pelakunya membubuhkan identitasnya untuk memastikan konten yang dibaginya itu asli perbuatannya.

Illustrasi (Foto: A. Burhany)

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pornografi anak yang dilakukan melalui akun Facebook ‘Official Candy’s Group’. Pengelola akun tersebut tidak hanya memakan banyak korban, tapi juga mendapat keuntungan dari setiap klik tanda like di setiap video atau foto yang diunggah.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Roberto Pasaribu mengatakan, pengelola akan mendapatkan uang virtual sekitar 15 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 200.434 per klik. “Iya memang itu kan aturan yang dibuat setiap meng-klik itu akan mendapat 15 dolar,” ujar Roberto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/3).

Keuntungan materi yang terlalu kecil untuk dibandingkan dengan kerugian fisik dan psikis korban dan keluarganya. “Kasus ini lebih ke pemuasan seksual, bukan soal transaksinya. Karena nilainya sejauh ini kecil,” papar alumni Akpol tahun 1984 itu.

Lindungi Anak-Anak Kita dengan Literasi Media Sosial di Internet

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Maria Advianti, semua sektor harus bekerjasama membangun jaringan yang kuat untuk mengatasi ancaman-ancaman yang ada di internet, termasuk kekerasan, pornografi dan kejahatan.

“Semua pihak harus meningkatkan kesadaran kepada masyarakat mengenai bahaya yang mengancam anak-anak di internet. Jangan sampai mereka yang awalnya korban, akhirnya justru menjadi pelaku,” kata Maria dalam acara Konsultasi Publik – Perlindungan Anak di Dunia Maya di kawasan Bogor, Kamis (17/9/2015).

Hal itu bisa saja terjadi karena menurut Maria, anak-anak tidak mendapatkan pemahaman yang benar saat mereka dan teman-temannya mengakses konten-konten negatif seperti pornografi di internet. Sehingga muncul kekhawatiran, anak-anak tersebut membuat pemahaman sendiri soal seksualitas yang tidak tepat.

“Informasi yang mereka dapatkan saat itu tidak utuh, ditambah lagi mereka jarang bertanya ke orangtua, kalau itu dibiarkan terus menerus, maka korban tadi bisa menjadi pelaku pornografi,” katanya.

Karena itu, KPAI bersama ID-COP menghimbau pemerintah perlu melakukan upaya skala masif dengan memberikan edukasi agar anak-anak, orangtua, lembaga sekolah mengetahui dengan benar soal internet ramah anak.

“Sehingga anak-anak, orangtua dan lembaga sekolah, menjadi lebih paham dari sisi pencegahan soal ancaman-ancaman di internet,” pungkas Maria.

BACA JUGA:

Tawuran Maut di Makassar Dipicu Dendam Rp 1 Juta, Berawal dari Penjualan Anjing Liar

Rutan Makassar Berbagi Sembako ke Keluarga Warga Binaan

Trinugraha Thohir Borong Saham ADRO Senilai Rp 1 Miliar

Wabup Merauke Ajak Santri Berprestasi dan Adaptif di Era Teknologi

Prabowo Komitmen Jadi Good Neighbour: Ikuti Garis Politik Jokowi

Dari keterangan Kepolisian, salah seorang admin Facebook ‘Official Candy’s Group’ adalah korban pedofil di masa kecilnya. Salah satu cara untuk memutuskan mata rantai regenerasi pedofil adalah dengan menjaga anak-anak kita jangan sampai menjadi korban.

 

Rekomendasikan Wartakita.id
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Istana Kadipaten di Makassar dengan latar belakang pasar tradisional dan kehidupan sehari-hari yang ramai, mencerminkan konflik yang menegang di kota.

Tawuran Maut di Makassar Dipicu Dendam Rp 1 Juta, Berawal dari Penjualan Anjing Liar

22/10/2026
The main building of the Makassar Prison with its modern architecture and Indonesian flag, surrounded by greenery, as prison staff and volunteers distribute food packages to families. This scene highl

Rutan Makassar Berbagi Sembako ke Keluarga Warga Binaan

22/10/2026
The scene shows the entrance of South Sulawesi Prison (SPN) in Makassar, with its sturdy iron gate, tall guard towers, and high walls, reflecting a serious and disciplined environment.

16 Pentolan Tawuran Makassar Dibina di SPN, Lebih dari Hukuman Saja

22/10/2026
The image depicts the grand entrance of the Makassar City Hall with its intricate architecture and traditional Makassar motifs. Inside, the hall is bathed in warm light, and a group of children stand

Wali Kota Makassar Umumkan Beasiswa untuk Anak Kurang Mampu

21/10/2026
The image shows the exterior of BPN Makassar's office building with a modern design, glass facades, and a signboard reading 'BPN Makassar'. The building is set in a well-lit urban area with clear skie

BPN Makassar Kembali Aktifkan SMAKIN: Evaluasi dan Kebutuhan Perbaikan

21/10/2026
Danau Mawang di Sulsel dengan permukaan air yang terhimpit oleh alga, menciptakan hiasan hijau yang menyebar. Di latar belakang, bangunan dam yang megah menonjol dengan dinding beton dan pintu penampu

Ledakan Alga Menaungi Kehidupan Ikan di Danau Mawang, Sulsel

21/10/2026
Unismuh Makassar's grand entrance is shown with graduates in formal attire, holding their diplomas, celebrating the second graduation day. The building features a sleek glass facade and a prominent en

Unismuh Makassar Wisuda Hari Kedua, 192 Lulusan RPL Terkuhak

21/10/2026
FIS-H UNM's main building in Makassar, surrounded by greenery, with large windows and open spaces, symbolizing a commitment to knowledge production and academic excellence.

Bapas Makassar dan FIS-H UNM Siapkan Zona Produksi Pengetahuan

21/10/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.