Upaya pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, mendapatkan dorongan signifikan berkat keberhasilan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digagas oleh BMKG. Intervensi cuaca ini terbukti krusial dalam memperlancar kerja tim SAR gabungan.
- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh BMKG secara efektif mengurangi 30% prediksi cuaca buruk.
- Kondisi cuaca yang membaik memungkinkan tim SAR darat dan udara bekerja optimal.
- Berkat kondisi tersebut, tim SAR berhasil menemukan sembilan dari sepuluh korban serta black box pesawat.
- Pencarian satu korban tersisa masih terus dilakukan, sementara operasi SAR akan ditutup jika target terpenuhi.
Peran Vital Modifikasi Cuaca dalam Operasi SAR
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, menggarisbawahi dampak positif OMC. “Di hari kelima operasi, alhamdulillah modifikasi cuaca berpengaruh membantu kita bisa mengurangi 30 persen dari prediksi kondisi cuaca,” ungkapnya. Kondisi cuaca yang lebih bersahabat ini memberikan kesempatan bagi tim SAR untuk bergerak lebih leluasa, baik melalui jalur darat maupun udara, dalam mengidentifikasi dan menjangkau lokasi para korban.
Keberhasilan Penemuan Korban dan Black Box
Berkat kelancaran operasi yang difasilitasi oleh OMC, pada hari keenam, tim SAR gabungan berhasil menemukan enam jenazah beserta potongan tubuh korban. Sebelumnya, pada hari pertama dan kedua, dua jenazah utuh dan beberapa potongan tubuh telah teridentifikasi. Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, merinci bahwa hingga kini total sembilan korban dari sepuluh penumpang telah ditemukan.
Selain fokus utama pada evakuasi korban, tim SAR juga berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat ATR 42-500, yang sangat penting untuk investigasi lebih lanjut. “Alhamdulillah, black box kita sudah temukan, tapi tujuan utama kita adalah operasi pencarian dan penyelamatan korban,” ujar Syafii.
Langkah Selanjutnya dan Tantangan Medan
Proses identifikasi korban secara rinci akan dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Jika korban tersebut berhasil ditemukan pada hari ketujuh, operasi SAR akan dinyatakan selesai. Namun, jika penemuan dilakukan oleh pihak lain, sifat operasi akan bergeser menjadi SAR evakuasi.
Medan pegunungan Bulusaraung yang ekstrem menuntut personel dengan kualifikasi khusus, yang telah diinventarisasi dan dikerahkan untuk mendukung operasi yang kompleks ini.























