Kamis, 13 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat

by Pewarta Warga
03/07/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Rencana ambisius pemerintah untuk mendirikan Pusat Finansial Internasional (PFI) di Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi keraguan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Keputusan ini didasari oleh pertimbangan matang mengenai potensi kesuksesan lokasi tersebut.

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak IKN sebagai lokasi PFI karena dinilai terlalu sepi.
  • Bali menjadi salah satu alternatif lokasi potensial yang sedang dibahas oleh pemerintah.
  • Tujuan utama pemilihan lokasi adalah untuk menciptakan lingkungan yang paling nyaman bagi investor internasional.
  • Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengusulkan gagasan ‘Special Financial Center’ untuk memperkuat posisi investasi Indonesia.
  • Usulan ini sejalan dengan gagasan Luhut Binsar Pandjaitan yang pernah mengusulkan Bali sebagai lokasi serupa.
  • Dinamika geopolitik global menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik.

IKN Dinilai Terlalu Sepi untuk Pusat Finansial Internasional

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana penempatan Pusat Finansial Internasional (PFI) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Alasan utama di balik keputusan ini adalah kondisi IKN yang masih dinilai terlalu sepi untuk mendukung fungsi sebuah pusat finansial global.

“Mungkin enggak, (IKN) terlalu sepi,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran pemerintah mengenai kelayakan infrastruktur dan ekosistem yang belum memadai di IKN untuk menarik investor internasional dalam skala besar.

Pembahasan Lokasi Alternatif dan Prioritas Investor

Menyadari tantangan yang ada, pemerintah tidak berhenti pada penolakan IKN, melainkan terus aktif mencari titik-titik lokasi yang lebih potensial untuk dijadikan PFI. Purbaya menyebutkan bahwa Bali menjadi salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan secara serius oleh pemerintah.

“Kan masih dibahas ya, ada alternatif ya mungkin beberapa di Bali, tapi mungkin ada beberapa titik juga,” jelasnya. Ia menekankan bahwa prioritas utama dalam pemilihan lokasi adalah menciptakan sebuah tempat yang benar-benar paling nyaman bagi investor internasional. Kenyamanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kemudahan regulasi, aksesibilitas, hingga ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai.

“Tapi yang jelas, kita akan cari tempat yang paling comfortable untuk internasional investor,” imbuhnya, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keberhasilan PFI melalui pemilihan lokasi yang strategis dan berorientasi pada kebutuhan investor.

Gagasan Awal ‘Special Financial Center’ di Tengah Ketidakpastian Global

Sebelumnya, gagasan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang aman di tengah ketidakpastian geopolitik global telah diutarakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden mengusulkan rencana pembangunan sebuah Pusat Finansial Khusus (special financial center).

“Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kita lagi cari tempat,” ujar Prabowo saat memberikan taklimat kepada para menteri dan pejabat tinggi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4/2026). Usulan ini muncul sebagai respons terhadap perubahan lanskap ekonomi dan politik global yang semakin kompleks.

Menariknya, usulan ini sejalan dengan gagasan yang pernah disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, beberapa tahun lalu. Luhut juga sempat mengusulkan lokasi di Provinsi Bali sebagai area yang potensial untuk pusat finansial serupa.

Relevansi Strategis Indonesia di Tengah Dinamika Global

Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa usulan pembangunan pusat finansial khusus ini semakin relevan di masa kini. Langkah ini merupakan upaya untuk secara proaktif menunjukkan daya tarik iklim investasi Indonesia kepada pasar global.

Ia mengamati tren menarik terkait perpindahan warga negara asing, seperti warga Rusia dan Ukraina, yang memilih untuk menetap di Bali sejak konflik kedua negara pecah pada tahun 2022. Fenomena ini menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Bali, telah menjadi magnet bagi segmen pasar tertentu.

Selain itu, Presiden Prabowo juga melihat potensi besar untuk menarik investor yang sebelumnya mempertimbangkan kawasan Timur Tengah, namun terpaksa mengurungkan niatnya akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah tersebut. Keadaan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengambil peran yang lebih strategis.

“Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau ke mana? Negara mana yang tidak perang sekarang? Indonesia salah satu yang paling diminati,” katanya, menggarisbawahi posisi Indonesia sebagai negara yang stabil dan aman di tengah gejolak dunia, menjadikannya kandidat kuat untuk menjadi pusat finansial alternatif.


Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bea Cukai Berbenah: Djaka Budi Utama Ungkap Upaya Perbaikan Pasca Ancaman Pembekuan

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

Juru Bicara Otoritas IKN, Troy Pantouw, Meninggal Dunia Secara Alami

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program

Tags: BaligeopolitikIbu Kota NusantaraIKNinvestasiLuhutMenteri KeuanganPrabowoPurbayaPusat Finansial Internasional
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Transaksi QRIS Melonjak 100% di Semester I-2026, Capai Rp600 Triliun: Era Digital Makin Mengakar di Indonesia

09/08/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Deflasi 0,18 Persen di Sulsel Awal Juli 2026: Mengurai Penyebab dan Implikasinya

07/08/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

07/08/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

06/08/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Pajak Marketplace Ditunda Hingga Waktu yang Belum Ditentukan: Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

06/08/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    474 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Starlink: Internet Kencang di Orbit Rendah

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.